Seni Memperlakukan Kaca - Kreativitas dalam Kerajinan dan DIY
Bahan Baku dan Peleburan Kaca
Komponen utama di hampir semua kaca adalah silika, yang sumber utamanya adalah kuarsa alami dalam pasir. Pasir harus dicuci dan diklasifikasikan. Pencucian menghilangkan kotoran seperti tanah liat dan mineral tertentu yang dapat menyebabkan pewarnaan kaca yang tidak diinginkan. Mengklasifikasikan pasir berarti mengelompokkan butiran menurut ukurannya. Ukuran partikel yang paling cocok untuk pembuatan kaca adalah 0,1 sampai 0,6 mm. Berbagai komponen lainnya, seperti: soda ash, batu gamping, aluminium oksida, kalium (potash), dan mineral lain ditambahkan dalam jumlah yang tepat untuk mencapai komposisi yang diinginkan. Pencampuran dilakukan dalam jumlah yang sesuai dengan kapasitas tungku peleburan yang tersedia.
Pada praktik modern, kaca daur ulang biasanya ditambahkan ke dalam campuran. Selain melestarikan lingkungan, kaca daur ulang memudahkan peleburan. Tergantung pada jumlah kaca limbah yang tersedia dan spesifikasi komposisi akhir, pemakaian kaca daur ulang dapat mencapai 100 %.
Teknologi Manufaktur
Produk kaca diproduksi secara komersial dalam berbagai bentuk yang hampir tidak terbatas. Beberapa produk kaca yang diproduksi dalam jumlah yang sangat banyak, antara lain: bola lampu, botol minuman, dan kaca jendela.
Kaca adalah salah satu dari tiga tipe dasar keramik. Kaca memiliki struktur non-kristalin (vitreous), sedangkan bahan keramik lainnya memiliki struktur kristal. Dalam pengerjaan kaca, bahan utama awal adalah silika (SiO₂). Silika biasanya dikombinasikan dengan keramik oksida lainnya, yang membentuk kaca. Bahan awal dipanaskan supaya mengubahnya dari benda padat menjadi cairan kental. Cairan kental tersebut kemudian dibentuk menjadi geometri yang diinginkan. Saat didinginkan dan keras, material tetap dalam keadaan seperti kaca (tidak mengkristal).
Pembentukan kaca dilakukan dengan berbagai proses, antara lain: pengecoran, pressing dan blowing (untuk menghasilkan botol dan wadah lainnya), dan pengerolan (untuk membuat pelat kaca). Langkah finishing juga diperlukan untuk produk tertentu.
Contoh Kerajinan dari Kaca
| ">No | ">Hasil Kerajinan dari Kaca |
| ">1 | ">Kerajinan Frame Foto dari Kaca |
| ">2 | ">Kerajinan Jam Dinding dari Kaca |
| ">3 | ">Kerajinan Lampu Gantung dari Toples Kaca |
| ">4 | ">Kerajinan Liontin Kalung dari Kaca |
| ">5 | ">Kerajinan Lukisan dari Kaca |
| ">6 | ">Kerajinan Mozaik dari Kaca |
| ">7 | ">Kerajinan Frame Cermin dari Kaca |
| ">8 | ">Kerajinan Pot Tanaman dari Toples Kaca |
| ">9 | ">Kerajinan Tempat Lilin dari Kaca |
| ">10 | ">Kerajinan Tempat Pensil dari Toples Kaca |
| ">11 | ">Kerajinan Vas Bunga dari Toples Kaca |
Tags: kerajinan cara bahan pengolahan