... Pengrajin Sepatu Cibaduyut: Panduan DIY dan Keterampilan Sulaman

Pengrajin Sepatu Cibaduyut - Seni Merajut dan DIY yang Memikat

Sebarkan ilmu pembuatan sepatu yang berorientasi ekspor

IDN Times/Istimewa

Koku Footwear sendiri belum terlalu lama muncul sebagai salah satu jenama sepatu kulit di Cibaduyut. UMKM ini baru berkecimpung sejak 13 tahun lalu dengan membuat produk di tempat perajin lainnya.

Melihat kondisi para perajin yang kekurangan pemasukan karena produknya kalah bersaing dengan sepatu pabrikan, Indra memutar otak mencari cara agar dia bisa merekrut para perajin dan menghasilkan produk bermutu dengan harga jual tinggi.

"Kebetulan di lingkungan sekitar saya di Cibaduyut ini akan banyak perajin sepatu kulit. Tapi kesejahteraan mereka kurang. Dari situ saya bertekad membuat sepatu sendiri yang tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan perajin, juga melestarikan yang namanya tradisi sepatu kulit handmade Cibaduyut," ujar Indra.

Dalam membuat sepatu dengan tangan tanpa bantuan mesin canggih memang tidak mudah dan membutuhkan waktu. Untuk sepatu kulit ada tiga cara yang digunakan, yaitu hand welting, blake stitch, san crispino, dan stitch down. Masing-masing mempunyai tingkat kesulitannya sendiri, tapi bisa memengaruhi kualitas dan harga jual.

Ilmu-ilmu seperti ini yang ingin disebarkan Indra dari satu perajin ke perajin lainnya di kawasan Cibaduyut. Harapannya, teknik pemasangan sepatu ini tidak semakin terdegradasi seiring waktu dan permintaan yang terus bertambah.

"Jadi perajin ini ada yang mengajarkan dari ahlinya. Nah karyawan saya diminta agar bisa mendidik perajin lainnya. Mudah-mudahan teknik membuat sepatu handmande ini terus berlanjut dan tidak mati," kata dia.

Berharap pemerintah lebih serius kembangkan sepatu handmade di Cibaduyut

pengrajin sepatu kulit Cibaduyut (instagram.com/ hallensshoes)

Satu hal yang jadi keresahan Indra adalah minimnya fasilitas edukasi fomal guna menjaga iklim pembuatan sepatu kulit handmade di Cibaduyut tetap hidup. Selama ini mungkin sudah ada unit-unit khusus dari pemerintah agar kawasan ini mempertahankan produksi alas kaki, tapi itu dirasa belum cukup.

Layaknya di Kabupaten Sidoarjo, harusnya pemerintah bisa memusatkan pengembangan alas kaki khususnya sepatu kulit di kawasan Cibaduyut, Bandung. Misalnya, dengan membuat sekolah atau pendidikan khusus yang berkaitan dengan pembuatan sepatu kulit secara manual.

"Mereka juga bisa diajarkan untuk memanfaatkan digitalisasi karena memang ini tidak bisa dilepaskan di jaman sekarang. Semua ini penting menunjang usaha pengrajin," kata Indra.

Dengan demikian, makin banyak pengrajin sepatu kulit di kawasan ini yang mampu mengembangkan usahanya. Dampak besar ke depannya, nama Cibaduyut yang khas dengan pembuatan sepatu kulit pun harum kembali dan bisa mensejahterakan lebih banyak masyarakat Bandung.

Rute Jalan Menuju Cibaduyut dari Bandara Husein Sastranegara Bandung

Sahabat traveler’s, menemukan lokasi tempat wisata di kota bandung ini sangat mudah, karena lokasinya memang sangat strategis, berada di pusat kota bandung,

Patokannya bahwa anda sudah memasuki daerah Cibaduyut Bandung, adalah dengan terlihatnya ikon cibaduyut yaitu sebuah Tugu Sepatu Cibaduyut menyerupai sepatu wanita dan sepatu laki-laki.

Bagi wisatawan luar kota yang menggunakan jalan tol Cipularang, silahkan ambil pintu Tol Kopo, anda bisa langsung belok kiri menuju jalan bypass.

Dari jalan bypass ambil arah kanan dan lurus, nah ketika sampai di perempatan lampu merah yang ada terlihat tugu sepatu, silahkan anda belok kanan dan anda sudah masuk kawasan Cibaduyut.

Bagi anda yang mau naik transportasi umum, ada banyak Trayek Angkutan Kota di Bandung dan Trayek Bus Damri Bandung yang melalui Cibaduyut.

Ada sedikit tips bagi anda yang mau berbalanja sepatu di Cibaduyut pada saat peak season, moda transportasi terbaik adalah dengan Sewa Motor Bandung.

Strategi Pengrajin Sepatu Cibaduyut di Tengah Gempuran Impor

foto: Humas Kota Bandung

M asuknya produk-produk sepatu kulit impor memang membuat Cibaduyut sebagai sentra kerajinan sepatu kulit di Indonesia, cukup tertekan. Bahkan dalam waktu sepuluh tahun sejak 2010, pamor sepatu Cibaduyut terus menurun yang akhirnya diperburuk pandemi COVID -19. Syamsuludin selaku salah satu pengrajin sepatu di Cibaduyut pun kepada Republika menjelaskan jika masa kejayaan bisnisnya terasa di tahun 2000an.

Memulai bisnis pada tahun 2006, Syamsuludin tak menampik kalau kebijakan impor membuat pamor sepatu kulit Cibaduyut perlahan meredup lantaran gempuran sepatu-sepatu kulit luar negeri yang harganya cenderung lebih murah. Meski begitu, bukan pengrajin Cibaduyut namanya jika cepat menyerah. Mereka yang sudah menjalankan bisnis konvensional secara bertahun-tahun pun mempelajari digital marketing . Memilih jalur penjualan online , sepatu Cibaduyut pun dikenal oleh generasi-generasi yang lebih muda.

Strategi jualan online baik lewat e-commerce atau media sosial juga dialami oleh Dindin Kurniadi. Generasi kedua pengrajin sepatu kulit yang kini berusia 42 tahun itu mengaku kepada Kompas kalau dirinya sudah menjadi pengrajin selama sejak tahun 2007, sehingga membuat tekadnya untuk terus bertahan makin besar. Bahkan saat ada yang memberi ulasan negatif jika sepatu-sepatu kulit Cibaduyut cepat rusak, Dindin berusaha mempertahankan kualitas produknya.

“Penurunan penjualan itu mulai terasa tahun 2014 dan sampai pandemi. Dulu usaha saya bisa membuat ribuan pasang sepatu tiap Minggu dengan pekerja mencapai 35 orang. Tapi waktu pandemi terpaksa berhenti produksi, bahkan sampai mau bangkrut. Selama dua tahun pandemi itu sangat berat, tapi di 2023 kami mencoba bangkit lagi,” cerita Dindin.

Beruntung bagi Dindin dan para pengrajin sepatu kulit Cibaduyut lainnya, pemerintah Kota Bandung memberikan pendampingan penuh untuk upskilling mulai dari pemasaran produk secara online , dilibatkan dalam sejumlah pameran dan pelatihan kualitas produksi. Dirinya tak menampik kalau pilihannya untuk go online sejak tahun 2019 memberikan dampak efektif. Jika sebelumnya para pembeli datang ke toko, kini sepatu-sepatu Dindin dijual online .

Cibaduyut Bandung

Sahabat traveler’s, ada banyak Tempat Wisata di Bandung yang sangat terkenal dan selama ini namanya begitu hits menjadi destinasi wisata favorit wisatawan dalam dan luar negeri.

Bandung adalah sebuah kota di indonesia yang sejak dari zaman kolonialisme belanda populer dijuluki ” Paris Van Java ” dan juga dijuluki ” Kota Kembang ” dengan ikonnya Jalan Braga Bandung,

tidak salah memang kedua julukan itu disematkan kepada Bandung, karena kawasan yang dikelilingi oleh dataran tinggi pegunungan ini menyimpan sejuta pesona daya tarik yang luar biasa,

mulai dari eksotisme Wisata Alam Bandung nya yang mudahaaaa kita temukan di kawasan Tempat Wisata di Lembang, Maribaya, Ciwidey, Pangalengan, Cimahi, Dago dll,

kemudian Tempat Wisata Malam di Bandung yang menggoda dengan sejumlah Nightclub nya, lalu wisata kulinernya yang menyuguhkan sejumlah Cafe di Bandung yang Unik dan Instagramable

dan tidak lupa, Bandung juga terkenal sebagai kota kreatif dan sekaligus menjadi surga wisata belanja bagi para penggila shooping khususnya kaum ibu / wanita dan remaja.

Nah salah satu bukti bahwa bandung sebagai kota kreatif dan menjadi tempat wisata belanja idaman bagi seluruh wisatawan adalah hadirnya kawasan wisata belanja Cibaduyut.

Saat ini Cibaduyut bisa dikatakan sebagai salah satu pusat dan kiblat produksi beragam produk fashion tidak kalah bersaing dengan Factory Outlet di Bandung,

Tempat ini namanya mendunia dan populer sebagai salah satu sentra kerajinan tangan rumahan ( home made ) bahan kulit dan produksi sepatu,

meskipun Pembuatan Sepatu Cibaduyut dan tasnya di buat secara home industri, namun kualitas barang yang dihasilkan para Pengrajin Sepatu Cibudut diakui.


Tags: sepatu cibaduyut

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia