Pengrajin Sepatu Cibaduyut - Seni Merajut dan DIY yang Memikat
Toko Sepatu Cibaduyut
Apabila anda mencari toko sepatu di cibaduyut yang menjual sepatu dengan harga yang kompetitif bahkan murah,
maka jawabannya adalah semua toko sepatu di sana menjual berbagai jenis dan model sepatunya dengan model lama atau terbaru dijamin murah dan berkualitas.
Wisatawan yang berkunjung ke tempat wisata di bandung selatan ini, akan sangat mudah dalam mencari dan memilih tipe dan jenis sepatu di banyak toko-toko yang berjejer di sepanjang jalan raya tersebut.
Bahkan jalanan yang berjejer toko-toko sepatu di kawasan ini disebut-sebut sebagai pusat penjualan sepatu terpanjang di Dunia.
menariknya lagi di sini setiap pengunjung tidak hanya bisa memilih dan lalu membeli sepatu jadi, namun kita pun bisa memesan model sepatu yang anda sukai.
Jenis Sandal Siap Produksi
Sandal Gunung Type 1
Sandal Gunung Type 2
Sandal Gunung Type 3
Sandal Gunung Type 4
Sandal Gunung Type 5
Sandal Gunung Type 6
Sandal Flip flops Type 1
Sandal Flip flops Type 2
Silahkan konsultasi terlebih dahulu untuk mendapatkan harga yang pas sesuai spesifikasi dan keinginan anda
Strategi Pengrajin Sepatu Cibaduyut di Tengah Gempuran Impor
foto: Humas Kota Bandung
M asuknya produk-produk sepatu kulit impor memang membuat Cibaduyut sebagai sentra kerajinan sepatu kulit di Indonesia, cukup tertekan. Bahkan dalam waktu sepuluh tahun sejak 2010, pamor sepatu Cibaduyut terus menurun yang akhirnya diperburuk pandemi COVID -19. Syamsuludin selaku salah satu pengrajin sepatu di Cibaduyut pun kepada Republika menjelaskan jika masa kejayaan bisnisnya terasa di tahun 2000an.
Memulai bisnis pada tahun 2006, Syamsuludin tak menampik kalau kebijakan impor membuat pamor sepatu kulit Cibaduyut perlahan meredup lantaran gempuran sepatu-sepatu kulit luar negeri yang harganya cenderung lebih murah. Meski begitu, bukan pengrajin Cibaduyut namanya jika cepat menyerah. Mereka yang sudah menjalankan bisnis konvensional secara bertahun-tahun pun mempelajari digital marketing . Memilih jalur penjualan online , sepatu Cibaduyut pun dikenal oleh generasi-generasi yang lebih muda.
Strategi jualan online baik lewat e-commerce atau media sosial juga dialami oleh Dindin Kurniadi. Generasi kedua pengrajin sepatu kulit yang kini berusia 42 tahun itu mengaku kepada Kompas kalau dirinya sudah menjadi pengrajin selama sejak tahun 2007, sehingga membuat tekadnya untuk terus bertahan makin besar. Bahkan saat ada yang memberi ulasan negatif jika sepatu-sepatu kulit Cibaduyut cepat rusak, Dindin berusaha mempertahankan kualitas produknya.
“Penurunan penjualan itu mulai terasa tahun 2014 dan sampai pandemi. Dulu usaha saya bisa membuat ribuan pasang sepatu tiap Minggu dengan pekerja mencapai 35 orang. Tapi waktu pandemi terpaksa berhenti produksi, bahkan sampai mau bangkrut. Selama dua tahun pandemi itu sangat berat, tapi di 2023 kami mencoba bangkit lagi,” cerita Dindin.
Beruntung bagi Dindin dan para pengrajin sepatu kulit Cibaduyut lainnya, pemerintah Kota Bandung memberikan pendampingan penuh untuk upskilling mulai dari pemasaran produk secara online , dilibatkan dalam sejumlah pameran dan pelatihan kualitas produksi. Dirinya tak menampik kalau pilihannya untuk go online sejak tahun 2019 memberikan dampak efektif. Jika sebelumnya para pembeli datang ke toko, kini sepatu-sepatu Dindin dijual online .
Tags: sepatu cibaduyut