... Panduan Lengkap Pengrajin Barongan Kediri: Cara Membuat Sendiri dengan Sentuhan Jarum dan Benang!

Pengrajin Barongan Kediri - Seni Tradisional yang Menginspirasi

Stok Darah di PMI Ponorogo Menipis Selama Libur Sekolah, Golongan AB Tinggal 15 Kantong

Dikatakan, perhitungan pajak hiburan yang langsung dikelolanya ini berasal dari penjualan tiket Grebeg Suro, dimana total seluruh penjualan tiket 10 persennya masuk sebagai PAD Pemkab Ponorogo. Sedangkan untuk retribusi pedagang dikelola oleh Disperdakum.

"Itu belum termasuk dari retribusi parkir yang dikelola oleh Dinas Perhubungan (Dishub)," katanya.

Ia mengakui jika dana yang masuk tersebut jauh jika dibandingkan dengan tahun lalu.

Tahun lalu, event Grebeg Suro dikelola langsung oleh Pemkab saat itu mencatatkan pendapatan tiket sebesar Rp420 juta. Sedangkan tahun ini seluruh kegiatan digarap oleh event organizer (EO).

"Jadi secara otomatis seluruh modal dan pemasukan milik EO. Kita cuma dapat pajak penghasilan saja," tegasnya.

Meskipun hanya mendapat Rp35 juta, Sumarno memastikan jika dana tersebut berimbang jika dibandingkan tahun lalu. Sebab tahun lalu pengeluaran untuk Grebeg Suro sekitar Rp4,3 miliar dan mencatatkan pemasukan Rp450 juta.

"Jadi hanya beda banyaknya saja, tapi sebenarnya sama saja. Tahun ini modal kita cuma Rp450 juta dan pemasukan Rp35 juta jadi memang berimbang," kata Sumarno.

Mapolsek Pondok Aren digeruduk oleh rombongan Reog Ponorogo Bersama unsur Forkompimcam. Penggerudukan ini dilakukan untuk memberikan kejutan untuk Polri di hari jadi Bhayangkara ke-78.

Ciri Khas Barongan di Kediri [ sunting | sunting sumber ]

Selama pementasan pada Jaranan Kediri menggunakan barongan lawasan yang notabenya berasal dari Tulungagung, maka dari itu Bambang yang seorang Seniman Reog Ponorogo di Bangsal Kediri membuat bentuk model barongan kreasi terbaru dengan beberapa sentuhan modern, seperti bentuk ujung mulut berbentuk huruf "M" atau bentuk "Love" yang dikonteskan pada lomba pembuatan barongan kuda lumping dan menjadi Juara, sehingga menjadi suasana baru pada Jaranan di kediri dan menjadi acuan Barongan pada Jaranan Kediri pada saat ini.

Sejarah, Keunikan dan Eksistensi Kesenian Barongan Blora

Barongan menjadi kesenian yang populer di kalangan masyarakat Jawa. Kesenian barongan ini merupakan kesenian khas Jawa Tengah. Namun, dari beberapa kabupaten yang ada di Jawa Tengah, Blora merupakan daerah yang kuantitasnya lebih banyak dibanding dengan daerah-daerah lain seperti Rembang, Pati, Demak dll.

Seni Barong sedikit banyak mencerminkan sifat-sifat yang dimiliki oleh masyarakat Blora diantaranya yaitu : sifat kekeluargaan, kesederhanaan, kekompakan, dan keberanian yang dilandasi oleh kebenaran. Barongan merupakan refleksi dari kesenian dan budaya dari masyarakat Blora yang memiliki sifat kerakyatan dan juga syarat makna.

Kata “barongan” merujuk pada suatu perlengkapan (topeng beserta asesorisnya) yan dibuat menyerupai Singa Barong yang buas sebagai sang penguasa hutan. Kesenian yang merupakan tarian kelompok yang menirukan keperkasaan seekor singa raksasa. Singo Barong menjadi tokoh utama dan dominan dalam kesenian ini.

Bahan Baku

Untuk membuat berbagai jenis barongan tersebut, Taufiq mengungkapkan jenis kayu yang biasa digunakan, seperti kayu nangka, jaran,waru, dadap, cangkring, dan semua jenis kayu lainnya.

Namun, kata dia, khusus pentas barongan yang sakral biasanya menggunakan kayu jaran yang ia datangkan langsung dari Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah.

“Khusus kayu jaran, di Padaherang khususnya kan jarang. Makanya saya ambil dari Nusakambangan langsung,” katanya.

Sedangkan untuk proses ukirnya, ia lakukan secara manual di belakang rumah yang menjadi tempat proses pembuatan barongannya.

Hingga saat ini, ia mengaku tidak kesulitan soal bahan baku. Pasalnya, kayu-kayu yang biasa digunakan tersebut masih sangat melimpah. Bahkan bisa untuk stok puluhan barongan.

“Tadinya saya sendiri yang garap, tapi alhamdulillah sekarang sudah ada yang bantu-bantu, jadi nggak begitu kerepotan,” ucap Taufiq yang juga mantan aktivis PMII.

Mengenal Reog Ponorogo

Reog Ponorogo adalah salah satu warisan budaya Indonesia yang berasal dari Jawa Timur. Kesenian tradisional ini terkenal dengan pertunjukan yang megah dan penuh energi, yang sering kali menampilkan topeng besar, kostum warna-warni, dan tarian yang dinamis.

Reog Ponorogo memiliki akar sejarah yang panjang dan merupakan simbol kebanggaan bagi masyarakat Ponorogo. Pertunjukan ini biasanya diselenggarakan pada acara-acara besar seperti perayaan hari kemerdekaan, pesta rakyat, dan upacara adat.

Salah satu keunikan Reog Ponorogo adalah tokoh utama yang dikenal sebagai Barongan atau Singa Barong. Barongan adalah topeng besar berbentuk kepala singa dengan bulu-bulu merak yang menawan.

Topeng ini bisa mencapai berat hingga 50 kilogram dan dibawa oleh penari yang kuat dan terlatih. Penari ini harus memiliki keseimbangan dan kekuatan fisik yang luar biasa karena ia harus menari sambil menggendong Barongan di atas kepalanya.

Penampilan Barongan ini selalu menjadi pusat perhatian dan sering kali disertai dengan atraksi akrobatik yang memukau. Selain Barongan, Reog Ponorogo juga melibatkan beberapa tokoh lain seperti Jathilan, Warok, dan Prabu Kelono Sewandono.

Jathilan adalah penari kuda lumping yang menampilkan tarian magis dengan gerakan cepat dan bersemangat. Warok adalah tokoh kuat dan gagah yang melambangkan ksatria dalam masyarakat Jawa.


Tags:

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia