Seni Memperlakukan Kaca - Kreativitas dalam Kerajinan dan DIY
Sebutkan Bahan Pembuatan Kaca!
Ilustrasi sebutkan bahan pembuatan kaca. Sumber: rob wingate/unsplashKaca yang digunakan pada zaman itu adalah yang terbentuk secara alami, misalnya batu obsidian. kaca buatan diperkirakan muncul pada pertengahan milenium ke-3.
Sebelum masehi, bukti pembuatan kaca awal ini ditemukan di Mesir dalam bentuk manik-manik. Selain Mesir, para arkeolog juga menemukan kaca dalam jejak peradaban kuno di pesisir Suriah (dulunya Mesopotamia).
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kaca adalah benda yang keras, biasanya bening dan mudah pecah (untuk jendela, botol, dan sebagainya).
Mengutip buku Kaca dan Fiberglass, Imelda Akmal (2009), secara teknis kaca bisa diartikan sebagai produk anorganik yang dilebur dan didinginkan secara cepat tanpa terjadi pengkristalan.
Menjawab pertanyaan sebutkan bahan pembuatan kaca. Kaca umumnya terdiri atas silikon dioksida (SiO2) yang secara kimia sama dengan kuarsa.
Teknik pembuatannya melibatkan proses reaksi kimia antara kuarsa dengan unsur kimia lain (seperti magnesium), dapat juga ditambahi zat pewarna untuk mendapatkan kaca dengan karakteristik yang diinginkan.
Kaca termasuk material ramah lingkungan karena mudah dan banyak didaur ulang. Jenis kaca amat beragam dan bisa dibuat menjadi berbagai keperluan, seperti vas, mangkuk, botol, artwork, kelereng, dan lain-lain.
Dalam proses pembuatan kaca di Industri, bahan-bahan utama yang digunakan adalah sebagai berikut.
Bahan Baku dan Peleburan Kaca
Komponen utama di hampir semua kaca adalah silika, yang sumber utamanya adalah kuarsa alami dalam pasir. Pasir harus dicuci dan diklasifikasikan. Pencucian menghilangkan kotoran seperti tanah liat dan mineral tertentu yang dapat menyebabkan pewarnaan kaca yang tidak diinginkan. Mengklasifikasikan pasir berarti mengelompokkan butiran menurut ukurannya. Ukuran partikel yang paling cocok untuk pembuatan kaca adalah 0,1 sampai 0,6 mm. Berbagai komponen lainnya, seperti: soda ash, batu gamping, aluminium oksida, kalium (potash), dan mineral lain ditambahkan dalam jumlah yang tepat untuk mencapai komposisi yang diinginkan. Pencampuran dilakukan dalam jumlah yang sesuai dengan kapasitas tungku peleburan yang tersedia.
Pada praktik modern, kaca daur ulang biasanya ditambahkan ke dalam campuran. Selain melestarikan lingkungan, kaca daur ulang memudahkan peleburan. Tergantung pada jumlah kaca limbah yang tersedia dan spesifikasi komposisi akhir, pemakaian kaca daur ulang dapat mencapai 100 %.
Lampu Hias dari Toples Kaca
Cara membuat hiasan dari kaca yang satu ini sangat mudah. Pertama-tama kamu hanya perlu menyiapkan toples kaca yang agak tinggi (jangan yang ceper seperti toples kue), kawat, tali rami, gelas kaca trasparan ukuran tanggung, dan manik-manik kaca warna.
Kamu bisa menggunakan warna apapun yang kamu suka. Ukuran manik-manik pun bisa kamu sesuaikan dengan seleramu.
Kalau semua bahan sudah siap, mulailah dengan memasukkan gelas kaca ke dalam toples. Letakkan gelasnya di tengah-tengah, lalu gunakan manik-manik kaca warna untuk mengisi ruang antara gelas dan toples.
Posisikan manik-manik sampai menutupi gelas.
Sampai di sini, toples kurang lebih akan tersusun seperti gambar di atas. Kamu tinggal melilitkan kawat untuk mengelilingi bagian leher toples dan membuat cantolannya.
Terakhir, gunakan tali rami untuk menutupi kawat di bagian leher toples kaca.
Jika ingin menggunakannya, kamu hanya perlu menaruh lilin di dalamnya saat malam hari dan lampu romantis dari toples kaca pun sudah jadi. Kamu bisa memajang kerajinan kaca ini di ruang keluarga, teras, ataupun balkon dekat taman rumahmu.
Teknik Pembuatan Kerajinan dari Kaca
Tentunya untuk membuat berbagai macam kerajinan di atas, pengrajin juga menggunakan teknik-teknik khusus dalam pengerjaannya, lalu apa saja teknik yang ada dalam proses pembuatan kerajinan dari kaca itu? Yuk, simak penjelasan di bawah ini!
Teknik Cold Working
Teknik cold working merupakan teknik yang dilakukan dengan menggunakan bahan kaca yang mempunyai suhu dingin, atau proses pengerjaannya dalam kondisi suhu yang dingin yakni dengan temperatur dibawah rekristalisasi.
Teknik Flame Working
Teknik flame working merupakan teknik yang dilakukan dengan cara melelehkan bahan kaca dengan suhu panas yang sangat tinggi. Pelelehan tersebut tentunya bertujuan untuk membentuk sebuah kerajinan tertentu.
Teknik Fusing
Teknik fusing merupakan teknik yang dilakukan dengan cara merekatkan serpihan kaca dengan menggunakan media tambahan seperti pelapis, hal ini bertujuan agar kerajinan yang dihasilkan bisa lebih kuat dan tahan lama.
Teknik Hot Sculpting
Teknik hot sculpting termasuk kedalam jenis teknik 3D, dimana teknik ini berguna untuk membuat seni patung. Pada umumnya teknik ini juga digunakan dengan kombinasi teknik lainnya, baik itu pencetakan, pengelasan, penembakan dan juga pembuangan.
Teknik Klin Casting
Teknik klin casting merupakan teknik pengecoran, dimana pada umumnya, teknik ini bisa membutuhkan waktu yang cukup lama pada saat proses pembuatan kerajinannya, hal ini tentunya sesuai dengan hasil yang diberikan.
Teknik Meniup
Teknik meniup merupakan teknik yang terdiri dari dua macam jenis, yakni teknik meniup lamp working, yaitu dengan menggunakan obor las dengan bahan bakar oksigen. Teknik kedua adalah off hand, yakni teknik yang menggunakan pipa logam dengan cara memanipulasi kaca air.
CONTOH KERAJINAN DARI KACA
Membuat kerajinan tangan adalah hal yang menyenangkan. Apalagi hobi yang satu ini bisa membuat benda-benda tidak terpakai di rumah menjadi berguna.
Selain bisa dilakukan untuk mengisi waktu luang, kerajinan kaca bisa menjadi sumber pendapatan jika ditekuni. Anda tinggal mempelajari macam macam kerajinan dari kaca dan cara pembuatannya di bawah ini.
1. Hiasan dari Toples Kaca
Anda punya toples kaca yang tidak pernah terpakai? Sudah saatnya mengalihfungsikan toples tersebut untuk menghias rumah Anda.
Selain toples kaca, Anda juga bisa memakai gelas kaca vintage/jadul untuk membuat bermacam-macam hiasan dari kaca di bawah ini. Gelas vintage tersebut sekarang sedang tren digunakan di berbagai kafe dan bisa dibeli dengan mudah di toko.
Jika sudah mendapatkannya, Anda tinggal mengkreasikannya menjadi beragam hiasan.
Terrarium
Pernah dengar istilah terrarium?
Terrarium adalah wadah yang diisi tanah, pasir, bebatuan, dan tanaman sehingga membentuk lingkungan tersendiri. Bagi orang-orang di luar negeri, terrarium pada awalnya digunakan untuk merawat reptil atau serangga koleksi mereka.
Nah, baru-baru ini terrarium mulai dikreasikan lebih jauh. Tidak lagi dijadikan tempat binatang piaraan, tapi dihias sedemikian rupa sehingga menjadi hasil kreasi yang cantik dan sangat pantas dipajang.
Tags: kerajinan cara bahan pengolahan