Perbedaan Antara Benang Polycherry dan Polyester dalam Kerajinan Tangan dan DIY
Ciri-ciri Bahan Polyester Biasa
- Bahan ini dibuat dari biji plastik sehingga bahannya tidak bisa menyerap air dengan baik
- Permukaan bahannya mengkilap dan licin jika disentuh. Tetap terasa halus namun kurang adem saat digunakan. Tidak menjamin akan nyaman digunakan
- Harga bahan ini murah
- Ketika bahan polyester ini dibakar maka hasil pembakarannya akan berupa gumpalan keras. Selayaknya Anda membakar plastik yang akan meleleh dan jika didiamkan bekas pembakarannya menjadi keras. Begitupun ketika kain ini dibakar
- Bahan Polyester Activedry bisa menyerap air karena dibuat dengan teknologi khusus, seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, tidak seperti bahan Polyester biasa
- Bahan Polyester Activedry nyaman digunakan dan cocok digunakan untuk bahan kaos olahraga Anda
- Bahan ini cepat keringnya sehingga jika Anda gunakan saat berolahraga akan tetap nyaman
- Bahannya dingin dan halus
- Meskipun kualitas kain ini lebih baik dibandingkan bahan polyester biasa, tapi bahan dasar pembuatannya adalah 100% serat polyester jadi ketika dibakar hasilnya pun tetap sama yaitu meleleh dan akan menggumpal keras
Tipe Bahan untuk Serat Polyester
Secara umum ada dua jenis bahan yang digunakan untuk membuat serat polyester sebelum akhirnya dirangkai menjadi kait. Bahan itu terdiri dari:
1. PolyEthylene Terephthalate (PET)
Jenis polyester yang pertama adalah PET. Bahan ini mudah sekali dibuat dalam jumlah yang banyak. Prosesnya juga sangat cepat untuk menghasilkan kain yang bisa diolah menjadi produk yang sesuai dengan kebutuhan pasar.
Bahan PET dibuat dari ethylene glycol yang diekstrak dari minyak bumi. Selanjutnya bahan ini akan dicampur dengan asam tereftalat. Untuk mempercepat proses biasanya akan menggunakan katalis berupa antimon.
2. Poly-1, 4-cyclohexylene-dimethylene terephthalate (PCDT)
Bahan selanjutnya yang digunakan untuk membuat polyester adalah PCTD. Bahan dibuat dengan kondensasi asam tereftalat bersama 1, 4-sikloheksana-dimetanol untuk membentuk poli-1, 4-cyclohexylene-dimethylene tereftalat atau PCDT. Selanjutnya proses pemintalan dilakukan sebelum dibuat jadi kain.
Sedikit berbeda dengan bahan PET yang banyak digunakan untuk membuat produk pakaian. Bahan PCDT ini banyak digunakan untuk membuat gorden atau produk mebel. PCDT memiliki serat yang lebih elastis sehingga cocok untuk produk rumah tangga.
– Bahan Hyget
Sama seperti bahan-bahan sebelumnya, Hyget pun termasuk ke dalam bahan sintetis. Ia dikenal sebagai kombinasi antara Cotton dan Polyester.
Perbedaan Hyget dengan kombinasi katun lainnya terletak pada segi ketebalan yang kurang. Dengan kualitas yang demikian, Hyget pun hanya dibidik oleh para produsen yang mengejar segmentasi pasar menengah ke bawah.
Soal harga, Hyget ditawarkan dengan variatif bergantung pada jenisnya. Beberapa jenis Hyget yang umum ditemukan ialah,
Hyget Tipis yang memiliki harga paling murah dan cocok digunakan untuk produk kaos masal sekali pakai. Hyget Biasa berada pada urutan kedua termurah dari Hyget Tipis. Ia biasa cocok digunakan untuk produk masal juga.
Sementara ada yang namanya Hyget Super yang menawarkan harga menengah dengan bahan yang lebih tebal dari 2 Hyget sebelumnya. Tapi Ia tetap tidak menyerap keringat dan membuat gerah. Ia pun banyak digunakan sebagai kaos event kampus, pakaian muslim wanita, dan hijab.
Ada juga Hyget Balon yang biasa diguanakn sebagai bahan jilbab karena memiliki tekstur lembut dan dingin dibandingkan dengan 3 hyget di atas.
Hyget ini pun cukup elastis ketika dipakai. Harganya berada di kisaran menegah.
Terakhir ada Hyget Serena yang menambahkan campuran nilon pada cotton dan polyester-nya. Alhasil Ia pun memiliki daya serap kuat, elastis, dan padat.
Tak heran bila beberapa pakaian olahraga memakai bahan Hyget jenis ini, semisal, kaos bola, volly, pun basket.
Tags: benang polyester