... Pola Sulam Huruf: Cara Mudah Membuat Sulaman Huruf Cantik DIY

Pola Sulam Huruf - Seni Menjahit Huruf dalam Karya DIY Anda

Kruistik

Kristik (bahasa Belanda: kruissteek)atau tusuk silang adalah salah satu jenis sulaman yang memakai jahitan benang yang bersilangan (membentuk huruf X) di atas kain tenunan sejajar. Teknik jahitan membentuk huruf X disebut setik silang (tusuk silang), sehingga kristik populer dengan sebutan "tusuk silang".

Produk kristik berupa sulaman gambar-gambar untuk hiasan pakaian, perabot rumah tangga, atau hiasan dinding. Desain gambar kristik dapat dicontoh dari buku berisi pola-pola motif atau hasil desain sendiri.

Benang yang dipakai adalah benang sulam dari katun atau rayon. Jarum untuk kristik adalah jarum tapestri berujung tumpul dengan mata jarum ukuran besar agar bisa dilewati beberapa helai benang sekaligus.

Jahitan dan Teknik Sulaman Dasar untuk Pemula

Alasan sulaman bukan sekadar menjahit polos warna-warni adalah karena sulaman menggunakan lebih dari tiga atau empat tusuk jahitan tangan. Sebagian besar tusuk sulaman memang dekoratif dengan caranya sendiri, sementara lainnya memamerkan keunggulan terbaiknya ketika mewarnai permukaan pada suatu motif.

Sejarah [ sunting | sunting sumber ]

Kristik adalah salah satu bentuk tertua dari kerajinan sulam (kerajinan bordir), dan dapat ditemukan di seluruh dunia. [2] Hasil kerajinan kristik seperti pakaian yang dihias dengan kristik, khususnya dari benua Eropa dan Asia dijadikan benda pameran di berbagai museum etnologi di seluruh dunia.

Kerajinan sulam sangat populer di kalangan rakyat Eropa Timur dan Eropa Tengah. Ciri khas kerajinan sulam mereka adalah pola geometris dan tusuk silang dua dimensi (bayang-bayang benda tidak dibuat) dengan benang hitam dan merah di atas kain linen. [3]

Hasil kerajinan kristik tertua yang diketahui orang di Amerika Serikat adalah sulaman kristik asal tahun 1653 yang disimpan di Pilgrim Hall, Plymouth, Massachusetts. Sulaman tersebut adalah hasil karya Loara Standish, anak perempuan dari Kapten Myles Standish. [4]

Kapan Harus Menggunakan Regular Expression?

Jika anda hanya butuh mendeteksi suatu kata statis dalam suatu string, jangan gunakan regex!

Tapi jika anda butuh untuk mendeteksi suatu pola yang dinamis dalam suatu string, maka anda tidak punya pilihan yang lebih baik dari pada regex.

Misalkan anda memiliki teks seperti ini:

*Kabarkan* kepada semua mahasiswa bahwa besok *kelas pemrograman web diliburkan*

Lalu anda ingin mencetak tebal semua karakter yang diapit dengan tanda bintang ( ** ), sehingga teks di atas berubah menjadi seperti ini:

Kabarkan kepada semua mahasiswa bahwa besok kelas pemrograman web diliburkan

Maka cara terbaik untuk melakukan hal tersebut adalah: memanfaatkan regex.

Kode Sumber Lengkap

Kode sumber lengkap untuk tutorial ini dan seri tutorial PHP tingkat menengah lainnya bisa anda dapatkan di repositori github di sini.

Regex adalah suatu metode/pendekatan untuk mendeteksi suatu pola dari suatu string. Dengan memanfaatkan regex, kita bisa memeriksa berbagai macam pola teks yang rumit hanya dalam satu ekspresi saja.

Belajar pemrograman PHP dari pemula sampai mahir disertai studi kasus. Materi akan selalu di-update secara berkala.

Nurul Huda

Web Developer. FOSS addict. Pengguna Arch Linux (dan Ubuntu). Penyuka kopi saset. Dan pernah kuliah Teknik Informatika sampai lulus.

Suka dengan konten Jago Ngoding?

Sukai halaman Jago Ngoding untuk mengikuti update terbaru lainnya tentang dunia pemrograman atau pun linux.


Tags: sulam pola

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia