Temukan Pengrajin Rotan Terdekat untuk Karya Sulaman dan DIY Anda!
Kisah Sukses Hariono, Pengrajin Rotan yang Berdayakan 200 Ibu Rumah Tangga
Jakarta, Kompas.com – Indonesia merupakan negara penghasil rotan terbesar di dunia yang menguasai pasar rotan sekitar 80 persen. Rotan menjadi salah satu bahan baku yang memiliki banyak manfaat. Hal ini yang dimanfaatkan Hariono (42) untuk mengolah rotan menjadi sesuatu yang memiliki nilai tambah. Hariono merupakan owner dari Unique Lombok yang didirikan pada tahun 2010. Ia melihat adanya peluang besar dari potensi sumber daya rotan yang ada di kampung halamannya. Baca juga: Cerita Siswa SMA IAS Al- Jannah Merintis Bisnis Batik Ramah Lingkungan Anagata “Di kampung saya itu memang sentra kerajinan rotan sudah sejak lama. Tapi memang, dulu hanya dua sampai 3 bentuk saja. Kemudian saya coba untuk mengembangan desain bentuk sesuai tren di pasaran,” tutur Hariono saat ditemui Kompas.com pada pameran INACRAFT 2023 di JCC, Senayan pada Kamis (5/10/2023).
Bahan Kerajinan Rotan
Bahan utama untuk membuat kerajinan rotan adalah rotan itu sendiri. Rotan merupakan salah satu tanaman merambat yang biasanya banyak dijumpai di area hutan di Indonesia.
Orang seringkali menyebut rotan sebagai kayu, namun aslinya rotan merupakan suatu tanaman dengan bentuk batang langsing, memiliki ruas dan tidak berduri. Bagian yang sering dijadikan kerajinan rotan adalah bagian batangnya.
Rotan-rotan yang sudah diambil dari hutan akan mengalami serangkaian proses pengolahan, hingga siap menjadi produk rotan yang jadi. Prosesnya cukup panjang, mulai dari penggorengan, penggosokan, pengeringan, pengupasan, pengasapan hingga pengawetan.
Tanaman rotan ini banyak dipilih sebagai bahan furniture karena memiliki bentuk yang unik, juga nilai seni yang tinggi. Tanaman rotan mudah dibentuk, dan memiliki ketahanan yang lebih baik, dibandingkan kayu.
Kerajinan Rotan Berbagai Daerah di Indonesia
Beberapa kota di Indonesia menjadi sentra kerajinan rotan yang hasil produksinya banyak dipasarkan di dalam negeri bahkan luar negeri, antara lain:
1. Katingan, Kalimantan Tengah
Sebagai salah satu kawasan hutan penghasil bahan baku rotan, kota Katingan yang berada provinsi Kalimantan Tengah juga menjadi daerah produsen kerajinan rotan. Kabupaten yang terdiri dari 14 kecaman dan beribukota di Kasongan ini 10 kecamatan diantaranya adalah wilayah penghasil rotan.
Tak ketinggalan pula kerajinan rotan dari Katingan yang mendapat dukungan dari pemerintah setempat. Hal tersebut bisa dilihat dari didirikannya sekolah menengah kejuruan yang fokus pada kerajinan rotan, serta jalinan kerjasama lembaga permodalan dengan apra pengrajin rotan.
Kerajinan rotan Katingan memiliki perbedaan dengan kerajinan dari Pulau Jawa. Sebab motif yang digunakan disini kental dengan unsur Dayak, seperti kemang atau burung tingang.
Beberapa hasil produksi produk rotan dari Katingan adalah meja, kursi, sekat ruangan, tas, keranjang dan sebagainya. Produk-produk tersebut dijual dengan harga variatif, mulai dari puluhan ribu hingga jutaan rupiah sesuai kualitasnya.
2. Jepara, Jawa Tengah
Desa ini berada di Kecamatan Welahan, Jepara. Perkembangan hingga hinggsa saat ini mencatat bahwa industri rotan Jepara diterima dengan baik oleh pasar Internasiona, khususnya Korea Selatan dan Tiongkok. Salah satu pemicunya adalah kemudahan konsumen untuk memesan barang dengan desain yang dikehendaki.
3. Bantul, Yogyakarta
Dikenal sebagai kota wisatan dan kota pelajar, nyatanya kesenian kerajinan rotan juga berkembang di Jogja. Salah satunya adalah pengusaha rotan di Desa Wukirsari, Kabupaten Bantul, DIY, dimana 40% hasil kerajinan rotan dari tempat diekspor ke beberapa negara seperti Jepang, Irak dan Iran.
Tags: terdekat rotan