Cara Mudah Membuat Pola Sulam Taplak Meja - Panduan Langkah demi Langkah
Sulamlah sesuai pola
ilustrasi menyulam (Pexels.com/Mohamed Rizly)
Wujudkan gambar di atas taplak dengan menyulam sesuai pola bentuk dan komposisi warna yang kamu inginkan. Lakukan dengan hati-hati agar hasilnya rapi dan indah dilihat.
Untuk memudahkan, kamu bisa memakai midangan sulam agar kain yang kamu sulam dalam posisi kencang dan rata. Sesuaikan ukuran midangan dengan ukuran pola gambar dan kenyamanan kamu saat memegangnya.
Jika kamu belum paham cara menyulam yang baik, kamu bisa mempelajari tutorial yang banyak tersedia di internet. Kamu bisa memulai dengan teknik yang mudah dahulu.
Jarum Apa yang Digunakan untuk Sulaman Kristik?
Jarum untuk sulam kristik adalah jarum tapestri dengan ujung tumpul dan mata jarum lebih besar dari jarum jahit biasa. Kerajinan sulam kristik ini tak membutuhkan jarum berujung runcing karena media kain yang digunakan memiliki serat dan lubang yang lebar. Ukuran jarum yang cukup besar ini juga mencegah timbulnya rasa sakit di tangan saat digunakan untuk menyulam.
Pemidangan atau hoop tidak harus digunakan dalam proses menyulam kristik. Tetapi bagi para pemula, penggunaan pemidangan ini akan memudahkan proses menyulam. Untuk memakai pemidangan, pertama-tama lepaskan baut untuk memisahkan dua lingkaran pemidangan. Letakkan lingkaran pemidangan bagian dalam atau lingkaran yang polos (lingkaran tanpa baut) pada permukaan yang rata. Misalnya saja di atas meja. Letakkan kain di atas pemidangan tersebut dan pastikan titik tengah kain berada tepat di tengah pemidangan.
Selanjutnya, letakkan lingkaran pemidangan bagian luar di atas kain. Tekan lingkaran luar ini ke bawa sehingga kain terjepit di antara kedua lingkaran pemidangan. Dengan lembut, tarik kain saat baut pemidangan dikencangkan. Ingat, jangan menarik kain terlalu kencang untuk menghindari kain bergelombang.
Jahitan dan Teknik Sulaman Sederhana
Penting untuk mengetahui perbedaan antara jahitan-jahitan sulaman dan teknik-teknik sulaman.
Jahitan-Jahitan Sulaman
Jahitan sulaman adalah cara khusus untuk menarik jarum melalui kain sehingga benangnya menempel di atas kain dengan cara tertentu. Ada tusuk garis yang bergerak sepanjang garis lurus (atau melengkung), tusuk permukaan untuk menutup permukaan dengan warna, dan bahkan jahitan-jahitan yang mengharuskan jarum untuk masuk dan keluar kain beberapa kali sebelum jahitan lengkap (tusuk silang, jahitan laid-and-couched, dsb.)
Teknik-Teknik Sulaman
Teknik sulaman adalah gaya tertentu dari sulaman. Teknik ini menggunakan jahitan, motif, dan bahkan warna tertentu untuk hasil visual yang dapat dikenali.
Beberapa jenis teknik sulaman adalah:
- Whitework: sulaman kerawang atau benang tarik dan jahitan permukaan dilakukan dengan benang putih dan latar belakang putih. Teknik whitework dulu sangat populer untuk pakaian altar selama Prapaskah, saat ini whitework digunakan untuk linen, saputangan, dan serbet.
- Or nué: jahitan couching di sutra berwarna dengan benang emas untuk menciptakan gambaran dan pola
- Karya crewel: motif-motif berwarna biasanya bunga di permukaan yang besar
- Blackwork: pola-pola dalam benang hitam, biasanya dalam tusuk Holbein https://hands-across-the-sea-samplers.com/double-running-or-the-holbein-stitch/
Pelajari kiat-kiat terbaik kami tentang menyulam untuk pemula.
Hobi yang ramah lingkungan
ilustrasi hasil menyulam (pexels.com/evgenia-kirpichnikova)
Tahukah kamu, jika embroidery atau teknik bordir ini adalah hobi yang eco-friendly alias ramah lingkungan? Produk dari menyulam berupa buatan tangan yang tergolong ramah lingkungan.
Namun, tidak semua produk handmade adalah ramah lingkungan. Perlu memperhatikan asal bahan dan proses pembuatannya. Misalnya, pilihlah kain katun organik dan benang bukan sintetis. Ini juga berlaku pada kerajinan handmade lainnya.
Punya hobi menyulam ternyata memiliki banyak manfaat. Mulai dari meredakan stres, meningkatkan kreativitas, hingga mampu menghasilkan uang. Selain itu, keterampilan menyulam akan membuat kamu semakin produktif!
Teknik-Teknik Sulaman dari Seluruh Dunia
Setiap budaya menggabungkan berbagai jahitan dan warna untuk menciptakan sulaman istimewa mereka sendiri.
Sulaman Pita
Sulaman pita sutra berasal dari Prancis pada abad ke-18. Sulaman tersebut menghasilkan desain tiga dimensi yang menarik dan relatif cepat selesai. Banyak dari jahitan tersebut sama dengan sulaman benang, tapi ada beberapa yang unik juga.
Hardanger: Teknik whitework Norwegia
Hardanger adalah teknik whitework yang cukup populer dan mencakup berbagai jenis sulaman, mulai dari tusuk satin hingga jahitan potong dan tarik (di mana benang yang berasal dari kain sulaman dipotong dan ditarik keluar, kemudian disatukan untuk membuat pola) hingga tenunan.
Temukan kursus menjahit ntuk pemula di dekat saya di sini.
Sulaman huck Swedia
Tenunan huck atau huck Swedia adalah sebuah teknik menenun – jarumnya dilewatkan ke depan di atas dan di bawah lungsin dan pakan kain sulaman untuk membuat pola. Tenunan ini memiliki nuansa pedesaan yang indah, cocok untuk tirai setengah, handuk dapur, atau sulaman manset.
Redwork Hungaria
Pola bunga redwork Hungaria yang berani, tebal, dan nyaris geometris tampak menawan pada linen – untuk taplak meja, seprai, atau bahkan rok pendek yang melebar.
Lukisan jarum: sulaman tusuk satin Tionghoa
Siapa yang tidak mengakui sulaman indah gaun, sandal, dan baldachin istana Tionghoa? Desain yang cemerlang dengan shading halus ini hampir sepenuhnya dikerjakan dengan tusuk satin, meskipun beberapa gaya menggunakan sulam rantai serta beberapa lainnya. Ada beberapa sekolah menyulam besar yang memilih desain dan warna mereka menurut kriteria berbeda.
Tags: sulam pola