... Pengrajin Wayang Golek: Panduan DIY dan Seni Jahit Tradisional Indonesia

Pengrajin Wayang Golek - Kesenian Rajutan dan DIY

Ukiran dan kerajinan kayu Desa Cipacing dan Cibeusi

Kerajinan pertama adalah ukiran dan kerajinan kayu yang terdapat di Desa Cipacing dan Cibeusi. Sentra kerajinan ini bisa dibilang paling tua di tanah Sunda, yaitu sudah berdiri sejak tahun 1970.


Namun sentra kerajinan ini baru populer dan dikenal masyarakat luas sekitar tahun 1990-an yaitu ketika para pengrajin dari Desa Cipacing mendapat pelatihan dari Tanti Supiarno seorang mantan DPR tahun 1992 untuk membuat dan mengembangkan berbagai kerajinan kayu.


Pada saat itu para pengrajin Desa Cipacing diajarkan untuk membuat berbagai kerajinan yang berasal dari kayu, mulai dari aneka patung sampai alat musik yang berasal dari luar negeri. Tidak mengherankan jika sejak saat itu para pengrajin bisa membuat berbagai kerajinan dengan kualitas terbaik.

Hingga saat ini beragam produk ukiran dan kerajinan kayu masih diproduksi, mulai dari aneka souvenir, topeng, patung, rebana, marawis, wayang golek, gendang, busur panah, perkakas rumah tangga. Hingga berbagai kesenian khas Sunda seperti kendang jaipong, angklung arumba dan kecapi.

Selain memproduksi beberapa kerajinan diatas, para pengrajin di Desa Cipacing juga memproduksi beberapa kerajinan yang berasal dari luar tanah Sunda, bahkan luar negeri, seperti ukiran suku Dayak, patung suku Asmat, serta kerajinan internasional seperti boomerang, jimbe, dan didgeridoo yang merupakan kerajinan khas Aborigin Australia.

Ada ciri khas dari kerajinan yang dibuat para pengrajin Desa Cipacing, yaitu terdapat sebuah tambahan ukiran pada bagian kerajinan berupa lukisan titik-titik cat yang mempunyai warna kontras dan terang.

Untuk membuat berbagi kerajinan diatas para pengrajin Desa Cipacing menggunakan bahan kayu Mahoni dan Albasia. Waktu yang dibutuhkan untuk membuat berbagai kerajinan tersebut para pengrajin setidaknya membuatuhkan waktu 2 hari atau lebih, tergantung pada kerumitan kerajinan yang dikerjakan.

Proses Pembuatan Wayang Golek, Alat, Bahan, dan Caranya

Wayang golek merupakan sejenis boneka kayu yang proses pembuatannya dengan cara diraut serta diukir pada bagian-bagian seperti badan, kepala, dan juga tangan. Kemudian diantara bagian badan, kepala, dan tangan tersebut dihubungkan dengan menggunakan sebatang kayu bulat kecil yang disebut dengan gagang. Jadi, ketiga bagian-bagian ini dapat dilepaskan.

Gagang ini selain berfungsi untuk menghubungkan bagian kepala, Badan dan juga tangan juga berfungsi untuk meletakkan wayang tersebut di atas batang pisang atau dalam bahasa Sunda disebut dengan “gedebog cau“, yakni dengan cara ditancapkan. Sedangkan untuk pakaiannya, wayang golek menggunakan pakaian yang terbuat dari tenunan yang berwarna-warni.

Pembuatan Wayang Golek Sesuai Karakter

Setiap tokoh Wayang Golek itu memiliki sifat atau karakternya sendiri, jadi dalam setiap proses pembuatannya mengikuti karakter tersebut. Secara umum kelompok ini dikelompokkan menjadi dua kelompok besar, yaitu tokoh yang memiliki karakter baik serta karakter yang jahat.

Menurut dari salah satu penelitian dijawa barat, sedikitnya terdapat kurang lebih ada 120 karakter tokoh wayang golek, yang semuanya tergolong ke dalam karakter baik dan jahat. Jika dilihat dari karakter masing-masing dari tokoh wayang golek ini digambarkan dengan perbedaan antara bentuk dan warna kulit wajah , seperti misalnya karakter Satria, Punggawa, Buta dan pura Punakawan.

Alat dan Bahan Yang di Butuhkan Dalam Pembuatan Wayang Golek

Peralatan yang di Butuhkan

Peralatan yang digunakan dalam proes pembuatan wayang golek sebenarnya terbilang cukup sederhana, yakni kita dapat menggunakan peralatan yang terbilang tradisional seperti bedog (golok), gergaji, kapak, pisau raut atau pisau ukir, ampelas, dempul, serta alat-alat pendukung lainnya. Alat-alat ini saja sudah cukup untuk menghasilkan wayang golek dengan bentuk yang sempurna, tergantung dari skill orang yang membuatnya.

Proses Pembuatan Wayang Golek

Proses selanjutnya, yakni untuk pakaiannya dapat digunakan kain tenunyang berwarna-warni atau kain beludru yang dibuat dengan cara dijahit. Pakaian wayang golek ini nantinya diberi manik-manik dari bahan mute plastik yang mengkilat atau berkilauan.

Membuat Wayang Golek itu Tidak Mudah, Namun tidak Sesulit Membuat Pesawat!

Jadi membuat wayang golek itu tidaklah mudah, namun tidak sesulit membuat pesawat terbang! Berdasarkan pengakuan dari salah satu pengrajin wayang golek, untuk membuat wayang golek yang detailnya tidak terlalu sulit saja mereka dapat membuat tiga kepala wayang perhari.

Sedangkan untuk wayang dengan proses yang cukup rumit atau detail, membutuhkan waktu hingga dua hari untuk satu kepala wayang. Dan untuk menyelesaikan satu buah wayang golek secara komplit atau utuh beserta dengan aksesorisnya, mereka membutuhkan waktu kurang lebih 3 hari lebih.

Harga Wayang Golek

Sehingga tidak aneh apabila harga untuk pembelian lokal wayang golek dengan ukuran 40 cm dapat bandrol mulai dari 250.000 ke atas. Sedangkan untuk ukuran 60 cm dapat dijual dengan harga 400.000 ke atas. Yang membedakan harga wayang golek ini, dapat dilihat dari ukuran besar kecilnya, kualitas bentuk detail wayang, serta tingkat kesulitan dalam satu karakter wayang golek itu endiri.

Apakah kamu mau membuat wayang golek sendiri di rumah?

Karena semua dapat dikerjakan sendiri dan dibuat dengan belajar sendiri juga atau istilahnya autodidak. Semua itu dapat terwujud asalkan kita ada kemauan untuk belajar, memiliki jiwa seni yang tinggi, dan yang penting memiliki kecintaannya terhadap kesenian wayang golek itu sendiri.


Tags: yang golek

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia