Pantangan dan Perawatan Wajah Setelah Melakukan Benang Wajah - Panduan DIY dan Poin Penting
Tertarik Melakukan Tanam Benang? Baca Dulu Infonya di sini!
Tanam benang merupakan prosedur perawatan kulit yang bertujuan untuk membuat kulit wajah terlihat kencang dan lebih muda. Metode peremajaan kulit wajah tanpa operasi ini dilakukan dengan cara menanamkan benang pada jaringan bawah kulit. Tidak seperti operasi plastik, meremajakan kulit dengan tanam benang tidak membutuhkan banyak tindakan pada jaringan kulit. Selain itu, proses pengerjaan dan waktu pemulihannya juga lebih cepat. Dalam hal harga, prosedur ini jauh lebih murah daripada operasi plastik.
- Infeksi
- Nyeri di area ujung benang.
- Akumulasi darah (hematoma)
- Benang putus, bergeser, atau muncul di permukaan kulit wajah
- Perdarahan
Thread Lift Foxy Eyes
Apa itu Thread Lift Foxy Eyes? Foxy eyes merupakan suatu tampilan di sekitar mata menyerupai mata serigala. Atau sering kali masyarakat menyebutnya mata almond karena bentuknya yang mirip seperti kacang almond. Tampilan foxy eyes ini mudah sekali terlihat dengan ciri khasnya yaitu kedua ujung mata lebih tajam dan runcing serta bentuk mata yang memanjang kesamping.
Tren ini sebenarnya sudah ada sejak tahun 1930 namun kembali populer oleh supermodel dan aktris Bella Hadid, Kendall Jenner, Megan Fox, Emiliy Ratajkowsi dan banyak artis lainnya. Tren ini begitu banyak yang berminat karena mereka percaya dapat memberikan tampilan lebih sexy, garang (baca: fierce) dan mempertegas definisi mata. Maka dari itu munculah tren make-up foxy eyes dengan eyeliner dan bulu mata palsu merupakan kunci dari tampilan ini. Eyeliner dibuat sangat tajam pada kedua ujung mata dan bulu mata yang lebih tebal pada sisi luar ujung mata. Dengan sedikit eyeshadow soft smokey eyes hanya di bagian sisi luar mata memperlengkap tampilan make-up foxy eyes.
Efek Samping Tanam Benang
Efek samping tanam benang sangat minim bila dibandingkan dengan operasi wajah. Anda mungkin hanya mengalami beberapa efek samping pasca prosedur, seperti:
- Bengkak
- Memar
- Berdarah
- Nyeri
- Reaksi alergi
- Keluar cairan hitam, kecokelatan, atau kehijauan dari kulit.
- Bengkak lebih dari dua hari.
- Sakit kepala parah.
- Demam tinggi.
- Penggumpalan kulit yang tidak biasa.
- Infeksi kulit.
- Mati rasa.
- Jaringan parut.
Selebihnya, prosedur thread lift cenderung aman. Beberapa orang melaporkan komplikasi kecil seperti timbulnya lesung pipi atau kulit tidak simetris namun itu bisa diperbaiki dengan mudah.
Hal yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Melakukan Tanam Benang
Tanam benang memang bisa membantu meremajakan kulit wajah. Ketimbang operasi plastik, mengencangkan wajah dengan cara ini masih dapat dikatakan terjangkau.
Namun, efek peremajaan kulit dengan metode tanam benang hanya bersifat sementara. Hasilnya hanya akan bertahan 12 tahun saja, sehingga Anda mungkin perlu untuk melakukan tanam benang kembali guna menjaga tampilan kulit tetap terlihat muda.
Karena hasil dari tanam benang terbilang natural dan hanya dapat menarik kulit sekitar beberapa milimieter saja, tanam benang idealnya dilakukan ketika usia mendekati 40 tahun.
Jika sudah menginjak usia 55 tahun ke atas, disarankan untuk melakukan perawatan lain yang cenderung memberikan hasil yang maksimal dalam mengencangkan wajah, misalnya facelift.
Itulah penjelasan singkat mengenai tanam benang yang perlu Anda ketahui. Bila Anda tertarik melakukannya, disarankan untuk konsultasi ke dokter terlebih dahulu, agar dokter dapat menilai apakah prosedur ini cocok diterapkan pada kondisi kulit Anda.
Tags: benang tangan setelah wajah