"Menelusuri Keterampilan Kerajinan Bahan Keras Nusantara dalam Prakarya Kelas 9"
Observasi kerajinan bahan keras nusantara prakarya kelas 9
Gunakan aplikasi myedisi reader untuk pengalaman membaca buku BSE lebih baik dengan fitur daftar isi, bookmark, dan membaca secara offline.
Buku Buku Sekolah Elektronik (BSE) hanya dapat dibaca di aplikasi myedisi reader pada Android smartphone, tablet, iPhone dan iPad.
Buku Guru Prakarya
SMP/MTs Kelas IX - Kurikulum 2013 - Edisi revisi 2018
Edisi digital buku ini hanya dapat dibaca di aplikasi myedisi reader pada Android smartphone, tablet, iPhone dan iPad.
Buku Guru Prakarya
SMP/MTs Kelas IX - Kurikulum 2013 - Edisi revisi 2018
Mata pelajaran Prakarya bertujuan untuk mengembangkan pengetahuan, keterampilan dan sikap percaya diri siswa melalui produk yang dihasilkan sendiri dengan memanfaatkan potensi sumber daya alam yang ada di lingkungan sekitar. Prakarya juga merupakan ilmu terapan yang mengaplikasikan berbagai bidang ilmu pengetahuan untuk menyelesaikan masalah praktis yang secara langsung mempengaruhi kehidupan kita sehari-hari.
Harapan penulis buku ini dapat memotivasi siswa untuk lebih kreatif dan inovatif dalam memecahkan masalah praktis dengan memanfaatkan potensi sumber daya alam yang ada di daerah masing-masing. Penulis juga berharap buku ini dapat memberikan sumbangsih dalam upaya meningkatkan kualitas hasil belajar siswa serta turut melestarikan kerajinan, budaya, dan teknologi bangsa Indonesia.
B. Jenis dan Karakteristik Kerajinan Bahan Keras
1. Bahan Keras Alam
Bahan keras alam adalah bahan kerajinan yang dipereloh dari alam sekitar dan merupakan sumber daya alam baik hutan, bumi, maupun perairan.
Sifatnya pejal, solid, kuat, padat, dan tidak mudah berubah bentuk.
Kerajinan yang terbuat dari benda keras memiliki kecenderungan kuat dan tahan lama bahkan bertahun-tahun lamanya.
Contoh bahan keras alam yang sering ditemui yaitu: kayu, bambu, rotan.
Ciri-ciri Bahan Keras Alam
a. Kayu
- Kayu terdiri dari berbagai macam jenis, diantaranya, mahoni, pinus, jati, hitam, nangka, kelapa, lame, albasia, sungkai, kamper, meranti, dan sebagainya.
- Masing-masing kayu memiliki ciri yang berbeda. Tetapi selain keras rata-rata memiliki serat atau urat kayu yang indah.
- Memiliki lingkaran tahun.
- Tahan lama dan dapat dibentuk dengan diukir.
- Ada yang memiliki beban ringan seperti lame dan albasia, ada pula yang berat seperti jati.
- Sebagian dapat memuai karena perubahan suhu, tidak demikian untuk kayu jati.
b. Bambu
- Batangnya kuat, namun akan terjadi pelapukan jika terkena air terus menerus.
- Memiliki rongga dari ukuran 1 cm hingga 20 cm. Sehingga dapat dibuat sebagai wadah dalam kerajinan.
- Memiliki ruas batang. Ruas inilah yang unik. Terkadang dalam pembuatan kerajinan sangat ditonjolkan.
- Tekstur batangnya halus meskipun tidak diamplas.
- Dapat dipotong berbentuk sayatan ataupun bentuk utuhan.
Soal UAS-1/PAS Prakarya Kelas 9
1. Hutan Indonesia merupakan penghasil rotan dunia yang terbaik, dari kerajinan rotan dapat menambah ekonomi keluarga Indonesia karena rotan merupakan….
| A. Bahan Keras Alam. | C. Bahan Keras Domestik. |
| B. Bahan Keras Buatan. | D. Bahan Kras An Organik. |
2. Proses pembuatan kerajinan kayu dapat dilakukan dengan berbagai tehik, dengan alat pahat, cukil, dan palu dapat menghasilkan tehnik…
| A. Tehnik Tempa. | C. Tehnik Potong Sambung. |
| B. Tehnik Bubut. | D. Tehnik Ukir. |
3. Kerajinan lukisan kaca bermotif mega mendung berasal dari daerah….
4. Produk kerajinan logam yang dihasilkan para pengrajn dengan cara tradisional berbentuk asesoris dan hiasan interior, tempat /daerah penghasil kerajinan perak yaitu .…
5. Untuk membuat suatu lukisan kaca, proses pembuatan kerajinan lukisan kaca, tahap awal dilakukan dengan …
| A. Membentuk warna pada gambar dengan cat. | C. Menebalkan gambar dengan spidol |
| B. Membuat gambar dengan pola. | D. Menutup seluruh permukaan kaca dengan cat. |
Tags: kerajinan bahan keras nusantara