"Menelusuri Keterampilan Kerajinan Bahan Keras Nusantara dalam Prakarya Kelas 9"
Contoh Laporan Observasi Kerajinan Bahan Keras
Kegunaan kerajinan berbahan keras sering kita manfaatkan dalam kehidupan sehari-hari. Kerajinan ini ini sudah menjadi kebudayaan di berbagai daerah di Indonesia, memiliki nilai seni dan juga menjadi mata pencaharian bagi sebagian lapisan masyarakat
Dalam praktikum mata pelajaran kesenian kali ini, sobat kośngosan diharuskan untuk melakukan observasi terhadap berbagai macam kerajinan yang berbahan keras baik itu yang berasal dari alam ataupun buatan.
Berbagai benda kerajinan an yang sering kita manfaatkan sehari-hari seperti gelas, kap lampu, perhiasan, wadah serbaguna, perabotan rumah tangga, alat masak, dan sebagainya menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam aksesoris suatu rumah tangga.
Oleh karena itu untuk mengetahui lebih banyak lagi mengenai kerajinan yang terbuat dari bahan keras ini maka akan dibahas pada bab selanjutnya di hasil laporan observasi yang dilakukan berdasarkan tugas kelompok yang terdiri dari 5 orang
Soal UAS-1/PAS Prakarya Kelas 9
12. Kerajinan sebagai karya fungsional tidak cukup hanya memenuhi aspek fungsi melainkan memerlukan unsur….
13. Merubah, menggayakan, menambah atau menyederhanakan bentuk, dinamakan ….
14. Dalam mendesain kerajinan bahan keras, perlu memahami ilmu keindahan yang disebut….
15. Proses pewarnaan pada rotan agar tekstur dan warnanya alami dapat dilakukan dengan cara..
16. Yang termasuk finishing dalam pembuatan kerajinan bahan keras berupa rotan adalah….
| A. Di amplas | C. Di keringkan |
| B. Di celup | D. Di rendam |
17. Pada saat berkarya kerajinan bahan keras dari rotan yaitu tempat pensil terbuat dari rotan ada beberapa langkah dan langkah awalnya adalah….
| A. Perencanaan | C. Pelaksanaan |
| B. Menentukan fungsi karyanya | D. Kemasan |
18. Bagian terluar yang membungkus suatu produk dengan tujuan untuk melindungi produk dari cuaca dan benturan terhadap beda lain yaitu….
| A. Fungsi pakai | C. Kemasan |
| B. Fungsional | D. Sains dan Teknologi |
B. Jenis dan Karakteristik Kerajinan Bahan Keras
1. Bahan Keras Alam
Bahan keras alam adalah bahan kerajinan yang dipereloh dari alam sekitar dan merupakan sumber daya alam baik hutan, bumi, maupun perairan.
Sifatnya pejal, solid, kuat, padat, dan tidak mudah berubah bentuk.
Kerajinan yang terbuat dari benda keras memiliki kecenderungan kuat dan tahan lama bahkan bertahun-tahun lamanya.
Contoh bahan keras alam yang sering ditemui yaitu: kayu, bambu, rotan.
Ciri-ciri Bahan Keras Alam
a. Kayu
- Kayu terdiri dari berbagai macam jenis, diantaranya, mahoni, pinus, jati, hitam, nangka, kelapa, lame, albasia, sungkai, kamper, meranti, dan sebagainya.
- Masing-masing kayu memiliki ciri yang berbeda. Tetapi selain keras rata-rata memiliki serat atau urat kayu yang indah.
- Memiliki lingkaran tahun.
- Tahan lama dan dapat dibentuk dengan diukir.
- Ada yang memiliki beban ringan seperti lame dan albasia, ada pula yang berat seperti jati.
- Sebagian dapat memuai karena perubahan suhu, tidak demikian untuk kayu jati.
b. Bambu
- Batangnya kuat, namun akan terjadi pelapukan jika terkena air terus menerus.
- Memiliki rongga dari ukuran 1 cm hingga 20 cm. Sehingga dapat dibuat sebagai wadah dalam kerajinan.
- Memiliki ruas batang. Ruas inilah yang unik. Terkadang dalam pembuatan kerajinan sangat ditonjolkan.
- Tekstur batangnya halus meskipun tidak diamplas.
- Dapat dipotong berbentuk sayatan ataupun bentuk utuhan.
Tags: kerajinan bahan keras nusantara