... Panduan Lengkap Pola Sulam Taplak Meja: Langkah demi Langkah

Cara Mudah Membuat Pola Sulam Taplak Meja - Panduan Langkah demi Langkah

7 Jenis Taplak Meja untuk Berbagai Kebutuhan. Jangan Asal Pakai, ya!

Taplak meja masih sering dilihat hanya sebagai pelengkap dekorasi. Padahal, fungsinya lebih dari itu. Sebut saja salah satunya sebagai pelindung permukaan meja dari noda atau kotoran yang tumpah ke atasnya. Dengan adanya taplak meja, kotoran itu nggak langsung mengenai dan merusak tampilan meja.

Maka dari itu, taplak meja bukan lagi sekadar ornamen. Ketika ingin menggunakannya pun kamu harus memperhatikan jenis kain yang ingin dipakai. Pasalnya, ini akan berpengaruh dengan fungsi meja dan ruangan tempat meja tersebut diletakkan.

Berikut ini Hipwee Tips akan membagikan 7 jenis kain yang cocok digunakan untuk taplak meja sesuai ruangan dan aktivitas di dalamnya. Yuk, disimak!

Siapkan benang sulam

ilustrasi benang (Pexels.com/Suzy Hazelwood)

Editor’s picks

Kamu bisa menentukan benang sesuai dengan warna-warna yang dibutukan dalam gambar pola. Pilih benang berkualitas bagus dan kuat. Hindari benang yang mudah putus atau terurai, karena akan menyulitkan saat menyulam.

Selain itu, benang yang berkualitas biasanya memberi hasil akhir yang lebih indah karena warnanya yang tajam dan tak menimbulkan bulu-bulu mencuat. Sayang kan, kalau taplak hasil jerih payahmu saat menyulam tak bertahan lama karena benangnya kurang bagus.

Dapat diaplikasikan ke berbagai produk

Editor’s picks

ilustrasi tas dari bordir (pexels.com/godisable-jacob)

Hasil dari menyulam tidak melulu baju dengan motif bunga-bunga saja. Banyak produk dan kerajinan tangan terbuat dari sulaman. Misalnya tote bag, sarung bantal, suvenir, dan lain-lain.

Jadi, kegiatan menyulam tidak akan membosankan karena hasil dari sulam itu-itu saja. Kamu bisa menambal bagian taplak meja yang bolong atau celana yang robek. Kamu juga bisa membuat kado ulang tahun atau pernikahan yang indah untuk temanmu, yang secara khusus kamu buat dengan tanganmu sendiri.

Bagaimana Cara Menghitung Kebutuhan Kain Sulam Kristik?

Setiap pola sulam kristik tentunya membutuhkan luas kain yang berbeda-beda. Pada setiap pola kristik dilengkapi dengan keterangan yang menunjukkan jumlah titik koordinat. Misalnya saja pola A bertuliskan 200W x 300W. Artinya pola A ini terdiri dari 200 titik berderet horizontal dan 300 titik berderet vertikal. Ukuran hasil pola tersebut jika diaplikasikan pada kain kristik bergantung pada nilai CT.

Nah, untuk menghitung panjang kain dalam centimeter, gunakan rumus (( w/ ct) * 2.54) + 10. Sedangkan untuk lebar kain dalam centimeter, pakailah rumus (( h/ ct) * 2.54) + 10. Adapun tambahan 10cm nantinya digunakan untuk tambahan pigura dan dibulatkan ke atas.

Sebagai contoh, jika pola A memiliki keterangan W: 200 dan H: 300 dan menggunakan kain kristik CT 14, maka penerapan rumus untuk menghitung kebutuhan kain adalah ((200/14 * 2.54) + 10 = 47cm dan ((300/14 * 2.54) + 10 = 65cm.

Jika ukuran kain untuk sulaman ini sudah diperoleh, sebaiknya jahit tepian kain untuk menghindari kerusakan akibat sering dipegang atau ditekuk. Pinggiran kain sulaman ini bisa disulam zig zag atau jika memiliki mesin serger, tepian kain bisa dikelim dengan menggunakan mesin serger. Cara lainnya, tepian kain bisa ditambahkan dengan isolasi.


Tags: sulam pola

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia