... Perbedaan Benang Polycherry dan Polyester: Panduan Lengkap untuk Pekerjaan Jarum dan DIY

Perbedaan Antara Benang Polycherry dan Polyester dalam Kerajinan Tangan dan DIY

7 Jenis Benang Rajut yang Bisa Disesuaikan dengan Proyekmu

Merajut tidak selalu identik dengan aktivitas nenek-nenek untuk mengisi waktu luang. Generasi muda dan milenial juga banyak menggandrungi hobi ini. Merajut punya banyak manfaat seperti melatih skill dan meredakan stres. Bukan hanya itu, merajut juga bisa dijadikan ladang uang dengan menjual hasil rajutan kamu.

Untuk membuat rajutan, kamu membutuhkan benang. Ada banyak jenis benang di luar sana yang harus kamu sesuaikan dengan ukuran hook dan proyek rajutanmu. Setiap jenis benang punya karakteristik masing-masing. Untuk membuat barang wearable seperti sweater, kamu butuh benang yang halus dan tidak terlalu tipis. Jika tebal dan kasar, sweater tidak akan nyaman digunakan.

Kamu harus bisa memilih dengan tepat benang rajut sesuai dengan proyekmu. Berikut beberapa benang yang bisa kamu jadikan referensi.

Tipe Bahan untuk Serat Polyester

Secara umum ada dua jenis bahan yang digunakan untuk membuat serat polyester sebelum akhirnya dirangkai menjadi kait. Bahan itu terdiri dari:

1. PolyEthylene Terephthalate (PET)

Jenis polyester yang pertama adalah PET. Bahan ini mudah sekali dibuat dalam jumlah yang banyak. Prosesnya juga sangat cepat untuk menghasilkan kain yang bisa diolah menjadi produk yang sesuai dengan kebutuhan pasar.

Bahan PET dibuat dari ethylene glycol yang diekstrak dari minyak bumi. Selanjutnya bahan ini akan dicampur dengan asam tereftalat. Untuk mempercepat proses biasanya akan menggunakan katalis berupa antimon.

2. Poly-1, 4-cyclohexylene-dimethylene terephthalate (PCDT)

Bahan selanjutnya yang digunakan untuk membuat polyester adalah PCTD. Bahan dibuat dengan kondensasi asam tereftalat bersama 1, 4-sikloheksana-dimetanol untuk membentuk poli-1, 4-cyclohexylene-dimethylene tereftalat atau PCDT. Selanjutnya proses pemintalan dilakukan sebelum dibuat jadi kain.

Sedikit berbeda dengan bahan PET yang banyak digunakan untuk membuat produk pakaian. Bahan PCDT ini banyak digunakan untuk membuat gorden atau produk mebel. PCDT memiliki serat yang lebih elastis sehingga cocok untuk produk rumah tangga.

– Teteron Cotton (TC)

Berikutnya, kita akan membahas bahan bernama Teteron Cotton yang terbuat dari kombinasi alami dan sintetis. Ia pun sering disingkat sebagai bahan TC.

Ternyata oh ternyata, Teteron merupakan bahan Polyester yang dulu diinovasikan di Jepang sekitar setengah abad lalu. Istilah Teteron sendiri berasal dari kontes panjang yang dilakukan oleh Toyo Rayon guna menemukan nama yang tepat untuk produk polyester-nya tersebut.

Sementara istilah Cotton adalah bahan alami yang berasal dari pohon kapas.

Alhasil Teteron Cotton ini sering dikenal sebagai bahan kawin-silang antara Polyester dan Cotton. Umumnya racikan komposisi untuk membuat bahan TC ialah 65% (cotton) dan 35% (polyester).

“Komposisinya harus segitu min? Gak kurang?

Hmm, tergantung sih, kadang juga ada yang 75% dan 25%. Asalkan cotton lebih dominan dari TC. Yang penting secara kegunaan, bahan Teteron Cotton umum digunakan sebagai bahan kaos polos atau kaos sablon.

Terus, melalui kemajuan teknologi, Teteron pun bertransformasi dari yang dulunya identik dengan bahan yang gerah, menjadi bahan yang cukup adem dan nyaman dipakai. Akan tetapi, bila di bawah sinar matahari TC akan terasa sangat panas.

Ciri-Ciri Bahan Katun

  • Permukaan kainnya lebih halus, jika dipegang kainnya terasa lembut, saat digunakan pun kain akan terasa dingin dan nyaman
  • Bahan katun biasanya akan lebih baik daya serap airnya, jadi saat digunakan beraktivitas pun sangat nyaman dapat menyerap keringat dengan baik
  • Ketika bahan katun di bakar, maka hasil bakarannya akan berupa abu yang halus dan habis, selayaknya Anda membakar kapas akan langsung habis tidak tersisa
  • Jenis bahan katun terutama katun premium bisa dikategorikan cepat kering terutama untuk bahan katun dengan campuran bahan alami lainnya seperti Cotton Bamboo dan Cotton Modal
  • Mudah di sablon dan bisa menggunakan berbagai macam jenis sablon, mulai dari jenis sablon manual sampai jenis sablon digital bisa digunakan untuk jenis bahan katun. Cek jenis sablon yang cocok biasa digunakan oleh para pengrajin kaos disini

Bahan kaos Polyester itu apa benar dibuat dari plastik? Memang benar bahan kaos ini dibuat dari bahan plastik tapi bukan plastik-plastik yang biasa Anda jumpai sehari-hari. Tapi bahan Polyester dibuat dari biji plastik yang diproses dengan cara di polimerisasi dan dibuat serat. Bahan Polyester itu fungsinya apa? Fungsi dari bahan ini sama seperti bahan katun juga yaitu sebagai bahan dasar untuk kaos. Tapi bahan ini mempunyai kualitas kain yang berbeda dengan bahan katun, tidak bisa disamakan, karena bahan dasarnya pun berbeda.

Kualitas bahan kaos Polyester memang tidak sebagus bahan katun tapi bahan ini bisa Anda gunakan untuk membuat kaos-kaos promosi atau kaos partai yang harga nya tidak mahal. Jenis kaos yang dibuat dari bahan Polyester juga cocok jika Anda gunakan untuk disablon dan jenis sablon yang paling cocok untuk bahan kaos jenis ini adalah Printing Sublimasi.

Jenis bahan kaos Polyester juga sekarang sudah tersedia di toko kami yaitu bahan kaos Polyester Activedry dengan jenis rajutan Evolt. Bahan Polyester ini juga bisa menyerap keringat, yang berbeda dengan jenis kain Polyester biasa. Bagaimana bisa kain berbahan Polyester menyerap keringat? Tentu bisa, karena kain ini dibuat dengan teknologi khusus sehingga bahan Polyester Activedry bisa menyerap keringat bahkan digunakan untuk membuat pakaian olahraga.

Karakteristik Kain Bahan Polyester

Kain polyester banyak digunakan untuk pakaian jadi dan produk rumah tangga karena memiliki karakteristik tertentu. Berikut beberapa karakteristik yang dimiliki oleh bahan ini.

1. Awet dan Tidak Mudah Kerut

Bahan polyester adalah sebuah bahan yang sulit berkerut meski dipakai berkali-kali. Dengan kemampuan ini kain tidak akan terlihat kucel meski digunakan berkali-kali. Beberapa pakaian akan tampak sudah disetrika padahal bahannya memang anti kerut. Oleh karena itu bahan polyester sering dijadikan untuk bahan kaos.

Komponen anti kerut ini juga membuat serat tidak mudah rusak. Meski sudah digunakan selama bertahun-tahun tidak akan putus seratnya. Asal dirawat dengan baik bisa dipakai lama.

2. Bahan Elastis

Bahan polyester juga tergolong lentur saat digunakan. Dengan kemampuan ini kain bisa digunakan untuk membuat pakaian yang memberikan efek nyaman seperti dalaman atau untuk kaos kaki. Pakaian yang elastis juga tidak mudah rusak meski beberapa jenis memiliki masa pakai tertentu

3. Penyerapan keringat Buruk

Meski memiliki banyak kelebihan seperti yang sudah dibahas sebelumnya, bahan polyester juga memiliki kekurangan. Kemampuan untuk menyerap keringat sangat buruk. Bahkan, pakaian akan tampak bahasa begitu saja dan keringat menetes ke bawah.

Penyerapan keringat yang buruk membuat bahan polyester tidak cocok untuk digunakan sebagai pakaian olahraga. Namun, cukup cocok untuk digunakan sebagai pakaian luar seperti jaket yang akan melindungi tubuh dari hujan dan juga panas.

4. Bisa Memicu Iritasi Kulit

Bahan yang digunakan untuk membuat polyester adalah campuran organik dan juga zat kimia khususnya minyak bumi. Campuran dua hal ini memang memiliki risiko untuk menimbulkan iritasi pada beberapa orang. Apalagi kalau kulitnya sangat sensitif dengan kain tertentu.


Tags: benang polyester

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia