Perbedaan Antara Benang Polycherry dan Polyester dalam Kerajinan Tangan dan DIY
– Teteron Cotton (TC)
Berikutnya, kita akan membahas bahan bernama Teteron Cotton yang terbuat dari kombinasi alami dan sintetis. Ia pun sering disingkat sebagai bahan TC.
Ternyata oh ternyata, Teteron merupakan bahan Polyester yang dulu diinovasikan di Jepang sekitar setengah abad lalu. Istilah Teteron sendiri berasal dari kontes panjang yang dilakukan oleh Toyo Rayon guna menemukan nama yang tepat untuk produk polyester-nya tersebut.
Sementara istilah Cotton adalah bahan alami yang berasal dari pohon kapas.
Alhasil Teteron Cotton ini sering dikenal sebagai bahan kawin-silang antara Polyester dan Cotton. Umumnya racikan komposisi untuk membuat bahan TC ialah 65% (cotton) dan 35% (polyester).
“Komposisinya harus segitu min? Gak kurang?
Hmm, tergantung sih, kadang juga ada yang 75% dan 25%. Asalkan cotton lebih dominan dari TC. Yang penting secara kegunaan, bahan Teteron Cotton umum digunakan sebagai bahan kaos polos atau kaos sablon.
Terus, melalui kemajuan teknologi, Teteron pun bertransformasi dari yang dulunya identik dengan bahan yang gerah, menjadi bahan yang cukup adem dan nyaman dipakai. Akan tetapi, bila di bawah sinar matahari TC akan terasa sangat panas.
Perbedaan Lengkap Bahan Kain Polyester, TC, Viscose, CVC, dan Hyget Ini
Deretan pertama, ada sebuah bahan yang bisa kamu kenali melalui tekstur-nya yang kasar, susah kusut, dan sulit menyerap keringat. Biasanya bahan bernama Polyester Felt (PE) ini lumrah digunakan untuk keperluan kaos secara masal.
Kamu bisa mengetahui secara nyata bahan kain polyester dengan mengecek Kaos Partai, Kaos Pemilu, dan Kaos Promosi. Kegiatan tersebut umumnya menggunakan bahan itu karena lebih murah dan awet ketika dipakainya.
Karena sebenernya, kain Polyester adalah hasil campuran antara Polythylene Terephthalate (zat pada plastik) dan Ester (serat Fiberpoly dari minyak bumi).
Keduanya menghasilkan bahan kain yang tipis, kasar, namun awet. Rahasia keawetan bahan ini terletak dari bahan dasarnya itu tadi, yakni (zat plastik dan minyak bumi).
Kendati demikian, bahan polyester sangat laris di pasaran karena harga yang ditawarkan cukup murah bila dibandingkan dengan Cotton Combed. Selain itu, Polyester sendiri memiliki keunggulan yang lain.
Ia mampu lho, bertahan lama meski dicuci dengan mesin dan zat pembersih, kemudian Ia juga cocok dipakai di dataran tinggi sebab mampu menghangatkan tubuh serta menahan udara dingin. Terlebih Polyester pun bisa tahan dari serangan kuman dan bakteri.
Mengingat kelebihan itu, tak jarang, Polyester pun dapat difungsikan menjadi bantal, guling, atau juga seprai dan selimut.
7 Jenis Benang Rajut yang Bisa Disesuaikan dengan Proyekmu
Merajut tidak selalu identik dengan aktivitas nenek-nenek untuk mengisi waktu luang. Generasi muda dan milenial juga banyak menggandrungi hobi ini. Merajut punya banyak manfaat seperti melatih skill dan meredakan stres. Bukan hanya itu, merajut juga bisa dijadikan ladang uang dengan menjual hasil rajutan kamu.
Untuk membuat rajutan, kamu membutuhkan benang. Ada banyak jenis benang di luar sana yang harus kamu sesuaikan dengan ukuran hook dan proyek rajutanmu. Setiap jenis benang punya karakteristik masing-masing. Untuk membuat barang wearable seperti sweater, kamu butuh benang yang halus dan tidak terlalu tipis. Jika tebal dan kasar, sweater tidak akan nyaman digunakan.
Kamu harus bisa memilih dengan tepat benang rajut sesuai dengan proyekmu. Berikut beberapa benang yang bisa kamu jadikan referensi.
Tags: benang polyester