... 10 Ide Proposal Prakarya Kerajinan DIY yang Kreatif untuk Inspirasi Anda

Proposal Prakarya - Mengangkat Seni Kerajinan dalam Karya Rajut dan DIY

Kekurangan Proposal Prakarya Pembuatan Kerajinan Tangan

– Memerlukan waktu dan usaha yang lebih dalam perencanaan dan penyusunan proposal, terutama dalam mencari data dan informasi yang relevan.

1. Bagaimana cara menentukan harga jual kerajinan tangan?

Untuk menentukan harga jual kerajinan tangan, Anda perlu mempertimbangkan biaya produksi, keuntungan yang diinginkan, dan harga pasar untuk jenis kerajinan yang serupa. Jangan lupa untuk mempertimbangkan kualitas bahan dan tingkat kerumitan dalam produksi kerajinan tangan.

2. Berapa lama waktu produksi yang diperlukan untuk membuat kerajinan tangan?

Waktu produksi kerajinan tangan dapat bervariasi tergantung pada tingkat kerumitan desain dan teknik yang digunakan. Sebagai acuan, estimasi waktu produksi dapat diperoleh melalui percobaan dan pengalaman pada proyek sebelumnya.

3. Apakah dibutuhkan keterampilan khusus untuk membuat kerajinan tangan?

Tergantung pada jenis kerajinan tangan yang akan dibuat, kemampuan dan keterampilan khusus mungkin diperlukan. Beberapa kerajinan tangan mungkin membutuhkan pemahaman tentang teknik menjahit, merajut, atau mengukir, sementara yang lain mungkin hanya membutuhkan keahlian dasar dalam penggunaan alat dan bahan.

4. Apakah diperlukan modal untuk memulai bisnis kerajinan tangan?

Ya, umumnya diperlukan modal untuk memulai bisnis kerajinan tangan. Modal ini akan digunakan untuk membeli bahan dan peralatan produksi, serta memasarkan produk. Namun, tingkat modal yang dibutuhkan dapat bervariasi tergantung pada skala bisnis yang diinginkan.

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk memasarkan kerajinan tangan, antara lain melalui toko online, media sosial, pameran, atau dengan menjalin kerjasama dengan toko-toko konvensional. Pastikan untuk menggunakan platform yang sesuai untuk menjangkau target pasar yang tepat.

BAB II PEMBAHASAN

A. Profil

Anyaman bambu atau kerajinan anyaman dari bambu merupakan salah satu jenis dari berbagai macam karya di Indonesia. Selain digunakan sebagai anyaman, bambu juga bisa digunakan sebagai bahan pembuatan alat-alat rumah tangga.

Pada zaman milenial seperti saat ini, kebutuhan akan sandang sangat meningkat, salah satu contohnya adalah tas. Masyarakat cenderung memilih tas-tas yang unik dan berbeda dari yang lain.

Maka dari itu penulis akan menciptakan sebuah tas yang berasal dari anyaman bambu dengan model dan design kekinian. Anyaman akan dipadukan dengan bahan atau media lain sehingga menghasilkan desain atau model yang unik.

Selain itu kesannya yang cukup mewah juga bisa digunakan dalam berbagai acara.Tentunya dengan ini masyarakat akan jauh lebih tertarik menggunakan produk anyaman bambu dalam negeri.

B. Strategi Pasar

Agar bisnis diatas berhasil, maka penulis akan melakukan strategi pemasaran sebagai berikut ini.

1. Segmenting

Yang pertama yaitu segmenting atau segmentasi pasar, merupakan suatu kegiatan membagi suatu pasar menjadi beberapa kelompok pembeli.

Ada dua kriteria dalam segmentasi pasar, yaitu geografis dan demografis. Untuk kali ini penulis menetapkan kalangan perempuan remaja hingga dewasa, karena pada tahap inilah sifat konsumtif mulai muncul.

2. Targetting
3. Posotioning

Positioning merupakan terbentuknya gambaran yang cocok bagi konsumen untuk tertarik membeli produk ini. agar lebih menarik masyarakat, penulis memberikan berbagai macam model terbaru yang fashionable, serta tambahan bahan yang membuat tas menjadi lebih estetik.

C. Analisis SWOT Untuk Kelayakan Usaha

1. Kekuatan (Strength)

Analisis SWOT yang pertama yaitu strength atau biasa disebut kekuatan. Di sini kamu harus bisa memahami kekuatan terbesar apa yang bisnis kamu miliki, hal ini sangat berpengaruh positif terhadap kesuksesan perusahaan kamu.

BAB 4: Analisa Keuangan

1 . Modal

Kebutuhan Perlengkapan

KeteranganHarga
Tungku Rp. 500.000
Pewarna SintetikRp. 500.000
Kompor BesarRp. 1.500.000
Alat PengeringRp. 850.000
Nampan BesarRp. 800.000
Meja ProduksiRp. 1.000.000
Alat Lem TembakRp. 350.000
Komputer Rp. 3.500.000
Printer Rp. 1.250.000

Sewa Tempat

KeteranganHarga
Biaya Sewa TahunanRp. 15.000.000
Biaya Renovasi TempatRp. 35.000.000

Gaji Karyawan

KeteranganHarga
10 Karyawan ProduksiRp. 25.000.000
2 Karyawan Distribusi dan PengirimanRp. 6.000.000
1 Admin MarketingRp. 4.000.000

Biaya Operasional

KeteranganHarga
Belanja Bahan BakuRp. 5.000.000
Listrik Rp. 1.500.000
Air Rp. 500.000
Internet Rp. 300.000

Biaya Promosi

2. Harga Pokok Produksi

KeteranganHPPHarga JualKeutungan
Tas SelempangRp. 30.000Rp. 50.000Rp. 20.000
Tas Wanita BesarRp. 70.000Rp. 90.000Rp. 20.000
Pouch WanitaRp. 15.000Rp. 35.000Rp. 20.000
Vas BungaRp. 40.000Rp. 60.000Rp. 20.000
Keranjang PakaianRp. 50.000Rp. 75.000Rp. 25.000
Keranjang MakananRp. 70.000Rp. 95.000Rp. 25.000
Rak BukuRp. 40.000Rp. 65.000Rp. 20.000
Rak Make UpRp. 30.000Rp. 55.000Rp, 25.000

BAB III RENCANA ANGGARAN

1. Modal/ Pemasukan

Modal yang dibutuhkan oleh penulis dalam sekali produksi tas anyaman adalah Rp.1.500.000, dengan rincian:

Total Biaya = perlengkapan + bahan baku + biaya lainnya
= Rp. 40.000 + Rp. 20.000 + Rp. 15.000

Produksi 20 pcs = Rp. 75.000 x 20
= Rp. 1.500.000

2. Penentuan Harga Jual

Harga pokok produksi adalah hasil dari total biaya dibagi dengan total produk.
= Rp. 75.000 per pcs

Harga Jual = Harga pokok + laba yang diinginkan
= Rp. 75.000 + Rp. 25.000
= Rp. 100.000

3. Perhitungan Laba/Rugi

Laba = (Harga Jual x Hasil Produksi) – Modal
= (100.000 x 20)-Rp. 1.500.000
=Rp. 2000.000 – Rp. 1.500.000
= Rp. 500.000

Presentase Laba = Laba/ Modal x 100%
= 500.000/1500.000 x 100%
= 33%


Tags: kerajinan proposal

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia