Perbedaan Antara Benang Polycherry dan Polyester dalam Kerajinan Tangan dan DIY
Proses Pembuatan Kain Bahan Polyester
Proses pembuatan kain polyester terbagi menjadi dua. Pertama adalah proses yang dilakukan secara langsung dan kedua tidak langsung. Berikut ulasan tentang proses itu selengkapnya. Baca juga: Bisa Cetak Tapi Ga Tau Proses Pembuatan Kertas? Cekitdot Nih!
1. Proses Langsung (Direct)
2. Proses Tidak Langsung (Indirect)
Proses tidak langsung ini dilakukan dengan cara mendinginkan bahan yang menjadi produk akhir polimerisasi. Selanjutnya produk ini akan didinginkan dan dipotong kecil-kecil untuk proses selanjutnya. Potongan kecil ini sering disebut dengan nama chips.
Karakteristik Kain Bahan Polyester
Kain polyester banyak digunakan untuk pakaian jadi dan produk rumah tangga karena memiliki karakteristik tertentu. Berikut beberapa karakteristik yang dimiliki oleh bahan ini.
1. Awet dan Tidak Mudah Kerut
Bahan polyester adalah sebuah bahan yang sulit berkerut meski dipakai berkali-kali. Dengan kemampuan ini kain tidak akan terlihat kucel meski digunakan berkali-kali. Beberapa pakaian akan tampak sudah disetrika padahal bahannya memang anti kerut. Oleh karena itu bahan polyester sering dijadikan untuk bahan kaos.
Komponen anti kerut ini juga membuat serat tidak mudah rusak. Meski sudah digunakan selama bertahun-tahun tidak akan putus seratnya. Asal dirawat dengan baik bisa dipakai lama.
2. Bahan Elastis
Bahan polyester juga tergolong lentur saat digunakan. Dengan kemampuan ini kain bisa digunakan untuk membuat pakaian yang memberikan efek nyaman seperti dalaman atau untuk kaos kaki. Pakaian yang elastis juga tidak mudah rusak meski beberapa jenis memiliki masa pakai tertentu
3. Penyerapan keringat Buruk
Meski memiliki banyak kelebihan seperti yang sudah dibahas sebelumnya, bahan polyester juga memiliki kekurangan. Kemampuan untuk menyerap keringat sangat buruk. Bahkan, pakaian akan tampak bahasa begitu saja dan keringat menetes ke bawah.
Penyerapan keringat yang buruk membuat bahan polyester tidak cocok untuk digunakan sebagai pakaian olahraga. Namun, cukup cocok untuk digunakan sebagai pakaian luar seperti jaket yang akan melindungi tubuh dari hujan dan juga panas.
4. Bisa Memicu Iritasi Kulit
Bahan yang digunakan untuk membuat polyester adalah campuran organik dan juga zat kimia khususnya minyak bumi. Campuran dua hal ini memang memiliki risiko untuk menimbulkan iritasi pada beberapa orang. Apalagi kalau kulitnya sangat sensitif dengan kain tertentu.
Tipe Bahan Polyester
Bahan polyester terbagi menjadi tiga tipe utama yang paling sering digunakan. Simak pada penjelasan di bawah ini mengenai ketiga tipe tersebut, ya!
1. PET (Polyethylene Terephthalate)
Polyester jenis PET (sumber: iStock Photo)
Tipe PET dari polyester adalah yang paling populer dan umum digunakan. Sesungguhnya tipe ini tidak hanya ditemukan dalam bahan dasar pakaian, tetapi juga digunakan sebagai bahan dasar pembuatan botol air mineral, botol susu plastik, botol minuman bersoda, dan botol sekali pakai lainnya.
Butiran PET (sumber: iStock Photo)
Kalian pasti mengira bahwa bahan polyester tipe PET adalah tipe yang tidak ramah lingkungan, bukan? Namun, ternyata bahan ini dapat didaur ulang, loh! Karena sebelum digunakan untuk membuat kain ataupun produk lainnya, tipe ini terlebih dahulu divakum dengan menggunakan suhu tinggi di dalam ruang hampa udara.
2. PCDT (poly-1, 4-cyclohexylene-dimethylene)
Polyester jenis PCDT (sumber: iStock Photo)
Ciri khas dari tipe bahan PCDT adalah elastis dan lentur. Oleh karena itu, tipe PCDT ini sering digunakan sebagai bahan dasar dalam pembuatan tirai jendela atau sejenis penutup furniture lainnya. PCDT terbuat dari hasil campuran zat asam dengan bahan kimia lainnya, termasuk jenis senyawa poly-1,4-cyclohexylene-dimethylene.
3. Benang Sintetis
Karakteristik Bahan Polyester
Tentunya masing-masing bahan baik yang bersifat alami maupun sintetis memiliki karakteristik masing-masing. Bahan-bahan tersebut bersifat unik dan memiliki ciri khas. Begitu pun dengan bahan polyester. Pada pembahasan berikut ini akan disebutkan karakteristik dari bahan polyester. Silakan disimak!
1. Awet dan tahan lama
Polyester termasuk jenis bahan yang awet serta tahan lama. Karakteristik tersebut menjadikan bahan polyester tahan terhadap berbagai jenis bahan kimia, diantaranya yaitu acid. Alasan itulah yang melandasi mengapa polyester kerap kali digunakan sebagai campuran bahan untuk berbagai kebutuhan, seperti pakaian, sofa, dan lainnya.
2. Tidak mudah kusut
Keunikan lain dari bahan polyester yang sebenarnya juga dapat dikategorikan sebagai kelebihan yaitu tidak mudah kusut dan meregang (bolong). Bahan ini juga tahan terhadap kerutan dan lecet.
3. Kuat tetapi ringan
Serat yang digunakan untuk membuat bahan polyester sangat kuat, tetapi sangat ringan.
4. Mudah dicampurkan dengan banyak warna
Bahan polyester mudah dicampur dengan warna (diwarnai) sehingga sangat cocok digunakan sebagai bahan pakaian yang kerap kali memiliki variasi warna guna menarik calon pembeli.
5. Bentuk kain tidak mudah berubah
Kain yang menggunakan bahan polyester dapat mempertahankan bentuknya dengan sangat baik.
6. Perawatan yang sangat mudah
Kain atau pakaian yang terbuat dari bahan polyester sangat mudah untuk dirawat. Perawatannya dapat dilakukan hanya dengan dicuci dan dikeringkan di rumah. Sehingga siapapun bisa melakukannya.
7. Mudah dikeringkan
Kain polyester sangat mudah kering. Dengan kata lain, kain dari bahan polyester menjadi pilihan yang tepat sebagai bahan untuk pakaian luar ruangan atau ketika cuaca sedang dingin.
Apa Itu Bahan Kaos Katun?
Bahan kaos katun tentu dibuat dari 100% serat kapas. Bahan kaos katun pun ada beberapa jenis dan dibedakan melalui proses pembuatannya seperti Cotton Combed, dan Cotton Carded Penjelasan dari masing-masing jenis kain katun ada di bawah ini
Bahan Kaos Katun Combed adalah bahan kaos yang dibuat dari 100% serat cotton yang melalui proses combing atau penyisiran. Jadi serat katun yang dihasilkan lebih halus dan lebih rata, biji-biji kapasnya tidak tertinggal. Nama kain ini pun diambil dari proses pembuatannya
Bahan Kaos Katun Carded adalah bahan kaos yang juga sama-sama dibuat dari 100% serat cotton atau kapas. Berbeda dengan kain Combed, proses pembuatan kain Carded hanya melalui tahap carding atau digaruk. Sehingga tidak heran jika kualitas kainnya tidak sebaik Combed dan jika Anda coba handfeel , kainnya akan sedikit terasa lebih kaku dan kasar, juga masih terasa biji kapas pada kainnya dan permukaan kainnya tidak lebih rata dari Combed. Nama dari kain ini pun diambil dari proses pembuatan kainnya juga
Selain 2 jenis kain katun di atas, masih ada juga beberapa jenis kain katun lain yang menggunakan campuran bahan lain.
Tags: benang polyester