Seni Kerajinan Bambu di Malang - Panduan Langkah demi Langkah untuk DIY dan Sulaman Jarum
Baca Juga :
“Kami belajar banyak dari kampung ini, dan tinggal mereplikasi,” ujar Asan, yang juga mentor Asosiasi Pengrajin Bambu Jawa Timur itu.
Di kesempatan yang sama, Anang Rudi Hermanto, salah satu perupa KBP memberikan beberapa contoh pemanfaatan kerajinan bambu yang bukan untuk kebutuhan sehari hari.
“Di KBP, kerajinan bambu bisa dijadikan media untuk kegiatan seni rupa. Seperti untuk keperluan desain fashion, atau bahkan untuk digunakan sebagai alat musik. Ke depannya, kerajinan bambu juga akan dikembangkan untuk media terapi dan seni,” ungkapnya.
Ketua Pokdarwis Kota Malang, Isa Wahyudi mengatakan, dalam membangun kampung wisata harus memiliki ciri khas dan keunikan tersendiri.
“Satu alasan mengapa Kampung Budaya Polowijen menggunakan bahan bambu, dikarenakan di Polowijen ada peninggalan benda bersejarah yaitu Watu Kenong, yang merupakan ODCB (Obyek Diduga Cagar Budaya). Watu Kenong diduga sebagai umpak rumah bambu zaman dulu,” jelas pria yang akrab disapa Ki Demang itu.
Atas dasar itu, sederetan rumah warga di KBP disulap menjadi rumah beratapkan bambu. Begitu juga di depannya tak sedikit didirikan gazebo bambu. Selain itu, banyak hiasan topeng dan hiasan ornamen bambu yang dipajang di rumah-rumah dan di gazebo.
Editor : MA Setiawan
pengrajin kayu custom profesional
Ranu Woodcraft Indonesia (RWI) adalah pengrajin kayu professional yang sudah berpengalaman lebih dari 15 tahun di bidang produksi kerajinan kayu custom & unik. RWI melayani pesanan berbagai macam produk kerajinan kayu, seperti piring kayu, sendok kayu, mangkok kayu, gelas kayu, cangkir kayu, nampan kayu, talenan kayu, jam dinding kayu, dll. Meskipun berlokasi di Jogja, RWI sudah terbiasa dalam men-handle pesanan dari seluruh Indonesia, misalnya dari Jakarta, Bandung, Semarang, Solo, Bali, Medan, Malang, dan Surabaya. Hingga saat ini sudah ada lebih dari 1570+ project terselesaikan baik untuk keperluan domestic maupun ekspor.
keunggulan layanan pengrajin kayu
mengapa harus dengan kami?
Ini sangat cocok jika Anda ingin memasarkan produk kerajinan kayu dengan merk Anda sendiri.
Bisa 100% custom
Anda hanya perlu menghubungi kami dan memberikan gambar/spesifikasi produk kerajinan kayu yang Anda inginkan. Lebih baik lagi jika Anda memiliki gambar kerjanya.
Bisa kirim prototipe
Kami akan mengirimkan sampel produk sesuai spesifikasi yang Anda tentukan. Ini untuk meyakinkan Anda bahwa kami bisa membuat produk kerajinan kayu seperti yang Anda inginkan.
melayani pesanan dari seluruh indonesia
Meskipun berlokasi di Jogja, kami melayani pesanan produk kerajinan kayu custom & unik dari seluruh wilayah di Indonesia. Ini akan cocok untuk Anda yang sedang mencari jasa pengrajin kayu di Jakarta, Bandung, Semarang, Solo, Surabaya, Bali, dan Medan.
Bisa Cash On Delivery (COD) Khusus area Jogja bisa COD di daerah Imogiri, Jejeran, Kotagede, dan UIN SUKA × Dismiss this alert.
Untuk menjamin produk kerajinan kayu Anda bisa terkirim secara aman, kami mengemasnya dengan aman dan rapi. Menggunakan dus di bagian luar dan setiap produk di dalamnya dilindungi dengan kertas koran atau pf foam. Hingga saat ini untuk pengiriman keluar kota banyak menggunakan cargo seperti Wahana, Indah, dan Dakota. Banyak pula klien yang memilih menggunakan layanan cargo dari PT Kereta Api Indonesia. Semuanya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Tapi yang jelas, sejauh ini keamanan dan kualitas produk bisa tetap terjaga.
Kami memberikan garansi atas produk kerajinan kayu yang kami kirimkan untuk Anda. Produk yang cacat produksi atau belum sesuai dengan spesifikasi akan kami perbaiki atau bahkan ganti baru*
NB : disesuaikan dengan kebijakan layanan
ikuti langkah order ini
Anda bisa memesan layanan jasa pengrajin kayu dari kami dengan sangat mudah. Bahkan bisa 100% online.
Sampaikan spesifikasi produk
Pembayaran, bisa DP min 50%
Full Text:
. Arsad, E 2013. Peningkatan Nilai Tambah Bambu Non Komersial Sebagai Bahan Baku Pembuatan Pellet Bambu. Baristand Industri Banjarbaru. 24 halaman.
. Inbar, 2005. dalam Arsad, E, 2014. Global Forest Resources Assessment. Update 2005. Indonesia Cauntry Report on Bamboo Resources. Forest Resources Assessment Working Paper (Bamboo) Food and Agreculture Organization of The United Nations, Forestry Departement and International Network for Bamboo and Rattan. Jakarta.
. Krisdianto, (2006) dalam Desi Mustika, A dan Kuswarini, S. (2007). Analisa Sifat-Sifat Arang Dari Tiga Jenis Bambu. Warta Balai Industri Banjarbaru. Vol. XXII No. 2 Desember 2007.
. Kanoh, M. (2009). Luas areal bambu di Kab. Hulu Sungai Selatan. Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan.
. Kusuma. B.W, 2006. Mengangkat gengsi bambu dalam arsitektur modern. Harian Kompas terbitan 23 April 2006
. Misdarti, 2006. dalam Arhamsyah (2011). Kualitas bambu laminasi Asal Kabupaten Toraja, Sulawesi Selatan. Jurnal Penelitian Hasil Hutan Vol. 24 No. 3 Puslitbang Hasil Hutan. Bogor
. Mohamad S, Hidayat, 2012. Bambu sebagai produk ramah lingkungan guna meningkatkan ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan. Pidato Menteri Perindustrian. Pada pembukaan forum pengembangan bambu nasional. Jakarta, 23 Oktober 2012.
. Novriyanti, E. 2005. dalam Arsad, E (2014), Bambu tanaman Multi manfaat Pelindung tepian Sungai. Info Hasil Hutan Vol 2. No. 1. Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Hasil Hutan.
. Syahrany Noor, G. 2009. Kayu Lapis Berinti Bambu. Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Provinsi Kalimantan Selatan. Vol 1. No. 1. Banjarmasin.
. Sunarko, Ken, Punuwun, Djoko dan Soepriyatmono, (2012). Kerajinan Bonggol Bambu Sebagai Komoditas Unggulan. Sentra Industri Kreatif di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah
Full Text:
Ahyuna.,Hamzah,M.D.,&Najib,M.2013.Pemanfaataninternetsebagaimedia promosi pemasaran produk localolehkalanganusahadikotaMakasar.JurnalKomuniasi KAREBA, 2(1), 30-40.
Badrudin, Rudy. 2012. Ekonomi Otonomi Daerah , Yogyakarta: UPP STIM YKPN
Todaro,M, 2006. Pengembangan Ekonomi Dunia Ke Tiga, Edisi kedelapan. Jakarta: Penerbit Erlangga
Undang-undang Nomor 20 Tahun 2008. “Usaha Mikro, Kecil dan Menengah”. Kecamatan pakis desa banjarejo, (http://pakis.malangkab.go.id/.).
Zaman, MA, Bala, BK, 1989. Thin layer solar drying of rough rice. Sol Energy 1989, 42: 167-171.
Supradono, B.2007. Strategi pemasaranlewat internet (cybermarketing). Retrived fromhttp://jurnal.unimus.ac.id
Van Der Veen, M.G. dan C.M. Gonzales. 1997. Latihan penelitian sosial-ekonomi pola usaha tani. Nusa Tenggara Agricultural Support Project. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian bekerjasama dengan Agricultural Economics Departement International Rice Research Institute. Bahan Latihan Vol.1.
Tags: