Menjelajahi Kreativitas - Perancangan Karya Kerajinan dalam Seni Jahit dan DIY
Pembahasan
Kerajinan tangan memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat. Selain sebagai bentuk ekspresi seni, kerajinan tangan juga menjadi representasi dari budaya dan sejarah suatu daerah. Oleh karena itu, tidak jarang kita menemukan karya kerajinan yang terinspirasi dari artefak atau budaya lokal. Proses perancangan karya kerajinan ini tentunya memerlukan pemahaman mendalam tentang budaya dan sejarah lokal, serta kreativitas dalam mengadaptasinya ke dalam bentuk kerajinan.
Perancangan Karya Kerajinan Inspirasi Artefak/Budaya Lokal Melalui Konsep dan Gambar Rencana Disebut….
Dalam perancangan karya kerajinan, ada beberapa tahapan yang harus dilalui. Tahapan ini melibatkan konsep, ide, hingga gambar rencana. Proses ini sering disebut sebagai perencanaan desain kerajinan. Perencanaan desain kerajinan adalah proses di mana seorang perajin atau desainer merumuskan konsep, mengembangkan ide, dan membuat gambar rencana untuk karya kerajinan yang akan dibuat.
Inspirasi dari artefak atau budaya lokal sangat penting dalam proses ini. Artefak dan budaya lokal memberikan nuansa khas yang dapat diadopsi ke dalam karya kerajinan. Misalnya, motif batik dari Jawa, ukiran kayu dari Bali, atau tenun ikat dari NTT. Semua ini dapat menjadi sumber inspirasi dalam perancangan karya kerajinan.
Namun, perlu diingat bahwa mengadopsi inspirasi dari artefak atau budaya lokal bukan berarti meniru secara mentah-mentah. Seorang perajin atau desainer harus mampu menginterpretasikan inspirasi tersebut ke dalam bentuk kerajinan yang baru dan unik. Proses ini memerlukan kreativitas, inovasi, dan pemahaman mendalam tentang budaya dan sejarah lokal.
Dalam perencanaan desain kerajinan, gambar rencana memiliki peran yang sangat penting. Gambar rencana ini akan menjadi panduan bagi perajin dalam proses pembuatan karya kerajinan. Oleh karena itu, gambar rencana harus dibuat dengan detail dan jelas, sehingga dapat memudahkan perajin dalam proses pembuatan.
Contoh Kerajinan Limbah Plastik serta Bahan, Alat, & Cara Pembuatan
Berikut ini 2 contoh kerajinan limbah plastik beserta bahan, alat, dan cara pembuatan. Dua contoh itu ialah kerajinan dompet dan cermin.
tirto.id - Dewasa ini, penggunaan plastik dalam kehidupan sehari-hari sudah mencapai level mengkhawatirkan. Akibat dari kebiasaan masyarakat sekaligus perilaku pembuangan sampah yang buruk, limbah plastik saat ini sudah menjadi masalah yang memicu kerusakan lingkungan.
Limbah plastik bisa memicu masalah lingkungan karena ia merupakan sampah sampah anorganik yang tidak bisa terurai dengan mudah oleh mikroorganisme. Dibutuhkan waktu berpuluh-puluh tahun untuk menguraikan sampah plastik agar bisa menyatu dengan tanah.
Maka itu, penting untuk mengurangi penggunaan plastik. Selain itu, penanganan limbah plastik bisa dengan cara mengolahnya menjadi bahan karya kerajinan yang bermanfaat sekaligus menarik.
Berbagai jenis bahan plastik yang selama ini kerap dibuang menjadi sampah sebenarnya bisa didaur ulang kembali menjadi bahan kerajinan. Cara mengolahhnya bisa dengan teknik anyaman, jahit, tempel, sambung, dan lainnya.
Rancangan Dalam Kerajinan Berbasis Media Campuran
Dalam membuat kerajinan berbasis media campuran, tentu saja membutuhkan rancangan yang tepat supaya hasilnya sesuai dengan apa yang diinginkan. Nah, berikut ini adalah beberapa petunjuk sebelum melakukan perancangan produk dalam kerajinan berbasis media campuran, supaya hasilnya lebih unik dan artistik.
1. Stilasi
Dalam proses merancang kerajinan berbasis media campuran, dapat dilakukan dengan cara stilasi. Stilasi ini berupa menyederhanakan bentuk dengan mengurangi atau menambah bentuk pada produk kerajinan berbasis media campuran. Cara ini dapat dilakukan dengan mengamati terlebih dahulu produk asalnya, kemudian baru mengurangi bentuk yang dirasa berlebihan dan dapat juga menambah bentuk lain supaya hasilnya lebih artistik.
Dalam upaya stilasi atau menyederhanakan bentuk dengan mengurangi atau menambah bentuk pada kerajinan berbasis media campuran, dapat dilakukan dengan prinsip-prinsip sebagai berikut.
Nah dalam membuat kerajinan berbasis media campuran ini, cara stilasi ini dapat dilakukan terutama supaya produknya lebih menarik perhatian orang. Hal itulah yang disebut dengan kreatif, sebab hasil akhirnya berupa penciptaan bentuk baru yang berbeda dari contoh aslinya. Contoh cara stilasi ini dapat dilihat pada hiasan kepala penari Bali, yang mana dapat disederhanakan menjadi hiasan ruangan sekaligus kap lampu. Hiasan kepala penari Bali ini melewati proses stilasi dengan menggunakan perpaduan dari bahan logam, kayu, dan besi sebagai penyangganya.
2. Deformasi
Selain stilasi, ada juga cara deformasi dalam upaya membuat produk kerajinan berbasis media campuran ini. Deformasi adalah dengan mengubah bentuk produk kerajinan berbasis media campuran hingga terciptalah produk yang benar-benar baru. Dalam hal ini, biasanya perubahannya terjadi secara permanen. Perubahan bentuk dalam kerajinan berbasis media campuran ini sejatinya haruslah diimbangi dengan pengetahuan akan objek atau produk asalnya, supaya perubahan yang dilakukan dapat mendapatkan hasil yang maksimal.
Karakteristik Bahan dan Proses Dalam Kerajinan Berbasis Media Campuran
Dalam proses pembuatan kerajinan berbasis media campuran, bahan yang digunakan seringkali jenisnya beragam dan bergantung pada sumber daya alam. Jenis bahan alam yang biasa digunakan berupa: kayu, keramik, logam, batu, serat, kulit, dan lain-lain. Sementara jenis bahan buatan yang biasa digunakan berupa: gips, plastik, fiberglass, dan lain-lain.
Setiap jenis bahan yang digunakan dalam kerajinan berbasis media campuran ini tentu saja memiliki karakteristik yang berbeda pada masing-masinya. Nah, sebelum dibuat menjadi karya kerajinan berbasis media campuran, maka akan lebih baik jika Grameds memahami akan sifat dari jenis-jenis bahan yang akan digunakan tersebut. Misalnya, ketika hendak menggunakan bahan logam, perhatikan apakah logam tersebut memiliki sifat yang mudah berkarat atau tidak.
Berikut ini adalah jenis dan karakteristik dari bahan dalam kerajinan berbasis media campuran.
1. Batu
Batu yang dimaksud dalam kerajinan berbasis media campuran ini bukanlah sembarang batu ya… Bahan batu ini biasanya berupa batu permata atau batu mulia dan batu akik. Batu permata atau batu mulia ini ternyata memiliki nama yang sesuai dengan alfabet dan diklasifikasikan menurut kekerasannya menggunakan Skala Mohs dengan tingkatan 1 hingga 10. Jenis batu permata yang paling diminati untuk kerajinan berbasis media campuran adalah yang berkristal, yakni berupa: berlian, zamrud, ruby, dan safir.
Sementara itu, untuk jenis batu akik biasanya yang populer untuk digunakan dalam kerajinan berbasis media campuran adalah jenis anggur, yakni berupa: biru langit dan kecubung yang berasal dari Lampung. Keanekaragaman bentuk, tekstur, dan warna batu yang menarik apabila dikombinasikan dengan bahan lainnya seperti logam dan kayu, maka hasil akhirnya juga akan terlihat unik bahkan ketika dijual dapat dibandrol dengan harga fantastis!
Alat yang Digunakan Pada Kerajinan Batu
Biasanya, kerajinan berbasis media campuran yang menggunakan bahan dasar batu akan menggunakan alat khusus. Misalnya alat pahat, mesin pemotong batu, alat penghalus batu, gerinda, dan lainnya.
Materi Tahapan Teknik Produksi Kerajinan Dan Pengemasan Karya Kerajinan Mapel Prakarya kelas 12 SMA/MA
Materi Tahapan Teknik Produksi Kerajinan Dan Pengemasan Karya Kerajinan Mapel Prakarya kelas 12 SMA/MA - Halo adik adik apa kabar? semoga dalam keadaan sehat selalu, nah pada kesempatan yang baik ini kakak ingin menyampaikan jangan lupa untuk menggunakan masker, menjaga jarak dan tentunya mencuci tangan untuk menghindari penyebaran wabah virus corona. Oiya kali ini kakak ingin membagikan materi Tahapan Teknik Produksi Kerajinan Dan Pengemasan Karya Kerajinan dari mata pelajaran Prakarya untuk adik adik kelas XI SMA/MA. Semoga dengan adanya materi ini bisa bermanfaat yah. Semangat!!
| Materi Tahapan Teknik Produksi Kerajinan Dan Pengemasan Karya Kerajinan Mapel Prakarya kelas 12 SMA/MA |
Anak anakku hebat modul ini sebagai pendamping buku teks pelajaran (BTP) atau buku sekolah elektronik (BSE) sebagai media pendukung bagi kalian dalam memahami materi tentang Sistem Produksi dari pembahanan sampai pengemasan karya kerajinan yang berdasarkan kebutuhan lingkungan sekitar/ pasar lokal.
Materi Sistem produksi ini akan sangat membantu kalian dalam membuat sebuah karya kerajinan sehingga dapat secara tepat menentukan bahan, membentuknya, merakit dan mengemas menjadi sebuah karya kerajinan yang bernilai jual tinggi.
Dalam mempelajari modul ini kalian harus membaca modul ini dengan cermat. melalui kegiatan membaca dan mempelajari materi, kemudian dilanjutkan dengan mengerjakan latihan soal sebagai alat evaluasi disertai refleksi.
Tags: kerajinan