... 7 Ide Kerajinan Jarum dan DIY Menggunakan Bahan Keras Nusantara

Pengamatan Seni Kerajinan Bahan Keras Nusantara dalam Konteks Kerajinan Sulam dan DIY

RPP PAI Kelas 9 Semester 2 Tahun 2020/2021, Materi Tata Krama, Sopan Santun, Dan Rasa Malu

Vadcoy.com – Assalamu’alaikum Waramatullahi Wabarakatuh Bapak/Ibu guru yang terhormat.. Bagaimana kabar Bapak/Ibu guru sekalian? Apakah sehat? Sedang sedih? Sedang bahagia? Atau sedang kurang enak badan?

Jika Bpk/Ibu sedang kurang enak badan, jangan lupa istirahat ya pak/bu! Sehat itu mahal loh pak/bu, dan masalah kesehatan Mang Ocoy gak perlu kasih tau lagi pada bpk/ibu guru. Karena Anda lebih tau pastinya ya pak/bu guru.

Pada postingan kali ini, Mang Ocoy punya RPP mata pelajaran PAI untuk kelas 9 semester 2 tahun ajaran 2020/2021. RPP ini materinya tentang Tata Krama, Sopan Santun, Dan Rasa Malu. RPP ini juga dibuat untuk pembelajaran Daring selama musim pandemi covid-19 ya pak/bu guru.

Jika bpk/ibu kebetulan guru PAI kelas 9, maka RPP ini sangat cocok untuk Anda. Silahkan bpk/ibu juga bisa mendonwloadnya dengan mengklik gambar RPP di bawah ya pak/bu!

Tujuan Pembelajaran

Melalui pembelajaran daring, peserta didik dapat: Mendiskripsikan pengertian tata krama, santun dan malu dengan benar, menyebutkan dalil naqli tentang tata krama, santun dan malu dengan benar, menyajikan contoh perilaku sesuai tata krama, santun dan malu dalam kehidupan sehari-hari, berperilaku sesuai tata krama, santun dan malu dalam kehidupan sehari-hari, menjelaskan hikmah perilaku tata krama, santun dan malu dalam kehidupan sehari-hari.

Pendahuluan:
– Lewat WAG guru membuka pembelajaran dengan salam dan mengajak berdoa, – Guru menginformasikan kompetensi yang akan dicapai,

– Guru menyampaikan garis besar cakupan materi dan kegiatan yang akan dilakukan, yaitu konsep tentang beriman kepada malaikat,

– Guru menyampaikan lingkup penilaian, yang meliputi: penilaian sikap, penilaian pengetahuan, dan penilaian keterampilan.

Kegiatan Inti:
  • Pembelajaran daring melalui Google Classroom/WAG.
  • Mengamati dan memberi komentar gambar atau tayangan yang terkait dengan perilaku tata krama, sopan santun, dan rasa malu.
  • Lewat obrolan/chat di WAG peserta didik saling bertanya jawab tentang tayangan yang diunggah guru. memateri/modul pembelajaran yang diunggah guru.
  • Dengan bimbingan guru Peserta didik menyimpulkan pengertian tata krama, sopan santun, dan rasa malu.
Baca juga: Kisi-kisi Soal UAS/PAS PAI Kelas 7 SMP Semester 2 Tahun 2020/2021
  • Pembelajaran during melalui google classroom/WAG.
  • Peserta didik mencermati unggahan Q.S. Al-a’raf: 26 tentang tata krama, Q.S. al-Baqarah/2: 83 dan hadits riwayat Ibnu Majjah tentang santun dan malu.
  • Guru menyampaiakan kesimpulan /resume makna tata krama, santun dan malu.
  • Guru menyampaikan capaian hasil pembelajaran dan menyampaikan cakupan materi berikutnya.
Refleksi dan konfirmasi:

– Guru bersama-sama peserta didik merumuskan beberapa simpulan terkait dengan konsep dan hakikat beriman kepada malaikat dan berbagai cara untuk membaca, menulis, menerjemah, dan memahami ayat-ayat al-quran dan hadis terkait dengan Tata Krama, Sopan Santun, Dan Rasa Malu.

Rekomendasi Buku & Artikel Terkait

Buku Terkait Kerajinan
  • Buku Belajar Menulis
  • Buku Kreativitas Anak
  • Buku Menggambar
  • Buku Mewarnai
  • Buku Origami
  • Buku Pola Dasar Menjahit
Artikel Terkait Kerajinan
  • Contoh Seni Rupa dari Indonesia
  • Kerajinan dari Tanah Liat
  • Kerajinan dari Kerang
  • Kerajinan Kayu
  • Kerajinan Tangan dari Bahan Bekas
  • Kerajinan Tangan dari Bahan Kertas
  • Kreasi dari Limbah Kain
  • Kreasi dari Sampah
  • Resin
  • Recycle
  • Wirausaha Kerajinan Bahan Limbah
  1. Produk dengan nilai fungsional.
  2. Produk dengan nilai informatif.
  3. Produk dengan nilai simbolik.
  4. Produk dengan nilai prestise (wibawa).

Memperhatikan dan mempertimbangkan seperti apa muatan yang dibawa oleh produk akan menentukan kualitasnya pula. Jika kita ingin membuat produk yang memiliki fungsional, maka salah kaprah jika kita malah sibuk dengan nilai simboliknya, begitu pun sebaliknya.

Namun, tentunya pernyataan kesalahan di atas hanyalah patokan kasar semata. Bisa jadi suatu produk dapat diciptakan melalui perpaduan beberapa nilai. Perlu menjadi catatan bahwa biasanya produk kerajinan yang berhasil biasanya hanya memiliki jenis nilai minim namun benar-benar mengena (sederhana namun apa yang ingin disampaikan jelas).

3. Aspek Rancangan dalam Produk Kerajinan Bahan Keras

Proses pembuatan sebuah produk kerajinan tidak terlepas dari salah satu unsur penting yaitu bagaimana melakukan pertimbangan saat membuat rancangan yang dapat melibatkan berbagai aspek teknologi serta mengandung tanggung jawab terhadap budaya bangsa Indonesia. Produk kerajinan mengandung banyak faktor yang perlu menjadi bahan acuan dan pertimbangan.

Adapun faktor-faktor permasalahan objektif yang diperlukan untuk diketahui sebelum perancangan adalah sebagai berikut:

Pengertian Kerajinan Bahan Keras

Kerajinan bahan keras adalah produk yang dibuat dari bahan keras buatan seperti kaca, plastik, logam, keramik, kaleng, botol, tutup botol, dan sebagainya. Jenis bahan tersebut dapat berupa bahan baru atau bekas kemasan yang sudah tidak dipakai, rusak, atau pecah.

Bahan-bahan tersebut diolah sedemikian rupa dengan teknik tertentu sehingga menghasilkan produk yang artistik dan fungsional. Dikutip dari buku Prakarya aspek Kerajinan kelas IX yang ditulis oleh Martono berikut beberapa teknik yang bisa digunakan untuk membuat kerajinan bahan keras buatan.

  • Teknik potong-sambung menggunakan gergaji, pisau, pahat, konstruksi dan sambungan paku, las, lem, press, ikat, dan tempel.
  • Teknik tempel atau mosaik dengan menempelkan benda-benda kecil yang berwarna.
  • Teknik bubut untuk membuat produk yang sifatnya bulat atau silindris.
  • Teknik lukis yakni melukis bahan tersebut agar terlihat lebih cantik dengan pilihan warna dan objek gambar yang diinginkan.

Saat mengolah kerajinan bahan keras buatan di rumah, terdapat beberapa prosedur yang perlu diperhatikan. Martono merunutkan prosedur tersebut dengan sederhana sebagai berikut.

  • Menentukan ide dasar yang akan dikembangkan menjadi produk.
  • Memilih serta menentukan bahan, alat, dan teknik yang digunakan untuk membuat kerajinan bahan keras buatan.
  • Pembuatan desain produk kerajinan bahan keras buatan.
  • Visualisasi atau perwujudan produk kerajinan menggunakan bahan keras buatan dan teknik yang tepat untuk berkarya.

Hasil Laporan Observasi Kerajinan Bahan Keras Nusantara Lengkap

Seperti apa contoh observasi kerajinan bahan keras nusantara? Ada berbagai macam bahan kerajinan yang menjadi di bagian dari kebudayaan di berbagai daerah di Indonesia. Kita juga sering menggunakannya untuk keperluan sehari-hari seperti bahan kerajinan yang terbuat dari kayu, biji bijian, batu, bambu, kerang, dan berbagai bahan lain yang keras yang dibuat dengan kreativitas dan bahkan memiliki nilai seni dan harga jual tersendiri

Kerajinan tangan pada dasarnya dibagi menjadi dua yaitu kerajinan tangan keras dan kerajinan tangan lunak. Dari namanya saja kita pasti tahu kerajinan tangan keras adalah kerajinan yang pembuatannya menggunakan bahan yang bersifat keras dan membutuhkan tenaga untuk membentuknya.

Kamu penasaran dengan kerajinan tangan ini? Mungkin sebagian sobat kosngosan sering memakainya di dapur dan perabotan rumah. Nah bahan keras ini juga dibagi menjadi 2 yaitu bahan keras alami yang berasal langsung dari alam dan bahan keras buatan yang membutuhkan proses pengelolaan kembali.

Contoh kerajinan tangan bahan keras alami yaitu segala kerajinan yang berasal dari bahan seperti kayu, biji-bijian, bambu, batu, kerang, tulang, rotan dan bahan alam lainnya.

Sedangkan contoh kerajinan tangan bahan keras buatan yaitu kerajinan yang berasal dari bahan kaca, logam, besi, silikon, semen, dan berbagai bahan buatan pabrik lainnya.

Sering sekali ketika sekolah, kamu ditugaskan untuk melakukan praktikum yaitu mengadakan observasi atau analisis kerajinan bahan keras yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia, dan menulis dalam bentuk makalah atau laporan praktikum.

Apabila kamu bingung dan mengalami kesulitan untuk mencari referensi sobat kosngósan bisa membaca contoh hasil observasi dari berbagai praktikum pengamatan hasil kerajinan tangan bahan keras dari nusantara dibawah ini yang sudah mimin kumpulkan untuk kalian.


Tags: kerajinan bahan keras nusantara

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia