Perbedaan Antara Benang Polycherry dan Polyester dalam Kerajinan Tangan dan DIY
Bahan Polyester: Pengertian, Karakteristik, Hingga Kelebihan dan Kekurangannya
Semakin berkembangnya zaman, tentunya diimbangi dengan kemajuan-kemajuan yang terjadi pada berbagai aspek kehidupan manusia. Tak terkecuali pada aspek busana atau fashion.
Tak terkecuali gaya busana para influencers banyak yang mencuri perhatian dan menjadi kiblat anak muda dalam memadupadankan busana mereka. Kesempatan ini banyak dilirik oleh pengusaha fashion demi menciptakan produk busana yang cocok dengan trend dan dapat menarik perhatian calon customers.
Wadah promosi mereka juga bisa dengan mudah dilakukan melalui endorsement kepada influencers di sosial media yang memiliki begitu banyak followers.
Apakah kalian sudah memiliki bayangan tentang betapa menggiurkan dan menjanjikannya dunia bisnis fashion di era seperti saat ini?
Untuk mempelajari dunia fashion, dapat dimulai dengan mengetahui dan membedakan jenis kain sebagai bahan baku dasar sebuah busana. Jenis kain sejatinya bervariatif sekali. Mulai dari kain katun, kain linen, kain denim, kain wolfis, kain polyester, dan jenis lainnya.
Melalui artikel kali ini akan dibahas secara khusus mengenai bahan kain Polyester yang sering digunakan untuk membuat hijab, gamis, kemeja, dan lainnya. Selamat membaca dan simak penjelasan selengkapnya tentang bahan Polyester pada ulasan di bawah ini, ya!
Table of Contents
Apa Itu Bahan Polyester?
Perlu diketahui bahwa bahan polyester adalah salah satu pilihan kain yang paling populer digunakan dalam mode busana, desain, ataupun sekadar untuk hiasan interior ruangan. Namun, bagi mereka yang tidak begitu paham tentang dunia busana, mungkin memberikan stigma bahwa bahan polyester adalah bahan yang buruk karena merupakan buatan manusia.
Di Balik Pena: dr. Andreas Kurniawan Berbagi Tutorial Melalui Duka dan Mencuci Piring
Bahan ini bukan berasal dari alam seperti sutra, katun, atau wol. Meskipun berasal dari buatan manusia, tetapi tentu saja tidak membuat serta merta bahan polyester tidak bagus untuk digunakan dalam memproduksi busana atau pakaian.
Pengertian dari polyester adalah istilah umum untuk setiap kain atau tekstil yang dibuat dengan menggunakan benang atau serat polyester. Serat polyester diciptakan dengan mengombinasikan senyawa kimia (Etilen Glikol dan Asam Tereftalat) dengan Polyethylene Terephthalate (PET). Bahan baku pembuatan polyester terdengar begitu ilmiah, bukan? Namun, tahukah kalian jika pada dasarnya polyester adalah sejenis plastik.
Meskipun mungkin kalian masih terasa kurang familiar dengan istilah polyester, tetapi kalian pasti sering menggunakan produknya. polyester kerap kali digunakan sebagai bahan untuk membuat pakaian. Tidak hanya pakaian, bahan ini pun digunakan dalam proses pembuatan sprei, karpet, sofa, tali makrame, dan selimut.
Apabila kalian mencoba melihat sekilas pada tag merek dari pakaian kalian, maka kalian dapat melihat komposisi bahan sekaligus kadar dari bahan tersebut. Bahan polyester sering digunakan sebagai campuran yang dikombinasikan dengan bahan alami untuk membuat pakaian.
Karakteristik Kain Bahan Polyester
Kain polyester banyak digunakan untuk pakaian jadi dan produk rumah tangga karena memiliki karakteristik tertentu. Berikut beberapa karakteristik yang dimiliki oleh bahan ini.
1. Awet dan Tidak Mudah Kerut
Bahan polyester adalah sebuah bahan yang sulit berkerut meski dipakai berkali-kali. Dengan kemampuan ini kain tidak akan terlihat kucel meski digunakan berkali-kali. Beberapa pakaian akan tampak sudah disetrika padahal bahannya memang anti kerut. Oleh karena itu bahan polyester sering dijadikan untuk bahan kaos.
Komponen anti kerut ini juga membuat serat tidak mudah rusak. Meski sudah digunakan selama bertahun-tahun tidak akan putus seratnya. Asal dirawat dengan baik bisa dipakai lama.
2. Bahan Elastis
Bahan polyester juga tergolong lentur saat digunakan. Dengan kemampuan ini kain bisa digunakan untuk membuat pakaian yang memberikan efek nyaman seperti dalaman atau untuk kaos kaki. Pakaian yang elastis juga tidak mudah rusak meski beberapa jenis memiliki masa pakai tertentu
3. Penyerapan keringat Buruk
Meski memiliki banyak kelebihan seperti yang sudah dibahas sebelumnya, bahan polyester juga memiliki kekurangan. Kemampuan untuk menyerap keringat sangat buruk. Bahkan, pakaian akan tampak bahasa begitu saja dan keringat menetes ke bawah.
Penyerapan keringat yang buruk membuat bahan polyester tidak cocok untuk digunakan sebagai pakaian olahraga. Namun, cukup cocok untuk digunakan sebagai pakaian luar seperti jaket yang akan melindungi tubuh dari hujan dan juga panas.
4. Bisa Memicu Iritasi Kulit
Bahan yang digunakan untuk membuat polyester adalah campuran organik dan juga zat kimia khususnya minyak bumi. Campuran dua hal ini memang memiliki risiko untuk menimbulkan iritasi pada beberapa orang. Apalagi kalau kulitnya sangat sensitif dengan kain tertentu.
Tags: benang polyester