"Seni dan Ketrampilan Pengrajin Sangkar Burung - Keindahan dalam Setiap Kerajinan!"
15 Model Sangkar Burung di Indonesia
Burungnya.com – Setiap jenis burung di Indonesia memiliki model sangkar burung atau kandang yang berbeda. Misal sangkar Murai Batu ukurannya lebih besar dan tinggi karena ekornya panjang. Sementara sangkar burung Pleci kecil karena ukuran tubuhnya kecil. Model sangkar burung menyesuaikan ukuran dan pergerakan burung.
Jangan sampai Anda salah dalam memilihkan sangkar burung. Soalnya, burung tidak akan nyaman dan tersiksa jika Anda tidak besar dalam membelikan kandang burung. Sebagai contoh, Anda memiliki burung Lovebird, tapi Anda malah masukkan ke dalam sangkar Perkutut.
Walau sama-sama burung berada di dalam kandang, tetapi tingkat kenyamanan berkurang dan kurang sedap dipandang mata. Belum lagi, orang lain akan menertawakan karena Anda salah dalam membeli sangkar burung.
Nah, agar tidak salah lagi, berikut beberapa model sangkar berbagai jenis burung populer di Indonesia.
Sentra batik motif tembakau di Sumberjambe
Batik motif tembakau Khas Jember. IDN Times/Humas Pemkab Jember
Buat yang suka dengan fashion, kamu perlu berkunjung ke sentra perajin batik di Desa Sumberpakem, Kecamatan Sumberjambe. Salah satu motif batik yang khas yakni tembakau, sesuai dengan Jember sebagai sentra bahan produksi tanaman tembakau cerutu.
Desa Sumberpakem memang dikenal sebagai kawasan pertanian yang bagus untuk ditanami tembakau.
Sebagai masyarakat yang bekerja sebagai petani, warga juga punya pekerjaan sampingan sebagai perajin batik. Tidak heran jika ekspresi kreativitasnya juga tidak jauh dari aktivitas pertanian tembakau.
Desa ini dua produk batik yang terkenal, yakni batik labako dan pakemsari. Tidak hanya sekedar tembakau, tapi ada juga motif lainnya seperti cerutu, buah naga, bambu, kopi dan kakao.
Kerajinan batik, memang memiliki kategori nilai seni tersendiri. Mulai dari batik tulis yang menggambar motif secara manual, hingga batik cap yang sudah tersedia alat cetakan motif. Nah, di Desa Sumberpakem, menyediakan batik tulis yang dikerjakan masyarakat lewat kreativitas tangannya.
Alat dan Bahan dalam Membuat Sangkar Burung
- Bambu
- Kayu
- Triplek
- Paku
- Lem kayu
- Pernis
- Cat
- Gergaji
- Bor
- Serutan jeruji
- Alat serut kayu
- Pisau serut
- Palu
- Amplas
- Meteran
- Tang
- Pensil
Kami beritahukan sebelumnya, tingkat kerumitan membuat kandang burung tergantung dari model sangkar. Semakin bagus sangkar, biasanya akan semakin sulit proses pembuatannya, kecuali Anda memang sudah terbiasa membuat sangkar sebelumnya.
Jadi, kami sarankan nanti Anda membuat sangkar yang sederhana saja. Misalnya, sangkar kotak agar proses perakitannya mudah dan tidak memakan waktu lama.
1. Menentukan Model Sangkar
Seperti yang kami katakan, tentukan dulu model sangkar burung. Kalau bisa sangkar kotak saja karena lebih mudah. Buat dulu sketsa dan gambar model sangkar. Sekalian buat ukuran sangkar panjang lebar dan tinggi. Bahan jeruji menggunakan apa, kerangka menggunakan bahan apa, dan lain sebagainya.
2. Kerangka Sangkar
Selanjutnya buat kerangka bagian samping. Satukan kerangka atas bawah dan samping. Perkuat kerangka sangkar menggunakan paku. Walau sebenarnya lem kayu sudah cukup kuat, tapi dikasih paku lebih bagus lagi. Pastikan ujung paku tidak bisa mengenai tubuh burung. Jadi Anda harus rapi dalam memasang paku.
3. Bor Kerangka Sangkar untuk Jeruji
Pasang mata bor yang kecil, kemudian bor kerangka sangkar untuk memasang jerujinya. Anda harus berhati-hati dalam mengebor kerangka karena ukuran dan jaraknya sangat berdekatan. Jarak lubang jeruji antar sangkar berkisar antara 0,5 – 1 cm.
4. Pembuatan Jeruji Sangkar Burung dari Bambu
Kerangka sudah jadi, sekarang tinggal membuat jeruji sangkar. Bahan utama jeruji sangkar dari bambu. Buatlah jeruji sangkar burung dengan menyerut bambu kecil-kecil. Potong bambu kecil-kecil dan haluskan dengan pisau serut atau amplas.
8 Cara Membuat Sangkar Burung Sendiri dari Kayu dan Bambu
Burungnya.com – Di tengah masa pandemi virus Corona, banyak orang diminta pemerintah untuk melakukan aktivitas di rumah. Namun, karena waktu yang sangat lama, akhirnya banyak orang mencari hobi baru, salah satunya hobi memelihara burung.
Untuk Anda yang hobi burung, pertama-tama Anda harus membeli burung dan sangkar burung sekaligus. Kalau cuma beli burung aja, nanti Anda akan kesulitan meletakkan burung tersebut. Sehingga dalam memelihara burung kicau harus membeli sangkar burung dan burungnya.
Jika Anda merasa harga kandang burung lumayan mahal, Anda bisa membuatnya sendiri. Terutama saat ini Anda mungkin memiliki banyak waktu luang di rumah. Sehingga Anda bisa membuat sangkar burung sendiri di rumah dengan teman atau keluarga.
Program OVOP menjadi salah satu upaya pemulihan ekonomi Nasional dengan mendorong sektor UMKM, dimana sector ini memiliki kontribusi penting dalam perekonomian nasional. Tulisan ini mengkaji kondisi UMKM terdampak pandemi Covid-19 serta upaya pemerintah dalam memulihkannya. Secara umum Pandemi Covid-19 berdampak negatif dan terpukul pada sektor UMKM yang menyebabkan para pelakunya terpuruk dan harus beradaptasi dengan cara meningkatkan saluran penjualan/pemasaran. Salah satu strategi pemerintah dalam mendukung UMKM menghadapi tantangan global tersebut yaitu dengan melaksanakan program One Village One Product (OVOP) sesuai Instruksi Presiden (INPRES) No.6, Tahun 2007 pada tanggal 8 Juni tentang kebijakan mengenai percepatan pengembangan sektor riil dan pemberdayaan UMKM. Program ini merupakan salah satu solusi untuk meningkatkan produk unggulan suatu daerah yang memiliki potensi besar dalam upaya peningkatan perekono-mian masyarakat khususnya pengrajin sangkar burung di Desa Jaddih Kabupaten Bangkalan. Hasil penelitian menyatakan bahwa pada dasarnya ketiga prinsip program OVOP masih perlu penyesuaian dengan kebutuhan para pengrajin khususnya pada masa pandemi COVID 19 yang melanda Dunia.
Tags: