7 Ide Proposal Kreatif untuk Membuat Kerajinan Tangan DIY yang Memukau
Proposal Usaha Kerajinan Tangan “Jejak Kreatif”
Latar Belakang
Kreativitas seseorang dalam mengolah suatu barang bisa menjadi sebuah ladang bisnis yang menjanjikan jika ditekuni. Melihat banyaknya sumber daya yang melimpah yaitu batang teratai yang menjadi limbah tidak berguna yang justru merusak lingkungan.
Oleh karena itu berbekal pengalaman tentang pengolahan limbah, Jejak Kreatif mengolah batang teratai menjadi beragam kerajinan multifungsi yang bernilai jual tinggi. Dengan demikian alam lebih terjaga karena limbah-limbah ini dimanfaatkan dengan baik.
Selain memanfaatkan sumber daya yang ada, melalui kegiatan ini kami juga berhasil mengurangi tingkat pengangguran daerah karena dalam proses pembuatan kerajinan tangan kami dibantu oleh tenaga kerja yang berasal dari daerah.
Konsep Usaha
Konsep usaha dari Jejak Kreatif adalah produksi kerajinan tangan rumahan dengan mempekerjakan para tenaga kerja produktif di daerah. Tujuannya adalah mengurangi angka pengangguran serta mempercepat proses produksi kerajinan karena tenaga kerja produktif.
Sedangkan untuk memasarkan produk kerajinan tangan ini, Jejak Kreatif mendistribusikannya secara langsung ke beberapa pusat oleh-oleh serta menjualnya secara online disamping bekerjasama dengan jasa pengiriman untuk mempermudah distribusi di luar negeri.
Visi Misi
Visi : Menjadi pusat kerajinan tangan yang kreatif dan inovatif dalam menghasilkan berbagai barang yang multifungsi sehingga dapat bernilai jual tinggi.
Misi :
- Selalu memperhatikan kualitas kerajinan yang diproduksi dengan memilih bahan baku terbaik di setiap produksi.
- Memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen dengan selalu bersikap ramah, sopan, dan santun terhadap seluruh konsumen.
- Membantu pemerintah dalam mengurangi angka pengangguran daerah dengan menyerap tenaga kerja daerah.
- Menyejahterakan para tenaga kerja dengan memfasilitasi mereka untuk terus mengembangkan diri sehingga proses produksi kerajinan tangan bisa berlangsung maksimal.
Tips Membuat Proposal Usaha Kerajinan Tangan yang Menarik
1. Gunakan Bahasa yang Jelas dan Mudah Dipahami:
Hindari penggunaan jargon teknis yang sulit dipahami oleh pihak non-teknis. Gunakan istilah-istilah yang sederhana dan jelas agar proposal mudah dimengerti oleh siapa pun yang membacanya.
2. Sertakan Portofolio Produk dan Testimoni Pelanggan:
Tampilkan foto-foto produk kerajinan tangan yang sudah Anda hasilkan sebelumnya. Sertakan juga testimoni dari pelanggan yang sudah merasakan manfaat dari produk Anda. Hal ini akan memberikan kepercayaan lebih kepada calon investor atau mitra bisnis.
3. Tetapkan Anggaran dan Proyeksi Keuangan yang Realistis:
4. Buatlah Proposal yang Menarik secara Visual:
Jadikan proposal Anda menarik secara visual dengan menggunakan desain yang baik. Gunakan grafik, tabel, dan ilustrasi yang relevan untuk memperjelas informasi dan memudahkan pembaca dalam memahami konten proposal.
Sebelum mengirimkan proposal, periksa tata bahasa, ejaan, dan kesalahan lainnya. Pastikan proposal bebas dari kesalahan dan memiliki tampilan yang profesional.
Struktur Proposal Usaha Kerajinan
Ketika hendak mengetahui beberapa contoh proposal usaha kerajinan, maka tentunya kalian juga harus memahami bagaimana tata cara membuatnya. Seperti halnya proposal usaha pada umumnya, proposal usaha kerajinan nantinya dibuat dan disusun berdasarkan kaidah pembuatan proposal.
Secara garis besarnya, sebuah proposal usaha kerajinan harus memuat informasi-informasi penting di dalamnya. Adapun beberapa struktur ataupun elemen penting di dalam pembuatan proposal usaha kerajinan berdasarkan kaidah proposal tersebut diantaranya yaitu seperti di bawah ini.
1. Pendahuluan
Di bagian pendahuluan, pebisnis harus memperkenalkan dirinya serta usaha yang ingin dijalankan, dalam hal ini yaitu dibidang kerajinan. Nantinya pebisnis perlu menjelaskan secara rinci seperti latar belakang pembuatan usaha, visi dan misi hingga keadaan pasar sebagai peluang bisnis baru.
2. Profil Usaha
Poin penting berikutnya yaitu ada penulisan profil usaha, mulai dari jenis, nama hingga lokasi bisnis. Saran kami, sebaiknya cantumkan secara rinci beberapa informasi tersebut supaya nantinya investor lebih yakin ketika ingin mendanai usaha kerajinan.
3. Struktur Perusahaan
Layaknya sebuah organisasi, setiap perusahaan nantinya harus mempunyai strukturnya masing-masing. Maka dari itu, tuliskan struktur kepengurusan di perusahaan pada proposal kerajinan, mulai dari direktur, manager, marketing, akuntan dan lain sebagainya.
4. Produk Perusahaan
Di dalam contoh proposal usaha kerajinan, nantinya pebisnis juga perlu menyertakan produk yang ingin ditawarkan. Supaya lebih meyakinkan para investor, sebaiknya sertakan juga bagaimana cara pembuatan kerajinan yang nantinya akan dipasarkan.
5. Target Pasar & Strategi Pemasaran
Lalu ada juga target pasar seperti umur, kalangan hingga suatu daerah atau wilayah pemasarannya. Mungkin bagi sebagian besar orang yang sudah berkecimpung di dunia bisnis seringkali menyebutnya dengan istilah segmentation, targeting, positioning atau disingkat STP.
Produk Perusahaan
Selanjutnya, pebisnis juga perlu menyebutkan produk yang ditawarkan. Unsur ini menjadi yang terpenting dalam proposal usaha kerajinan.
Karena dalam hal ini produknya sudah pasti barang kerajinan, maka sebutkan jenis kerajinan yang akan dijual. Sebutkan pula peluang usaha dari kerajinan tersebut agar para investor tertarik.
Selain itu, pebisnis juga perlu mencantumkan cara membuat kerajinan yang akan dijual. Jelaskan cara membuat kerajinan tersebut dengan singkat, tapi mendetail. Pebisnis juga perlu menyebutkan alat dan bahan yang digunakan sebagai bahan pertimbangan investor.
Selain itu, penting bagi pebisnis untuk menyebutkan keunggulan dari produk kerajinan yang akan dijual. Tonjolkan nilai plusnya dan pastikan produk berbeda dari yang sudah ada di pasaran.
Dengan memaparkan produk secara rinci, investor dapat memperkirakan dana yang akan dikeluarkan dan peluang usahanya.
Tags: kerajinan membuat proposal