Penemuan Mesin Jahit - Melacak Jejak Cipta Karya dalam Kerajinan Menjahit dan DIY
Belajar Menjahit: Pelajaran Sejarah Singkat Menjahit
Bagaimana menjahit berevolusi menjadi industri fesyen multi-miliar dolar yang kita ketahui saat ini?
Untuk spekulasi kami selanjutnya, kami harus menguraikan fakta berikut:
Berpakaian adalah aspek penting dalam kehidupan manusia.
Kenapa acara yang menunjukkan bakat dalam desain pakaian sangat ramai pengunjung?
Bagaimana kita beralih dari mengenakan bulu binatang hingga model Victoria’s Secret berpakaian minim yang berparade di fesyen runway?
Akankah Anda percaya jika kami bilang bahwa fesyen kelas atas dan Titanic berhubungan erat?
Biarkan Superprof kembali ke tirai waktu, membawa Anda ke jahitan pertama, untuk melihat bagaimana menjahit berkembang menjadi budaya menjahit yang kita kenal saat ini.
Temukan juga cara menjahit dari tutorial menjahit kami.
Mengulik Sejarah Penemuan Mesin Jahit, Terinspirasi dari Mimpi Buruk!
ilustrasi mesin jahit (Pexels.com/Leticia Ribeiro)
Sepanjang sejarahnya, berbagai penemuan demi penemuan membawa dampak positif di era saat ini. Sejumlah benda yang sukses ditemukan pada masa lampau, memberikan kemudahan bagi manusia dalam menjalankan aktivitasnya. Salah satu penemuan yang dinilai sangat berpengaruh adalah mesin jahit.
Mesin jahit yang ditemukan pada masa lalu mengalami beberapa kali perubahan demi mendapatkan mekanisme pengerjaan yang sempurna. Lika-liku penemuannya juga cukup rumit, mulai dari ketidaktahuan konsep hingga perebutan hak paten atas penemu pertama mesin jahit. Untuk lebih jelasnya, berikut ini sejarah singkat mengenai penemuan mesin jahit. Check this out!
Isaac Singer (1851)
Mesin Jahit Isaac Singer/Foto : texancultures.utsa.edu
Sebagai orang dengan nama yang identik dengan merk mesin jahit di masa sekarang, Isaac Singer membuat mesin jahit dengan gerakan jarum naik-turun yang dioperasikan dengan pedal kaki. Namun Singer harus berhadapan dengan Elias Howe, berkenaan dengan hak paten. Pasalnya, mekanisme mesin jahit milik Singer menyerap metode mesin jahit milik Elias. Terlepas dari perebutan hak paten, Singer mendirikan pabrik mesin jahit terbesar di dunia bernama Singer Sewing Co. Tidak hanya digunakan untuk industri garmen, mesin jahit buatan Singer juga digunakan untuk menjahit di rumah. Kamu bahkan masih bisa menemukan mesin jahit merk Singer di rumah jahit di sekitarmu.
Elias Howe
Elias Howe adalah Penemu Mesin Jahit yang berasal dari Amerika Serikat. Ia adalah Penemu Mesin Jahit tersukses. Mesin jahit buatannya menggunakan dua benang dari arah berlawanan dan menggunakan jarum berlubang untuk memasukkan benang.
Jarum yang digunakan pada mesin ciptaan Howe menembus kain dan membuat semacam lengkungan benang di sisi bawah kain. Hal itu memungkinkan benang dapat menyatukan kain-kain yang sebelumnya terpisah.
Sebagian besar literatur menyebutkan, mesin jahit karya Howe mampu menjahit 250 setik (jengkal) per menitnya. Elias Howe pun kemudian menguji coba mesin jahit karyanya dengan bertanding dengan gadis yang menjahit dengan tangan.
Walaupun mesin jahit Howe bekerja lebih cepat dan lebih rapi. Akan tetapi, saat itu tidak ada satupun orang Amerika yang mau membeli mesin jahitnya. Hal itu dikarenakan mesin jahitnya masih terlihat sangat rumit dan dampaknya akan menimbulkan banyak pengangguran.
Terjadi perang paten antara Elias Howe, dan Isaac Singer, ketika Singer berhasil membuat alat yang mekanismenya sama dengan alat ciptaan Howe. Keduanya sama-sama mengklaim alat ciptaannya sebagai yang paling orisinil.
Singer berhasil membuat mesin jahit dengan jarum yang bisa digerakkan dengan mengayuh pedal kaki. Sejak saat itu penjualan mesin jahit melonjak tinggi di beberapa kota di Amerika.
Namun, dalam sebuah persidangan, Isaac kalah dari Howe karena ia terlambat mematenkan alatnya tersebut. Akhirnya Isaac harus membayarkan sejumlah uang denda kepada Howe. Keberhasilan Howe dalam mempertahankan alat ciptaannya, membuat dirinya memiliki penghasilan lebih dari 200.000 dolar AS per tahun.
Dalam kurun waktu 14 tahun, sejak tahun 1854 hingga 1867, Howe berhasil mengumpulkan dana hingga 2 juta dolar AS, yang kemudian sebagiannya ia sisihkan untuk keperluan perang.
Tags: jahit mesin