... Rahasia Kerajinan: Mengubah Emas dan Perak Menjadi Perhiasan Indah

Keindahan dalam Karya Tangan - Perhiasan Emas dan Perak sebagai Hasil Kerajinan

Emas

Emas sejatinya memiliki beberapa kualitas yang membuatnya sangat berharga sepanjang sejarah. Hal itu karena emas adalah salah satu logam pertama yang diketahui manusia dari tahun 3400 SM oleh orang Mesir.

Emas adalah logam kuning yang lunak dan padat. Nomor atom emas adalah 79 dan memiliki simbol penerapan kimia Au dari bahasa Latin ‘aurum‘ yang berarti ‘fajar bersinar.

Emas adalah salah satu anggota logam transisi (trivalen dan univalen) dalam jenis unsur kimia (Au) merupakan logam mulia kuning berkilau pekat dari Golongan 11 (Ib), Periode 6, dari tabel periodik atau berada dalam kolom tabel periodik yang sama dengan perak dan tembaga.

Pengertian Emas Menurut Para Ahli

Adapun definisi emas menurut para ahli, antara lain:

  1. Henny Mariani (2010), Emas adalah standar keuangan yang ditentukan oleh berbagai bentuk negara dan juga sebagai alat tukar yang relatif abadi, dan diterima di semua negara di dunia. Sehingga dalam hal inilah setiap penggunaan emas di ukur dengan satuan berat gram sampai kilogram.
  2. James Turk, Pengertian emas adalah komoditi yang unik sekaligus spesial lantaran senantiasa didapatkan dari perut bumi dan terakumulasi di permukaan bumi.

Jenis-jenis perhiasan [ sunting | sunting sumber ]

Jenis-jenis perhiasan banyak sekali mulai dari cara pembuatannya, bahannya, serta modelnya banyak sekali jenisnya.

Cara membuat [ sunting | sunting sumber ]

Berdasarkan cara pembuatannya perhiasan dibagi menjadi 3, yaitu:

  • Perhiasan Buatan Pabrik (Factory Made). Perhiasan jenis ini dibuat di pabrik dan sering sekali kita temui di toko-toko emas. Karena emas jenis ini gampang ditemui sehingga kita dapat dengan mudah memperjual-belikannya. Ini menjadi faktor plus untuk perhiasan jenis factory made ini.
  • Perhiasan Buatan Sendiri (Hand Made). Perhiasan selain buatan pabrik, perhiasan juga dapat dibuat senidri. Jenis perhiasan ini biasanya harus terlebih dahulu pesan. Biasanya seseorang yang memesan perhiasan ini menginginkan model yang langka dan unik. Karena itu jenis perhiasan ini harganya lumayan mahal daripada perhiasan buatan pabrik. Tingkat kemahalan perhiasan janis ini tergantung dari kerumitan dan keunikan model perhiasannya itu sendiri.
  • Perhiasan Eksklusif. Perhiasan jenis ini harganya cukup mahal karena perhiasan yang eksklusif tidak dibuat untuk masal. Biasanya perhiasan jenis ini hanya untuk pagelaran/pameran. Dan mementingkan tingkat kerumitan dan keunikan dari para pengrajin.

Bahan perhiasan logam [ sunting | sunting sumber ]

Berdasarkan bahan pembuatannya, ada 12 bahan logam yang umumnya digunakan untuk membuat perhiasan, yaitu:

Perhiasan yang terbuat dari perak ini umumnya mempunyai ciri halus dan berkilau. Perhiasan yang terbuat dari perak juga mempunyai 3 tingkatan sesuai dengan kualitasnya. Berikut tingkatan perhiasan perak:

  • Perhiasan perak murni: perhiasan yang mengandung perak murni. memiliki kandungan perak 99,9% . Ciri perak murni ini bertekstur lembut dan berkilau.
  • Perhiasan perak sterling: perhiasan dengan bahan perak jenis ini dipadukan dengan bahan lainnya biasanya tembaga. Kandungan yang ada dalam perhiasan perak sterling ini 92,5% itu perak murni dan 7,5% itu tembaga.
  • Perhiasan Perak Argentium: perhiasan yang terbuat dari perak jenis ini bersifat anti noda, dan bersifat lebih kasar dari perak sterling.

Dampak terhadap masyarakat [ sunting | sunting sumber ]

Perhiasan digunakan untuk menunjukkan status. Di Roma kuno, cincin hanya bisa dikenakan oleh kalangan tertentu, dan [1] kemudian hukum kemewahan mendikte siapa dan jenis perhiasan apa yang bisa dikenakan. [2] [3] [4] Hal ini juga didasarkan pada pangkat warga negara pada saat itu.

Industri perhiasan meluncurkan kampanye pada awal abad ke-20 untuk mempromosikan cincin pertunangan bagi pria yang mendapatkan popularitas dan cincin pertunangan bagi pria yang tidak populer, bahkan sampai membuat sejarah palsu dan mengklaim bahwa praktik tersebut berakar dari abad pertengahan. [5] [6] Pada pertengahan tahun 1940-an, 85% pernikahan di AS disertai dengan upacara cincin ganda, naik dari 15% pada tahun 1920-an. [7]

Beberapa denominasi Kristen melarang penggunaan perhiasan oleh pria dan wanita, termasuk gereja-gereja Amish Mennonite dan Holiness. Perjanjian Baru dalam Alkitab berisi perintah untuk tidak mengenakan emas, dan tulisan-tulisan rasul Paulus dan Petrus serta kitab Wahyu menggambarkan "pelacur besar", atau sistem agama palsu, sebagai "berhiaskan emas, batu-batu berharga dan mutiara, dengan cawan emas di tangannya".


Tags: kerajinan hasil hiasan

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia