... Panduan Lengkap Pengrajin Barongan Kediri: Cara Membuat Sendiri dengan Sentuhan Jarum dan Benang!

Pengrajin Barongan Kediri - Seni Tradisional yang Menginspirasi

Bahan Baku

Untuk membuat berbagai jenis barongan tersebut, Taufiq mengungkapkan jenis kayu yang biasa digunakan, seperti kayu nangka, jaran,waru, dadap, cangkring, dan semua jenis kayu lainnya.

Namun, kata dia, khusus pentas barongan yang sakral biasanya menggunakan kayu jaran yang ia datangkan langsung dari Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah.

“Khusus kayu jaran, di Padaherang khususnya kan jarang. Makanya saya ambil dari Nusakambangan langsung,” katanya.

Sedangkan untuk proses ukirnya, ia lakukan secara manual di belakang rumah yang menjadi tempat proses pembuatan barongannya.

Hingga saat ini, ia mengaku tidak kesulitan soal bahan baku. Pasalnya, kayu-kayu yang biasa digunakan tersebut masih sangat melimpah. Bahkan bisa untuk stok puluhan barongan.

“Tadinya saya sendiri yang garap, tapi alhamdulillah sekarang sudah ada yang bantu-bantu, jadi nggak begitu kerepotan,” ucap Taufiq yang juga mantan aktivis PMII.

Peluang Menjadi Pengrajin Barongan

Melihat situasi saat ini, kata pria alumnus Pesantren Miftahul Huda Al Azhar Citangkolo tersebut, minat terhadap kesenian ini sangat luar biasa besar. Apalagi di media sosial kerap menjadi perbincangan yang ramai oleh netizen.

Selain itu, kata Taufiq, para pelaku seni yang menampilkan barongan yang sering tampil di berbagai acara di berbagai daerah, merupakan peluang tersendiri baginya.

“Bayangkan saja, di berbagai daerah punya ciri khas masing-masing model barongannya. Bahkan di Hongkong pun ada para pemainnya karena saya pernah ada pesanan di sana. Artinya, kesempatannya sangat luas untuk kita kembangkan lagi,” ucapnya.

Sementara itu, ia mengaku tidak hanya melayani pesanan barongan dengan berbagai karakter, namun juga aneka topeng berbahan dasar kayu juga ia layani, termasuk kuda lumping sampai lukisan.

“Tapi semua itu bisa saya layani sesuai pesanan. Jadi barang yang ada di sini semuanya sudah pesanan, ada yang dari Kediri, Riau, Kalimantan dan lainnya. Kalau mau pesan, bisa lihat TikTok saya Lubis Art, di sana ada nomor saya,” terangnya.

Sejarah [ sunting | sunting sumber ]

Ranggawarsita mahir memainkan Jathilan karena sering berkumpul dengan para Warok Ponorogo dibandingkan belajar di Pondok, sehingga Ranggawarsita yang memiliki paras rupawan menjadi idola para warok dan mendapatkan kasih sayang serta diajarkan tentang kesenian Jathilan. Untuk mengembangkan kesenian Jathilan atau jaranan yang ada di kediri, para seniman yang mantan Gemblak belajar tari jaranan ke Tulungagung yang merupakan pengasingan dari perkumpulanan Jaranan Thek Ponorogo atau Reyog Thek dari Ponorogo. [1]

Seniman Jaranan Kediri merasa memiliki kesenian Jaranan Sepenuhnya karena pada alur kisah Jaranan menceritakan pula kerajaan Kediri, sehingga mengangap bahwa kesenian Jaranan berasal dari Kediri untuk menutupi adanya sejarah hubungan bahwa banyak remaja kediri era Kolonial dijadikan Gemblak seorang Warok dari Ponorogo. Padahal mula adanya Kesenian Jaranan di kediri karena banyakan remaja Kediri diambil asuh oleh Warok dari Ponorogo sebagai Gemblak, sehingga dalam Jaranan Kediri sangat familiar penyebutan Bopo untuk pawang, yang sejarahnya seorang warok yang mengasuh Gemblak dari Kediri ini.

Cerita Mistis

Di masyarakat Indonesia, kesenian barongan kerap ada yang menghubungkan dengan hal-hal mistis, termasuk dalam proses pembuatannya.

Taufiq pun mengaku jika selama membuat barongan, ia beberapa kali menemui peristiwa janggal dan berbau mistis.

“Pernah beberapa kali sih. Kalau biasanya saya buat itu dua minggu, di minggu pertama ada saja yang aneh-aneh, seperti mengeluarkan suara-suara berisik dari barongan yang belum jadi. Nah saya pikirnya sih mungkin ini ingin dipercepat pembuatannya,” ungkapnya.

Karena itu, ia pun sering melayani pesanan barongan khusus dengan mempercepat prosesnya. Hal itu agar ia tidak menemui peristiwa aneh selama pengerjaan.

“Tidak masalah sih. Pada prinsipnya kita harus melestarikan budaya kita agar bisa kita wariskan ke generasi penerus. Sebagai pengrajin barongan muda, saya harap ke depan muncul penerus demi lestarinya budaya kita,” pungkasnya. (Muhafid/R6/HR-Online)

  • Tags
  • Kecamatan Padaherang
  • Kesenian Tradisional
  • PMII
  • Seni Budaya

Tags:

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia