Posisi Jarum Mesin Jahit yang Benar - Rahasia Keindahan Hasil Karya Jahitan Anda
Bagian 1: Mempelajari Bagian-Bagian Mesin Jahit
Temukan “power switch” (saklar). Ini memang terlihat mudah, namun menemukan saklar adalah langkah yang paling penting! Benda terletak di tempat yang berbeda-beda tergantung pada jenis mesin jahit yang Anda miliki, tetapi biasanya terletak di sebelah kanan mesin.
Temukan “spool pin”. Ini berbentuk pin plastik atau besi kecil yang menancap di bagian atas mesin, dan menahan gulungan benang.
Cari “thread guide”. Thread guide mengarahkan benang dari gulungan di atas mesin ke “bobbin winder”. Bagian ini berbentuk potongan logam geometris kecil yang menancap di atas mesin sebelah kiri.
Cari “bobbin winder” Di sebelah kanan spool pin di atas mesin terdapat pin plastik atau logam yang lebih kecil, di sebelah roda horizontal kecil. Ini adalah bobbin winder dan bobbin winder stopper. Kedua bagian ini bekerja sama (dengan gulungan benang) untuk meliltkan benang pada bobbin sebelum menjahit.
Bagian 2: Mempersiapkan Mesin Jahit
Letakkan mesin di meja, lemari, atau alas lain yang kokoh di depan Anda. Duduklah di kursi yang tingginya sesuai dengan tinggi meja. Atur mesin agar jarumnya di sebelah kiri Anda dan badan mesin di sebelah kanan. Anda harus memeriksa beberapa hal terlebih dahulu dan mengenali mesin sedikit, jadi jangan pasang steker terlebih dahulu.
Pasang jarum dengan hati-hati. Jarum memiliki sisi yang datar, jadi hanya bisa dipasang dengan satu cara, biasanya dengan sisi datar ke arah belakang. Ada lubang di salah satu sisi jarum, biasanya berlawanan dengan sisi datar tangkai – lubang ini harus mengarah ke arah masuknya benang saat memasang jarum (benang akan terpasang pada jarum saat keluar masuk kain.) Masukkan jarum sepenuhnya ke dalam tempatnya dan kencangkan sekrup.
- Saat bobbin sudah tergulung, letakkan di bobbin cage di bawah jarum dan pada bagian bawah mesin jahit. Tinggalkan sedikit benang di bagian luar untuk dimasukkan ke jarum.
- Kunjungi tautan di atas untuk petunjuk lebih rinci mengenai melilit dan memasukkan bobbin.
- Anda juga bisa mengikuti petunjuk yang dicetak pada mesin.
- Biasanya, benang dipasang mengikuti pola standar: "kiri, bawah, atas, bawah, masuk ke sekoci, melewati jarum." Cara lain untuk mengetahui cara memasang benang ke mesin jahit adalah: "tiang benang, tension, take up lever, jarum, mengikuti jalur benang di antaranya."
- Benang bisa dipasang ke jarum dari kiri, kanan, atau depan ke belakang. Jika benang sudah terpasang, Anda bisa mengikutinya. Namun, jika benang belum terpasang, bagian terakhir yang dilewati benang sebelum jarum terletak searah dengan arah pemasangan benang.
Cara Menggunakan Mesin Jahit
Artikel ini disusun bersama Andrea Beaulieu. Andrea Beaulieu adalah Penjahit Profesional. Perancang Busana, dan Pemilik MOORE, toko pakaian di Brooklyn, New York yang menjual produk-produk lintas gender beserta baju-baju kontemporer dan jahit kustomisasi. Andrea berpengalaman lebih dari 20 tahun dalam perancangan desain dan industri pemasaran, dengan spesialisasi pembuatan pola, draping, dan konstruksi garmen. Dia memiliki gelar BS dalam Perancangan Fesyen dan Merchandising dari University of North Carolina di Greensboro.
Mesin jahit bisa terlihat sangat rumit untuk kita yang tidak tahu cara menggunakannya. Namun, jangan biarkan ketakutan menghalangi Anda membuat hasil karya tekstil yang indah! Ikuti langkah-langkah petunjuk anatomi, pengaturan, dan penggunaan mesin jahit berikut agar Anda bisa mulai membuat kerajinan tangan sendiri.
Posisi jarum mesin jahit yang benar
PENYEBAB & TIPS PENGGUNAAN JARUM JAHIT DENGAN TEPAT AGAR TIDAK MUDAH PATAH
Untuk teman-teman yang sudah familiar dengan dunia jahit menjahit pastinya sudah tidak asing dengan hal ini. Dimana kalimat, “Yah, lagi asyik jahit jarum tiba-tiba patah!” muncul, yang akhirnya membuat kegiatan menjahit jadi terganggu.
Bukan hanya penjahit yang sudah ada di tingkat tinggi maupun menengah, penjahit pemula juga harus mengetahui dan teredukasi mengenai hal-hal non-teknis yang mempengaruhi kegiatan jahit menjahit, lho!
Berikut ini adalah penyebab patahnya jarum jahit yang wajib teman-teman tahu dan tips untuk mencegahnya:
1. Kualitas jarum menurun
Semakin sering jarum digunakan, semakin besar resiko jarum tersebut untuk patah. Ini bisa disebabkan karena munculnya retakan halus, tumpul, bengkok, dan sebagainya. Jadi, perhatikan lagi kondisi dan kualitas jarum sebelum menjahit, ya!
2. Jarum tidak terpasang dengan benar
Apabila jarum tidak terpasang dengan benar, maka potensi kerusakan pada jarum akan menjadi lebih tinggi. Maka pastikan untuk mengencangkan jarum dan baut di samping agar jarum tidak kendur atau lepas saat menjahit.
3. Penggunaan ukuran jarum yang tidak tepat dengan ukuran benang
Jika ukuran jarum yang digunakan dalam menjahit tidak sesuai, jarum dapat berpotensi patah. Semakin tebal kain atau bahan jahit, ukuran jarum harus semakin besar. Selain itu pastikan kembali penggunaan benang dan jarum jahit yang tepat, jangan sampai benang yang besar menggunakan jarum yang kecil atau sebaliknya.
Sabtu, 23 Desember 2017
Cara Mengganti Jarum Mesin Jahit Dengan Benar
Orang yang sering menjahit pada gilirannya akan mengganti jarum mesin jahitnya, disebabkan karena dua hal, yang pertama karena jarum patah dan yang kedua karena jarum tumpul. Tandanya jarum patah bisa dilihat langsung pada jarumnya, sedang tandanya jarum tumpul bisa dilihat pada hasil jahitannya yang berkerut kurang rapih dimana serat kain yang dijahit ikut ketarik kebawah terbawa gerakan ujung jarum yang tumpul. Supaya dapat mengganti jarum mesin jahit dengan baik dan benar, perlu memiliki bekal pengetahuan tentang jarum mesin jahit, baik jarum mesin jahit multi fungsi maupun jarum mesin jahit industri.
Bagian depan jarum mesin jahit multi fungsi pada bagian pangkalnya berbentuk lengkungan bulat, pada bagian batangnya terdapat lekukan alur jalannya benang sampai pada ujung jarum ada lobang tempat benang jahit dimasukkan. Bagian belakang jarum mesin jahit multi fungsi pada bagian pangkalnya berbentuk rata dan datar, pada bagian batangnya tidak ada lekukan alur jalannya benang dan pada ujung jarum ada lobang tempat benang jahit dikeluarkan.
Berbeda dengan jarum mesin jahit multi fungsi, pada jarum mesin jahit industry di pangkal jarum tidak ada bagian yang rata, pangkal jarum bulat seutuhnya. Untuk membedakan mana bagian depan jarum dan mana bagian belakangnya, harus diperhatikan pada bagian depan di batang jarum terdapat lekukan alur jalannya benang sampai ke lobang di ujung jarum tempat benang jahit dimasukkan. Pada bagian belakang jarum mesin jahit industri di batang jarum tidak ada lekukan alur benang, hanya di ujung jarum ada lobang tempat benang jahit dikeluarkan.
Bila benang dimasukkan dari lobang depan jarum, ketika untuk menjahit posisi benang pada posisi aman, melewati lekukan alur benang yang terlidungi batang jarum, sehingga benang tidak akan terjepit dan putus meskipun digunakan untuk menjahit kain yang tebal dan menjahitnya cepat. Sebaliknya bila benang dimasukkan dari lobang belakang jarum, ketika untuk menjahit posisi benang tidak aman, terjepit disela-sela kain tebal dan batang jarum, sehingga bila menjahitnya cepat benang atas akan putus.
Tags: jahit mesin yang jarum