... Panduan Lengkap Nirmana 3D Benang untuk Kerajinan Sulaman DIY

Membuat Karya Seni Indah dengan Teknik Nirmana 3D Benang - Panduan dan Inspirasi DIY

Cara Mengolah Nirmana

Ada beberapa cara yang dapat digunakan untuk mengolah Nirmana (Rupa Dasar). Antara lain dengan cara menata, mengatur, mengomposisikan, menyusun, menciptakan variasi, atau merancang unsur rupa tersebut menjadi sesuatu yang menggugah persepsi pengamat. Beberapa prinsip untuk mengolah Nirmana yang umum digunakan antara lain sebagai berikut.

a. Simetri (symmetry).

Simetri adalah dua atau lebih unsur rupa yang sama dan ditempatkan sejajar atau berdekatan serta di antara unsur rupa tersebut memiliki kesamaan atau kemiripan.

b. Irama (rhythm)

Irama adalah kesan bergerak sebuah warna garis atau bentuk, secara berulang atau dinamis, sehingga secara keseluruhan terkesan tidak monoton. Bentuk yang berirama biasa diartikan sebagai bentuk yang dinamis, perwujudannya dapat berupa bentuk yang keras, tiba-tiba lembut, kemudian keras lagi.

c. Keseimbangan (balance)

Keseimbangan adalah penempatan unsur-unsur rupa dalam satu bidang baik secara beraturan ataupun acak yang menekankan aspek keseimbangan komposisi unsur rupa di dalamnya (bentuk, warna, dan bidang). Keseimbangan dapat dicapai dengan menyusun unsur rupa yang simetris atau dengan penempatan bentuk yang dinamis.

d. Aksentuasi (accentuation)

Aksentuasi adalah penyajian unsur pembeda pada satu ungkapan rupa agar tidak berkesan membosankan atau monoton. Unsur aksentuasi dapat dibuat dengan bentuk yang berbeda, irama yang berbeda, atau bentuk yang berbeda dari keseluruhan ungkapan.

e. Varian (variant)

Varian adalah penyajian bahasa rupa yang berbeda pada besaran atau warnanya, namun tetap seragam. Varian dapat dikomposisikan berupa perulangan bentuk atau sistem modul.

Dinamika adalah penyajian bahasa rupa dengan berbagai unsur yang bervariasi di dalamnya, baik unsur bidang, bentuk, warna, maupun motifnya. Namun unsur-unsur kontras, keseimbangan, dan kesatuan tetap dipertimbangkan.

Contoh Nirmana

Berikut contoh tugas perancangan nirmana dwimatra

Unsur yang digunakan dalam nirmana dwimatra diantaranya Garis, Bidang dan Value (Gelap Terang)

Asas yang digunakan dalam nirmana dwimatra diantaranya Keseimbangan, Kontras, Ritme, Penekanan

Contoh gambar nirmana diatas menggunakan asas Keseimbangan Memancar (Radial). Membuat unsur Value yang berbeda jauh dari hitam dan putih sebagai pengaplikasian asas Kontras. Pengulangan berputar masing-masing grup garis yang membentuk bidang persegi sebagai ritma. Kemudian bidang persegi putih yang kontras ditempatkan ditengah-tengah frame sebagai penekanan atau emphasis.

Demikian artikel pembahasan tentang pengertian nirmana, tujuan, fungsi, manfaat, unsur, asas, prinsip, jenis dan contoh nirmana secara lengkap. Semoga bermanfaat dan jangan lupa ikuti postingan lainnya.

Recent Posts

  • Pengertian Marketing Plan, Tujuan, Manfaat, dan Cara Menyusun Marketing Plan Lengkap
  • Pengertian RAM, Fungsi, Bentuk, Jenis-Jenis dan Cara Kerja RAM Terlengkap
  • Pengertian ROM, Cara Kerja, Fungsi, Jenis dan Bentuk ROM Lengkap
  • Pengertian Statistik, Tujuan, Manfaat dan Jenis-Jenis Statistik Terlengkap
  • Pengertian, Fungsi, dan Ruang Lingkup Manajemen Perkantoran Lengkap
  • 5 Pengertian Kantor Menurut Ahli, Tujuan, Fungsi, Ciri dan Unsur Kantor Terlengkap
  • Pengertian, Fungsi, Tujuan, Tugas dan Wewenang Serta Asas Otoritas Jasa Keuangan Lengkap
  • Pengertian, Fungsi, Tujuan, Macam Jenis dan Contoh Lembaga Keuangan Bukan Bank Terlengkap
  • Pengertian, Tujuan, Fungsi dan Ruang Lingkup Akuntansi Manajemen Terlengkap
  • Pengertian Tesis, Ciri, Tujuan, Jenis dan Karakteristik Tesis Terlengkap
  • Pengertian dan Macam-Macam Gerak Pada Tumbuhan Beserta Contohnya Lengkap
  • Pengertian dan Ciri-Ciri Mahkluk Hidup Beserta Gambarnya Lengkap
  • Pengertian Memo, Jenis, Struktur Bagian, Tujuan, Fungsi dan Contoh Memo Lengkap
  • Pengertian Kalimat Ambigu, Jenis dan Contoh Kalimat Ambigu Beserta Penjelasannya Lengkap

Prinsip Nirmana

Berikut ini prinsip atau asas nirmana diantaranya yaitu:

Kesatuan (Unity)
Ini merupakan salah satu prinsip dasar tata rupa yang sangat penting.

Keseimbangan (Balance)
Ini merupakan sebuah karya seni dan desain harus memiliki keseimbangan agar nyaman dipandang dan tidak membuat gelisah.

Proporsi (Proportion)
Ini merupakan prinsip dasar tata rupa untuk mendapat keserasian dalam sebuah karya.

Irama (Rhythm)
Ini merupakan pengulangan gerak yang teratur dan terus menerus. Dalam berbagai bentuk alam bisa diambil contoh pengulangan gerak pada ombak laut, gerak dedaunan, dan sebagainya. Prinsip irama sebenarnya adalah hubungan pengulangan dari bentuk-bentuk unsur rupa.

Dominasi (Domination)
Ini merupakan salah satu prinsip dasar tata rupa yang harus ada dalam sebuah karya seni dan desain. Dominasi berasal dari kata Dominance yang artinya keunggulan.

Penekanan/Emphasis/Center of Interest
Kontras
Kesederhanaan/Simplicity
Kejelasan/Clarity/Discoverability


Tags: benang

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia