... 7 Cara Pengolahan Bahan Kerajinan Kaca DIY yang Mudah dan Kreatif

Seni Memperlakukan Kaca - Kreativitas dalam Kerajinan dan DIY

Kaca hias (kaca patri, kaca inlay, kaca grafir, dan lain-lain)

Karya seni kaca yang satu ini berbeda dari kerajinan kaca yang ditulis di atas. Kaca hias biasa digunakan sebagai hiasan rumah berupa kaca jendela, kaca pintu atau kaca hias ruang tamu.

BACA JUGA Macam-macam Media Lukis (Contoh & Penjelasan)

Jika kamu pernah datang ke masjid atau gereja yang besar, kamu biasanya bisa melihat contoh kaca patri terpasang di sana. Tempat-tempat ibadah tersebut umumnya memiliki kaca-kaca hias yang indah dan megah.

Berbagai jenis karya bisa diciptakan dengan teknik kaca hias yang satu ini. Misalnya kaca bermotif mozaik, lukisan kaca bercorak Naturalisme dan Realisme, atau karya abstrak seperti Kubisme.

Selain ukuran dan kerumitannya berbeda dengan kerajinan kaca yang dijelaskan sebelumnya, seni kerajinan yang satu ini perlu pendalaman khusus untuk dapat membuatnya.

Saking istimewanya, pembuatan kerajinan kaca yang satu ini bahkan dijadikan mata pencaharian bagi banyak pengrajin.

Tidak hanya proses pembuatan kaca hias yang sulit, tapi teknik yang digunakan pun bermacam-macam.

Ada teknik kaca patri yang menggunakan bingkai logam, teknik kaca grafir yang dibuat dengan menyemprotkan pasir, ataupun kaca bevel yang digerinda berkali-kali.

Tidak heran hal ini membuat harga kaca jendela bergambar pun cukup tinggi. Bisa mencapai jutaan rupiah per meternya lho.

Walaupun begitu, ada juga kaca hias yang relatif mudah dibuat yaitu kaca lukis. Jenis kaca hias yang satu ini bisa dibuat dalam ukuran kecil. Alat dan bahan yang diperlukan pun hanya cat minyak dan kuas saja, seperti saat menggunakan teknik melukis dinding untuk membuat mural.

Perlakuan Panas pada Kaca

Proses finishing terkadang diperlukan untuk produk barang pecah belah. Proses ini meliputi penggerindaan, pemolesan, dan pemotongan. Selain itu, proses dekoratif dan permukaan dilakukan pada produk barang pecah belah tertentu. Proses tersebut yaitu sandblasting dan pelapisan.

  • Kaca transparan dan memiliki sifat optik tertentu. Cocok untuk aplikasi yang membutuhkan transparansi, transmisi cahaya, pembesaran, dan sifat optik serupa.
  • Kaca beberapa kali lebih kuat terhadap tekanan daripada tarikan. Produk kaca harus dirancang sedemikian rupa sehingga mengalami tegangan tekan, bukan tegangan tarik.
  • Keramik, termasuk kaca, bersifat rapuh. Kaca tidak boleh digunakan pada aplikasi yang melibatkan beban benturan atau tegangan tinggi.
  • Komposisi kaca tertentu memiliki koefisien muai panas yang sangat rendah.
  • Ulir kasar dapat diterapkan pada kaca.

Tags: kerajinan cara bahan pengolahan

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia