Perbedaan Antara Benang Polycherry dan Polyester dalam Kerajinan Tangan dan DIY
Karakteristik Bahan Polyester
Tentunya masing-masing bahan baik yang bersifat alami maupun sintetis memiliki karakteristik masing-masing. Bahan-bahan tersebut bersifat unik dan memiliki ciri khas. Begitu pun dengan bahan polyester. Pada pembahasan berikut ini akan disebutkan karakteristik dari bahan polyester. Silakan disimak!
1. Awet dan tahan lama
Polyester termasuk jenis bahan yang awet serta tahan lama. Karakteristik tersebut menjadikan bahan polyester tahan terhadap berbagai jenis bahan kimia, diantaranya yaitu acid. Alasan itulah yang melandasi mengapa polyester kerap kali digunakan sebagai campuran bahan untuk berbagai kebutuhan, seperti pakaian, sofa, dan lainnya.
2. Tidak mudah kusut
Keunikan lain dari bahan polyester yang sebenarnya juga dapat dikategorikan sebagai kelebihan yaitu tidak mudah kusut dan meregang (bolong). Bahan ini juga tahan terhadap kerutan dan lecet.
3. Kuat tetapi ringan
Serat yang digunakan untuk membuat bahan polyester sangat kuat, tetapi sangat ringan.
4. Mudah dicampurkan dengan banyak warna
Bahan polyester mudah dicampur dengan warna (diwarnai) sehingga sangat cocok digunakan sebagai bahan pakaian yang kerap kali memiliki variasi warna guna menarik calon pembeli.
5. Bentuk kain tidak mudah berubah
Kain yang menggunakan bahan polyester dapat mempertahankan bentuknya dengan sangat baik.
6. Perawatan yang sangat mudah
Kain atau pakaian yang terbuat dari bahan polyester sangat mudah untuk dirawat. Perawatannya dapat dilakukan hanya dengan dicuci dan dikeringkan di rumah. Sehingga siapapun bisa melakukannya.
7. Mudah dikeringkan
Kain polyester sangat mudah kering. Dengan kata lain, kain dari bahan polyester menjadi pilihan yang tepat sebagai bahan untuk pakaian luar ruangan atau ketika cuaca sedang dingin.
Apa Perbedaan Bahan Polyester dan Bahan Kaos Katun, Mana Yang Lebih Bagus?
Untuk membuat kaos, hal terpenting yang perlu Anda perhatikan adalah bahan dasarnya. Apakah Anda ingin menggunakan bahan kaos dari katun? Atau bahan kaos lainnya? Karena memang bahan kaos yang tersedia di pasaran sangat banyak. Berbicara soal bahan kaos, selain ada bahan katun, masih ada juga bahan Polyester. Pasti para pengrajin kaos sudah familiar ya dengan kedua jenis bahan kaos ini. Tapi bagi para pemula, sudah tau perbedaannya? Mana yang lebih unggul? Penjelasan tentang kedua jenis kain ini akan kami bahas pada artikel ini, simak sampai habis ya
- Apa Itu Bahan Kaos Katun?
- Ciri-Ciri Bahan Katun
- Apa Itu Bahan Kaos Polyester?
- Ciri-ciri Bahan Polyester Biasa
- Ciri-Ciri Bahan Polyester Activedry
- Kesimpulan
Karakteristik Kain Bahan Polyester
Kain polyester banyak digunakan untuk pakaian jadi dan produk rumah tangga karena memiliki karakteristik tertentu. Berikut beberapa karakteristik yang dimiliki oleh bahan ini.
1. Awet dan Tidak Mudah Kerut
Bahan polyester adalah sebuah bahan yang sulit berkerut meski dipakai berkali-kali. Dengan kemampuan ini kain tidak akan terlihat kucel meski digunakan berkali-kali. Beberapa pakaian akan tampak sudah disetrika padahal bahannya memang anti kerut. Oleh karena itu bahan polyester sering dijadikan untuk bahan kaos.
Komponen anti kerut ini juga membuat serat tidak mudah rusak. Meski sudah digunakan selama bertahun-tahun tidak akan putus seratnya. Asal dirawat dengan baik bisa dipakai lama.
2. Bahan Elastis
Bahan polyester juga tergolong lentur saat digunakan. Dengan kemampuan ini kain bisa digunakan untuk membuat pakaian yang memberikan efek nyaman seperti dalaman atau untuk kaos kaki. Pakaian yang elastis juga tidak mudah rusak meski beberapa jenis memiliki masa pakai tertentu
3. Penyerapan keringat Buruk
Meski memiliki banyak kelebihan seperti yang sudah dibahas sebelumnya, bahan polyester juga memiliki kekurangan. Kemampuan untuk menyerap keringat sangat buruk. Bahkan, pakaian akan tampak bahasa begitu saja dan keringat menetes ke bawah.
Penyerapan keringat yang buruk membuat bahan polyester tidak cocok untuk digunakan sebagai pakaian olahraga. Namun, cukup cocok untuk digunakan sebagai pakaian luar seperti jaket yang akan melindungi tubuh dari hujan dan juga panas.
4. Bisa Memicu Iritasi Kulit
Bahan yang digunakan untuk membuat polyester adalah campuran organik dan juga zat kimia khususnya minyak bumi. Campuran dua hal ini memang memiliki risiko untuk menimbulkan iritasi pada beberapa orang. Apalagi kalau kulitnya sangat sensitif dengan kain tertentu.
Kesimpulan
Membicarakan tentang bahan kaos memang tidak akan ada habisnya, mulai dari jenis, warna, karakter sampai harganya. Semua jenis bahan mempunyai perbedaan dan ciri khas nya masing-masing. Dua jenis kain kaos yang mempunyai masing-masing peminat, fungsi nya sama-sama untuk bahan dasar kaos tetapi berbeda dari bahan dasar pembuatan dan kualitas kainnya. Bahan katun, semua orang tahu bagaimana kualitasnya, berbeda-beda juga jenis dan harga nya, tetapi kaos yang menggunakan bahan katun biasanya berkualitas baik dan bisa masuk ke standar kaos distro (biasanya kaos yang menggunakan jenis bahan Combed).
Bahan Polyester, pilihan utama untuk membuat kaos dengan harga murah. Harga kainnya yang terjangkau yang membuat kain ini banyak diburu untuk kaos-kaos promosi dan kaos partai. Kualitasnya? Tidak bisa disamakan dengan bahan katun, karena tentu berbeda jauh, tapi Anda bisa pakai jenis bahan Polyester Activedry jika ingin mendapatkan kualitas yang lebih baik dari sekedar bahan polyester biasa.
Jenis bahan kaos apapun bisa Anda gunakan untuk bahan dasar kaos Anda, disesuaikan dengan kebutuhan dan budget produksi yang Anda miliki juga tentunya
TOKO BAHAN KAOS KNITTO
Jl. Kebon Jukut No. 15, Bandung, Jawa Barat, Indonesia
WA : 081910607055 | 081383888599
TOKO BAHAN KAOS KNITTO YOGYAKARTA
Jl. Hos Cokroaminoto 162A, Yogyakarta
Senin – Jumat : 08.30 – 16.30 WIB
Sabtu : 08.30 – 14.30 WIB
– Teteron Cotton (TC)
Berikutnya, kita akan membahas bahan bernama Teteron Cotton yang terbuat dari kombinasi alami dan sintetis. Ia pun sering disingkat sebagai bahan TC.
Ternyata oh ternyata, Teteron merupakan bahan Polyester yang dulu diinovasikan di Jepang sekitar setengah abad lalu. Istilah Teteron sendiri berasal dari kontes panjang yang dilakukan oleh Toyo Rayon guna menemukan nama yang tepat untuk produk polyester-nya tersebut.
Sementara istilah Cotton adalah bahan alami yang berasal dari pohon kapas.
Alhasil Teteron Cotton ini sering dikenal sebagai bahan kawin-silang antara Polyester dan Cotton. Umumnya racikan komposisi untuk membuat bahan TC ialah 65% (cotton) dan 35% (polyester).
“Komposisinya harus segitu min? Gak kurang?
Hmm, tergantung sih, kadang juga ada yang 75% dan 25%. Asalkan cotton lebih dominan dari TC. Yang penting secara kegunaan, bahan Teteron Cotton umum digunakan sebagai bahan kaos polos atau kaos sablon.
Terus, melalui kemajuan teknologi, Teteron pun bertransformasi dari yang dulunya identik dengan bahan yang gerah, menjadi bahan yang cukup adem dan nyaman dipakai. Akan tetapi, bila di bawah sinar matahari TC akan terasa sangat panas.
Tags: benang polyester