... Panduan Praktis Menjahit Rok Lilit: Teknik dan Pola yang Mudah

Cara Menjahit Rok Lilit yang Memukau - Panduan DIY untuk Pecinta Kerajinan Tangan

Butuh berapa meter kain untuk membuat cardigan?

Model cardigan pendek bawah lutut
Jika lebar kain 1,15 meter, maka cardigan pendek bawah lutut ukuran S-M membutuhkan kain 1,5 meter.
Jika lebar kain 1,15 meter, maka cardigan pendek bawah lutut ukuran L-XL membutuhkan kain 2 meter.

Bila lebar kain 1,5 meter, maka cardigan pendek bawah lutut ukuran S-M membutuhkan kain 1 meter.
Bila lebar kain 1,5 meter, maka cardigan pendek bawah lutut ukuran L-XL membutuhkan kain 1,5 meter.

Model cardigan panjang
Jika lebar kain 1,15 meter, maka cardigan pendek bawah lutut ukuran S-M membutuhkan kain 2,5 meter.
jika lebar kain 1,15 meter, maka cardigan pendek bawah lutut ukuran L-XL membutuhkan kain 3 meter.

Bila lebar kain 1,5 meter, maka cardigan pendek bawah lutut ukuran S-M membutuhkan kain 2 meter.
Bila lebar kain 1,5 meter, maka cardigan pendek bawah lutut ukuran L-XL membutuhkan kain 2,5 meter.

Ukuran yang Diperlukan untuk Pola Dasar Rok dan Cara Pengukurannya

Untuk membuat pola dasar rok, ada beberapa ukuran yang diperlukan. Untuk melakukan pengukuran ini, siapkanlah pita meteran dan juga ban petar. Ban petar atau tali pengikat adalah alat bantu untuk mengambil ukuran badan. Biasanya ban petar diikatkan pada lingkar pinggang, lingkar pinggul dan lingkar badan. Kemudian lakukan pengukuran dengan mengikuti arahan berikut ini.

1. Lingkar pinggang, untuk mengukur lingkar pinggang ukurlah sekeliling pinggang pas.
2. Tinggi pinggul, untuk mengukur tinggi pinggul ukurlah dari bawah ban petar pinggang sampai batas panggul.
3. Lingkar panggul, untuk mengukur lingkar pinggul ukurlah sekeliling panggul atau bahan bawah yang terbesar dan diukur pas. Lalu tambahkan 4 cm atau diselakan 4 jari.
4. Panjang rok muka, sisi dan belakang diukur dari bawah ban petar hingga panjang yang diinginkan.

(foto: dok JarumJahit.com)

Berikut ini contoh hasil pengukuran yang diperoleh. Selanjutnya dari hasil pengukuran ini bisa dibuat pola dasar rok dengan skala ΒΌ.

  • Lingkar pinggang = 64 cm
  • Lingkar pinggung = 88 cm
  • Tinggi Pinggul = 20 cm
  • Panjang rok = 62 cm

Pola Dasar Rok Metode So-En dan Keterangan Pola

Pola dasar rok metode So-En berasal dari Bunka Fashion College. Bunka Fashion College merupakan sebuah sekolah menjahit baju barat yang didirikan Isaburo Namiki di Jepang pada tahun 1919. Perkembangan sekolah menjahit ini begitu pesat dan kreasi pola-pola pakaiannya tersebar ke berbagai negara. Sampai kini pun pola-pola tersebut masih digunakan. Salah satunya pola dasar rok So-En ini.

Pola-pola So-En memiliki ciri khas yakni adanya kupnat pada pinggang muka dan juga pinggang belakang. Ukuran kupnatnya cukup lebar sehingga sangat cocok bagi mereka yang bertubuh besar.
Untuk pola dasar rok So-En, digunakan hasil pengukuran sebagai berikut.

Fungsi teknik menjahit jelujur adalah menyempurnakan segala bentuk jahitan. Tusuk jelujur juga merupakan dasar dari beragam jenis teknik menjahit yang berkembang

Pengertian tusuk jelujur adalah tusuk yang bergerak dengan pola dari kanan ke kiri. Tusuk ini punya tiga fungsi utama. Pertama menjahit sisi kain, lalu menutup sisi ujung suatu bentuk, dan ketiga memberikan kerutan pada kain. Namun fungsi utama tusuk jelujur adalah membuat jahitan terlihat lebih rapi dan sempurna.

Teknik jelujur sendiri terbagi menjadi tiga macam. Ada teknik jelujur biasa yang nggak memiliki jarak sama. Ada teknik jelujur tertentu yang menggunakan jarak secara konsisten dan terakhir ada teknik jelujur renggang yang menggunakan satu spasi setiap penjahitan.


Tags: jahit pola

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia