... Perbedaan Benang Polycherry dan Polyester: Panduan Lengkap untuk Pekerjaan Jarum dan DIY

Perbedaan Antara Benang Polycherry dan Polyester dalam Kerajinan Tangan dan DIY

Kesimpulan

Membicarakan tentang bahan kaos memang tidak akan ada habisnya, mulai dari jenis, warna, karakter sampai harganya. Semua jenis bahan mempunyai perbedaan dan ciri khas nya masing-masing. Dua jenis kain kaos yang mempunyai masing-masing peminat, fungsi nya sama-sama untuk bahan dasar kaos tetapi berbeda dari bahan dasar pembuatan dan kualitas kainnya. Bahan katun, semua orang tahu bagaimana kualitasnya, berbeda-beda juga jenis dan harga nya, tetapi kaos yang menggunakan bahan katun biasanya berkualitas baik dan bisa masuk ke standar kaos distro (biasanya kaos yang menggunakan jenis bahan Combed).

Bahan Polyester, pilihan utama untuk membuat kaos dengan harga murah. Harga kainnya yang terjangkau yang membuat kain ini banyak diburu untuk kaos-kaos promosi dan kaos partai. Kualitasnya? Tidak bisa disamakan dengan bahan katun, karena tentu berbeda jauh, tapi Anda bisa pakai jenis bahan Polyester Activedry jika ingin mendapatkan kualitas yang lebih baik dari sekedar bahan polyester biasa.

Jenis bahan kaos apapun bisa Anda gunakan untuk bahan dasar kaos Anda, disesuaikan dengan kebutuhan dan budget produksi yang Anda miliki juga tentunya

TOKO BAHAN KAOS KNITTO

Jl. Kebon Jukut No. 15, Bandung, Jawa Barat, Indonesia

WA : 081910607055 | 081383888599

TOKO BAHAN KAOS KNITTO YOGYAKARTA

Jl. Hos Cokroaminoto 162A, Yogyakarta

Senin – Jumat : 08.30 – 16.30 WIB

Sabtu : 08.30 – 14.30 WIB

Rekomendasi Buku Menjahit

ntuk menambah gaya tampilan berbusana salah satunya kita bisa kenakan outer. Salah satu outer yang bisa kita kenakan adalah cardigan. Cardigan yaitu semacam jacket yang terbuka di bagian depan. Bisa diberi kancing bisa tidak. Model dan warnanya beraneka ragam. Cardigan sangat fleksibel, bisa dikenakan siapa saja berbagai usia, dan cocok untuk dalam kesempatan formal maupun nonformal. Cardigan kimono adalah cardigan berbentuk huruf ‘T’ mirip seperti kimono Jepang. Orang yang mengenakan cardigan kimono akan tampak fashionable. Dan bagaimana kalau kali ini Anda membuat dan menjahitnya sendiri? Iya, kenapa tidak? Ternyata mudah dan cepat! Bahannya mudah didapat dan tidak mahal, bisa Anda pilih yang Anda suka baik jenis bahan, motif, dan warnanya. pembuatannya juga begitu simpel dan tidak memakan banyak waktu, hanya memerlukan waktu 1 jam saja sejak memotong kain hingga menjahitnya. Jika tidak punya mesin jahit, jahit tangan pun jadi. Bahkan bagi para pemula yang belum pernah menjahit baju sendiri akan bisa melakukannya. Keren khan? Di buku ini tersaji sekitar 13 model cardigan kimono, masing-masing dilengkapi dengan ilustrasi skema pola, cara memotong kainnya sesuai model dan cara menjahitnya. Ukurannya All size bisa dikenakan untuk semua ukuran dari yang ukuran badan ‘S’ sampai ‘4 L’.

– Bahan CVC

Sebenarnya bahan CVC ini merupakan kawin-silang antara Cotton dan Viscose. Secara komposisi, bisa saja 65:35 atau 55:45 bergantung pada produsen bahannya.

Di negara luar, CVC memiliki artian lain. Ia sering disebut sebagai Chief Value Cotton atau cotton/polyester blended.

Hasil dari kombinasi apik Cotton dan Viscose menghasilkan sebuah produk kain yang terbukti awet. Pasalnya struktur kapas yang mudah menyurusut, dapat ditopang oleh polyester dengan baik.

CVC pun terbilang nyaman sekali untuk dipakai dalam pembuatan seragam kantoran, polisi, pns, sekolah, pun kemeja.

Proses Pembuatan Kain Bahan Polyester

Proses pembuatan kain polyester terbagi menjadi dua. Pertama adalah proses yang dilakukan secara langsung dan kedua tidak langsung. Berikut ulasan tentang proses itu selengkapnya. Baca juga: Bisa Cetak Tapi Ga Tau Proses Pembuatan Kertas? Cekitdot Nih!

1. Proses Langsung (Direct)

2. Proses Tidak Langsung (Indirect)

Proses tidak langsung ini dilakukan dengan cara mendinginkan bahan yang menjadi produk akhir polimerisasi. Selanjutnya produk ini akan didinginkan dan dipotong kecil-kecil untuk proses selanjutnya. Potongan kecil ini sering disebut dengan nama chips.

Karakteristik Kain Bahan Polyester

Kain polyester banyak digunakan untuk pakaian jadi dan produk rumah tangga karena memiliki karakteristik tertentu. Berikut beberapa karakteristik yang dimiliki oleh bahan ini.

1. Awet dan Tidak Mudah Kerut

Bahan polyester adalah sebuah bahan yang sulit berkerut meski dipakai berkali-kali. Dengan kemampuan ini kain tidak akan terlihat kucel meski digunakan berkali-kali. Beberapa pakaian akan tampak sudah disetrika padahal bahannya memang anti kerut. Oleh karena itu bahan polyester sering dijadikan untuk bahan kaos.

Komponen anti kerut ini juga membuat serat tidak mudah rusak. Meski sudah digunakan selama bertahun-tahun tidak akan putus seratnya. Asal dirawat dengan baik bisa dipakai lama.

2. Bahan Elastis

Bahan polyester juga tergolong lentur saat digunakan. Dengan kemampuan ini kain bisa digunakan untuk membuat pakaian yang memberikan efek nyaman seperti dalaman atau untuk kaos kaki. Pakaian yang elastis juga tidak mudah rusak meski beberapa jenis memiliki masa pakai tertentu

3. Penyerapan keringat Buruk

Meski memiliki banyak kelebihan seperti yang sudah dibahas sebelumnya, bahan polyester juga memiliki kekurangan. Kemampuan untuk menyerap keringat sangat buruk. Bahkan, pakaian akan tampak bahasa begitu saja dan keringat menetes ke bawah.

Penyerapan keringat yang buruk membuat bahan polyester tidak cocok untuk digunakan sebagai pakaian olahraga. Namun, cukup cocok untuk digunakan sebagai pakaian luar seperti jaket yang akan melindungi tubuh dari hujan dan juga panas.

4. Bisa Memicu Iritasi Kulit

Bahan yang digunakan untuk membuat polyester adalah campuran organik dan juga zat kimia khususnya minyak bumi. Campuran dua hal ini memang memiliki risiko untuk menimbulkan iritasi pada beberapa orang. Apalagi kalau kulitnya sangat sensitif dengan kain tertentu.


Tags: benang polyester

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia