Menjelajahi Kreativitas - Perancangan Karya Kerajinan dalam Seni Jahit dan DIY
Mengenal Apa Itu Kerajinan Berbasis Media Campuran dan Contohnya
Kerajinan Berbasis Media Campuran – Ketika masih duduk di bangku sekolah, apakah Grameds pernah mendapatkan penugasan untuk membuat sebuah kerajinan tangan dengan menggunakan satu jenis bahan saja? Jika demikian, tanpa tidak Grameds sadari ternyata penugasan tersebut dapat membantu meningkatkan kreativitas dalam otak lho… Bahkan tak jarang pula ada orang yang berhasil mengembangkan penugasan kerajinan tangan tersebut menjadi usaha yang mampu memberikan pundi-pundi rupiah. Hebat bukan?!
Sayangnya, jika tidak sering-sering melakukan inovasi dalam kerajinan tangan berbasis satu jenis bahan ternyata dapat membuat bentuk produknya menjadi monoton dan terlihat kurang modern. Maka dari itu, muncullah ide inovasi baru untuk produksi kerajinan tangan yang menggunakan berbagai media campuran supaya hasilnya lebih menarik. Terbukti, kerajinan berbasis media campuran ini sangat digandrungi masyarakat dan bahkan mampu dijadikan lahan bisnis! Lalu sebenarnya, apa sih kerajinan berbasis media campuran itu? Apa saja prinsip yang ada dan harus dilakukan dalam pembuatan kerajinan berbasis media campuran ini? Bahan apa saja yang sekiranya dapat dimanfaatkan dalam pembuatan kerajinan berbasis media campuran? Nah, supaya Grameds memahami akan hal tersebut, yuk simak ulasan berikut ini!
Table of Contents
Perancangan dan Produksi Kerajinan dengan Inspirasi Budaya Nonbenda
Budaya tradisional daerah dan material serta teknik khas daerah merupakan potensi yang harus dikembangkan sehingga lestari dan menjadi manfaat bagi daerah. Setiap daerah di Indonesia memiliki budaya tradisional yang berbeda-beda. Pengembangan dari setiap budaya tradisional tersebut akan menjadi kekayaan bersama yang luar biasa, yang akan memberikan warna bagi kemajuan bangsa Indonesia di masa depan. Salah satu kekayaan pengembangan budaya tradisi adalah melalui pengembangan kerajinan.
Proses perancangan kerajinan diawali dengan pemilihan sumber inspirasi dan pencarian ide produk kerajinan, pembuatan sketsa ide, pembuatan studi model kerajinan, dilanjutkan dengan pembuatan petunjuk produksi. Ide kerajinan dengan inspirasi budaya lokal akan dikembangkan menjadi produk kerajinan yang akan diproduksi dan siap dijual. Dengan demikian produk yang dihasilkan harus memiliki nilai estetik dan inovasi agar diminati pasar.
Perancangan kerajinan dengan inspirasi budaya nonbenda akan menerjemahkan sesuatu yang abstrak (tak berbenda) menjadi benda (berwujud). Misalnya, inspirasi diambil dari sebuah cerita rakyat (tak berbenda) menjadi sebuah diorama mini yang menggambarkan salah satu adegan dalam cerita rakyat tersebut. Contoh lain adalah mengambil inspirasi dari kepercayaan simbolis (tak berbenda), burung enggang untuk dibuat menjadi ide untuk tekstil atau busana (benda). Tahapan penerjemahan meliputi: pemahaman terhadap makna simbol, mencari kata kunci yang dapat menjadi dasar dari pengembangan ide produk, mencari ide-ide fungsi dan bentuk kerajinan.
Contoh Kerajinan Limbah Plastik serta Bahan, Alat, & Cara Pembuatan
Berikut ini 2 contoh kerajinan limbah plastik beserta bahan, alat, dan cara pembuatan. Dua contoh itu ialah kerajinan dompet dan cermin.
tirto.id - Dewasa ini, penggunaan plastik dalam kehidupan sehari-hari sudah mencapai level mengkhawatirkan. Akibat dari kebiasaan masyarakat sekaligus perilaku pembuangan sampah yang buruk, limbah plastik saat ini sudah menjadi masalah yang memicu kerusakan lingkungan.
Limbah plastik bisa memicu masalah lingkungan karena ia merupakan sampah sampah anorganik yang tidak bisa terurai dengan mudah oleh mikroorganisme. Dibutuhkan waktu berpuluh-puluh tahun untuk menguraikan sampah plastik agar bisa menyatu dengan tanah.
Maka itu, penting untuk mengurangi penggunaan plastik. Selain itu, penanganan limbah plastik bisa dengan cara mengolahnya menjadi bahan karya kerajinan yang bermanfaat sekaligus menarik.
Berbagai jenis bahan plastik yang selama ini kerap dibuang menjadi sampah sebenarnya bisa didaur ulang kembali menjadi bahan kerajinan. Cara mengolahhnya bisa dengan teknik anyaman, jahit, tempel, sambung, dan lainnya.
Rancangan Dalam Kerajinan Berbasis Media Campuran
Dalam membuat kerajinan berbasis media campuran, tentu saja membutuhkan rancangan yang tepat supaya hasilnya sesuai dengan apa yang diinginkan. Nah, berikut ini adalah beberapa petunjuk sebelum melakukan perancangan produk dalam kerajinan berbasis media campuran, supaya hasilnya lebih unik dan artistik.
1. Stilasi
Dalam proses merancang kerajinan berbasis media campuran, dapat dilakukan dengan cara stilasi. Stilasi ini berupa menyederhanakan bentuk dengan mengurangi atau menambah bentuk pada produk kerajinan berbasis media campuran. Cara ini dapat dilakukan dengan mengamati terlebih dahulu produk asalnya, kemudian baru mengurangi bentuk yang dirasa berlebihan dan dapat juga menambah bentuk lain supaya hasilnya lebih artistik.
Dalam upaya stilasi atau menyederhanakan bentuk dengan mengurangi atau menambah bentuk pada kerajinan berbasis media campuran, dapat dilakukan dengan prinsip-prinsip sebagai berikut.
Nah dalam membuat kerajinan berbasis media campuran ini, cara stilasi ini dapat dilakukan terutama supaya produknya lebih menarik perhatian orang. Hal itulah yang disebut dengan kreatif, sebab hasil akhirnya berupa penciptaan bentuk baru yang berbeda dari contoh aslinya. Contoh cara stilasi ini dapat dilihat pada hiasan kepala penari Bali, yang mana dapat disederhanakan menjadi hiasan ruangan sekaligus kap lampu. Hiasan kepala penari Bali ini melewati proses stilasi dengan menggunakan perpaduan dari bahan logam, kayu, dan besi sebagai penyangganya.
2. Deformasi
Selain stilasi, ada juga cara deformasi dalam upaya membuat produk kerajinan berbasis media campuran ini. Deformasi adalah dengan mengubah bentuk produk kerajinan berbasis media campuran hingga terciptalah produk yang benar-benar baru. Dalam hal ini, biasanya perubahannya terjadi secara permanen. Perubahan bentuk dalam kerajinan berbasis media campuran ini sejatinya haruslah diimbangi dengan pengetahuan akan objek atau produk asalnya, supaya perubahan yang dilakukan dapat mendapatkan hasil yang maksimal.
Istilah
- Produksi : kegiatan yang menghasilkan atau menciptakan barang.
- Sistem produksi : kumpulan dari sub-sub sistem yang saling berinteraksi untuk mentransformasi bahan baku menjadi produk jadi yang memiliki nilai tambah.
- Pasar atau market : merupakan sebuah tempat bertemunya pembeli dengan penjual guna melakukan transaksi ekonomi
- Pasar Lokal : suatu pasar yang membeli dan menjual produk di dalam 1 kota tempat produk tersebut dihasilkan.
- K3 : suatu kondisi kerja yang terbebas dari ancaman bahaya yang mengganggu proses aktivitas dan mengakibatkan terjadinya cedera, penyakit, kerusakan harta benda, serta gangguan lingkungan.
- Tahap produksi : adalah tahap dimana produsen memulai proses pembuatan barang/jasa dari barang mentah menjadi barang jadi yg siap untuk disalirkan ke konsumen melalui distributor
- Pengemasan : sistem yang terpadu untuk mengawetkan, menyiapkan produk, hingga siap untuk didistribusikan dengan cara yang murah dan efisien.
- Menjelaskan tahapan produksi kerajinan
- Menentukan bahan sesuai dengan karya kerajinan yang akan diproduksi
- Menentukan teknik yang sesuai dengan bahan dan bentuk yang akan diproduksi
- Menentukan bahan kemasan sesuai dengan karya kerajinan
Tags: kerajinan