Panduan Menyulam Bunga - Keindahan dalam Karya Jarum dan Kerajinan DIY
Pola Bunga Vintage Garis Pemisah Bunga
Gambar Gambar Pola Kristik Sederhana Hiasan Bunga Sudut , Sumber : rebanas.com
Gambar Pola Kristik Bunga Sederhana GAMBAR BUNGA , Sumber : wallpaperbungahd.blogspot.com
Gambar Membuat Pola Kristik Photoshop Diskusi Pkwu Pro , Sumber : rebanas.com
pola sulam kristik kupu kupu Kristik Sulam kristik Sulaman , Sumber : www.pinterest.com
Gambar Wallpaper Keren Gambar Pola Kristik Sederhana , Sumber : spotgambar.blogspot.com
12 Gambar Kain Strimin Bunga Gambar Bunga HD , Sumber : bungakuhd.blogspot.com
Peralatan dan bahan [ sunting | sunting sumber ]
Teknologi pembuatan sulaman Koto Gadang masih menggunakan teknologi tradisional. [15] Peralatan utama untuk menyulam dikenal dengan nama pamedangan. Ukurannya yakni 200 x 60 cm. Pamedangan terbuat dari kayu pada bagian kerangkanya. Keempat kayu dirangkaikan menjadi empat persegi panjang dengan paku. Tinggi pamedangan yakni sekitar 30 cm mengikuti ukuran standar yang memudahkan bagi penyulam untuk duduk bersimpuh ataupun meluruskan kakinya di bawah pamedangan pada saat menyulam. [16] [17]
Untuk menyulam kain yang berukuran kecil, seperti saputangan, bunga baju, dan sarung bantal maka digunakan alat bernama ram. [18] Ram berbentuk bundar dengan diameter berkisar 20 cm sampai 50 cm. Ram terbuat dari dua buah besi ataupun kayu yang dibentuk melingkar dengan menggunakan alat pengunci. [19]
Peralatan utama dalam menyulam berikutnya yakni kelos. Kelos berfungsi untuk menggulung benang. Kelos terbuat dari batang kulit manis dengan panjang berkisar 15 cm sampai 20 cm. Jumlah kelos bergantung pada banyak warna benang yang akan digunakan. [20]
Adapun alat bantu dalam membuat sulaman yakni karton manila atau kertas minyak untuk membuat pola, kertas karbon untuk memindahkan pola, jarum jahit untuk membuat aneka tusukan pada kain, dan gunting untuk memutus benang. Kesederhaan peralatan membuat proses pembuatan sulaman Koto Gadang menjadi lama dan rumit serta membutuhkan kepiawaian atau keahlian dari penyulam karena semata-mata mengandalkan pekerjaan tangan dan bukan mesin. [16] [21]
Sementara itu, bahan-bahan yang digunakan untuk menyulam yakni kain dan benang. Kain yang digunakan yakni semua jenis kain seperti katun, linen, sutra, atau wol. [16] Ukuran kain yang standar adalah dua meter untuk panjang dan lebar yang bervariasi dari 50 cm hingga 75 cm, tetapi ukuran lebar yang standar adalah 50 cm. [22] Adapun benang sulam dapat berupa benang mauline dan benang katun. [23]
Sejarah [ sunting | sunting sumber ]
Pada awalnya, selendang bersulam Koto Gadang hanya dipakai oleh orang Koto Gadang dan tabu apabila dipakai oleh orang di luar Koto Gadang. Bahkan, keterampilan menyulam tidak diajarkan kepada orang yang bukan asli Koto Gadang. Sulaman Koto Gadang mulai terkenal sejak berdirinya Kerajinan Amai Setia pada 1911. Didirikan oleh Roehana Koeddoes, sekolah tersebut mengajarkan berrnacam-macam keterampilan rumah tangga untuk perempuan, termasuk menyulam, baik untuk perempuan Koto Gadang maupun dari luar Koto Gadang. Lama kelamaan, selendang bersulam Koto Gadang dikenal oleh orang dan bahkan banyak pesanan akan selendang tersebut. Salah seorang rekan Roehana yang seorang saudagar, Hadisah memasarkan hasil sulaman Koto Gadang ke istri pejabat-pejabat Belanda untuk dipakai atau dikirimkan ke kolega mereka di luar Minangkabau, yakni Eropa. [13] [2] Sementara itu, rekan Roehana yang lain, Rukbeny memperkenalkan selendang bersulam Koto Gadang ke luar daerah Sumatera Barat. [14]
Sejak Kerajinan Amai Setia berdiri, kegiatan menyulam menjadi pekeijaan yang digemari perempuan Koto Gadang. Selain dapat menghasilkan uang, pekerjaan menyulam bagi perempuan dianggap sebagai pekerjaan yang mulia. [13] Perempuan dapat bekerja di dalam rumah sambil mengurus keluarga. Saat ini, sulaman Koto Gadang menjadi produk yang diincar perempuan Paris dan Belanda. Meski tak seperti abad ke-19, perempuan Koto Gadang masih menghasilkan kain bersulam aneka motif dan cara pengerjaan. [2]
Penyebutan sulaman kadang disamakan dengan bordir karena memiliki persamaan. Perbedaannya terletak pada hasil dan cara pengerjaannya. Menurut Ernatip, peneliti Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional (BPSNT) Padang, penyebutan bordir di Minangkabau identik dengan sebuah kain yang memiliki hiasan yang dibuat oleh teknologi mesin, sedangkan apabila hiasan dikerjakan dengan keterampilan tangan rnaka lebih dikenal dengan sebutan sulaman. [13] Baik sulaman maupun bordir masih tetap eksis dalam masyarakat Minangkabau sebagai salah satu warisan masa lampau. [7]
Paling Keren 18+ Pola Strimin Bunga Sederhana
Paling Keren 18+ Pola Strimin Bunga Sederhana - Tak heran, Semua orang suka dengan kerajinan kain. Entah itu kerajinan yang dibuat oleh anak, dewasa atau orang tua terutama yang berhubungan dengan Pola Strimin Bunga Sederhana. Tentunya dapat menghibur dirinya sejenak atau meresapi dari sebuah kejadian dalam melakukan kreasi kerajinan. Dengan adanya kerajinan kain dalam kehidupan sehari-hari, kreasi kerajinan kain bukan cuma cantik setidaknya dapat merilekskan sedikit segala aktifitas yang berat, ataupun menambah pengetahuan kamu tentang kerajinan kain.
pola kristik pinggiran, pola kristik bunga, pola kristik bunga sakura, pola kristik sederhana untuk pemula, buku strimin, kertas strimin, strimin adalah, pola kristik kaligrafi,
Di bawah ini, kami akan memberikan informasi tentang Pola Strimin Bunga Sederhana. Ada banyak gambar yang dapat Anda jadikan referensi dan memudahkan Anda dalam mencari ide dan inspirasi untuk membuat kerajinan kain. Model desain Pola Strimin Bunga Sederhana yang diusung juga tergolong indah, sehingga nyaman untuk dipandang.Ulasan kali ini dengan judul artikel Paling Keren 18+ Pola Strimin Bunga Sederhana berikut ini.
Gambar Pola Kristik Sederhana Buah Anggur Projects to , Sumber : www.pinterest.com
Tags: sulam bunga pola