Pantangan dan Perawatan Wajah Setelah Melakukan Benang Wajah - Panduan DIY dan Poin Penting
Apa itu Tanam Benang?
Tanam benang adalah prosedur kecantikan untuk mengencangkan dan meremajakan kulit tanpa operasi. Cara melakukan tanam benang adalah dengan ‘menjahit’ benang berbahan polydioxanone (PDA) di bawah kulit lalu menariknya hingga menimbulkan efek pengencangan kulit.
Tanam benang juga disebut dengan threading lift atau barbed suture lift. Prosedur thread lift dapat mengencangkan kulit pada bagian alis, pipi, dan payudara, namun lebih difokuskan untuk kulit wajah bagian tengah, rahang, dan kulit leher.
Prosedur thread lift sebenarnya sudah ada sejak tahun 1990-an, namun baru populer beberapa tahun belakangan karena pengaruh teknologi dan inovasi bahan yang lebih aman dan efektif. Banyak orang lebih memilih prosedur thread lift karena minim invasif (tanpa pembedahan), lebih cepat dibandingkan dengan facelift (operasi wajah), dan memberi manfaat ganda untuk peremajaan kulit.
Fungsi Tanam Benang
Umumnya, tanam benang wajah dilakukan pada wanita usia akhir 30 hingga 50 tahunan untuk mengembalikan penampilan kulit yang sehat dan menarik. Prosedur thread lift difokuskan untuk tujuan kecantikan, termasuk:
- Mengencangkan kulit yang mulai kendur.
- Meminimalisir efek penuaan.
- Meremajakan kulit.
- Mengembalikan jaringan kulit sehingga penampilan kulit lebih awet muda.
- Membantu meningkatkan produksi kolagen untuk elastisitas dan kesehatan kulit.
- Menjaga penampilan dan kecantikan wajah.
- Mengencangkan payudara.
- Memperbaiki penampilan kulit kendur pascamelahirkan atau penurunan berat badan.
Anda bisa memilih area kulit mana yang ingin diperbaiki penampilannya. Prosedur thread lift dapat digunakan untuk mengencangkan kulit pipi, area bawah mata, garis alis, garis rahang, rahang, dahi, paha, bokong, dan tanam benang hidung.
Tags: benang tangan setelah wajah