Pantangan dan Perawatan Wajah Setelah Melakukan Benang Wajah - Panduan DIY dan Poin Penting
Apa itu Tanam Benang?
Tanam benang adalah prosedur kecantikan untuk mengencangkan dan meremajakan kulit tanpa operasi. Cara melakukan tanam benang adalah dengan ‘menjahit’ benang berbahan polydioxanone (PDA) di bawah kulit lalu menariknya hingga menimbulkan efek pengencangan kulit.
Tanam benang juga disebut dengan threading lift atau barbed suture lift. Prosedur thread lift dapat mengencangkan kulit pada bagian alis, pipi, dan payudara, namun lebih difokuskan untuk kulit wajah bagian tengah, rahang, dan kulit leher.
Prosedur thread lift sebenarnya sudah ada sejak tahun 1990-an, namun baru populer beberapa tahun belakangan karena pengaruh teknologi dan inovasi bahan yang lebih aman dan efektif. Banyak orang lebih memilih prosedur thread lift karena minim invasif (tanpa pembedahan), lebih cepat dibandingkan dengan facelift (operasi wajah), dan memberi manfaat ganda untuk peremajaan kulit.
Efek Samping Tanam Benang
Efek samping tanam benang sangat minim bila dibandingkan dengan operasi wajah. Anda mungkin hanya mengalami beberapa efek samping pasca prosedur, seperti:
- Bengkak
- Memar
- Berdarah
- Nyeri
- Reaksi alergi
- Keluar cairan hitam, kecokelatan, atau kehijauan dari kulit.
- Bengkak lebih dari dua hari.
- Sakit kepala parah.
- Demam tinggi.
- Penggumpalan kulit yang tidak biasa.
- Infeksi kulit.
- Mati rasa.
- Jaringan parut.
Selebihnya, prosedur thread lift cenderung aman. Beberapa orang melaporkan komplikasi kecil seperti timbulnya lesung pipi atau kulit tidak simetris namun itu bisa diperbaiki dengan mudah.
Biaya Tanam Benang Hidung
Prosedur kosmetik tanam benang hidung banyak ditawarkan oleh klinik kecantikan di seluruh dunia. Biaya prosedur tanam benang hidung dapat beragam tergantung dengan tarif yang diberlakukan oleh setiap klinik kecantikan.
Empire Medical Training yang berbasis di Amerika Serikat (AS) misalnya, mereka mematok harga sekira 200 USD untuk tanam benang hidung per prosedur. Harga bisa jadi lebih mahal tergantung dengan banyaknya variable yang ingin dilakukan pasien.
1. Hindari menyentuh atau menggosok area yang dirawat untuk mencegah infeksi dan perpindahan benang yang tidak disengaja.
3. Hindari alkohol dan rokok, karena kedua hal itu dapat memperlambat proses penyembuhan dan meningkatkan risiko komplikasi.
4. Jangan gunakan riasan wajah pada area yang dirawat selama beberapa hari untuk mencegah iritasi.
5. Hindari lingkungan yang panas atau mandi air panas, karena panas dapat memperburuk pembengkakan.
6. Hindari paparan sinar matahari yang berlebihan, karena dapat menyebabkan hiperpigmentasi.
7. Hindari mengonsumsi obat pengencer darah, konsultasikan dengan dokter untuk menghentikan sementara atau menyesuaikan dosis sebelum dan sesudah prosedur.
Apa Beda Filler dan Tanam Benang?
Kedua metode ini mampu meningkatkan penampilan wajah, termasuk di area hidung, dagu, bibir, dan sekitarnya.
Meski demikian, terdapat perbedaan signifikan antara kedua treatment tersebut, baik dari segi fungsi dan tujuan, bahan yang digunakan, metode yang diterapkan, maupun waktu pengerjaan dan ketahanan hasil.
Berikut penjelasan lebih rinci untuk mempermudah pemahaman perbedaan antara filler dan tanam benang:
1. Fungsi
Kedua prosedur ini dapat diterapkan pada area wajah yang sama, tetapi memiliki perbedaan fungsi yang signifikan.
Filler berperan dalam mengisi atau menambah volume, sementara tanam benang difokuskan untuk mempertegas atau mengencangkan kulit pada area tertentu.
Misalnya, jika tujuannya adalah membuat ujung hidung tampak lebih mancung, lebih disarankan untuk menggunakan filler.
Sebaliknya, jika ingin mempertegas kontur ujung hidung, prosedur tanam benang lebih sesuai.
2. Bahan
Beda filler dan tanam benang selanjutnya terletak pada bahan yang digunakan.
Sementara itu, tanam benang atau thread lifter menggunakan benang jahit polypropylene.
Benang ini dapat mempertegas kontur kulit, mengencangkan, dan meningkatkan estetika penampilan.
3. Metode
Dalam prosedur filler, langkah awalnya adalah memberikan suntikan cairan khusus pada area wajah, seperti hidung.
Sebelum melaksanakan tindakan ini, dokter akan melakukan analisis anatomi wajah untuk memastikan perawatan yang optimal.
Sementara itu, pada prosedur tanam benang, benang halus yang dapat diserap tubuh ditempatkan untuk mengangkat area kulit yang kendur.
Tujuannya adalah mencapai perubahan yang signifikan dan meningkatkan penampilan.
4. Waktu Pengerjaan
Metode filler terbukti lebih cepat dan mudah dibandingkan dengan metode tanam benang.
Tags: benang tangan setelah wajah