Pola Sulam Huruf - Seni Menjahit Huruf dalam Karya DIY Anda
Menggambar dengan Jarum: Jenis-Jenis Jahitan dan Karya Sulaman
Menyulam gambaran atau motif ke dalam katun atau linen bisa diibaratkan seperti menggambar. Pertama Anda perlu gambar garis Anda, kemudian Anda bisa mewarnai di dalamnya.
Bagi seniman mahir ada teknik-teknik yang lebih rumit seperti stumpwork atau jahitan couch, bagi orang-orang yang suka menggambar dengan angka, ada jahitan terhitung.
Tusuk Garis
Tusuk garis digunakan untuk kontur dan dekorasi sederhana, di sepanjang tepi taplak meja, ujung lengan atau leher kemeja.
Namun, hanya karena anda menjahit di sebuah garis bukan berarti Anda tidak bisa mengisi permukaan dengan tusuk tikam jejak atau sulam rantai – banyak karya-karya sulaman terdahulu melakukannya.
Beberapa tusuk garis sederhana adalah:
- Tusuk tikam jejak (stem stitch):
Jika Anda melihat tusuk balik yang dijahit tangan dari belakang, Anda akan melihat tusuk tikam jejak. Namun kecuali Anda ingin menyulam semua karya Anda secara terbalik, The Spurce punya panduan sederhana.
Nama tusuk tikam jejak (stem stitch) berasal dari batang bunga (flower stem), yang seringkali digunakan dalam lukisan jarum dan karya crewel.
Sulam rantai dikerjakan tepat di kedua sisi garis. Anda bisa membuatnya lebih terbuka atau tidak terlalu terbuka tergantung sejauh apa Anda memasukkan dan mengeluarkan jarum Anda.
Deteksi Kode Spesial Whatsapp
Sedangkan pada kasus ini, kita akan mencoba 3 pola sekaligus dalam satu kali pemanggilan fungsi preg_replace .
Selain menerima parameter string, fungsi preg_replace juga bisa menerima parameter berupa array yang berisi kumpulan lebih dari satu pola.
3 pola yang akan kita buat adalah sebagai berikut:
- Double underscore ( __ ): untuk mencetak miring.
- Double bintang ( ** ): untuk mencetak teks tebal.
- Double gelombang ( ~~ ): untuk mencetak teks tercoret.
php function deteksiKodeSpesialWA($input) $regex = [ "/_([\w\s]+)_/", "/\*([\w\s]+)\*/", "/\~([\w\s]+)\~/" ], $timpa = [ "800", "800", "800" ], return preg_replace($regex, $timpa, $input), > - variabel $regex dan $timpa berupa array yang berisi 3 buah item.
- pola pertama dari array $regex akan ditimpa oleh string pertama dari array $timpa , dan begitu seterusnya.
- meta karakter \w pada setiap pola di atas berarti [a-zA-Z0-9_] .
- dan meta karakter \s berarti karakter putih: yaitu spasi, tab, dan ganti baris.
- kita menggunakan karakter putih karena bisa jadi yang diapit oleh tanda underscore/bintang/gelombang adalah kumpulan beberapa kata yang dipisahkan dengan spasi.
Kapan Harus Menggunakan Regular Expression?
Jika anda hanya butuh mendeteksi suatu kata statis dalam suatu string, jangan gunakan regex!
Tapi jika anda butuh untuk mendeteksi suatu pola yang dinamis dalam suatu string, maka anda tidak punya pilihan yang lebih baik dari pada regex.
Misalkan anda memiliki teks seperti ini:
*Kabarkan* kepada semua mahasiswa bahwa besok *kelas pemrograman web diliburkan*
Lalu anda ingin mencetak tebal semua karakter yang diapit dengan tanda bintang ( ** ), sehingga teks di atas berubah menjadi seperti ini:
Kabarkan kepada semua mahasiswa bahwa besok kelas pemrograman web diliburkan
Maka cara terbaik untuk melakukan hal tersebut adalah: memanfaatkan regex.
Beberapa Meta Karakter Regex
Terdapat banyak sekali meta karakter atau pola dalam regex. Akan tetapi, di bawah ini adalah yang mungkin paling sering anda gunakan.
| Karakter | Deskripsi |
|---|---|
| \s | karakter putih (spasi, tab, baris baru) |
| \d | angka digit (0-9) |
| \w | karkater huruf (a-z, A-Z, 0-9, _) |
| [aeiou] | pola yang terdiri dari set karakter di dalam kurung siku |
| [^aeiou] | pola yang tidak terdiri dari set karakter di dalam kurung siku |
| `(foo | bar |
Table 2: beberapa meta karakter regex yang sering digunakan
Agar lebih mudah memahami regex, kita akan coba langsung mempraktikkannya. Kasus yang akan kita buat adalah:
Langsung saja buka teks editor kalian, lalu buat 4 buah file sebagai berikut:
Pada file index.php , require semua file yang berada pada direktori fungsi/ .
Tags: sulam pola