... 10 Ide Proposal Prakarya Kerajinan DIY yang Kreatif untuk Inspirasi Anda

Proposal Prakarya - Mengangkat Seni Kerajinan dalam Karya Rajut dan DIY

Produk Perusahaan

Selanjutnya, pebisnis juga perlu menyebutkan produk yang ditawarkan. Unsur ini menjadi yang terpenting dalam proposal usaha kerajinan.

Karena dalam hal ini produknya sudah pasti barang kerajinan, maka sebutkan jenis kerajinan yang akan dijual. Sebutkan pula peluang usaha dari kerajinan tersebut agar para investor tertarik.

Selain itu, pebisnis juga perlu mencantumkan cara membuat kerajinan yang akan dijual. Jelaskan cara membuat kerajinan tersebut dengan singkat, tapi mendetail. Pebisnis juga perlu menyebutkan alat dan bahan yang digunakan sebagai bahan pertimbangan investor.

Selain itu, penting bagi pebisnis untuk menyebutkan keunggulan dari produk kerajinan yang akan dijual. Tonjolkan nilai plusnya dan pastikan produk berbeda dari yang sudah ada di pasaran.

Dengan memaparkan produk secara rinci, investor dapat memperkirakan dana yang akan dikeluarkan dan peluang usahanya.

Kekurangan Proposal Prakarya Pembuatan Kerajinan Tangan

– Memerlukan waktu dan usaha yang lebih dalam perencanaan dan penyusunan proposal, terutama dalam mencari data dan informasi yang relevan.

1. Bagaimana cara menentukan harga jual kerajinan tangan?

Untuk menentukan harga jual kerajinan tangan, Anda perlu mempertimbangkan biaya produksi, keuntungan yang diinginkan, dan harga pasar untuk jenis kerajinan yang serupa. Jangan lupa untuk mempertimbangkan kualitas bahan dan tingkat kerumitan dalam produksi kerajinan tangan.

2. Berapa lama waktu produksi yang diperlukan untuk membuat kerajinan tangan?

Waktu produksi kerajinan tangan dapat bervariasi tergantung pada tingkat kerumitan desain dan teknik yang digunakan. Sebagai acuan, estimasi waktu produksi dapat diperoleh melalui percobaan dan pengalaman pada proyek sebelumnya.

3. Apakah dibutuhkan keterampilan khusus untuk membuat kerajinan tangan?

Tergantung pada jenis kerajinan tangan yang akan dibuat, kemampuan dan keterampilan khusus mungkin diperlukan. Beberapa kerajinan tangan mungkin membutuhkan pemahaman tentang teknik menjahit, merajut, atau mengukir, sementara yang lain mungkin hanya membutuhkan keahlian dasar dalam penggunaan alat dan bahan.

4. Apakah diperlukan modal untuk memulai bisnis kerajinan tangan?

Ya, umumnya diperlukan modal untuk memulai bisnis kerajinan tangan. Modal ini akan digunakan untuk membeli bahan dan peralatan produksi, serta memasarkan produk. Namun, tingkat modal yang dibutuhkan dapat bervariasi tergantung pada skala bisnis yang diinginkan.

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk memasarkan kerajinan tangan, antara lain melalui toko online, media sosial, pameran, atau dengan menjalin kerjasama dengan toko-toko konvensional. Pastikan untuk menggunakan platform yang sesuai untuk menjangkau target pasar yang tepat.

BAB 4: Analisa Keuangan

1 . Modal

Kebutuhan Perlengkapan

KeteranganHarga
Tungku Rp. 500.000
Pewarna SintetikRp. 500.000
Kompor BesarRp. 1.500.000
Alat PengeringRp. 850.000
Nampan BesarRp. 800.000
Meja ProduksiRp. 1.000.000
Alat Lem TembakRp. 350.000
Komputer Rp. 3.500.000
Printer Rp. 1.250.000

Sewa Tempat

KeteranganHarga
Biaya Sewa TahunanRp. 15.000.000
Biaya Renovasi TempatRp. 35.000.000

Gaji Karyawan

KeteranganHarga
10 Karyawan ProduksiRp. 25.000.000
2 Karyawan Distribusi dan PengirimanRp. 6.000.000
1 Admin MarketingRp. 4.000.000

Biaya Operasional

KeteranganHarga
Belanja Bahan BakuRp. 5.000.000
Listrik Rp. 1.500.000
Air Rp. 500.000
Internet Rp. 300.000

Biaya Promosi

2. Harga Pokok Produksi

KeteranganHPPHarga JualKeutungan
Tas SelempangRp. 30.000Rp. 50.000Rp. 20.000
Tas Wanita BesarRp. 70.000Rp. 90.000Rp. 20.000
Pouch WanitaRp. 15.000Rp. 35.000Rp. 20.000
Vas BungaRp. 40.000Rp. 60.000Rp. 20.000
Keranjang PakaianRp. 50.000Rp. 75.000Rp. 25.000
Keranjang MakananRp. 70.000Rp. 95.000Rp. 25.000
Rak BukuRp. 40.000Rp. 65.000Rp. 20.000
Rak Make UpRp. 30.000Rp. 55.000Rp, 25.000

BAB III RENCANA ANGGARAN

1. Modal/ Pemasukan

Modal yang dibutuhkan oleh penulis dalam sekali produksi tas anyaman adalah Rp.1.500.000, dengan rincian:

Total Biaya = perlengkapan + bahan baku + biaya lainnya
= Rp. 40.000 + Rp. 20.000 + Rp. 15.000

Produksi 20 pcs = Rp. 75.000 x 20
= Rp. 1.500.000

2. Penentuan Harga Jual

Harga pokok produksi adalah hasil dari total biaya dibagi dengan total produk.
= Rp. 75.000 per pcs

Harga Jual = Harga pokok + laba yang diinginkan
= Rp. 75.000 + Rp. 25.000
= Rp. 100.000

3. Perhitungan Laba/Rugi

Laba = (Harga Jual x Hasil Produksi) – Modal
= (100.000 x 20)-Rp. 1.500.000
=Rp. 2000.000 – Rp. 1.500.000
= Rp. 500.000

Presentase Laba = Laba/ Modal x 100%
= 500.000/1500.000 x 100%
= 33%

Contoh Proposal Usaha Kerajinan Beserta Cara dan Tips Membuatnya

Anda bisa menjadikan contoh proposal usaha kerajinan sebagai referensi Anda dalam membuat pengajuan usaha.

Bukan itu saja, contoh proposal usaha kerajinan sangat dibutuhkan untuk perencanaan segala aspek yang terkait dengan usaha tersebut. Adapun tujuan dari penyusunan proposal tersebut untuk membantu memudahkan para pebisnis dalam menjalankan usahanya.

Sebab, di setiap proposal selalu terdapat pedoman yang jelas dan detail. Contoh proposal usaha kerajinan ini juga bisa jadi faktor penentu keberhasilan usaha di masa yang akan datang.

Dengan kata lain, setiap proposal usaha memiliki peran cukup vital apabila seorang pebisnis ingin bekerja sama dengan pihak lain. Walaupun seringnya, proposal semacam ini sangat dibutuhkan untuk sekadar mendapat suntikan modal dari investor.


Tags: kerajinan proposal

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia