Pantangan dan Perawatan Wajah Setelah Melakukan Benang Wajah - Panduan DIY dan Poin Penting
Tertarik Melakukan Tanam Benang? Baca Dulu Infonya di sini!
Tanam benang merupakan prosedur perawatan kulit yang bertujuan untuk membuat kulit wajah terlihat kencang dan lebih muda. Metode peremajaan kulit wajah tanpa operasi ini dilakukan dengan cara menanamkan benang pada jaringan bawah kulit. Tidak seperti operasi plastik, meremajakan kulit dengan tanam benang tidak membutuhkan banyak tindakan pada jaringan kulit. Selain itu, proses pengerjaan dan waktu pemulihannya juga lebih cepat. Dalam hal harga, prosedur ini jauh lebih murah daripada operasi plastik.
- Infeksi
- Nyeri di area ujung benang.
- Akumulasi darah (hematoma)
- Benang putus, bergeser, atau muncul di permukaan kulit wajah
- Perdarahan
Efek Samping Tanam Benang Hidung
Meski minim risiko, prosedur tanam benang hidung tetap mememiliki efek samping yang patut dipertimbangkan sebelum memutuskan untuk melakukannya.
1. Ketidaknyamanan dan rasa sakit
Salah satu keluhan yang paling umum dan dilaporkan sebagai komplikasi adalah ketidaknyamanan dan rasa sakit. Meskipun minimal invasif, prosedur thread lift tidak sepenuhnya bebas rasa sakit.
2. Memar, bengkak, dan nyeri
3. Hematoma
Dalam kasus yang jarang terjadi, pasien dapat mengalami hematoma ketika praktisi yang melakukan tindakan secara tidak sengaja melukai/merusak dinding pembuluh darah yang menyebabkan darah merembes keluar ke area sekitarnya selama prosedur.
4. Infeksi
Komplikasi lain yang mungkin timbul dari pelaksanaan prosedur tarik benang adalah infeksi. Meskipun jarang terjadi, infeksi yang terkait dengan prosedur ini dapat terjadi.
5. Asimetri wajah
Asimetri wajah adalah efek samping tanam benang hidung lain yang mungkin timbul dari pelaksanaan thread lift. Asimetri wajah dapat disebabkan oleh berbagai faktor seperti penggunaan anestesi, asimetri wajah yang melekat, dan / atau pengencangan yang tidak memadai di satu sisi.
6. Penonjolan, ekstrusi dan migrasi benang
Penonjolan, ekstrusi, dan migrasi benang, jika ada, sering kali disebabkan oleh duri benang yang lemah atau ketika benang yang dimasukkan melapisi area animasi yang agresif.
7. Lesung Pipit dan ketidakteraturan
Lesung pipi dan ketidakteraturan dapat terjadi pada pasien, pasca-prosedur. Salah satu area yang paling sering terjadi adalah pada jaringan subkutan pipi cekung dan atau pada area sudut mulut di mana mungkin terdapat ekspresi/gerakan wajah yang berlebihan.
8. Ketidakpuasan pasien
Thread Lift Foxy Eyes
Apa itu Thread Lift Foxy Eyes? Foxy eyes merupakan suatu tampilan di sekitar mata menyerupai mata serigala. Atau sering kali masyarakat menyebutnya mata almond karena bentuknya yang mirip seperti kacang almond. Tampilan foxy eyes ini mudah sekali terlihat dengan ciri khasnya yaitu kedua ujung mata lebih tajam dan runcing serta bentuk mata yang memanjang kesamping.
Tren ini sebenarnya sudah ada sejak tahun 1930 namun kembali populer oleh supermodel dan aktris Bella Hadid, Kendall Jenner, Megan Fox, Emiliy Ratajkowsi dan banyak artis lainnya. Tren ini begitu banyak yang berminat karena mereka percaya dapat memberikan tampilan lebih sexy, garang (baca: fierce) dan mempertegas definisi mata. Maka dari itu munculah tren make-up foxy eyes dengan eyeliner dan bulu mata palsu merupakan kunci dari tampilan ini. Eyeliner dibuat sangat tajam pada kedua ujung mata dan bulu mata yang lebih tebal pada sisi luar ujung mata. Dengan sedikit eyeshadow soft smokey eyes hanya di bagian sisi luar mata memperlengkap tampilan make-up foxy eyes.
Mengenal Tanam Benang Hidung: Prosedur, Biaya, Efek Samping
Simak informasi prosedur tanam benang hidung berikut ini, mulai dari harga, efek samping, hingga cara menghilangkannya.
tirto.id - Tanam benang hidung atau nose thread lift adalah istilah untuk merujuk prosedur non-bedah yang dilakukan untuk meningkatkan penampilan hidung. Umumnya bertujuan untuk merubah bentuk hidung sesuai keinginan pasien.
Dilansir Mayo Clinic, dokter bedah plastik menempatkan benang kelas medis di bawah kulit hidung untuk mengubah kontur hidung. Benang ini mengaktifkan respons penyembuhan alami tubuh, memicu peningkatan kolagen.
Benang tersedia dalam beberapa bahan dan panjang yang berbeda. Benang yang digunakan biasanya terbuat dari bahan yang dapat diserap oleh tubuh, seperti polidioxanone (PDO) atau bahan yang serupa.
Prosedur ini lebih minim invasif daripada operasi plastik hidung tradisional dan memiliki waktu pemulihan yang lebih singkat.
Dokter spesialisasi bedah plastik wajah, Dr. Edward Gross menjelaskan melalui laman Primera Plastic Surgery bahwa tanam benang hidung adalah prosedur yang dikembangkan sebagai alternatif dari filler hidung atau "operasi hidung cair".
Filler efektif dalam beberapa kasus untuk menaikkan pangkal hidung atau mempertegasnya, namun teknik ini dapat menimbulkan beberapa komplikasi serius jika dilakukan dengan tidak benar.
Meski demikian, bukan berarti tanam benang hidung tidak memiliki efek samping sama sekali. Seperti halnya prosedur kosmetik lainnya, ada risiko dan komplikasi yang perlu dipertimbangkan, dan hasilnya bisa bervariasi tergantung pada teknik yang digunakan dan respons individu terhadap prosedur tersebut.
Jenis Prosedur Tanam Benang Wajah
Terdapat dua jenis prosedur yaitu NovaThreads dan Silhouette InstaLift. Kedua jenis prosedur disetujui oleh Food and Drugs Administration (FDA). Berikut ini penjelasannya:
- NovaThreads: Prosedur thread lift dengan efek pengencangan kulit yang lebih minim, namun menstimulasi kolagen sangat baik sehingga kandungan kolagen tersebut yang bekerja lebih maksimal untuk mengencangkan kulit.
- Silhouette InstaLift: Memberi efek pengencangan kulit lebih maksimal, namun hanya menstimulasi kolagen secara minim. Walaupun efek kolagen tetap ada dan lebih besar daripada saat tidak menggunakan thread lift.
- Minum dengan sedotan.
- Membungkuk atau posisi kepala terlalu menunduk lebih dari 45 derajat.
- Terkena air pada area kulit tersebut.
- Melakukan pijat selama 2-3 minggu pascaprosedur.
- Menggunakan produk kulit apa pun.
- Kontrol kulit sesuai jadwal.
Tags: benang tangan setelah wajah