... Pengrajin Sepatu Cibaduyut: Panduan DIY dan Keterampilan Sulaman

Pengrajin Sepatu Cibaduyut - Seni Merajut dan DIY yang Memikat

Mengembalikan Marwah Sepatu Kulit Handmade Cibaduyut Ala Koku Footwear

Seorang pekerja tengah membuat sepatu di salah satu rumah produksi kawasan Sentra Sepatu Cibaduyut, Kota Bandung. IDN Times/Istimewa

Bandung, IDN Times - Cibaduyut. Siapa tak mengenal kawasan yang menjadi sentra sepatu di Kota Bandung ini. Bagi pecinta fesyen khususnya sepatu kulit, Cibaduyut sudah barang tentu jadi tujuan utama untuk dikunjungi.

Cibaduyut sendiri berlokasi di daerah Bojongloa Kidul, Kota Bandung, Jawa Barat. Tepatnya tidak jauh dari terminal Leuwi Panjang dan hanya memiliki jarak tempuh sekitar 10 kilometer (km) atau 30 menit dari pusat kota alun-alun Bandung.

Dari berbagai refensi yang ada, sentra sepatu Cibaduyut sudah muncul sejak 1920-an, ketika para pekerja di industri sepatu memutuskan berhenti dan membuka usahanya sendiri. Lambat laut bisnis sepatu kulit di kawasan ini makin cerah. Banyak produk berkualitas yang dibuat secara mandiri, tanpa bantuan mesin, diproduksi para perajin di Cibaduyut.

Sayangnya, bisnis sepatu kulit handmade dari Cibaduyut saat ini mulai banyak digantikan mesin. Sepatu dibuat massal dengan kualitas standar. Kekhasan sepatu kulit yang dibuat oleh tangan perajin pun perlahan memudar.

"Kalau dari pengamatan saya ini dari seluruh pelaku usaha sepatu di Cibaduyut mungkin hanya lima persen yang mempertahankan (kualitas handmade). Jadi memang hitungan jari lah, dan orangnya ya itu-itu saja," kata Mochamad Indra Yusuf Wahyudin, pemilik jenama Koku Footwear saat berbincang dengan IDN Times, Minggu (28/5/2023).

Menurutnya, jumlah produsen sepatu di Cibaduyut masih banyak. Namun, hanya sedikit yang mempertahankan produk berkualitas agar bisa dijual sampai ke luar negeri.

Sepatu Cibaduyut

Terkenal karena Kualitas serta model sepatu yang diproduksi ditempat ini Up To Date, dan yang paling Populer dan mampu menjadikannya terkenal ke dunia adalah,

kemampuan para pengrajin sepatu membuat sepatu secara manual dengan tangan (Hand Made Shoes) sekaligus mengekspornya ke hampir ke 27 negara di dunia,

dengan pasar utamanya Amerika serikat yang hampir 46,16 persen.

Keberpihakan serta support pemerintah daerah dan juga pemerintah pusat terhadap produksi sepatu di kawasan wisata belanja sepatu ini memang sangat besar,

dan berpengaruh dalam mengangkat nama serta promosi bahwa tempat ini memiliki produk yang secara kualitas dan model yang tidak kalah dengan berbagai jenis sepatu produksi luar negeri.

Hal yang paling fenomenal adalah ketika presiden Jokowi dan juga wakil presiden Jusuf Kalla sebagai pejabat penting negara ternyata memesan dan menggunakan sepatu produksi asli tempat ini.

Sejarah Sentra Kerajinan Sepatu Kulit di Cibaduyut

Untuk bisa mencapai Cibaduyut saat ada di Bandung, bukanlah sesuatu yang sulit. Kawasan yang dekat dengan Terminal Leuwi Panjang ini bahkan bisa dibilang sangat mudah ditemukan, karena terdapat tugu atau monumen berbentuk sepatu kulit yang membuat siapapun sadar wilayah tersebut merupakan Cibaduyut. Dari pusat kota Alun-Alun Bandung, kalian tinggal menempuh jarak sejauh 10 kilometer atau sekitar 30 menit perjalanan untuk mencapai Cibaduyut.

Dibantu oleh keluarga dan lingkungan sekitar, usaha-usaha produksi skala kecil di sentra kerajinan sepatu kulit itu rupanya makin besar baik dari segi omzet dan cakupan pasar. Dalam waktu 20 tahun atau jelang penjajahan Jepang, industri sepatu kulit di Cibaduyut terus berkembang dan pesanan jadi membludak sehingga membuatnya jadi populer lantaran kualitas produk dan desainnya. Tak main-main di sekitar tahun 1940 itu sudah ada sekitar 89 unit pengrajin sepatu di Cibaduyut.

Terbukti dalam jurnal Strategi Penguatan Citra Cibaduyut sebagai Kawasan Wisata Kerajinan Sepatu di Kota Bandung , disebutkan sudah ada sekitar 250 unit usaha produksi sentra kerajinan sepatu kulit di Cibaduyut. Perjalanan menjadi makin menarik karena tepat pada tahun 1978, Cibaduyut menjelma sebagai sentra kerajinan sepatu kulit terbesar di wilayah Bandung Raya. Demi memaksimalkan potensinya, pemerintah pun melakukan pengkajian dan bimbingan lewat pembentukan UPT (Unit Pelayanan Teknis).

Keberadaan UPT-UPT di Cibaduyut memberi dampak positif karena membuat kerjasama pemerintah lewat departemen LP3ES dan lembaga swasta makin efektif, sehingga pembinaan bagi pengrajin pun jadi maksimal secara jangka panjang. Lalu pada tahun 1980an, pemerintah meluncurkan program BIPIK dari Departemen Perindustrian yang memberi fasilitas bantuan sarana dan prasarana pada UPT sentra kerajinan sepatu kulit di Cibaduyut baik pembangunan gedung, mesin, peralatan dan program kepelatihan seperti dilansir Pikiran Rakyat .

Sebarkan ilmu pembuatan sepatu yang berorientasi ekspor

IDN Times/Istimewa

Koku Footwear sendiri belum terlalu lama muncul sebagai salah satu jenama sepatu kulit di Cibaduyut. UMKM ini baru berkecimpung sejak 13 tahun lalu dengan membuat produk di tempat perajin lainnya.

Melihat kondisi para perajin yang kekurangan pemasukan karena produknya kalah bersaing dengan sepatu pabrikan, Indra memutar otak mencari cara agar dia bisa merekrut para perajin dan menghasilkan produk bermutu dengan harga jual tinggi.

"Kebetulan di lingkungan sekitar saya di Cibaduyut ini akan banyak perajin sepatu kulit. Tapi kesejahteraan mereka kurang. Dari situ saya bertekad membuat sepatu sendiri yang tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan perajin, juga melestarikan yang namanya tradisi sepatu kulit handmade Cibaduyut," ujar Indra.

Dalam membuat sepatu dengan tangan tanpa bantuan mesin canggih memang tidak mudah dan membutuhkan waktu. Untuk sepatu kulit ada tiga cara yang digunakan, yaitu hand welting, blake stitch, san crispino, dan stitch down. Masing-masing mempunyai tingkat kesulitannya sendiri, tapi bisa memengaruhi kualitas dan harga jual.

Ilmu-ilmu seperti ini yang ingin disebarkan Indra dari satu perajin ke perajin lainnya di kawasan Cibaduyut. Harapannya, teknik pemasangan sepatu ini tidak semakin terdegradasi seiring waktu dan permintaan yang terus bertambah.

"Jadi perajin ini ada yang mengajarkan dari ahlinya. Nah karyawan saya diminta agar bisa mendidik perajin lainnya. Mudah-mudahan teknik membuat sepatu handmande ini terus berlanjut dan tidak mati," kata dia.


Tags: sepatu cibaduyut

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia