"Nyeri Perut Setelah Operasi Caesar - Penyebab dan Penanganannya"
Tips merawat luka luka caesar menurut dokter obgyn
freepik.com/sosiukin
Berikut ini beberapa tips yang bisa dilakukan untuk merawat luka caesar, supaya cepat pulih tanpa infeksi.
- Pastikan Mama selalu menjaga kebersihan area bekas luka caesar.
- Hindari menggaruk luka pada bekas jahitan.
- Mengonsumsi antibotik yang diresepkan dokter hingga selesai.
- Hindari menggunakan pakaian yang terlalu ketat.
- Hindari mengoleskan losion pada luka jahitan.
- Mintalah saran untuk menggendong dan menyusui, guna menghindari tekanan dan rasa tidak nyaman pada luka caesar.
- Usahakan untuk tidak membiarkan lipatan kulit menutupi atau menyentuh area sayatan.
- Jika merasa demam, ukur suhu tubuh dengan termometer oral. Jika demam lebih dari 37,5 derajat Celcius, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter.
- Perhatikan asupan nutrisi selama proses pemulihan. Konsumsi makanan sehat kaya nutrisi seperti buah dan sayur.
Demikian informasi mengenai penyebab dan cara mengatasi jahitan caesar robek hingga bernanah, menurut Dokter Spesialis Obgyn Rumah Sakit Permata Bekasi (RSPB), dr. Ngakan Ketut Darmawan Sp.OG.
Semoga informasi ini bisa menambah pengetahuan baru, khususnya untuk Mama yang sedang menjalani masa pemulihan pasca persalinan caesar, ya!
Baca juga:

Penyebab Nyeri Bekas Operasi Caesar
Seperti jenis operasi besar lainnya, operasi caesar memiliki risiko yang sama, termasuk nyeri bekas jahitan. Berikut beberapa penyebab nyeri bekas operasi caesar:
1. Infeksi Bakteri
Nyeri bekas operasi caesar dapat mengakibatkan infeksi perut atau rahim terlebih jika ada bakteri berbahaya yang masuk ke dalam luka. Dilansir dari Medical News Today, salah satu penyebab nyeri bekas operasi caesar adalah bakteri Staphylococcus aureus atau bakteri Staph. Bakteri ini menginfeksi sekitar 15-20 persen kasus infeksi luka pasca operasi caesar. Bakteri Staph pada dasarnya tumbuh di kulit dan rambut manusia.
Gejala infeksi biasanya muncul 4-7 hari pasca operasi seperti demam, rasa nyeri di perut yang lebih dari biasanya, dan munculnya keputihan yang berbau tidak sedap. Tanda-tanda infeksi lainnya adalah adanya kemerahan di sekitar jahitan, keluar cairan dari luka, dan timbul pembengkakan yang tidak normal pada bekas sayatan.
2. Abses
Luka abses adalah luka berisi kulit mati dan nanah yang berkembang di bawah permukaan jaringan kulit. Luka ini adalah hasil dari infeksi bakteri streptokokus. Infeksi di tepi sayatan bedah ini dapat menyebabkan nyeri bekas operasi caesar, kemerahan, hingga pembengkakan. Beberapa abses yang sudah parah juga dapat mengeluarkan nanah dari rongga jaringan.
Abses pada kasus pasca operasi caesar dapat terbentuk pada sayatan perut atau rahim, jaringan parut, ovarium, dan jaringan dekat area infeksi yang muncul pasca prosedur caesar.
Beberapa bakteri yang menyebabkan luka abses juga dapat menyebabkan endometritis, atau iritasi pada lapisan rahim. Gejala endometritis ditandai dengan rasa nyeri pada perut, pendarahan yang tidak normal, pembengkakan, dan demam.

Infeksi bakteri
Freepik
Infeksi menjadi penyebab utama terjadinya nyeri pada bekas operasi caesar. Terutama jika ada mikroba berbahaya yang bersentuhan dengan luka, yang bisa langsung menyebabkan infeksi.
Salah satunya adalah bakteri Staphylococcus aureus. Dilansir Medical News Today, bakteri tersebut adalah jenis mikroba yang paling umum menyebabkan infeksi pada bekas operasi caesar.
Jenis bakteri umum lainnya yang dapat menyebabkan infeksi termasuk Enterococcus dan Escherichia coli. Antibiotik menjadi salah satu pengobatan untuk infeksi bakteri, namun pastikan Mama hanya mengonsumsinya atas saran dan resep dokter.
Editors' Pick

Aktivitas fisik berlebihan
Freepik/Asierrelampagoestudio
Selain karena infeksi bakteri dan jamur, rasa nyeri di bekas operasi caesar juga bisa disebabkan karena hal-hal lain seperti aktivitas fisik berlebihan.
Hindari dulu mengangkat beban terlalu berat, naik turun tangga, serta menggendong bayi terlalu lama.
Guna membantu mengatasi nyeri pada bekas luka operasi caesar, jangan lupa untuk selalu menjaga kebersihan di area tersebut. Hindari menggunakan pakaian yang terlalu ketat. Selain itu, jangan lupa makan makanan bergizi.
Yang tak kalah penting, minum obat antibiotik atau pereda nyeri jika memang diberikan dokter untuk mempercepat proses pemulihan. Istirahat cukup juga diperlukan supaya pemulihan bisa lebih cepat dan optimal, Ma.
Itulah lima penyebab rasa nyeri pada bekas luka operasi caesar yang harus Mama waspadai. Pastikan Mama selalu berkonsultasi ke dokter bila merasa ada yang tidak normal pada luka bekas operasi caesar.
Baca juga:

Tags: jahit caesar nyeri