Keindahan dalam Karya Tangan - Perhiasan Emas dan Perak sebagai Hasil Kerajinan
Jenis Emas
Terdapat bermacam-macam bentuk emas, antara lain:
Perhiasan
Emas perhiasan merupakan jenis emas yang sering kita temui dalam kehidupan sehari-hari. contoh emas perhiasan adalah kalung, gelang, anting, cincin, tiara, liontin, dan lain sebagainya. jenis emas ini biasanya sulit mendapatkan keuntunganapabila digunakan untuk investasi jangka pendek.
Batangan
Di Indonesia sendiri terdapat merk emas batangan yang cukup terkenal yaitu Logam Mulia yang diproduksi oleh PT Aneka Tambang (Antam). Kadar emas yang dihasilkan adalah 99,99%. Investasi emas batangan merupakan investasi yang cukup baik.
Koin
Koin emas merupakan jenis emas yang bentukny berupa koin. Di Indonesia, terdapat 2 jenis koin emas yang paling banyak dikenal masyarakat, yaitu koin emas ONH (Ongkos Naik Haji) yang digunakan sebagai alternatif menabung untuk persiapan naik haji dan dan koin dinar emas.
Granule
Emas granule merupakan salah satu jenis emas yang berbentuk butiran-butiran. jenis emas ini jarang ditemui dan hanya dimiliki oleh toko emas atau para pengrajin emas. emas ini memiliki sifat dapat dilebur tanpa mengubah nilainya.
Emas Secara Online
Emas online merupakan pembelian emas yang dilakukan melalui media Online atau Pialang. Emas seperti ini biasanya memanfaatkan margin, option ataupun metode lainnya.
Emas Kuning
Emas kuning terbentuk secara alami dan merupakan bentuk logam yang paling murni. Untuk proses pembuatan perhiasan, emas murni digabungkan dengan logam seperti perak, seng, dan tembaga.
Emas Mawar (Rose Gold)
Rose gold juga dikenal sebagai emas merah muda atau emas merah merupakan hasil paduan emas murni dengan tembaga, karena tembaga memiliki semburat merah. Warna emas mawar juga bisa sangat bervariasi, tergantung pada proporsi tembaga yang dicampur dengan emas. Semakin besar kandungan tembaga, maka warnanya akan semakin merah.
Bacaan lebih lanjut [ sunting | sunting sumber ]
- Borel, F. 1994. The Splendor of Ethnic Jewelry: from the Colette and Jean-Pierre Ghysels Collection. New York: H.N. Abrams (ISBN 0-8109-2993-7).
- Evans, J. 1989. A History of Jewellery 1100–1870 (ISBN 0-486-26122-0).
- Nemet-Nejat, Karen Rhea 1998. Daily Life in Ancient Mesopotamia. Westport, CT: Greenwood Press (ISBN 0-313-29497-6).
- Tait, H. 1986. Seven Thousand Years of Jewellery. London: British Museum Publications (ISBN 0-7141-2034-0).
- Definisi kamus perhiasan di Wikikamus
- Media terkait Jewellery di Wikimedia Commons
- Media terkait Jewellery shops in Thailand di Wikimedia Commons
- Video How its made gold chain
- Video How it's made - Gold jewellery
- Video Gold - How its made
- Video How gold is produced
- Video How Its Made - Silver Jewelery
- Video How Platinum Rings Are Made
Jenis Perhiasan Emas Berdasarkan Warna
Dari segi warna, perhiasan emas dikenal dalam tiga warna, yaitu:
1. Emas Kuning
Perhiasann emas kuning biasanya ditemukan pada golongan emas tua atau yang kandungan emas murninya paling banyak. Dikutip dari Galeri 24, semakin tinggi kandungan emas pada perhiasan maka semakin kuning dan terang warna perhiasan.
Perlu diketahui bahwa tidak semua perhiasan emas kuning memiliki kadar 24 karat. Beberapa perhiasan emas kuning dicampur logam lainnya seperti perak, tembaga, dan seng untuk meningkatkan durabilitasnya.
2. Emas Putih
Perhiasan emas putih merupakan perhiasan campuran antara emas dan logam mulia lainnya seperti perak, platinum, atau paladium. Perhiasan emas putih banyak diminati karena warnanya yang elegan dan netral sehingga mudah dipadu padankan dengan banyak warna pakaian.
Karena kandungan logam lainnya yang lebih tinggi, emas putih cenderung lebih kuat dan tahan gores dibanding emas kuning.
3. Emas Rose gold
Perhiasan emas rose gold memiliki warna pink keemasan. Warna emas rose gold dihasilkan dari percampuran antara emas murni, perak, dan tembaga. Perhiasan emas rose gold umumnya lebih murah dibanding emas putih atau kuning, karena kandungan emasnya yang tidak terlalu tinggi.
Dampak terhadap masyarakat [ sunting | sunting sumber ]
Perhiasan digunakan untuk menunjukkan status. Di Roma kuno, cincin hanya bisa dikenakan oleh kalangan tertentu, dan [1] kemudian hukum kemewahan mendikte siapa dan jenis perhiasan apa yang bisa dikenakan. [2] [3] [4] Hal ini juga didasarkan pada pangkat warga negara pada saat itu.
Industri perhiasan meluncurkan kampanye pada awal abad ke-20 untuk mempromosikan cincin pertunangan bagi pria yang mendapatkan popularitas dan cincin pertunangan bagi pria yang tidak populer, bahkan sampai membuat sejarah palsu dan mengklaim bahwa praktik tersebut berakar dari abad pertengahan. [5] [6] Pada pertengahan tahun 1940-an, 85% pernikahan di AS disertai dengan upacara cincin ganda, naik dari 15% pada tahun 1920-an. [7]
Beberapa denominasi Kristen melarang penggunaan perhiasan oleh pria dan wanita, termasuk gereja-gereja Amish Mennonite dan Holiness. Perjanjian Baru dalam Alkitab berisi perintah untuk tidak mengenakan emas, dan tulisan-tulisan rasul Paulus dan Petrus serta kitab Wahyu menggambarkan "pelacur besar", atau sistem agama palsu, sebagai "berhiaskan emas, batu-batu berharga dan mutiara, dengan cawan emas di tangannya".
Tags: kerajinan hasil hiasan