Pengrajin Sepatu Cibaduyut - Seni Merajut dan DIY yang Memikat
Rute Jalan Menuju Cibaduyut dari Bandara Husein Sastranegara Bandung
Sahabat traveler’s, menemukan lokasi tempat wisata di kota bandung ini sangat mudah, karena lokasinya memang sangat strategis, berada di pusat kota bandung,
Patokannya bahwa anda sudah memasuki daerah Cibaduyut Bandung, adalah dengan terlihatnya ikon cibaduyut yaitu sebuah Tugu Sepatu Cibaduyut menyerupai sepatu wanita dan sepatu laki-laki.
Bagi wisatawan luar kota yang menggunakan jalan tol Cipularang, silahkan ambil pintu Tol Kopo, anda bisa langsung belok kiri menuju jalan bypass.
Dari jalan bypass ambil arah kanan dan lurus, nah ketika sampai di perempatan lampu merah yang ada terlihat tugu sepatu, silahkan anda belok kanan dan anda sudah masuk kawasan Cibaduyut.
Bagi anda yang mau naik transportasi umum, ada banyak Trayek Angkutan Kota di Bandung dan Trayek Bus Damri Bandung yang melalui Cibaduyut.
Ada sedikit tips bagi anda yang mau berbalanja sepatu di Cibaduyut pada saat peak season, moda transportasi terbaik adalah dengan Sewa Motor Bandung.
Toko Sepatu Cibaduyut
Apabila anda mencari toko sepatu di cibaduyut yang menjual sepatu dengan harga yang kompetitif bahkan murah,
maka jawabannya adalah semua toko sepatu di sana menjual berbagai jenis dan model sepatunya dengan model lama atau terbaru dijamin murah dan berkualitas.
Wisatawan yang berkunjung ke tempat wisata di bandung selatan ini, akan sangat mudah dalam mencari dan memilih tipe dan jenis sepatu di banyak toko-toko yang berjejer di sepanjang jalan raya tersebut.
Bahkan jalanan yang berjejer toko-toko sepatu di kawasan ini disebut-sebut sebagai pusat penjualan sepatu terpanjang di Dunia.
menariknya lagi di sini setiap pengunjung tidak hanya bisa memilih dan lalu membeli sepatu jadi, namun kita pun bisa memesan model sepatu yang anda sukai.
Sejarah Sentra Kerajinan Sepatu Kulit di Cibaduyut
Untuk bisa mencapai Cibaduyut saat ada di Bandung, bukanlah sesuatu yang sulit. Kawasan yang dekat dengan Terminal Leuwi Panjang ini bahkan bisa dibilang sangat mudah ditemukan, karena terdapat tugu atau monumen berbentuk sepatu kulit yang membuat siapapun sadar wilayah tersebut merupakan Cibaduyut. Dari pusat kota Alun-Alun Bandung, kalian tinggal menempuh jarak sejauh 10 kilometer atau sekitar 30 menit perjalanan untuk mencapai Cibaduyut.
Dibantu oleh keluarga dan lingkungan sekitar, usaha-usaha produksi skala kecil di sentra kerajinan sepatu kulit itu rupanya makin besar baik dari segi omzet dan cakupan pasar. Dalam waktu 20 tahun atau jelang penjajahan Jepang, industri sepatu kulit di Cibaduyut terus berkembang dan pesanan jadi membludak sehingga membuatnya jadi populer lantaran kualitas produk dan desainnya. Tak main-main di sekitar tahun 1940 itu sudah ada sekitar 89 unit pengrajin sepatu di Cibaduyut.
Terbukti dalam jurnal Strategi Penguatan Citra Cibaduyut sebagai Kawasan Wisata Kerajinan Sepatu di Kota Bandung , disebutkan sudah ada sekitar 250 unit usaha produksi sentra kerajinan sepatu kulit di Cibaduyut. Perjalanan menjadi makin menarik karena tepat pada tahun 1978, Cibaduyut menjelma sebagai sentra kerajinan sepatu kulit terbesar di wilayah Bandung Raya. Demi memaksimalkan potensinya, pemerintah pun melakukan pengkajian dan bimbingan lewat pembentukan UPT (Unit Pelayanan Teknis).
Keberadaan UPT-UPT di Cibaduyut memberi dampak positif karena membuat kerjasama pemerintah lewat departemen LP3ES dan lembaga swasta makin efektif, sehingga pembinaan bagi pengrajin pun jadi maksimal secara jangka panjang. Lalu pada tahun 1980an, pemerintah meluncurkan program BIPIK dari Departemen Perindustrian yang memberi fasilitas bantuan sarana dan prasarana pada UPT sentra kerajinan sepatu kulit di Cibaduyut baik pembangunan gedung, mesin, peralatan dan program kepelatihan seperti dilansir Pikiran Rakyat .
Sepatu Cibaduyut
Terkenal karena Kualitas serta model sepatu yang diproduksi ditempat ini Up To Date, dan yang paling Populer dan mampu menjadikannya terkenal ke dunia adalah,
kemampuan para pengrajin sepatu membuat sepatu secara manual dengan tangan (Hand Made Shoes) sekaligus mengekspornya ke hampir ke 27 negara di dunia,
dengan pasar utamanya Amerika serikat yang hampir 46,16 persen.
Keberpihakan serta support pemerintah daerah dan juga pemerintah pusat terhadap produksi sepatu di kawasan wisata belanja sepatu ini memang sangat besar,
dan berpengaruh dalam mengangkat nama serta promosi bahwa tempat ini memiliki produk yang secara kualitas dan model yang tidak kalah dengan berbagai jenis sepatu produksi luar negeri.
Hal yang paling fenomenal adalah ketika presiden Jokowi dan juga wakil presiden Jusuf Kalla sebagai pejabat penting negara ternyata memesan dan menggunakan sepatu produksi asli tempat ini.
Waspada kepunahan sentra sepatu Cibaduyut
Keinginan Indra untuk melestarikan teknik membuat sepatu yang bagus dan mengajarkannya kepada banyak pengrajin pemula harus didukung banyak pihak. Salah satu alasannya karen pengrajin di sentra sepatu Cibaduyut perlahan berkurang.
Dalam catatan terakhir Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Barat, jumlah perajin sepatu di Sentra Cibaduyut tersisa 50 orang. Minimnya regenerasi membuat jumlah perajin sepatu di kawasan tersebut semakin menurun.
Dia menuturkan keberadaan 50 perajin sepatu Cibaduyut tersebut ternyata sebagai pengusaha baru dan salah satu kendala yang membuat mereka tidak berkembang ialah masalah bahan baku yang diimpor dari Tiongkok. Di sisi lain, banyak usaha sepatu yang sebelumnya dijalankan para orang tua atau generasi leluhurnya, tapi sekarang tidak dilanjutkan oleh anak-anaknya.
"Jadi IKM seperti Cibaduyut ini orang tuanya sendiri yang mendorong anak-anaknya beraktivitas lain. Sudah lah sekolah saja yang benar, sehingga mereka terbawa lingkungan-lingkungan lain. Akhirnya si anak perajin ini enggak melanjutkan usaha orang tuanya," kata Iendra beberapa waktu lalu.
Dia menambahkan permasalahan lainnya yang dihadapi para pelaku industri sepatu di Cibaduyut ialah terkait bahan baku. Walaupun masih bisa mengekspor produknya hingga ke luar negeri, akan tetapi bahan yang mereka dapatkan masih bergantung impor.
"Ini sebagai energi positif budaya ekonomi kreatif di Kota Bandung," tuturnya.
Anggota Komis B DRRD Kota Bandung, Asep Mulyadi menilai, sentra sepatu Cibaduyut layak menjadi perhatian di Indonesia.
"Hasil karyanya bagus. Ada salah satu pengrajin yang produknya sampai Italia. Artinya kreartivitas orang Bandung itu hebat. Tugas kita memberikan fasilitas dan membantu pemasaran agar potensi yang ada itu lebih hebat," katanya.
Tags: sepatu cibaduyut