... Pantangan Setelah Tanam Benang Wajah: Tips dan Trik DIY untuk Perawatan Pasca-Jahit

Pantangan dan Perawatan Wajah Setelah Melakukan Benang Wajah - Panduan DIY dan Poin Penting

Apa itu Tanam Benang?

Tanam benang adalah prosedur kecantikan untuk mengencangkan dan meremajakan kulit tanpa operasi. Cara melakukan tanam benang adalah dengan ‘menjahit’ benang berbahan polydioxanone (PDA) di bawah kulit lalu menariknya hingga menimbulkan efek pengencangan kulit.

Tanam benang juga disebut dengan threading lift atau barbed suture lift. Prosedur thread lift dapat mengencangkan kulit pada bagian alis, pipi, dan payudara, namun lebih difokuskan untuk kulit wajah bagian tengah, rahang, dan kulit leher.

Prosedur thread lift sebenarnya sudah ada sejak tahun 1990-an, namun baru populer beberapa tahun belakangan karena pengaruh teknologi dan inovasi bahan yang lebih aman dan efektif. Banyak orang lebih memilih prosedur thread lift karena minim invasif (tanpa pembedahan), lebih cepat dibandingkan dengan facelift (operasi wajah), dan memberi manfaat ganda untuk peremajaan kulit.

Apa Beda Filler dan Tanam Benang?

Kedua metode ini mampu meningkatkan penampilan wajah, termasuk di area hidung, dagu, bibir, dan sekitarnya.

Meski demikian, terdapat perbedaan signifikan antara kedua treatment tersebut, baik dari segi fungsi dan tujuan, bahan yang digunakan, metode yang diterapkan, maupun waktu pengerjaan dan ketahanan hasil.

Berikut penjelasan lebih rinci untuk mempermudah pemahaman perbedaan antara filler dan tanam benang:

1. Fungsi

Kedua prosedur ini dapat diterapkan pada area wajah yang sama, tetapi memiliki perbedaan fungsi yang signifikan.

Filler berperan dalam mengisi atau menambah volume, sementara tanam benang difokuskan untuk mempertegas atau mengencangkan kulit pada area tertentu.

Misalnya, jika tujuannya adalah membuat ujung hidung tampak lebih mancung, lebih disarankan untuk menggunakan filler.

Sebaliknya, jika ingin mempertegas kontur ujung hidung, prosedur tanam benang lebih sesuai.

2. Bahan

Beda filler dan tanam benang selanjutnya terletak pada bahan yang digunakan.

Sementara itu, tanam benang atau thread lifter menggunakan benang jahit polypropylene.

Benang ini dapat mempertegas kontur kulit, mengencangkan, dan meningkatkan estetika penampilan.

3. Metode

Dalam prosedur filler, langkah awalnya adalah memberikan suntikan cairan khusus pada area wajah, seperti hidung.

Sebelum melaksanakan tindakan ini, dokter akan melakukan analisis anatomi wajah untuk memastikan perawatan yang optimal.

Sementara itu, pada prosedur tanam benang, benang halus yang dapat diserap tubuh ditempatkan untuk mengangkat area kulit yang kendur.

Tujuannya adalah mencapai perubahan yang signifikan dan meningkatkan penampilan.

4. Waktu Pengerjaan

Metode filler terbukti lebih cepat dan mudah dibandingkan dengan metode tanam benang.

Jenis Prosedur Tanam Benang Wajah

Terdapat dua jenis prosedur yaitu NovaThreads dan Silhouette InstaLift. Kedua jenis prosedur disetujui oleh Food and Drugs Administration (FDA). Berikut ini penjelasannya:

  • NovaThreads: Prosedur thread lift dengan efek pengencangan kulit yang lebih minim, namun menstimulasi kolagen sangat baik sehingga kandungan kolagen tersebut yang bekerja lebih maksimal untuk mengencangkan kulit.
  • Silhouette InstaLift: Memberi efek pengencangan kulit lebih maksimal, namun hanya menstimulasi kolagen secara minim. Walaupun efek kolagen tetap ada dan lebih besar daripada saat tidak menggunakan thread lift.
  • Minum dengan sedotan.
  • Membungkuk atau posisi kepala terlalu menunduk lebih dari 45 derajat.
  • Terkena air pada area kulit tersebut.
  • Melakukan pijat selama 2-3 minggu pascaprosedur.
  • Menggunakan produk kulit apa pun.
  • Kontrol kulit sesuai jadwal.

Tags: benang tangan setelah wajah

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia