Pengrajin Sepatu Cibaduyut - Seni Merajut dan DIY yang Memikat
Cibaduyut Bandung
Sahabat traveler’s, ada banyak Tempat Wisata di Bandung yang sangat terkenal dan selama ini namanya begitu hits menjadi destinasi wisata favorit wisatawan dalam dan luar negeri.
Bandung adalah sebuah kota di indonesia yang sejak dari zaman kolonialisme belanda populer dijuluki ” Paris Van Java ” dan juga dijuluki ” Kota Kembang ” dengan ikonnya Jalan Braga Bandung,
tidak salah memang kedua julukan itu disematkan kepada Bandung, karena kawasan yang dikelilingi oleh dataran tinggi pegunungan ini menyimpan sejuta pesona daya tarik yang luar biasa,
mulai dari eksotisme Wisata Alam Bandung nya yang mudahaaaa kita temukan di kawasan Tempat Wisata di Lembang, Maribaya, Ciwidey, Pangalengan, Cimahi, Dago dll,
kemudian Tempat Wisata Malam di Bandung yang menggoda dengan sejumlah Nightclub nya, lalu wisata kulinernya yang menyuguhkan sejumlah Cafe di Bandung yang Unik dan Instagramable
dan tidak lupa, Bandung juga terkenal sebagai kota kreatif dan sekaligus menjadi surga wisata belanja bagi para penggila shooping khususnya kaum ibu / wanita dan remaja.
Nah salah satu bukti bahwa bandung sebagai kota kreatif dan menjadi tempat wisata belanja idaman bagi seluruh wisatawan adalah hadirnya kawasan wisata belanja Cibaduyut.
Saat ini Cibaduyut bisa dikatakan sebagai salah satu pusat dan kiblat produksi beragam produk fashion tidak kalah bersaing dengan Factory Outlet di Bandung,
Tempat ini namanya mendunia dan populer sebagai salah satu sentra kerajinan tangan rumahan ( home made ) bahan kulit dan produksi sepatu,
meskipun Pembuatan Sepatu Cibaduyut dan tasnya di buat secara home industri, namun kualitas barang yang dihasilkan para Pengrajin Sepatu Cibudut diakui.
Berharap pemerintah lebih serius kembangkan sepatu handmade di Cibaduyut
pengrajin sepatu kulit Cibaduyut (instagram.com/ hallensshoes)
Satu hal yang jadi keresahan Indra adalah minimnya fasilitas edukasi fomal guna menjaga iklim pembuatan sepatu kulit handmade di Cibaduyut tetap hidup. Selama ini mungkin sudah ada unit-unit khusus dari pemerintah agar kawasan ini mempertahankan produksi alas kaki, tapi itu dirasa belum cukup.
Layaknya di Kabupaten Sidoarjo, harusnya pemerintah bisa memusatkan pengembangan alas kaki khususnya sepatu kulit di kawasan Cibaduyut, Bandung. Misalnya, dengan membuat sekolah atau pendidikan khusus yang berkaitan dengan pembuatan sepatu kulit secara manual.
"Mereka juga bisa diajarkan untuk memanfaatkan digitalisasi karena memang ini tidak bisa dilepaskan di jaman sekarang. Semua ini penting menunjang usaha pengrajin," kata Indra.
Dengan demikian, makin banyak pengrajin sepatu kulit di kawasan ini yang mampu mengembangkan usahanya. Dampak besar ke depannya, nama Cibaduyut yang khas dengan pembuatan sepatu kulit pun harum kembali dan bisa mensejahterakan lebih banyak masyarakat Bandung.
Sejarah Sentra Kerajinan Sepatu Kulit di Cibaduyut
Untuk bisa mencapai Cibaduyut saat ada di Bandung, bukanlah sesuatu yang sulit. Kawasan yang dekat dengan Terminal Leuwi Panjang ini bahkan bisa dibilang sangat mudah ditemukan, karena terdapat tugu atau monumen berbentuk sepatu kulit yang membuat siapapun sadar wilayah tersebut merupakan Cibaduyut. Dari pusat kota Alun-Alun Bandung, kalian tinggal menempuh jarak sejauh 10 kilometer atau sekitar 30 menit perjalanan untuk mencapai Cibaduyut.
Dibantu oleh keluarga dan lingkungan sekitar, usaha-usaha produksi skala kecil di sentra kerajinan sepatu kulit itu rupanya makin besar baik dari segi omzet dan cakupan pasar. Dalam waktu 20 tahun atau jelang penjajahan Jepang, industri sepatu kulit di Cibaduyut terus berkembang dan pesanan jadi membludak sehingga membuatnya jadi populer lantaran kualitas produk dan desainnya. Tak main-main di sekitar tahun 1940 itu sudah ada sekitar 89 unit pengrajin sepatu di Cibaduyut.
Terbukti dalam jurnal Strategi Penguatan Citra Cibaduyut sebagai Kawasan Wisata Kerajinan Sepatu di Kota Bandung , disebutkan sudah ada sekitar 250 unit usaha produksi sentra kerajinan sepatu kulit di Cibaduyut. Perjalanan menjadi makin menarik karena tepat pada tahun 1978, Cibaduyut menjelma sebagai sentra kerajinan sepatu kulit terbesar di wilayah Bandung Raya. Demi memaksimalkan potensinya, pemerintah pun melakukan pengkajian dan bimbingan lewat pembentukan UPT (Unit Pelayanan Teknis).
Keberadaan UPT-UPT di Cibaduyut memberi dampak positif karena membuat kerjasama pemerintah lewat departemen LP3ES dan lembaga swasta makin efektif, sehingga pembinaan bagi pengrajin pun jadi maksimal secara jangka panjang. Lalu pada tahun 1980an, pemerintah meluncurkan program BIPIK dari Departemen Perindustrian yang memberi fasilitas bantuan sarana dan prasarana pada UPT sentra kerajinan sepatu kulit di Cibaduyut baik pembangunan gedung, mesin, peralatan dan program kepelatihan seperti dilansir Pikiran Rakyat .
Toko Sepatu Cibaduyut
Apabila anda mencari toko sepatu di cibaduyut yang menjual sepatu dengan harga yang kompetitif bahkan murah,
maka jawabannya adalah semua toko sepatu di sana menjual berbagai jenis dan model sepatunya dengan model lama atau terbaru dijamin murah dan berkualitas.
Wisatawan yang berkunjung ke tempat wisata di bandung selatan ini, akan sangat mudah dalam mencari dan memilih tipe dan jenis sepatu di banyak toko-toko yang berjejer di sepanjang jalan raya tersebut.
Bahkan jalanan yang berjejer toko-toko sepatu di kawasan ini disebut-sebut sebagai pusat penjualan sepatu terpanjang di Dunia.
menariknya lagi di sini setiap pengunjung tidak hanya bisa memilih dan lalu membeli sepatu jadi, namun kita pun bisa memesan model sepatu yang anda sukai.
Tags: sepatu cibaduyut