Pantangan dan Perawatan Wajah Setelah Melakukan Benang Wajah - Panduan DIY dan Poin Penting
Tertarik Melakukan Tanam Benang? Baca Dulu Infonya di sini!
Tanam benang merupakan prosedur perawatan kulit yang bertujuan untuk membuat kulit wajah terlihat kencang dan lebih muda. Metode peremajaan kulit wajah tanpa operasi ini dilakukan dengan cara menanamkan benang pada jaringan bawah kulit. Tidak seperti operasi plastik, meremajakan kulit dengan tanam benang tidak membutuhkan banyak tindakan pada jaringan kulit. Selain itu, proses pengerjaan dan waktu pemulihannya juga lebih cepat. Dalam hal harga, prosedur ini jauh lebih murah daripada operasi plastik.
- Infeksi
- Nyeri di area ujung benang.
- Akumulasi darah (hematoma)
- Benang putus, bergeser, atau muncul di permukaan kulit wajah
- Perdarahan
Harga Tanam Benang
Berapa biaya tanam benang wajah? Harganya tergantung pada target kulit dan fasilitas rumah sakit yang digunakan. Pada 2017, biaya thread lift dapat mencapai Rp30.000.000,- dan saat ini mungkin biayanya semakin meningkat. Silakan konsultasi pada penyedia layanan kesehatan dan kecantikan profesional tentang biaya dan prosedur yang mereka tawarkan.
Referensi
- AEDIT. 2020. Thread Lift Treatment. https://aedit.com/procedure/thread-lift-treatment. (Diakses pada 13 November 2020).
- Seoul Guide Medical. 2020. Thread Lifting Procedure – Complete Guide to Thread Face Lift. https://seoulguidemedical.com/thread-lifting-procedure/. (Diakses pada 13 November 2020).
- Tehrani, Kevin, MD. 2018. What you need to know about thread lifts. https://www.plasticsurgery.org/news/blog/what-you-need-to-know-about-thread-lifts. (Diakses pada 13 November 2020).
- Watson, Kathryn. 2020. Everything You Want to Know About a Thread Lift Procedure. https://www.healthline.com/health/cosmetic-surgery/thread-lift. (Diakses pada 13 November 2020).
Artikel Terbaru
Apa Beda Filler dan Tanam Benang?
Kedua metode ini mampu meningkatkan penampilan wajah, termasuk di area hidung, dagu, bibir, dan sekitarnya.
Meski demikian, terdapat perbedaan signifikan antara kedua treatment tersebut, baik dari segi fungsi dan tujuan, bahan yang digunakan, metode yang diterapkan, maupun waktu pengerjaan dan ketahanan hasil.
Berikut penjelasan lebih rinci untuk mempermudah pemahaman perbedaan antara filler dan tanam benang:
1. Fungsi
Kedua prosedur ini dapat diterapkan pada area wajah yang sama, tetapi memiliki perbedaan fungsi yang signifikan.
Filler berperan dalam mengisi atau menambah volume, sementara tanam benang difokuskan untuk mempertegas atau mengencangkan kulit pada area tertentu.
Misalnya, jika tujuannya adalah membuat ujung hidung tampak lebih mancung, lebih disarankan untuk menggunakan filler.
Sebaliknya, jika ingin mempertegas kontur ujung hidung, prosedur tanam benang lebih sesuai.
2. Bahan
Beda filler dan tanam benang selanjutnya terletak pada bahan yang digunakan.
Sementara itu, tanam benang atau thread lifter menggunakan benang jahit polypropylene.
Benang ini dapat mempertegas kontur kulit, mengencangkan, dan meningkatkan estetika penampilan.
3. Metode
Dalam prosedur filler, langkah awalnya adalah memberikan suntikan cairan khusus pada area wajah, seperti hidung.
Sebelum melaksanakan tindakan ini, dokter akan melakukan analisis anatomi wajah untuk memastikan perawatan yang optimal.
Sementara itu, pada prosedur tanam benang, benang halus yang dapat diserap tubuh ditempatkan untuk mengangkat area kulit yang kendur.
Tujuannya adalah mencapai perubahan yang signifikan dan meningkatkan penampilan.
4. Waktu Pengerjaan
Metode filler terbukti lebih cepat dan mudah dibandingkan dengan metode tanam benang.
Biaya Tanam Benang Hidung
Prosedur kosmetik tanam benang hidung banyak ditawarkan oleh klinik kecantikan di seluruh dunia. Biaya prosedur tanam benang hidung dapat beragam tergantung dengan tarif yang diberlakukan oleh setiap klinik kecantikan.
Empire Medical Training yang berbasis di Amerika Serikat (AS) misalnya, mereka mematok harga sekira 200 USD untuk tanam benang hidung per prosedur. Harga bisa jadi lebih mahal tergantung dengan banyaknya variable yang ingin dilakukan pasien.
1. Hindari menyentuh atau menggosok area yang dirawat untuk mencegah infeksi dan perpindahan benang yang tidak disengaja.
3. Hindari alkohol dan rokok, karena kedua hal itu dapat memperlambat proses penyembuhan dan meningkatkan risiko komplikasi.
4. Jangan gunakan riasan wajah pada area yang dirawat selama beberapa hari untuk mencegah iritasi.
5. Hindari lingkungan yang panas atau mandi air panas, karena panas dapat memperburuk pembengkakan.
6. Hindari paparan sinar matahari yang berlebihan, karena dapat menyebabkan hiperpigmentasi.
7. Hindari mengonsumsi obat pengencer darah, konsultasikan dengan dokter untuk menghentikan sementara atau menyesuaikan dosis sebelum dan sesudah prosedur.
Hal yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Melakukan Tanam Benang
Tanam benang memang bisa membantu meremajakan kulit wajah. Ketimbang operasi plastik, mengencangkan wajah dengan cara ini masih dapat dikatakan terjangkau.
Namun, efek peremajaan kulit dengan metode tanam benang hanya bersifat sementara. Hasilnya hanya akan bertahan 12 tahun saja, sehingga Anda mungkin perlu untuk melakukan tanam benang kembali guna menjaga tampilan kulit tetap terlihat muda.
Karena hasil dari tanam benang terbilang natural dan hanya dapat menarik kulit sekitar beberapa milimieter saja, tanam benang idealnya dilakukan ketika usia mendekati 40 tahun.
Jika sudah menginjak usia 55 tahun ke atas, disarankan untuk melakukan perawatan lain yang cenderung memberikan hasil yang maksimal dalam mengencangkan wajah, misalnya facelift.
Itulah penjelasan singkat mengenai tanam benang yang perlu Anda ketahui. Bila Anda tertarik melakukannya, disarankan untuk konsultasi ke dokter terlebih dahulu, agar dokter dapat menilai apakah prosedur ini cocok diterapkan pada kondisi kulit Anda.
Tags: benang tangan setelah wajah