Keindahan dalam Karya Tangan - Perhiasan Emas dan Perak sebagai Hasil Kerajinan
Pabrik Perhiasan [ sunting | sunting sumber ]
Salah satu industri terbesar di Indonesia adalah pabrik perhiasan. Dimana di Indonesia sendiri, pabrik perhiasan terdapat di berbagai daerah. Dan uniknya, pabrik perhiasan di Indonesia ini tak hanya berupa pabrik perhiasan emas saja, tetapi berbagai pabrik perhiasan seperti xuping, perak, mutiara, emas ubs dan lain sebagainya juga terdapat di Indonesia. untuk lokasinya sendiri tersebar di berbagai daerah seperti Magelang, Surabaya dan kota lain di Indonesia.
Untuk lebih jelasnya, berikut ini beberapa macam pabrik perhiasan yang berada di Indonesia.
Pabrik perhiasan emas [ sunting | sunting sumber ]
Salah satu lokasi yang menjadi pusat pabrik perhiasan emas di Indonesia adalah Surabaya. Di kota yang berada di sebelah timur pulau Jawa ini anda tak hanya akan menjumpai satu pabrik saja, tetapi beberapa pabrik cincin kawin yang beroperasi dalam pembuatan perhiasan emas bisa anda jumpai.
Dan dari sekian banyak pabrik perhiasan yang berada di Surabaya, masing-masing tentu memiliki keunggulan tersendiri, yang salah satunya yaitu hanya menawarkan perhiasan emas ubs.
Pabrik perhiasan mutiara [ sunting | sunting sumber ]
Mungkin bahan baku perhiasan yang berasa dari kerang ini cukup sulit didapatkan, sehingga tak heran jika harga yang dibandrol untuk satu butirnya pun cukup mahal. Sehingga memang pabrik perhiasan ini jumlahnya tak sebanyak pabrik lain yang menggunakan bahan emas atau perak sebagai bahan baku pembuatan perhiasan.
Akan tetapi, untuk pabrik perhiasan mutiara pun masih membutuhkan bahan lain sebagai kombinasi. Dan bahan yang paling sering dikombinasikan dengan mutiara adalah emas putih.
Pabrik perhiasan perak [ sunting | sunting sumber ]
Perak merupakan bahan yang sering dijadikan sebagai imitasi dari perhiasan emas. Dimana untuk perhiasan perak sendiri memiliki keindahan yang tak kalah memukaunya, tetapi harga yang dibandrol untuknya begitu terjangkau.
Perbedaan Emas Kuning dan Emas Putih [ sunting | sunting sumber ]
Emas merupakan salah satu jenis logam. Logam yang dikenal dengan logam mulia ini merupakan logam dengan simbol Au yang memiliki nomor atom 79. Emas murni memiliki warna kuning mengkilat. Emas murni lebih keras bila dibandingkan dengan timah dan tidak lebih keras bila dibandingkan dengan perak. Emas murni sangat jarang digunakan sebagai perhiasan. Agar lebih keras, emas murni perlu ditambahkan logam-logam lain. Jenis logam yang ditambahkan adalah logam yang tidak mengubah kilau emas secara signifikan. Jenis logam yang ditambahkan tersebut juga tidak menjadikan emas rapuh.
Pada emas dikenal dengan istilah karat. Karat merupakan tingkat kemurnian emas. Tingkat kemurnian emas murni adalah 24 karat. Bila emas memiliki 18 karat, berarti emas tersebut memiliki 18/24 bagian emas atau 75 persen emas dan sisanya logam lain. Bila emas memiliki 14 karat, maka emas tersebut memliki 14/24 emas, atau 58,33 persen emas dan sisanya logam lain.
Logam-logam yang lazim ditambahkan pada emas murni adalah perak, Zinc, nikel, palladium dan tembaga. Emas murni yang ditambahkan logam lain dapat mengalami perubahan kilauan dan warna emas. Bila emas murni dicampur perak maka akan menghasilkan efek visual warna hijau, dicampur nikel akan menghasilkan warna putih dan bila dicampur dengan tembaga maka akan menghasilkan warna merah.
Emas putih yang ada di pasaran yang banyak diminati adalah emas putih dari emas murni yang dicampur dengan nikel. Hal ini karena campuran emas murni dan nikel lebih murah daripada campuran emas murni dan palladium.
Perbedaan antara emas kuning dan emas putih terletak pada logam yang dicampurkan. Emas kuning merupakan emas murni yang dicampur dengan perak sedangkan emas putih merupakan emas murni yang dicampur dengan nikel. Karena sifat yang berbeda, umumnya harga emas putih lebih mahal dibandingkan dengan emas kuning.
Jadi, emas kuning dan emas putih bukan merupakan logam berbeda namun merupakan emas yang berbeda. Keduanya sama-sama emas. Perbedaan emas kuning dan emas putih adalah hanya pada logam yang dicampurkan yang berbeda.
Kadar perhiasan emas [ sunting | sunting sumber ]
- 24 karat (99.99%), atau ada pula Emas Lokal (99.7%)
- 22 karat (91.6% emas), emas dicampur logam lain 8.3% (biasanya perak)
- 21 karat (87.5% emas)
- 20 karat (83.3% emas)
- 18 carat ( 75.0% emas), biasanya untuk cincin
- 14 karat ( 58.5% emas)
- 10 carat ( 41.7% emas)
- 9 carat (37.5% emas)
Karat adalah sistem pengukuran tingkat kemurnian emas. Kemurnian emas diukur berdasarkan jumlah persentase emas murni yang terkandung dalam suatu logam. Emas dikenal sebagai logam yang langka dan memiliki sifat unik. Warna nya yang berkilau juga dipersepsikan orang sebagai zaman dahulu sangat bernilai dan digunakan sebagai alat pertukaran. Mengacu kepada sifat uniknya, logam emas yang memiliki kadar kemurnian semakin tinggi akan semakin lunak logam nya. Oleh karena sifat logam yang terlalu lunak ini maka agak sulit bagi pengrajin untuk mempertahankan durabilitas barang tersebut ketika digunakan dalam aktivitas sehari-hari. Oleh karena itu emas harus dicampur oleh logam lain seperti perak, tembaga dan logam lain sehingga menghasilkan perhiasan emas yang memiliki durabilitas tinggi dalam aktivitas sehari-hari.
Di Indonesia memang belum jelas penentuan dan patokan hubungan karat dengan kadar kandungan emas. Hampir setiap toko emas berbeda-beda mengenai karat ini. Terutama toko emas yang berbeda daerah. Misal antara di Jakarta dengan di Jawa Tengah dapat terjadi perbedaan penafsiran karat (kemurnian emas). Disatu toko kadar emas 22 karat sekitar 80%, tetapi di toko lain emas 22 karat hanya berkadar 70%. Untuk mengenal emas, kita terlebih dahulu mengenal istilah " kadar " dalam emas. Kadar merupakan tingkat keaslian emas, atau jumlah kandungan kemurnian emas. Kadar emas dinyatakan dalam "karat". Kadar 24 karat dinyatakan sebagai emas murni. Jadi emas kadar 23 karat berarti tingkat kemurniannya adalah 23/24 X 100% atau sekitar 95,8%. Jadi bila emas kadar 22 karat dengan berat 15 gram maka kandungan emas murninya = 22/24 x 15 = 13.75 Gram. Untuk mempermudah, sudah tersedia tetapan untuk menentukan karat berdasar kadarnya.
Bacaan lebih lanjut [ sunting | sunting sumber ]
- Borel, F. 1994. The Splendor of Ethnic Jewelry: from the Colette and Jean-Pierre Ghysels Collection. New York: H.N. Abrams (ISBN 0-8109-2993-7).
- Evans, J. 1989. A History of Jewellery 1100–1870 (ISBN 0-486-26122-0).
- Nemet-Nejat, Karen Rhea 1998. Daily Life in Ancient Mesopotamia. Westport, CT: Greenwood Press (ISBN 0-313-29497-6).
- Tait, H. 1986. Seven Thousand Years of Jewellery. London: British Museum Publications (ISBN 0-7141-2034-0).
- Definisi kamus perhiasan di Wikikamus
- Media terkait Jewellery di Wikimedia Commons
- Media terkait Jewellery shops in Thailand di Wikimedia Commons
- Video How its made gold chain
- Video How it's made - Gold jewellery
- Video Gold - How its made
- Video How gold is produced
- Video How Its Made - Silver Jewelery
- Video How Platinum Rings Are Made
Jenis-jenis perhiasan [ sunting | sunting sumber ]
Jenis-jenis perhiasan banyak sekali mulai dari cara pembuatannya, bahannya, serta modelnya banyak sekali jenisnya.
Cara membuat [ sunting | sunting sumber ]
Berdasarkan cara pembuatannya perhiasan dibagi menjadi 3, yaitu:
- Perhiasan Buatan Pabrik (Factory Made). Perhiasan jenis ini dibuat di pabrik dan sering sekali kita temui di toko-toko emas. Karena emas jenis ini gampang ditemui sehingga kita dapat dengan mudah memperjual-belikannya. Ini menjadi faktor plus untuk perhiasan jenis factory made ini.
- Perhiasan Buatan Sendiri (Hand Made). Perhiasan selain buatan pabrik, perhiasan juga dapat dibuat senidri. Jenis perhiasan ini biasanya harus terlebih dahulu pesan. Biasanya seseorang yang memesan perhiasan ini menginginkan model yang langka dan unik. Karena itu jenis perhiasan ini harganya lumayan mahal daripada perhiasan buatan pabrik. Tingkat kemahalan perhiasan janis ini tergantung dari kerumitan dan keunikan model perhiasannya itu sendiri.
- Perhiasan Eksklusif. Perhiasan jenis ini harganya cukup mahal karena perhiasan yang eksklusif tidak dibuat untuk masal. Biasanya perhiasan jenis ini hanya untuk pagelaran/pameran. Dan mementingkan tingkat kerumitan dan keunikan dari para pengrajin.
Bahan perhiasan logam [ sunting | sunting sumber ]
Berdasarkan bahan pembuatannya, ada 12 bahan logam yang umumnya digunakan untuk membuat perhiasan, yaitu:
Perhiasan yang terbuat dari perak ini umumnya mempunyai ciri halus dan berkilau. Perhiasan yang terbuat dari perak juga mempunyai 3 tingkatan sesuai dengan kualitasnya. Berikut tingkatan perhiasan perak:
- Perhiasan perak murni: perhiasan yang mengandung perak murni. memiliki kandungan perak 99,9% . Ciri perak murni ini bertekstur lembut dan berkilau.
- Perhiasan perak sterling: perhiasan dengan bahan perak jenis ini dipadukan dengan bahan lainnya biasanya tembaga. Kandungan yang ada dalam perhiasan perak sterling ini 92,5% itu perak murni dan 7,5% itu tembaga.
- Perhiasan Perak Argentium: perhiasan yang terbuat dari perak jenis ini bersifat anti noda, dan bersifat lebih kasar dari perak sterling.
Tags: kerajinan hasil hiasan