Cara Mudah Membuat Pola Sulam Taplak Meja - Panduan Langkah demi Langkah
Taplak meja dari kain linen bisa jadi alternatif untuk kesan ruangan yang lebih natural
Taplak meja berbahan kain linen | Photo by Brooke Lark on Unsplash
Kalau kamu sedang menata ruangan agar lebih terlihat sederhana dan natural, coba pakai kain linen untuk taplak meja. Kain linen memiliki permukaan yang sangat halus dan rapi. Warna taplak meja yang bagus dan sering dipilih untuk kain jenis ini adalah putih yang agak pucat.
Namun, kamu harus hati-hati merawat taplak meja dengan bahan linen ini. Pasalnya, serat linen sangat rentan hancur apabila dicuci dengan bahan pemutih. Kainnya pun memiliki kelenturan yang rendah sehingga gampang kusut. Oleh karena itu, kamu harus sangat hati-hati menyetrikanya agar serat kain nggak rusak.
Meredakan stres
ilustrasi perempuan menyulam (pexels.com/mila)
Aktivitas menyulam dapat mengurangi hormon kortisol, hormon yang dapat meningkatkan kecemasan dan stres. Sehingga menyulam dapat mengendurkan saraf-saraf otak agar rileks, sekaligus mengurangi kecemasan dan stres.
Menyulam juga dapat melatih mindfulness. Secara tidak langsung, menyulam membantumu bermeditasi untuk melatih kesadaran emosional, terutama terhadap lingkungan di sekitarmu.
Selain baik untuk fisik, mindfulness sangat bagus bagi kesehatan mental. Jadi, dengan menyulam kamu bisa meredakan stres, melatih konsentrasi, sekaligus bermeditasi.
Jarum Apa yang Digunakan untuk Sulaman Kristik?
Jarum untuk sulam kristik adalah jarum tapestri dengan ujung tumpul dan mata jarum lebih besar dari jarum jahit biasa. Kerajinan sulam kristik ini tak membutuhkan jarum berujung runcing karena media kain yang digunakan memiliki serat dan lubang yang lebar. Ukuran jarum yang cukup besar ini juga mencegah timbulnya rasa sakit di tangan saat digunakan untuk menyulam.
Pemidangan atau hoop tidak harus digunakan dalam proses menyulam kristik. Tetapi bagi para pemula, penggunaan pemidangan ini akan memudahkan proses menyulam. Untuk memakai pemidangan, pertama-tama lepaskan baut untuk memisahkan dua lingkaran pemidangan. Letakkan lingkaran pemidangan bagian dalam atau lingkaran yang polos (lingkaran tanpa baut) pada permukaan yang rata. Misalnya saja di atas meja. Letakkan kain di atas pemidangan tersebut dan pastikan titik tengah kain berada tepat di tengah pemidangan.
Selanjutnya, letakkan lingkaran pemidangan bagian luar di atas kain. Tekan lingkaran luar ini ke bawa sehingga kain terjepit di antara kedua lingkaran pemidangan. Dengan lembut, tarik kain saat baut pemidangan dikencangkan. Ingat, jangan menarik kain terlalu kencang untuk menghindari kain bergelombang.
Sulamlah sesuai pola
ilustrasi menyulam (Pexels.com/Mohamed Rizly)
Wujudkan gambar di atas taplak dengan menyulam sesuai pola bentuk dan komposisi warna yang kamu inginkan. Lakukan dengan hati-hati agar hasilnya rapi dan indah dilihat.
Untuk memudahkan, kamu bisa memakai midangan sulam agar kain yang kamu sulam dalam posisi kencang dan rata. Sesuaikan ukuran midangan dengan ukuran pola gambar dan kenyamanan kamu saat memegangnya.
Jika kamu belum paham cara menyulam yang baik, kamu bisa mempelajari tutorial yang banyak tersedia di internet. Kamu bisa memulai dengan teknik yang mudah dahulu.
Bagaimana Langkah Membuat Sulaman Kristik?
Sulaman kristik biasanya dimulai dari baris ke baris dari arah kiri ke kanan. Berdasarkan pola yang ingin dibuat, kalian bisa menentukan pada bagian mana sulaman akan dimulai. Sebaiknya mulailah menyulam pada titik tengah pola untuk memastikan objek pada pola nantinya tepat berada di bagian tengah kain. Biasanya terdapat tanda panah di tepian pola yang menandai titik tengah pola.
Jika sudah ditentukan, siapkan benang dan potong sepanjang 45 cm. Hindari memotong benang terlalu panjang sebab benang yang terlalu panjang akan memicu terjadinya benang kusut saat menyulam dilakukan. Hindari juga mengikat atau menyimpulkan ujung benang. Biarkan kedua ujung benang begitu saja. Sebab mengikat ujung benang akan menimbulkan tonjolan yang cukup mengganggu hasil akhir sulaman.
Bila benang sudah terpasang pada jarum, mulailah tusukkan jarum dari bagian belakang kain ke arah depan melalui satu buah lubang pada kain. Pada jarak kira-kira 1 inchi, tusukkan jarum ke arah belakang. Selanjutnya, tusukkan jarum melalui sebuah lubang dengan arah diagonal dari titik sebelumnya untuk membuat sulaman miring. Pastikan kalian menahan ujung benang di bagian belakang kain agar ujungnya tidak tertarik keluar dan lepas.
Mulailah untuk membuat sulaman kedua dengan menusukkan jarum melalui sebuah lubang yang berada tepat di bawah lubang yang terakhir digunakan. Sebelum kalian menarik benang sulaman dengan kencang, balikkan kain sulaman dan pastikan ekor benang terjepit di antara sulaman yang dibuat.
Lanjutkan menyulam sepanjang baris untuk membuat serangkaian sulaman miring. Jika sudah, ke arah sebaliknya buatlah sulaman miring sehingga terbentuk sulaman kristik berbentuk silang. Terus ulangi langkah-langkah tersebut hingga potongan benang sulaman habis atau mencapai jumlah sulaman sesuaipola. Untuk mengakhiri sulaman, di bagian belakang kain selipkan benang di antara setidaknya tiga titik sulaman untuk mengamankan ujung benang.
Tags: sulam pola