Posisi Jarum Mesin Jahit yang Benar - Rahasia Keindahan Hasil Karya Jahitan Anda
Posisi jarum mesin jahit yang benar
PENYEBAB & TIPS PENGGUNAAN JARUM JAHIT DENGAN TEPAT AGAR TIDAK MUDAH PATAH
Untuk teman-teman yang sudah familiar dengan dunia jahit menjahit pastinya sudah tidak asing dengan hal ini. Dimana kalimat, “Yah, lagi asyik jahit jarum tiba-tiba patah!” muncul, yang akhirnya membuat kegiatan menjahit jadi terganggu.
Bukan hanya penjahit yang sudah ada di tingkat tinggi maupun menengah, penjahit pemula juga harus mengetahui dan teredukasi mengenai hal-hal non-teknis yang mempengaruhi kegiatan jahit menjahit, lho!
Berikut ini adalah penyebab patahnya jarum jahit yang wajib teman-teman tahu dan tips untuk mencegahnya:
1. Kualitas jarum menurun
Semakin sering jarum digunakan, semakin besar resiko jarum tersebut untuk patah. Ini bisa disebabkan karena munculnya retakan halus, tumpul, bengkok, dan sebagainya. Jadi, perhatikan lagi kondisi dan kualitas jarum sebelum menjahit, ya!
2. Jarum tidak terpasang dengan benar
Apabila jarum tidak terpasang dengan benar, maka potensi kerusakan pada jarum akan menjadi lebih tinggi. Maka pastikan untuk mengencangkan jarum dan baut di samping agar jarum tidak kendur atau lepas saat menjahit.
3. Penggunaan ukuran jarum yang tidak tepat dengan ukuran benang
Jika ukuran jarum yang digunakan dalam menjahit tidak sesuai, jarum dapat berpotensi patah. Semakin tebal kain atau bahan jahit, ukuran jarum harus semakin besar. Selain itu pastikan kembali penggunaan benang dan jarum jahit yang tepat, jangan sampai benang yang besar menggunakan jarum yang kecil atau sebaliknya.

Bagian 2: Mempersiapkan Mesin Jahit
Letakkan mesin di meja, lemari, atau alas lain yang kokoh di depan Anda. Duduklah di kursi yang tingginya sesuai dengan tinggi meja. Atur mesin agar jarumnya di sebelah kiri Anda dan badan mesin di sebelah kanan. Anda harus memeriksa beberapa hal terlebih dahulu dan mengenali mesin sedikit, jadi jangan pasang steker terlebih dahulu.
Pasang jarum dengan hati-hati. Jarum memiliki sisi yang datar, jadi hanya bisa dipasang dengan satu cara, biasanya dengan sisi datar ke arah belakang. Ada lubang di salah satu sisi jarum, biasanya berlawanan dengan sisi datar tangkai – lubang ini harus mengarah ke arah masuknya benang saat memasang jarum (benang akan terpasang pada jarum saat keluar masuk kain.) Masukkan jarum sepenuhnya ke dalam tempatnya dan kencangkan sekrup.
- Saat bobbin sudah tergulung, letakkan di bobbin cage di bawah jarum dan pada bagian bawah mesin jahit. Tinggalkan sedikit benang di bagian luar untuk dimasukkan ke jarum.
- Kunjungi tautan di atas untuk petunjuk lebih rinci mengenai melilit dan memasukkan bobbin.
- Anda juga bisa mengikuti petunjuk yang dicetak pada mesin.
- Biasanya, benang dipasang mengikuti pola standar: "kiri, bawah, atas, bawah, masuk ke sekoci, melewati jarum." Cara lain untuk mengetahui cara memasang benang ke mesin jahit adalah: "tiang benang, tension, take up lever, jarum, mengikuti jalur benang di antaranya."
- Benang bisa dipasang ke jarum dari kiri, kanan, atau depan ke belakang. Jika benang sudah terpasang, Anda bisa mengikutinya. Namun, jika benang belum terpasang, bagian terakhir yang dilewati benang sebelum jarum terletak searah dengan arah pemasangan benang.

Bagian 3: Menjahit Menggunakan Mesin
- Jahitan lurus biasanya digunakan untuk sebagian besar keliman. Jahitan yang sering digunakan juga adalan jahitan liku-liku untuk mencegah ujung kain berjumbai.
Berlatih menggunakan kain sisa. Pilih bahan tenunan yang sederhana, bukan bahan rajutan, untuk pengalaman pertama Anda menjahit. Jangan gunakan bahan yang berat saat pertama kali menjahit. Denim dan flanel sulit dijahit karena bahannya tebal jika ditumpuk beberapa lapis bersamaan.
Letakkan kain di bawah jarum. Jahit bahan kain di sebelah kiri, menjahit dari sebelah kanan bisa mengakibatkan jahitan yang berantakan.
- Jika Anda menarik kain dengan perlahan sambil menekan presser foot ke bawah, Anda akan merasakan mesin menggenggam kain dengan sangat kuat. Saat menjahit, mesin menggunakan feed dog di bawah presser foot untuk menggerakkan kain dengan kecepatan yang sesuai. Anda tidak perlu menarik kain melalui mesin, menarik kain bisa menekuk jarum dan merusak jahitan. Anda bisa menyesuaikan kecepatan dan panjang jahitan di mesin.
- Mesin Anda mungkin memiliki knee bar sebagai pengganti pedal kaki. Jika memang begitu, gunakan lutut Anda untuk mendorongnya ke kanan.
- Anda bisa menggunakan balance wheel di sebelah kanan atas mesin untuk memutar mesin, atau menggerakkan jarum dengan tangan.
- Sebelumnya, mesin akan secara otomatis menarik kain menjauhi Anda. Anda bisa menggerakkan kain mengikuti garis lurus atau membelok melalui mesin menggunakan tangan. Berlatihlah menjahit lurus atau melengkung. Perbedaannya hanyalah bagaimana Anda menarik kain.
- Jangan tarik kain secara paksa saat tertusuk jarum. Ini bisa mengakibatkan kain meregang atau jarum patah, atau menyumbat bobbin. Jika Anda merasa kain tidak bergerak cukup cepat, tekan pedal kaki lebih kuat, atau (jika harus) beli mesin yang lebih cepat.
Lihat Juga : Cara Menghaluskan Pakaian Tanpa di Setrika
Lima tips di atas adalah cara agar kita bisa memasang jarum jahit yang benar pada mesin jahit. Cara-cara di atas bisa juga lho kita gunakan untuk mengganti jarum jahit yang sudah tumpul. Bisa juga digunakan untuk mengganti jarum yang sudah lama kita pakai dan sering digunakan.
Jangan sampai hal yang menurut kita sepele ini kita abaikan ya! Memasang jarum pada mesin jahit yang tidak tepat hanya akan merugikan kita. Merugikan waktu sudah tentu, merugikan uang apalagi. Bisa-bisa kain yang ingin kita jahit jadi rusak. Tidak mau kan kain kesayangan kita rusak hanya karena salah memasang jarum pada mesin jahit? Yuk gunakan tips di atas!
Sekedar catatan supaya kualitas jahitan yang dihasilkan tetap stabil dan kelihatan rapi, anda harus rajin untuk selalu mengganti jarum jahit anda yang sudah tumpul dengan jarum mesin jahit yang baru secara berkala.
Cara Menggunakan Mesin Jahit
Artikel ini disusun bersama Andrea Beaulieu. Andrea Beaulieu adalah Penjahit Profesional. Perancang Busana, dan Pemilik MOORE, toko pakaian di Brooklyn, New York yang menjual produk-produk lintas gender beserta baju-baju kontemporer dan jahit kustomisasi. Andrea berpengalaman lebih dari 20 tahun dalam perancangan desain dan industri pemasaran, dengan spesialisasi pembuatan pola, draping, dan konstruksi garmen. Dia memiliki gelar BS dalam Perancangan Fesyen dan Merchandising dari University of North Carolina di Greensboro.
Mesin jahit bisa terlihat sangat rumit untuk kita yang tidak tahu cara menggunakannya. Namun, jangan biarkan ketakutan menghalangi Anda membuat hasil karya tekstil yang indah! Ikuti langkah-langkah petunjuk anatomi, pengaturan, dan penggunaan mesin jahit berikut agar Anda bisa mulai membuat kerajinan tangan sendiri.
Tags: jahit mesin yang jarum