Cara Mudah Membuat Pola Sulam Taplak Meja - Panduan Langkah demi Langkah
Sulaman Kristik, Panduan Dasar Lengkap untuk Pemula
Saya sudah mengenal sulaman kristik sejak kecil. Teringat saat saya terbangun di tengah malam dan melihat ibu masih duduk di ujung ranjang sambil menyulam kristik. Hasil karya ibu saya banyak menghias dinding rumah kami, dibingkai pigura dan diberi kaca. Saya pun tertarik untuk mencoba sulaman ini. Ternyata cukup mudah. Di usia 10 tahun saya sudah mulai membuat beberapa karya kecil. Selain sebagai hiasan dinding, pola-pola sulam kristik juga bisa ditambahkan di tepian taplak meja, tepian sarung bantal ataupun di tepian baju atau rok.
Sulam kristik (Bahasa Inggris: cross stitch, Bahasa Belanda: kruisstee) adalah bentuk tertua dari bordir. Seni menyulam ini menggunakan tehnik tusuk silang. Satu titik jahitan atau satu titik sulaman memiliki warna. Setiap jahitan dihitung cermat ke setiap arah dan koordinat sehingga nantinya susunan warna-warna ini membentuk gambar.
Umumnya sulam kristik dilakukan dengan berpedoman pada pola atau rancangan yang memberi arahan jumlah titik sulaman dan warna yang harus digunakan agar mendapatkan hasil sulaman yang indah. Adapun hasil sulam kristik bisa menyerupai foto atau lukisan. Karena dikerjakan dengan tangan, kerajinan ini memiliki nilai seni yang tinggi.
Jarum Apa yang Digunakan untuk Sulaman Kristik?
Jarum untuk sulam kristik adalah jarum tapestri dengan ujung tumpul dan mata jarum lebih besar dari jarum jahit biasa. Kerajinan sulam kristik ini tak membutuhkan jarum berujung runcing karena media kain yang digunakan memiliki serat dan lubang yang lebar. Ukuran jarum yang cukup besar ini juga mencegah timbulnya rasa sakit di tangan saat digunakan untuk menyulam.
Pemidangan atau hoop tidak harus digunakan dalam proses menyulam kristik. Tetapi bagi para pemula, penggunaan pemidangan ini akan memudahkan proses menyulam. Untuk memakai pemidangan, pertama-tama lepaskan baut untuk memisahkan dua lingkaran pemidangan. Letakkan lingkaran pemidangan bagian dalam atau lingkaran yang polos (lingkaran tanpa baut) pada permukaan yang rata. Misalnya saja di atas meja. Letakkan kain di atas pemidangan tersebut dan pastikan titik tengah kain berada tepat di tengah pemidangan.
Selanjutnya, letakkan lingkaran pemidangan bagian luar di atas kain. Tekan lingkaran luar ini ke bawa sehingga kain terjepit di antara kedua lingkaran pemidangan. Dengan lembut, tarik kain saat baut pemidangan dikencangkan. Ingat, jangan menarik kain terlalu kencang untuk menghindari kain bergelombang.
Jahitan dan Teknik Sulaman Sederhana
Penting untuk mengetahui perbedaan antara jahitan-jahitan sulaman dan teknik-teknik sulaman.
Jahitan-Jahitan Sulaman
Jahitan sulaman adalah cara khusus untuk menarik jarum melalui kain sehingga benangnya menempel di atas kain dengan cara tertentu. Ada tusuk garis yang bergerak sepanjang garis lurus (atau melengkung), tusuk permukaan untuk menutup permukaan dengan warna, dan bahkan jahitan-jahitan yang mengharuskan jarum untuk masuk dan keluar kain beberapa kali sebelum jahitan lengkap (tusuk silang, jahitan laid-and-couched, dsb.)
Teknik-Teknik Sulaman
Teknik sulaman adalah gaya tertentu dari sulaman. Teknik ini menggunakan jahitan, motif, dan bahkan warna tertentu untuk hasil visual yang dapat dikenali.
Beberapa jenis teknik sulaman adalah:
- Whitework: sulaman kerawang atau benang tarik dan jahitan permukaan dilakukan dengan benang putih dan latar belakang putih. Teknik whitework dulu sangat populer untuk pakaian altar selama Prapaskah, saat ini whitework digunakan untuk linen, saputangan, dan serbet.
- Or nué: jahitan couching di sutra berwarna dengan benang emas untuk menciptakan gambaran dan pola
- Karya crewel: motif-motif berwarna biasanya bunga di permukaan yang besar
- Blackwork: pola-pola dalam benang hitam, biasanya dalam tusuk Holbein https://hands-across-the-sea-samplers.com/double-running-or-the-holbein-stitch/
Pelajari kiat-kiat terbaik kami tentang menyulam untuk pemula.
Bagaimana Langkah Membuat Sulaman Kristik?
Sulaman kristik biasanya dimulai dari baris ke baris dari arah kiri ke kanan. Berdasarkan pola yang ingin dibuat, kalian bisa menentukan pada bagian mana sulaman akan dimulai. Sebaiknya mulailah menyulam pada titik tengah pola untuk memastikan objek pada pola nantinya tepat berada di bagian tengah kain. Biasanya terdapat tanda panah di tepian pola yang menandai titik tengah pola.
Jika sudah ditentukan, siapkan benang dan potong sepanjang 45 cm. Hindari memotong benang terlalu panjang sebab benang yang terlalu panjang akan memicu terjadinya benang kusut saat menyulam dilakukan. Hindari juga mengikat atau menyimpulkan ujung benang. Biarkan kedua ujung benang begitu saja. Sebab mengikat ujung benang akan menimbulkan tonjolan yang cukup mengganggu hasil akhir sulaman.
Bila benang sudah terpasang pada jarum, mulailah tusukkan jarum dari bagian belakang kain ke arah depan melalui satu buah lubang pada kain. Pada jarak kira-kira 1 inchi, tusukkan jarum ke arah belakang. Selanjutnya, tusukkan jarum melalui sebuah lubang dengan arah diagonal dari titik sebelumnya untuk membuat sulaman miring. Pastikan kalian menahan ujung benang di bagian belakang kain agar ujungnya tidak tertarik keluar dan lepas.
Mulailah untuk membuat sulaman kedua dengan menusukkan jarum melalui sebuah lubang yang berada tepat di bawah lubang yang terakhir digunakan. Sebelum kalian menarik benang sulaman dengan kencang, balikkan kain sulaman dan pastikan ekor benang terjepit di antara sulaman yang dibuat.
Lanjutkan menyulam sepanjang baris untuk membuat serangkaian sulaman miring. Jika sudah, ke arah sebaliknya buatlah sulaman miring sehingga terbentuk sulaman kristik berbentuk silang. Terus ulangi langkah-langkah tersebut hingga potongan benang sulaman habis atau mencapai jumlah sulaman sesuaipola. Untuk mengakhiri sulaman, di bagian belakang kain selipkan benang di antara setidaknya tiga titik sulaman untuk mengamankan ujung benang.
Menggambar dengan Jarum: Jenis-Jenis Jahitan dan Karya Sulaman
Menyulam gambaran atau motif ke dalam katun atau linen bisa diibaratkan seperti menggambar. Pertama Anda perlu gambar garis Anda, kemudian Anda bisa mewarnai di dalamnya.
Bagi seniman mahir ada teknik-teknik yang lebih rumit seperti stumpwork atau jahitan couch, bagi orang-orang yang suka menggambar dengan angka, ada jahitan terhitung.
Tusuk Garis
Tusuk garis digunakan untuk kontur dan dekorasi sederhana, di sepanjang tepi taplak meja, ujung lengan atau leher kemeja.
Namun, hanya karena anda menjahit di sebuah garis bukan berarti Anda tidak bisa mengisi permukaan dengan tusuk tikam jejak atau sulam rantai – banyak karya-karya sulaman terdahulu melakukannya.
Beberapa tusuk garis sederhana adalah:
- Tusuk tikam jejak (stem stitch):
Jika Anda melihat tusuk balik yang dijahit tangan dari belakang, Anda akan melihat tusuk tikam jejak. Namun kecuali Anda ingin menyulam semua karya Anda secara terbalik, The Spurce punya panduan sederhana.
Nama tusuk tikam jejak (stem stitch) berasal dari batang bunga (flower stem), yang seringkali digunakan dalam lukisan jarum dan karya crewel.
Sulam rantai dikerjakan tepat di kedua sisi garis. Anda bisa membuatnya lebih terbuka atau tidak terlalu terbuka tergantung sejauh apa Anda memasukkan dan mengeluarkan jarum Anda.
Tags: sulam pola