... Panduan Mudah Merajut Taplak Meja Persegi Panjang: Teknik dan Pola Gratis

Panduan Rajutan - Menghasilkan Taplak Meja Persegi Panjang yang Indah dengan Pola Rajutan

19 Cara Merajut untuk Pemula, Lengkap dengan Alat Bahan dan Teknik Dasarnya

PARBOABOA – Merajut adalah seni menghasilkan karya kerajinan dengan menggunakan benang atau benang wol sebagai bahan utamanya. Seni ini sudah ada sejak zaman kuno yang hingga kini masih diminati oleh banyak kalangan.

Seni ini juga menawarkan peluang tak terbatas untuk berekspresi kepada siapapun peminatnya, baik pemula atau ahli sekalipun.

Dalam hal ini, setiap orang dapat mencampur dan mencocokkan warna serta tekstur benang sesuai selera, dengan menggunakan beragam pola dan teknik yang tersedia untuk mengundang imajinasi dan kreativitas.

Meskipun terlihat menantang, merajut sebenarnya adalah keterampilan yang mudah dipelajari dengan latihan dan kesabaran. Kamu tidak memerlukan peralatan mahal untuk memulainya, hanya jarum rajut yang sesuai dan benang rajut yang cukup.

Untuk mengetahui lebih dalam mengenai seni satu ini, Parboaboa sudah membagikan bagaimana cara merajut untuk pemula yang wajib kamu pahami.

Dengan memahami persiapan, alat dan bahan, serta step by step dari cara merajut, kamu sudah menambahkan skill baru di dalam dirimu. Jadi, yuk simak ulasan di bawah ini.

Alat untuk Merajut

Untuk memulai merajut, terdapat beberapa alat dasar yang perlu disiapkan. Berikut ini adalah beberapa daftar alat yang umum digunakan dalam merajut, seperti:

Jarum Rajut

Pilih jarum rajut yang sesuai dengan proyek merajut. Terdapat berbagai ukuran jarum rajut yang cocok untuk benang dengan ketebalan yang berbeda.

Benang Rajut

Pilih benang rajut dengan warna dan ketebalan yang sesuai dengan proyek yang ingin kamu kerjakan. Pastikan benang rajut tersebut berkualitas baik dan mudah digunakan.

Gunting

Gunting berfungsi untuk memotong benang dan menghapus tambahan benang yang tidak diperlukan.

Gantungan Jumlah

Penggaris

Penggaris membantu kamu dalam mengukur ukuran dan panjang rajutan, terutama jika kamu mengikuti pola atau desain tertentu.

Jarum Pentul atau Peniti

Jarum pentul atau peniti digunakan untuk menyematkan bagian-bagian rajutan yang belum selesai agar tidak terurai selama proses merajut.

Papan Rajut atau Alas Rajut

Papan rajut berfungsi sebagai alas untuk merajut agar benang tidak melompat atau berantakan. Kamu bisa menggunakan papan rajut khusus atau bahkan cukup dengan kain yang tebal dan keras.

Kotak Penyimpanan

Kotak penyimpanan digunakan untuk menyimpan jarum, benang, dan alat merajut lainnya agar tetap terorganisir dan mudah diakses.

Rumus Pola Bilangan Berdasarkan Jenisnya

Suatu bilangan yang disusun akan membentuk suatu pola. Nah, susunan polanya bisa berupa bilangan ganjil-genap, aritmatika, geometri, persegi, persegi panjang, segitiga, fibonacci, dan bilangan pascal. Simak penjelasannya di bawah ini ya!

Pola Bilangan Ganjil

Jenis yang pertama adalah pola bilangan ganjil. Pola ini adalah susunan yang dimulai dari bilangan 1 sampai tak terhingga, tapi ganjil ya. Contoh bilangannya adalah 1, 3, 5, 7, 9, dan seterusnya. Berikut ini jika menggunakan rumus pola bilangan ganjil:

Un = 2n – 1

n = bilangan asli atau urutan bilangan yang ingin dicari (ke- n )

Pola Bilangan Genap

Kalau tadi udah yang ganjil, sekarang yang genap nih. Kalau yang ini susunan bilangan yang habis dibagi 2. Contoh bilangannya adalah 2, 4, 6, 8, 10, dan seterusnya. Coba dihitung deh bilangan-bilangan tadi habis nggak kalau dibagi 2. Seperti ini rumusnya:

Un = 2n

n : urutan bilangan ke- n

Pola Bilangan Aritmatika

Pola bilangan aritmatika adalah bilangan yang susunannya memiliki selisih tetap antar kedua sukunya. Jadi angka tambahnya selalu sama ya. Contoh bilangannya seperti pada kasus pedagang kue di awal tadi, yaitu 8, 16, 24, 48, dan seterusnya (a = 8, b = 8). Ini dia rumusnya:

Pola Bilangan Geometri

Pola bilangan geometri adalah susunan bilangan yang membentuk pola dengan rasio selalu tetap antar kedua sukunya. Nah loh, gimana tuh? Rasio tuh apa sih? Kalau bingung langsung aja lihat contoh bilangannya yaitu 2, 6, 18, 54, dan seterusnya. Dari susunan bilangan tersebut, kira-kira rumusnya bagaimana ya? Rumusnya adalah:

Contoh Soal dan Pembahasan

Barusan kamu udah tau berbagai jenis pola bilangan. Supaya makin paham, elo bisa ikut mengerjakan contoh soal di bawah ini dan pahami juga pembahasannya.

Contoh Soal 1

Diketahui barisan bilangan 6, 18, 54, …, ….

Tentukan kelanjutan dari baris bilangan di atas!

Hal pertama yang harus elo lakukan adalah dengan melihat selisih antar bilangannya.

Coba diperhatikan deh urutan bilangannya.

6 → 18 → 54, selisih ketiga bilangan tersebut adalah x3.

Bisa elo cek dulu kok, 6 x 3 = 18, 18 x 3 = 54.

Udah bener kan selisihnya x3, sehingga:

  • 54 x 3 akan menghasilkan bilangan selanjutnya, yaitu 162.
  • 162 x 3 akan menghasilkan bilangan selanjutnya, yaitu 486

Jadi, kelanjutannya adalah bilangan 162 dan 486.

Contoh Soal 2

Oh iya, nggak semua soal pola bilangan punya soal dengan urutan bilangan yang jelas atau dinyatakan langsung dalam soal. Ada juga soal-soal yang elo cuma dapat info bilangan di beberapa suku tertentu kayak yang di bawah ini nih.

Jika diketahui suku pertama dari suatu pola bilangan adalah -3. Kemudian, suku ke 52 barisan tersebut adalah 201. Tentukan beda (b) barisan bilangan tersebut!

Menggunakan rumus pola bilangan aritmatika:

201 = -3 + (52 – 1)b

201 = -3 + 51b

51b = 201 + 3

b = 204 / 51 = 4

Jadi, beda barisan tersebut adalah 4.

Contoh Soal 3

Perhatikan gambar di bawah ini!

  1. Apakah gambar di atas membentuk suatu pola? Jelaskan!
  2. Carilah bilangan ke-16 dari gambar di atas!

Ya, gambar di atas membentuk suatu pola. Lebih tepatnya gambar pola bilangan persegi panjang. Elo bisa lihat kan bentuknya seperti persegi panjang.


Tags: pola

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia