Keindahan dalam Karya Tangan - Perhiasan Emas dan Perak sebagai Hasil Kerajinan
Mengetahui Emas Asli atau Palsu [ sunting | sunting sumber ]
Mengetahui perbedaan antara emas asli atau emas palsu merupakan hal yang perlu diketahui bagi orang yang ingin melakukan investasi emas. Jangan sampai emas yang mau diinvestasikan adalah emas palsu. Bukannya untung malah rugi. Dengan banyaknya orang yang melakukan investasi emas. Ada saja penjual nakal yang membuat emas palsu agar dijual dengan harga tinggi seperti emas asli.
Cara mengetahui emas asli atau palsu dapat dilakukan cara-cara berikut ini. Berikut adalah ciri-ciri emas palsu:
- Bila didekatkan dengan magnet akan menempel.
- Bila dijatuhkan akan terdengar bunyi nyaring.
- Bila dicium berbau seperti bau besi.
- Bila digoreskan pada kaca, kaca akan tergores.
- Bila dipakai, akan menimbulkan rasa gatal pada kulit dan kulit menjadi hitam.
- Bila dicampur dengan zat asam, seperti asam klorida dan asam sulfat, maka akan tampak larutan logam yang lain.
- Bila digosokkan pada keramik, maka akan terdapat garis hitam pada keramik.
- Bila digosokkan dengan menggunakan jarum, jarum akan bengkok.
Untuk menguji apakah emas asli atau emas palsu dapat meminta bantuan ahli perhiasan untuk menguji emas dengan menggunakan sinar-X. Cara ini adalah cara yang paing cepat, paing aman dan paling mudah untuk menguji keaslian emas. Cara ini tidak menyebabkan emas mengalami kerusakan, tetapi memerlukan biaya.
Cara lainnya untuk menguji keaslian emas adalah dengan mengunakan larutan asam klorida atau asam sulfat. Caranya, ambil sedikit bagian emas dengan cara menyanyat dengan mengunakan pisau yang tajam lalu letakkan pada tabung kaca. Jangan lupa untuk memakan sarung tangan karet. Tuang sedikit asam pada emas. Bila ada logam lain, maka logam akan larut dan terpisah dari emas. Cara ini dapat menyebabkan kerusakan pada emas. Asam yang digunakan untuk melakukan pengujan juga merupakan bahan kimia yang berbahaya, karena dapat menyebabkan luka bakar.
Jenis Perhiasan Emas Berdasarkan Warna
Dari segi warna, perhiasan emas dikenal dalam tiga warna, yaitu:
1. Emas Kuning
Perhiasann emas kuning biasanya ditemukan pada golongan emas tua atau yang kandungan emas murninya paling banyak. Dikutip dari Galeri 24, semakin tinggi kandungan emas pada perhiasan maka semakin kuning dan terang warna perhiasan.
Perlu diketahui bahwa tidak semua perhiasan emas kuning memiliki kadar 24 karat. Beberapa perhiasan emas kuning dicampur logam lainnya seperti perak, tembaga, dan seng untuk meningkatkan durabilitasnya.
2. Emas Putih
Perhiasan emas putih merupakan perhiasan campuran antara emas dan logam mulia lainnya seperti perak, platinum, atau paladium. Perhiasan emas putih banyak diminati karena warnanya yang elegan dan netral sehingga mudah dipadu padankan dengan banyak warna pakaian.
Karena kandungan logam lainnya yang lebih tinggi, emas putih cenderung lebih kuat dan tahan gores dibanding emas kuning.
3. Emas Rose gold
Perhiasan emas rose gold memiliki warna pink keemasan. Warna emas rose gold dihasilkan dari percampuran antara emas murni, perak, dan tembaga. Perhiasan emas rose gold umumnya lebih murah dibanding emas putih atau kuning, karena kandungan emasnya yang tidak terlalu tinggi.
Sifat Emas
Emas memiliki beberapa sifat, antara lain:
Emas memiliki beragam manfaat, diantaranya yaitu:
Emas mulai digunakan sebagai pendukung untuk sistem mata uang kertas ketika tersebar luas pada abad ke-19, dan dari tahun 1870-an hingga Perang Dunia I, standar emas adalah dasar untuk mata uang dunia.
Emas disebut-sebut sebagai yang paling indah dari semua contoh kimia unsur. Keindahannya membuatnya diinginkan untuk digunakan dalam perhiasan, koin, uang logam, cendramata, dan karya seni sejak ribuan tahun. Hal itu karena emas merupakan salah satu logam murni pertama yang digunakan oleh manusia. Selain itu karena sifat kimiawi emas yang tidak mudah terkorosi (berkarat) atau mudah ternoda.
Orang Mesir meiliki ketrampilan khusus yaitu menambahkan emas pada benda kaca. Mereka menemukan cara menggunakan emas untuk membuat kaca menjadi warna merah delima yang indah. Kaca tersebut kemudian dikenal sebagai kaca ruby emas.
- Membuat medali dan peralatan lainnya
Selain digunakan untuk membuat perhiasan, emas juga digunakan untuk membuat medali dan sejumlah kegunaan dalam industri, kedokteran, dan aplikasi lainnya., seperti memperbaiki dan mengganti gigi dan peralatan elektronik seperti komputer.
- Emas bermanfaat untuk dunia medis
Emas dalam jenis koloid juga digunakan untuk mengobati masalah medis. Pada beberapa bentuk kanker, tubuh mengembangkan sejumlah besar cairan di sekitar perut dan usus (peritoneum). Salah satu cara untuk merawat kumpulan cairan ini adalah dengan emas koloid. Emas koloid disuntikkan ke dalam peritoneum.
Ia tidak dapat meninggalkan peritoneum dan masuk ke perut dan usus. Sementara di peritoneum, emas koloid melepaskan radiasi. Radiasi tersebut membunuh sel kanker yang menyebabkan penumpukan cairan.
Dari penjelasan yang dikemukakan dapatlah dikatakan bahwa selain dengan warna dan kecerahan emas juga tahan lama sampai pada titik tidak bisa dihancurkan secara virtual, sangat mudah dibentuk, dan biasanya ditemukan di alam dalam bentuk yang relatif murni. Emas jarang digunakan dalam bentuk murni hal ini karena logamnya terlalu lunak sehingga akan bengkok atau patah jika digunakan murni.
Jenis Perak Untuk Perhiasan
Di pasaran, setidaknya terdapat 3 jenis campuran perak yang umum digunakan untuk membuat perhiasan. Berikut ini adalah beberapa jenis perak yang perlu Anda ketahui sebagai bahan untuk membuat perhiasan.
Fine Silver
Ini merupakan jenis perak yang mengandung 99,9% perak dan 0,1% sisanya merupakan campuran logam yang kuantitasnya tidak terlalu signifikan. Fine silver memiliki tampilan berwarna keabu-abuan dan terlihat sedikit kusam. Selain itu, jenis perak ini juga cukup lunak sehingga lebih mudah berubah bentuk dan tergores. Oleh sebab itu, penggunaan fine silver untuk perhiasan sudah cukup jarang. Namun, Fine Silver juga mempunyai kelebihan lainnya yakni sangat mudah dibentuk. Karena bersifat lunak, Fine Silver sangat cocok digunakan untuk membuat kalung dan anting dibandingkan gelang atau cincin yang mudah terbentur dengan benda lain.
Sterling Silver
Ini merupakan jenis perak standar yang cukup banyak digunakan di Amerika Serikat. Jenis perak ini mempunyai kandungan perak 92,5% sedangkan 7,5% lainya dapat berupa campuran tembaga atau jenis logam lain seperti nikel. Campuran logam tersebut digunakan untuk membuat perak agar memiliki tekstur yang lebih keras . Jadi, perhiasan tidak mudah rusak dan warnanya juga terlihat lebih berkilau. Jenis perak ini mempunyai warna keperakan yang berkilau dan terang. Namun warna dan kilau perak tersebut cenderung mudah pudar. Meskipun Sterling Silver lebih keras daripada Fine Silver, perak ini tetap saja lebih lunak daripada jenis logam lainnya.
Argentium Silver
Perak ini merupakan Sterling Silver versi modern. Jika Sterling Silver umumnya terdiri dari 92,5 % perak dan tembaga 7,5%, pada Argentium Silver, tembaga digantikan dengan germanium. Germanium tersebut akan membuat paduan perak menjadi lebih tahan lama, lebih keras, dan tidak mudah pudar. Keunggulan lainnya dari Argentium Silver adalah tidak perlu perawatan berkala seperti Sterling Silver. Namun dengan kelebihan yang dimilikinya, harga Argentium Silver menjadi lebih mahal dibandingkan dengan Sterling Silver dan ketersediaannya di pasaran juga cukup terbatas.
Tags: kerajinan hasil hiasan