Temukan Pengrajin Rotan Terdekat untuk Karya Sulaman dan DIY Anda!
Daerah Penghasil Rotan di Indonesia
Berikut ini adalah 6 Daerah penghasil Rotan di Indonesia, yang memiliki kualitas terbaik dan pasar yang besar yang bisa kalian datangi.
Penghasil Rotan Terbesar Katingan Kalimantan Tengah – Photo by Indonesia Kaya
Kalimantan Tengah berada dalam urutan pertama, sebagai daerah penghasil rotan terbesar di Indonesia.
Lokasi tepatnya berada di wilayah kabupaten Katingan, yang membawahi sekitar 10 kecamatan penghasil rotan untuk wilayah Kalimantan Tengah.
Disamping itu, daerah ini mampu menghasilkan sebanyak 800 ton rotan per bulannya, sebagai hasil budidaya yang dilakukan oleh penduduk setempat.
Melihat prestasi tersebut, membuat daerah ini berhasil mendirikan jurusan yang mempelajari tentang budidaya dan pelestarian rotan di bangku SMK.
Hal tersebut dilakukan, agar pengetahuan tentang tanaman ini dapat diperkenalkan sejak dini.

Kerajinan Rotan Berbagai Daerah di Indonesia
Beberapa kota di Indonesia menjadi sentra kerajinan rotan yang hasil produksinya banyak dipasarkan di dalam negeri bahkan luar negeri, antara lain:
1. Katingan, Kalimantan Tengah
Sebagai salah satu kawasan hutan penghasil bahan baku rotan, kota Katingan yang berada provinsi Kalimantan Tengah juga menjadi daerah produsen kerajinan rotan. Kabupaten yang terdiri dari 14 kecaman dan beribukota di Kasongan ini 10 kecamatan diantaranya adalah wilayah penghasil rotan.
Tak ketinggalan pula kerajinan rotan dari Katingan yang mendapat dukungan dari pemerintah setempat. Hal tersebut bisa dilihat dari didirikannya sekolah menengah kejuruan yang fokus pada kerajinan rotan, serta jalinan kerjasama lembaga permodalan dengan apra pengrajin rotan.
Kerajinan rotan Katingan memiliki perbedaan dengan kerajinan dari Pulau Jawa. Sebab motif yang digunakan disini kental dengan unsur Dayak, seperti kemang atau burung tingang.
Beberapa hasil produksi produk rotan dari Katingan adalah meja, kursi, sekat ruangan, tas, keranjang dan sebagainya. Produk-produk tersebut dijual dengan harga variatif, mulai dari puluhan ribu hingga jutaan rupiah sesuai kualitasnya.
2. Jepara, Jawa Tengah
Desa ini berada di Kecamatan Welahan, Jepara. Perkembangan hingga hinggsa saat ini mencatat bahwa industri rotan Jepara diterima dengan baik oleh pasar Internasiona, khususnya Korea Selatan dan Tiongkok. Salah satu pemicunya adalah kemudahan konsumen untuk memesan barang dengan desain yang dikehendaki.
3. Bantul, Yogyakarta
Dikenal sebagai kota wisatan dan kota pelajar, nyatanya kesenian kerajinan rotan juga berkembang di Jogja. Salah satunya adalah pengusaha rotan di Desa Wukirsari, Kabupaten Bantul, DIY, dimana 40% hasil kerajinan rotan dari tempat diekspor ke beberapa negara seperti Jepang, Irak dan Iran.

Tantangan dan Menipisnya Sumber Daya Rotan di Lombok
Hariono mengungkapkan, dirinya sempat mengalami kesulitan mendapatkan bahan baku rotan. Ini karena sumber daya rotan semakin menipis seiring berjalannya waktu. Baca juga: Ingin Membangun Bisnis dengan Teman? Simak 5 Tips dari COO Denyut Bumi “Untungnya kita ada pemasok rotan dari tetangga kita, yakni Sumbawa dan sebgaian dari Nusa Tenggara Timur (NTT),” lanjut Hariono. Bukan hanya itu, banyaknya pesaing merupakan tantangan yang dihadapi oleh Hariono dalam menjalankan usaha Unique Lombok. Tak berdiam diri, Hariono tersebut melakukan differensiasi produk dengan menambah ciri khas dan pembeda, baik dari desain atau model dibandingkan kompetitor. Selain itu, ongkos kirim ke luar negeri juga menjadi hambatan Hariono dalam menjalankan usahanya. Bahkan, banyak konsumen loyalitas luar negeri yang mengeluhkan tingginya ongkos karga ke negara tujuannya. Baca juga: Era Marketing 5.0, Apa yang Harus Dilakukan Pelaku Usaha?
Di Lombok, khususnya di Kampung Hariono terdapat banyak sekali pengrajin rotan. Mayoritas para pengrajin merupakan ibu rumah tangga yang menganyam hanya sekadar mengisi waktu luang ketika pulang dari bertani atau berkebun. “Di kampung saya itu ada ribuan pengrajin rotan. Di sana masyarakatnya kreatif-kreatif. Meskipun demikian, saya biasanya hanya mengambil produk dari 100-200 pengrajin saja sesuai dengan kebutuhan kita,” jelasnya.

Tags: terdekat rotan