... Rahasia Kerajinan: Mengubah Emas dan Perak Menjadi Perhiasan Indah

Keindahan dalam Karya Tangan - Perhiasan Emas dan Perak sebagai Hasil Kerajinan

Teknik Membuat Kerajinan dari Logam

Untuk membuat berbagai macam kerajinan di atas, tentunya pengrajin juga harus menguasai berbagai teknik tertentu. Lalu apa saja teknik-teknik yang bisa diterapkan dalam pembuatan kerajinan dari logam ini? Yuk simak penjelasan di bawah ini!

Teknik Trap-Trapan

Teknik trap-trapan adalah teknik berupa menyusun kawat atau menggunakan benang yang akan diimplementasikan kedalam kerajinan berbahan perak. Pada dasarnya teknik trap-trapan digunakan untuk membuat kerangka dari bentuk kerajinannya.

Teknik Las

Teknik las adalah salah satu jenis teknik yang paling banyak digunakan oleh masyarakat, dimana teknik ini dilakukan dengan cara menyambungkan logam. Hasil yang bisa didapatkan dari teknik ini adalah kerajinan yang berupa kerangka dari bahan besi atau tembaga yang tersambung.

Teknik Drag

Teknik drag merupakan teknik yang dilakukan dengan cara mencetak, dimana cetakan inilah yang berbentuk kup atau drag. Kup merupakan kerajinan yang berguna untuk mencetak pada bagian atas, sedangkan drag adalah kebalikannya, yakni mencetak pada bagian bawah.

Adapun cetakan untuk teknik drag ini dibuat dari bahan kayu atau dibuat dari bahan logam yang digunakan untuk memadatkan pasir cetak yang sudah diisi di dalamnya.

Teknik Grafir

Teknik Grafir merupakan teknik yang menggunakan cetakan objek dadi logam yang dibuat dengan menggunakan alat potong. Pada umumnya teknik ini di diimplementasikan untuk membuat kerajinan dari tembaga.

Teknik Tuang atau Cor

Teknik tuang atau teknik cor merupakan teknik yang dilakukan dengan cara menuang cairan berupa logam atau aluminium yang dimasukkan ke dalam sebuah cetakan. Apabila sudah, maka material akan membeku dan dikeluarkan hingga membentuk sebuah komponen yang lainnya.

Bacaan lebih lanjut [ sunting | sunting sumber ]

  • Borel, F. 1994. The Splendor of Ethnic Jewelry: from the Colette and Jean-Pierre Ghysels Collection. New York: H.N. Abrams (ISBN 0-8109-2993-7).
  • Evans, J. 1989. A History of Jewellery 1100–1870 (ISBN 0-486-26122-0).
  • Nemet-Nejat, Karen Rhea 1998. Daily Life in Ancient Mesopotamia. Westport, CT: Greenwood Press (ISBN 0-313-29497-6).
  • Tait, H. 1986. Seven Thousand Years of Jewellery. London: British Museum Publications (ISBN 0-7141-2034-0).

  • Definisi kamus perhiasan di Wikikamus
  • Media terkait Jewellery di Wikimedia Commons
  • Media terkait Jewellery shops in Thailand di Wikimedia Commons
  • Video How its made gold chain
  • Video How it's made - Gold jewellery
  • Video Gold - How its made
  • Video How gold is produced
  • Video How Its Made - Silver Jewelery
  • Video How Platinum Rings Are Made

Jenis-jenis perhiasan [ sunting | sunting sumber ]

Jenis-jenis perhiasan banyak sekali mulai dari cara pembuatannya, bahannya, serta modelnya banyak sekali jenisnya.

Cara membuat [ sunting | sunting sumber ]

Berdasarkan cara pembuatannya perhiasan dibagi menjadi 3, yaitu:

  • Perhiasan Buatan Pabrik (Factory Made). Perhiasan jenis ini dibuat di pabrik dan sering sekali kita temui di toko-toko emas. Karena emas jenis ini gampang ditemui sehingga kita dapat dengan mudah memperjual-belikannya. Ini menjadi faktor plus untuk perhiasan jenis factory made ini.
  • Perhiasan Buatan Sendiri (Hand Made). Perhiasan selain buatan pabrik, perhiasan juga dapat dibuat senidri. Jenis perhiasan ini biasanya harus terlebih dahulu pesan. Biasanya seseorang yang memesan perhiasan ini menginginkan model yang langka dan unik. Karena itu jenis perhiasan ini harganya lumayan mahal daripada perhiasan buatan pabrik. Tingkat kemahalan perhiasan janis ini tergantung dari kerumitan dan keunikan model perhiasannya itu sendiri.
  • Perhiasan Eksklusif. Perhiasan jenis ini harganya cukup mahal karena perhiasan yang eksklusif tidak dibuat untuk masal. Biasanya perhiasan jenis ini hanya untuk pagelaran/pameran. Dan mementingkan tingkat kerumitan dan keunikan dari para pengrajin.

Bahan perhiasan logam [ sunting | sunting sumber ]

Berdasarkan bahan pembuatannya, ada 12 bahan logam yang umumnya digunakan untuk membuat perhiasan, yaitu:

Perhiasan yang terbuat dari perak ini umumnya mempunyai ciri halus dan berkilau. Perhiasan yang terbuat dari perak juga mempunyai 3 tingkatan sesuai dengan kualitasnya. Berikut tingkatan perhiasan perak:

  • Perhiasan perak murni: perhiasan yang mengandung perak murni. memiliki kandungan perak 99,9% . Ciri perak murni ini bertekstur lembut dan berkilau.
  • Perhiasan perak sterling: perhiasan dengan bahan perak jenis ini dipadukan dengan bahan lainnya biasanya tembaga. Kandungan yang ada dalam perhiasan perak sterling ini 92,5% itu perak murni dan 7,5% itu tembaga.
  • Perhiasan Perak Argentium: perhiasan yang terbuat dari perak jenis ini bersifat anti noda, dan bersifat lebih kasar dari perak sterling.

Contoh Kerajinan dari Logam

">No">Hasil Kerajinan dari Logam
">1">Kerajinan Alat Musik dari Logam
">2">Kerajinan Kriya Logam Tiga Dimensi dari Logam
">3">Kerajinan Kubah Masjid dari Logam
">4">Kerajinan Medali dari Logam
">5">Kerajinan Miniatur Kendaraan dari Logam
">6">Kerajinan Patung dari Logam
">7">Kerajinan Peralatan Makan dari Logam
">8">Kerajinan Pisau dari Logam
">9">Kerajinan Plakat dari Logam
">10">Kerajinan Uang Kepeng dari Logam
">11">Kerajinan Vas Bunga dari Logam

Mengetahui Emas Asli atau Palsu [ sunting | sunting sumber ]

Mengetahui perbedaan antara emas asli atau emas palsu merupakan hal yang perlu diketahui bagi orang yang ingin melakukan investasi emas. Jangan sampai emas yang mau diinvestasikan adalah emas palsu. Bukannya untung malah rugi. Dengan banyaknya orang yang melakukan investasi emas. Ada saja penjual nakal yang membuat emas palsu agar dijual dengan harga tinggi seperti emas asli.

Cara mengetahui emas asli atau palsu dapat dilakukan cara-cara berikut ini. Berikut adalah ciri-ciri emas palsu:

  1. Bila didekatkan dengan magnet akan menempel.
  2. Bila dijatuhkan akan terdengar bunyi nyaring.
  3. Bila dicium berbau seperti bau besi.
  4. Bila digoreskan pada kaca, kaca akan tergores.
  5. Bila dipakai, akan menimbulkan rasa gatal pada kulit dan kulit menjadi hitam.
  6. Bila dicampur dengan zat asam, seperti asam klorida dan asam sulfat, maka akan tampak larutan logam yang lain.
  7. Bila digosokkan pada keramik, maka akan terdapat garis hitam pada keramik.
  8. Bila digosokkan dengan menggunakan jarum, jarum akan bengkok.

Untuk menguji apakah emas asli atau emas palsu dapat meminta bantuan ahli perhiasan untuk menguji emas dengan menggunakan sinar-X. Cara ini adalah cara yang paing cepat, paing aman dan paling mudah untuk menguji keaslian emas. Cara ini tidak menyebabkan emas mengalami kerusakan, tetapi memerlukan biaya.

Cara lainnya untuk menguji keaslian emas adalah dengan mengunakan larutan asam klorida atau asam sulfat. Caranya, ambil sedikit bagian emas dengan cara menyanyat dengan mengunakan pisau yang tajam lalu letakkan pada tabung kaca. Jangan lupa untuk memakan sarung tangan karet. Tuang sedikit asam pada emas. Bila ada logam lain, maka logam akan larut dan terpisah dari emas. Cara ini dapat menyebabkan kerusakan pada emas. Asam yang digunakan untuk melakukan pengujan juga merupakan bahan kimia yang berbahaya, karena dapat menyebabkan luka bakar.


Tags: kerajinan hasil hiasan

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia