"Menelusuri Keterampilan Kerajinan Bahan Keras Nusantara dalam Prakarya Kelas 9"
Hasil Observasi Kerajinan Bahan Keras
1. Pengertian Kerajinan Bahan Keras
Suatu karya kerajinan bahan keras adalah kerajinan yang dibuat chat-an yang berasal dari bahan baku menggunakan bahan yang keras, yaitu suatu material yang tidak mudah dibentuk. Kerajinan bahan keras dibagi lagi menjadi dua berdasarkan sumbernya yaitu :
Kerajinan Bahan Keras Alami, adalah suatu kerajinan bahan keras yang berasal dari beri bahan dasar alami seperti Kayu, Bambu, Batu gunung, Biji-Bijian, Batu Kerang, Rotan, Tulang dan sebagainya.
Kerajinan bahan keras buatan, yaitu suatu kerajinan bahan keras yang berasal dari bahan dasar olahan yang dibuat oleh manusia seperti misalnya Kaleng, Plastik padat, Logam, Besi, Semen, Kawat, Silikon, dan sebagainya.
2. Bahan Pembuatan Kerajinan Bahan Keras
Ada banyak sekali bahan pembuatan kerajinan bahan keras yang perlu sobat kosngośan ketahui, seperti misalnya dari segi jenis besi yang digunakan, ada berbagai macam yaitu Besi HOLLOW, NCP, UNP, PIPA, SIKU, PLAT, NACCO, CANNOPY, GALVANIS dan lain lain
Ada pula jenis jenis kayu yang berasal dari pohon tertentu, yang memiliki karakteristiknya masing masing seperti :
- Kayu Jati
- Kayu Merbau
- Kayu Mahoni
- Kayu Sonokeling
- Kayu Mindi
- Kayu Pinus
- Kayu Sungkai
- Dll
Untuk jenis bambu misalnya ada Bambu Arundinaria japonica, Pring ori, atra lindl, blumeana, glaucescens, maculata, polymorpha, tulda, tuldoides (Haur hejo), vulgaris (Pring ampel), Dendrocalamus asper (Bambu betung), Dendrocalamus giganteus (Bambu sembilang), Dinochloa scandens (Bambu cangkoreh) dan masih banyak jenis bambu lainnya.
3. Alat Pembuatan Kerajinan Bahan Keras
Dalam memproduksi dan membuat bahan kerajinan dari sesuatu bahan dasar yang bersifat keras, sobat kosngosan memerlukan peralatan yang memadai supaya memudahkan proses produksi.
Berbagai teknologi yang dibuat oleh manusia menjadikan proses pembuatannya bisa berlangsung dengan cepat, berbeda dengan pembuatan kerajinan dengan cara manual seperti zaman dahulu yang kurang efektif dan efisien.
Observasi kerajinan bahan keras nusantara prakarya kelas 9
Gunakan aplikasi myedisi reader untuk pengalaman membaca buku BSE lebih baik dengan fitur daftar isi, bookmark, dan membaca secara offline.
Buku Buku Sekolah Elektronik (BSE) hanya dapat dibaca di aplikasi myedisi reader pada Android smartphone, tablet, iPhone dan iPad.
Buku Guru Prakarya
SMP/MTs Kelas IX - Kurikulum 2013 - Edisi revisi 2018
Edisi digital buku ini hanya dapat dibaca di aplikasi myedisi reader pada Android smartphone, tablet, iPhone dan iPad.
Buku Guru Prakarya
SMP/MTs Kelas IX - Kurikulum 2013 - Edisi revisi 2018
Mata pelajaran Prakarya bertujuan untuk mengembangkan pengetahuan, keterampilan dan sikap percaya diri siswa melalui produk yang dihasilkan sendiri dengan memanfaatkan potensi sumber daya alam yang ada di lingkungan sekitar. Prakarya juga merupakan ilmu terapan yang mengaplikasikan berbagai bidang ilmu pengetahuan untuk menyelesaikan masalah praktis yang secara langsung mempengaruhi kehidupan kita sehari-hari.
Harapan penulis buku ini dapat memotivasi siswa untuk lebih kreatif dan inovatif dalam memecahkan masalah praktis dengan memanfaatkan potensi sumber daya alam yang ada di daerah masing-masing. Penulis juga berharap buku ini dapat memberikan sumbangsih dalam upaya meningkatkan kualitas hasil belajar siswa serta turut melestarikan kerajinan, budaya, dan teknologi bangsa Indonesia.
B. Jenis dan Karakteristik Kerajinan Bahan Keras
1. Bahan Keras Alam
Bahan keras alam adalah bahan kerajinan yang dipereloh dari alam sekitar dan merupakan sumber daya alam baik hutan, bumi, maupun perairan.
Sifatnya pejal, solid, kuat, padat, dan tidak mudah berubah bentuk.
Kerajinan yang terbuat dari benda keras memiliki kecenderungan kuat dan tahan lama bahkan bertahun-tahun lamanya.
Contoh bahan keras alam yang sering ditemui yaitu: kayu, bambu, rotan.
Ciri-ciri Bahan Keras Alam
a. Kayu
- Kayu terdiri dari berbagai macam jenis, diantaranya, mahoni, pinus, jati, hitam, nangka, kelapa, lame, albasia, sungkai, kamper, meranti, dan sebagainya.
- Masing-masing kayu memiliki ciri yang berbeda. Tetapi selain keras rata-rata memiliki serat atau urat kayu yang indah.
- Memiliki lingkaran tahun.
- Tahan lama dan dapat dibentuk dengan diukir.
- Ada yang memiliki beban ringan seperti lame dan albasia, ada pula yang berat seperti jati.
- Sebagian dapat memuai karena perubahan suhu, tidak demikian untuk kayu jati.
b. Bambu
- Batangnya kuat, namun akan terjadi pelapukan jika terkena air terus menerus.
- Memiliki rongga dari ukuran 1 cm hingga 20 cm. Sehingga dapat dibuat sebagai wadah dalam kerajinan.
- Memiliki ruas batang. Ruas inilah yang unik. Terkadang dalam pembuatan kerajinan sangat ditonjolkan.
- Tekstur batangnya halus meskipun tidak diamplas.
- Dapat dipotong berbentuk sayatan ataupun bentuk utuhan.
Uraian.
41. Keragaman jenis kerajinan bahan keras alam dan buatan terlihat melalui produk-produk hasil kerajinan bahan keras. Sebutkan 5 hasil kerajinan bahan keras alam dan 5 hasil kerajinan bahan keras buatan!
42. Aspek rancangan dalam produk kerajinan mengandung faktor Estetika, sebutkan 3 macam faktor Estetika dalam sebuah rancangan produk kerajinan!
43. Sebukan 4 ciri ikan segar!
44. Bumbu dan rempah-rempah selain menambah cita rasa juga sebagai bahan pengawet pada makanan, jelaskan!
45. Sebutkan 3 tujuan pengemasan makanan!
Kunci jawaban Soal UAS-1/PAS Prakarya Kelas 9 dapat anda unduh di sini
Soal UAS / PAS Kelas 9 mata pelajaran lainnya dapat anda pelajari pada tautan di bawah ini.
1. Soal UAS / PAS Kelas 9 PAI [Pelajari]
2. Soal UAS / PAS Kelas 9 PPKn [Pelajari]
3. Soal UAS / PAS Kelas 9 Bahasa Indonesia [Pelajari]
4. Soal UAS / PAS Kelas 9 Bahasa Inggris [Pelajari]
5. Soal UAS / PAS Kelas 9 Matematika [Pelajari]
6. Soal UAS / PAS Kelas 9 IPA [Pelajari]
7. Soal UAS / PAS Kelas 9 IPS [Pelajari]
8. Soal UAS / PAS Kelas 9 PJOK [Pelajari]
9. Soal UAS / PAS Kelas 9 Seni Budaya [Pelajari]
Demikian Latihan Soal UAS-1/PAS Prakarya Kelas 9 , semoga dapat membantu kalian dalam menghadapi Ulangan Akhir Semester 1 yang sekarang dinamakan Penilaian Akhir Semester (PAS).
Tags: kerajinan bahan keras nusantara