... 7 Cara Pengolahan Bahan Kerajinan Kaca DIY yang Mudah dan Kreatif

Seni Memperlakukan Kaca - Kreativitas dalam Kerajinan dan DIY

Contoh Kerajinan dari Kaca

Dalam berbagai peradaban, bahan kaca sering dikreasikan menjadi benda seni yang indah. Pada zaman dahulu, kerajinan kaca digunakan untuk menunjukkan status pemiliknya. Contoh kerajinan dari kaca di India dulu diperuntukkan hanya untuk raja.

Walaupun masyarakat kebanyakan hanya mengenal kaca patri atau kaca motif jika mendengar kaca hias, tapi sebenarnya masih banyak ragam kerajinan dari kaca yang ada.

Di artikel ini, kami menulis tentang beragam kerajinan dari pecahan kaca, misalnya kreasi toples kaca, lukisan botol kaca atau kerajinan dari botol C1000.

Banyak cara membuat kerajinan tangan dari botol bekas kaca yang bisa dilakukan di rumah. Anda bisa dengan mudah mempraktekkan cara membuat vas bunga dari botol kaca dengan memanfaatkan botol bekas sirup atau gelas kaca yang tidak terpakai.

Proses Pembentukan Produk-produk Kaca
  • Proses pembuatan untuk barang pecah belah seperti: botol, bola lampu, dan barang-barang individual lainnya.
  • Proses berkelanjutan untuk membuat kaca lembaran dan tabung.
  • Proses pembuatan serat untuk menghasilkan serat untuk insulasi, material komposit fiberglass, dan serat optik.

Metode kerajinan tangan masih digunakan sampai sekarang untuk membuat barang pecah belah yang bernilai tinggi dalam jumlah kecil. Selain kerajinan tangan, teknologi mekanis juga dipakai untuk menghasilkan produk dalam jumlah tinggi.

Spinning
Spinning kaca mirip dengan pengecoran logam sentrifugal. Spinning digunakan untuk menghasilkan komponen berbentuk corong. Pada proses ini, kaca cair dimasukkan ke cetakan berbentuk kerucut yang terbuat dari baja. Cetakan diputar sehingga gaya sentrifugal menyebabkan kaca mengalir ke atas dan menyebar dengan sendirinya pada permukaan cetakan.

Gambar 1. Spinning.
(Sumber: M. P. Groover, 2010, Fundamentals of Modern Manufacturing: Materials, Processes, and Systems, edisi 4.)

Pressing
Pressing adalah proses yang banyak digunakan untuk membuat produk kaca secara massal seperti piring, alat pemanggang, lensa lampu, dan barang serupa yang relatif datar.

Gambar 2. Pressing.
(Sumber: M. P. Groover, 2010, Fundamentals of Modern Manufacturing: Materials, Processes, and Systems, edisi 4.)
Bahan Baku dan Peleburan Kaca

Komponen utama di hampir semua kaca adalah silika, yang sumber utamanya adalah kuarsa alami dalam pasir. Pasir harus dicuci dan diklasifikasikan. Pencucian menghilangkan kotoran seperti tanah liat dan mineral tertentu yang dapat menyebabkan pewarnaan kaca yang tidak diinginkan. Mengklasifikasikan pasir berarti mengelompokkan butiran menurut ukurannya. Ukuran partikel yang paling cocok untuk pembuatan kaca adalah 0,1 sampai 0,6 mm. Berbagai komponen lainnya, seperti: soda ash, batu gamping, aluminium oksida, kalium (potash), dan mineral lain ditambahkan dalam jumlah yang tepat untuk mencapai komposisi yang diinginkan. Pencampuran dilakukan dalam jumlah yang sesuai dengan kapasitas tungku peleburan yang tersedia.

Pada praktik modern, kaca daur ulang biasanya ditambahkan ke dalam campuran. Selain melestarikan lingkungan, kaca daur ulang memudahkan peleburan. Tergantung pada jumlah kaca limbah yang tersedia dan spesifikasi komposisi akhir, pemakaian kaca daur ulang dapat mencapai 100 %.


Tags: kerajinan cara bahan pengolahan

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia