Cara Menjahit Rok Lilit yang Memukau - Panduan DIY untuk Pecinta Kerajinan Tangan
7 Teknik Menjahit Dasar yang Nggak Rugi Kamu Kuasai. Dijamin Bakal Berguna Suatu Saat Nanti
Hidup akan terasa lebih mudah jika kita memiliki beragam keterampilan. Sebut saja keterampilan menjahit untuk memperbaiki baju atau membuat baju bayi dan kain taplak sendiri. Bayangkan saja, kalau kita menguasai teknik menjahit dasar, kita nggak perlu lagi pergi ke tukang jahit saat harus membenarkan baju atau celana yang robek.
Meski terlihat rumit, keterampilan menjahit sebetulnya dapat dipelajari otodidak. Ada beberapa teknik jahit dasar menjahit yang berguna untuk memperbaiki atau menyambungkan kain. Buatmu yang tertarik untuk belajar menjahit, berikut ada 8 teknik menjahit beserta gambarnya yang mesti dan bisa kamu pelajari.
Butuh berapa meter kain untuk membuat mukena?
Untuk membuat mukena dewasa ukuran standar, dibutuhkan kain 2,5 meter untuk atasan dan kain 1,5 meter untuk bawahan.
Sedangkan untuk membuat mukena dewasa ukuran jumbo, diperlukan kain sebanyak 2,75 meter untuk atasan dan 1,75 meter untuk bawahannya.
Berbeda dengan mukena dewasa, bahan untuk membuat mukena anak-anak dikelompokkan berdasarkan usianya.
Mukena anak-anak usia 0-2 tahun
Mukena anak-anak usia 0-2 tahun membutuhkan kain 0,75 meter untuk atasan dan kain 1 meter untuk bawahannya.
Mukena anak-anak usia 2-4 tahun
Mukena anak-anak usia 2-4 tahun memerlukan kain 1 meter untuk atasannya dan kain 1 meter untuk bawahannya.
Mukena anak-anak umur 4-6 tahun
Mukena anak-anak usia 4-6 tahun membutuhkan kain untuk atasan maupun bawahannya masing-masing sebanyak 1,25 meter atau 1,25 meter dikalikan dua.
Mukena untuk umur 8-10 tahun
Mukena anak-anak usia 8-10 tahun membutuhkan kain untuk atasan sebanyak 2 meter dan untuk bawahannya sebanyak 1,25 meter.
Ukuran yang Diperlukan untuk Pola Dasar Rok dan Cara Pengukurannya
Untuk membuat pola dasar rok, ada beberapa ukuran yang diperlukan. Untuk melakukan pengukuran ini, siapkanlah pita meteran dan juga ban petar. Ban petar atau tali pengikat adalah alat bantu untuk mengambil ukuran badan. Biasanya ban petar diikatkan pada lingkar pinggang, lingkar pinggul dan lingkar badan. Kemudian lakukan pengukuran dengan mengikuti arahan berikut ini.
1. Lingkar pinggang, untuk mengukur lingkar pinggang ukurlah sekeliling pinggang pas.
2. Tinggi pinggul, untuk mengukur tinggi pinggul ukurlah dari bawah ban petar pinggang sampai batas panggul.
3. Lingkar panggul, untuk mengukur lingkar pinggul ukurlah sekeliling panggul atau bahan bawah yang terbesar dan diukur pas. Lalu tambahkan 4 cm atau diselakan 4 jari.
4. Panjang rok muka, sisi dan belakang diukur dari bawah ban petar hingga panjang yang diinginkan.
(foto: dok JarumJahit.com)
Berikut ini contoh hasil pengukuran yang diperoleh. Selanjutnya dari hasil pengukuran ini bisa dibuat pola dasar rok dengan skala ΒΌ.
- Lingkar pinggang = 64 cm
- Lingkar pinggung = 88 cm
- Tinggi Pinggul = 20 cm
- Panjang rok = 62 cm
Pola Dasar Rok Metode So-En dan Keterangan Pola
Pola dasar rok metode So-En berasal dari Bunka Fashion College. Bunka Fashion College merupakan sebuah sekolah menjahit baju barat yang didirikan Isaburo Namiki di Jepang pada tahun 1919. Perkembangan sekolah menjahit ini begitu pesat dan kreasi pola-pola pakaiannya tersebar ke berbagai negara. Sampai kini pun pola-pola tersebut masih digunakan. Salah satunya pola dasar rok So-En ini.
Pola-pola So-En memiliki ciri khas yakni adanya kupnat pada pinggang muka dan juga pinggang belakang. Ukuran kupnatnya cukup lebar sehingga sangat cocok bagi mereka yang bertubuh besar.
Untuk pola dasar rok So-En, digunakan hasil pengukuran sebagai berikut.
Pola Dasar Rok Metode So-En dan Mayneke, Lengkap Dengan Ukurannya
Rok adalah bagian bawah gaun atau pakaian terpisah yang dipakai untuk membalut bagian pinggang ke bawah. Rok yang paling sederhana bisa dibuat dari selembar kain yang dililitkan dipinggang atau biasa disebut pareo. Model rok mengalami perkembangan seiring kemajuan dunia fashion. Tentu saja berbagai variasi rok berakar dari pola dasar rok. Karena itu, kuasai pola rok dasar agar bisa membuat beragam model rok.
Di abad 20, rok mengalami perkembangan yang sangat pesat. Variasi-variasi rok baru bermunculan, baik panjang rok maupun modelnya. Demam rok pun terjadi di berbagai belahan dunia, mulai dari rok model hobble di tahun 1910-an hingga rok mini di tahun 1960-an. Revolusi rok yang sesungguhnya terjadi pada 1960-an, saat kaum wanita memiliki kebebasan untuk menentukan panjang rok yang ingin dikenakan. Sejak saat itu pula, rok mini menjadi bagian dari busana wanita yang tak terpisahkan.
Tags: jahit pola