"Menelusuri Keterampilan Kerajinan Bahan Keras Nusantara dalam Prakarya Kelas 9"
Contoh Soal Essay Prakarya Kelas 9 Semester 1 Kerajinan Bahan Keras
Berikut adalah contoh soal essay prakarya kelas 9 semester 1 mengenai kerajinan bahan keras:
1. Sebutkan 3 jenis bahan keras yang sering digunakan dalam pembuatan kerajinan!
Jawab: Kayu, logam, dan keramik.
2. Apa yang dimaksud dengan teknik pengukiran pada kerajinan bahan keras?
Jawab: Teknik pengukiran adalah proses pemahatan atau pemotongan bahan keras dengan menggunakan alat khusus seperti pahat atau gergaji.
3. Jelaskan langkah-langkah dalam melakukan pemotongan bahan keras dengan menggunakan gergaji!
Jawab: Langkah-langkahnya adalah menandai garis potong pada bahan keras, memegang bahan dengan kuat, dan melakukan pemotongan dengan gerakan maju-mundur secara perlahan.
4. Apa yang dimaksud dengan teknik pemolesan pada kerajinan bahan keras?
Jawab: Teknik pemolesan adalah proses menghaluskan permukaan bahan keras dengan menggunakan alat khusus seperti amplas atau batu gerinda.
5. Sebutkan 3 alat yang digunakan untuk melakukan pemolesan pada bahan keras!
Jawab: Amplas, batu gerinda, dan spons poles.
Demikianlah contoh soal essay prakarya kelas 9 semester 1 mengenai kerajinan bahan keras. Semoga dapat membantu siswa dalam mempersiapkan diri menghadapi ujian prakarya. Selamat belajar!
B. Jenis dan Karakteristik Kerajinan Bahan Keras
1. Bahan Keras Alam
Bahan keras alam adalah bahan kerajinan yang dipereloh dari alam sekitar dan merupakan sumber daya alam baik hutan, bumi, maupun perairan.
Sifatnya pejal, solid, kuat, padat, dan tidak mudah berubah bentuk.
Kerajinan yang terbuat dari benda keras memiliki kecenderungan kuat dan tahan lama bahkan bertahun-tahun lamanya.
Contoh bahan keras alam yang sering ditemui yaitu: kayu, bambu, rotan.
Ciri-ciri Bahan Keras Alam
a. Kayu
- Kayu terdiri dari berbagai macam jenis, diantaranya, mahoni, pinus, jati, hitam, nangka, kelapa, lame, albasia, sungkai, kamper, meranti, dan sebagainya.
- Masing-masing kayu memiliki ciri yang berbeda. Tetapi selain keras rata-rata memiliki serat atau urat kayu yang indah.
- Memiliki lingkaran tahun.
- Tahan lama dan dapat dibentuk dengan diukir.
- Ada yang memiliki beban ringan seperti lame dan albasia, ada pula yang berat seperti jati.
- Sebagian dapat memuai karena perubahan suhu, tidak demikian untuk kayu jati.
b. Bambu
- Batangnya kuat, namun akan terjadi pelapukan jika terkena air terus menerus.
- Memiliki rongga dari ukuran 1 cm hingga 20 cm. Sehingga dapat dibuat sebagai wadah dalam kerajinan.
- Memiliki ruas batang. Ruas inilah yang unik. Terkadang dalam pembuatan kerajinan sangat ditonjolkan.
- Tekstur batangnya halus meskipun tidak diamplas.
- Dapat dipotong berbentuk sayatan ataupun bentuk utuhan.
Hasil Laporan Observasi Kerajinan Bahan Keras Nusantara Lengkap
Seperti apa contoh observasi kerajinan bahan keras nusantara? Ada berbagai macam bahan kerajinan yang menjadi di bagian dari kebudayaan di berbagai daerah di Indonesia. Kita juga sering menggunakannya untuk keperluan sehari-hari seperti bahan kerajinan yang terbuat dari kayu, biji bijian, batu, bambu, kerang, dan berbagai bahan lain yang keras yang dibuat dengan kreativitas dan bahkan memiliki nilai seni dan harga jual tersendiri
Kerajinan tangan pada dasarnya dibagi menjadi dua yaitu kerajinan tangan keras dan kerajinan tangan lunak. Dari namanya saja kita pasti tahu kerajinan tangan keras adalah kerajinan yang pembuatannya menggunakan bahan yang bersifat keras dan membutuhkan tenaga untuk membentuknya.
Kamu penasaran dengan kerajinan tangan ini? Mungkin sebagian sobat kosngosan sering memakainya di dapur dan perabotan rumah. Nah bahan keras ini juga dibagi menjadi 2 yaitu bahan keras alami yang berasal langsung dari alam dan bahan keras buatan yang membutuhkan proses pengelolaan kembali.
Contoh kerajinan tangan bahan keras alami yaitu segala kerajinan yang berasal dari bahan seperti kayu, biji-bijian, bambu, batu, kerang, tulang, rotan dan bahan alam lainnya.
Sedangkan contoh kerajinan tangan bahan keras buatan yaitu kerajinan yang berasal dari bahan kaca, logam, besi, silikon, semen, dan berbagai bahan buatan pabrik lainnya.
Sering sekali ketika sekolah, kamu ditugaskan untuk melakukan praktikum yaitu mengadakan observasi atau analisis kerajinan bahan keras yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia, dan menulis dalam bentuk makalah atau laporan praktikum.
Apabila kamu bingung dan mengalami kesulitan untuk mencari referensi sobat kosngósan bisa membaca contoh hasil observasi dari berbagai praktikum pengamatan hasil kerajinan tangan bahan keras dari nusantara dibawah ini yang sudah mimin kumpulkan untuk kalian.
Hasil Observasi Kerajinan Bahan Keras
1. Pengertian Kerajinan Bahan Keras
Suatu karya kerajinan bahan keras adalah kerajinan yang dibuat chat-an yang berasal dari bahan baku menggunakan bahan yang keras, yaitu suatu material yang tidak mudah dibentuk. Kerajinan bahan keras dibagi lagi menjadi dua berdasarkan sumbernya yaitu :
Kerajinan Bahan Keras Alami, adalah suatu kerajinan bahan keras yang berasal dari beri bahan dasar alami seperti Kayu, Bambu, Batu gunung, Biji-Bijian, Batu Kerang, Rotan, Tulang dan sebagainya.
Kerajinan bahan keras buatan, yaitu suatu kerajinan bahan keras yang berasal dari bahan dasar olahan yang dibuat oleh manusia seperti misalnya Kaleng, Plastik padat, Logam, Besi, Semen, Kawat, Silikon, dan sebagainya.
2. Bahan Pembuatan Kerajinan Bahan Keras
Ada banyak sekali bahan pembuatan kerajinan bahan keras yang perlu sobat kosngośan ketahui, seperti misalnya dari segi jenis besi yang digunakan, ada berbagai macam yaitu Besi HOLLOW, NCP, UNP, PIPA, SIKU, PLAT, NACCO, CANNOPY, GALVANIS dan lain lain
Ada pula jenis jenis kayu yang berasal dari pohon tertentu, yang memiliki karakteristiknya masing masing seperti :
- Kayu Jati
- Kayu Merbau
- Kayu Mahoni
- Kayu Sonokeling
- Kayu Mindi
- Kayu Pinus
- Kayu Sungkai
- Dll
Untuk jenis bambu misalnya ada Bambu Arundinaria japonica, Pring ori, atra lindl, blumeana, glaucescens, maculata, polymorpha, tulda, tuldoides (Haur hejo), vulgaris (Pring ampel), Dendrocalamus asper (Bambu betung), Dendrocalamus giganteus (Bambu sembilang), Dinochloa scandens (Bambu cangkoreh) dan masih banyak jenis bambu lainnya.
3. Alat Pembuatan Kerajinan Bahan Keras
Dalam memproduksi dan membuat bahan kerajinan dari sesuatu bahan dasar yang bersifat keras, sobat kosngosan memerlukan peralatan yang memadai supaya memudahkan proses produksi.
Berbagai teknologi yang dibuat oleh manusia menjadikan proses pembuatannya bisa berlangsung dengan cepat, berbeda dengan pembuatan kerajinan dengan cara manual seperti zaman dahulu yang kurang efektif dan efisien.
Soal UAS-1/PAS Prakarya Kelas 9
12. Kerajinan sebagai karya fungsional tidak cukup hanya memenuhi aspek fungsi melainkan memerlukan unsur….
13. Merubah, menggayakan, menambah atau menyederhanakan bentuk, dinamakan ….
14. Dalam mendesain kerajinan bahan keras, perlu memahami ilmu keindahan yang disebut….
15. Proses pewarnaan pada rotan agar tekstur dan warnanya alami dapat dilakukan dengan cara..
16. Yang termasuk finishing dalam pembuatan kerajinan bahan keras berupa rotan adalah….
| A. Di amplas | C. Di keringkan |
| B. Di celup | D. Di rendam |
17. Pada saat berkarya kerajinan bahan keras dari rotan yaitu tempat pensil terbuat dari rotan ada beberapa langkah dan langkah awalnya adalah….
| A. Perencanaan | C. Pelaksanaan |
| B. Menentukan fungsi karyanya | D. Kemasan |
18. Bagian terluar yang membungkus suatu produk dengan tujuan untuk melindungi produk dari cuaca dan benturan terhadap beda lain yaitu….
| A. Fungsi pakai | C. Kemasan |
| B. Fungsional | D. Sains dan Teknologi |
Tags: kerajinan bahan keras nusantara