Proposal Prakarya - Mengangkat Seni Kerajinan dalam Karya Rajut dan DIY
Kesimpulan
Dalam membuat proposal prakarya pembuatan kerajinan tangan, penting untuk memiliki rencana yang matang dan terperinci. Proposal ini akan menjadi panduan yang membantu meminimalisir risiko dan menarik minat pihak yang berkepentingan untuk bekerja sama dalam proyek pembuatan kerajinan tangan. Mulailah dengan melakukan riset pasar, merancang desain yang unik, menentukan langkah-langkah produksi, dan membuat estimasi biaya yang akurat. Dengan melakukan langkah-langkah ini, Anda akan memiliki proposal prakarya pembuatan kerajinan tangan yang efektif dan menjadikan proyek Anda sukses. Tunggu apa lagi? Segera lakukan tindakan dan mulailah membuat proposal Anda sekarang juga!
Share this:
Related posts:
Seorang penulis berbakat yang tumbuh dengan kecintaan mendalam terhadap dunia kerajinan tangan dan seni. Sejak kecil, sering menghabiskan waktu luangnya di ruang kerajinan, menggali kreativitasnya melalui berbagai jenis kerajinan seperti origami, sulam, dan keramik. Hobi ini berlanjut hingga dewasa, dan menjadi penulis yang piawai dalam mengulas berbagai teknik, proyek DIY, dan tren terbaru dalam dunia kerajinan tangan. Dengan kemampuan menulisnya yang mengagumkan, berbagi pengetahuannya melalui artikel-artikel informatif dan menginspirasi para pembaca yang ingin memperluas pemahaman mereka tentang seni dan kerajinan.
BAB 4: Analisa Keuangan
1 . Modal
Kebutuhan Perlengkapan
| Keterangan | Harga |
| Tungku | Rp. 500.000 |
| Pewarna Sintetik | Rp. 500.000 |
| Kompor Besar | Rp. 1.500.000 |
| Alat Pengering | Rp. 850.000 |
| Nampan Besar | Rp. 800.000 |
| Meja Produksi | Rp. 1.000.000 |
| Alat Lem Tembak | Rp. 350.000 |
| Komputer | Rp. 3.500.000 |
| Printer | Rp. 1.250.000 |
Sewa Tempat
| Keterangan | Harga |
| Biaya Sewa Tahunan | Rp. 15.000.000 |
| Biaya Renovasi Tempat | Rp. 35.000.000 |
Gaji Karyawan
| Keterangan | Harga |
| 10 Karyawan Produksi | Rp. 25.000.000 |
| 2 Karyawan Distribusi dan Pengiriman | Rp. 6.000.000 |
| 1 Admin Marketing | Rp. 4.000.000 |
Biaya Operasional
| Keterangan | Harga |
| Belanja Bahan Baku | Rp. 5.000.000 |
| Listrik | Rp. 1.500.000 |
| Air | Rp. 500.000 |
| Internet | Rp. 300.000 |
Biaya Promosi
2. Harga Pokok Produksi
| Keterangan | HPP | Harga Jual | Keutungan |
| Tas Selempang | Rp. 30.000 | Rp. 50.000 | Rp. 20.000 |
| Tas Wanita Besar | Rp. 70.000 | Rp. 90.000 | Rp. 20.000 |
| Pouch Wanita | Rp. 15.000 | Rp. 35.000 | Rp. 20.000 |
| Vas Bunga | Rp. 40.000 | Rp. 60.000 | Rp. 20.000 |
| Keranjang Pakaian | Rp. 50.000 | Rp. 75.000 | Rp. 25.000 |
| Keranjang Makanan | Rp. 70.000 | Rp. 95.000 | Rp. 25.000 |
| Rak Buku | Rp. 40.000 | Rp. 65.000 | Rp. 20.000 |
| Rak Make Up | Rp. 30.000 | Rp. 55.000 | Rp, 25.000 |
BAB III RENCANA ANGGARAN
1. Modal/ Pemasukan
Modal yang dibutuhkan oleh penulis dalam sekali produksi tas anyaman adalah Rp.1.500.000, dengan rincian:
Total Biaya = perlengkapan + bahan baku + biaya lainnya
= Rp. 40.000 + Rp. 20.000 + Rp. 15.000
Produksi 20 pcs = Rp. 75.000 x 20
= Rp. 1.500.000
2. Penentuan Harga Jual
Harga pokok produksi adalah hasil dari total biaya dibagi dengan total produk.
= Rp. 75.000 per pcs
Harga Jual = Harga pokok + laba yang diinginkan
= Rp. 75.000 + Rp. 25.000
= Rp. 100.000
3. Perhitungan Laba/Rugi
Laba = (Harga Jual x Hasil Produksi) – Modal
= (100.000 x 20)-Rp. 1.500.000
=Rp. 2000.000 – Rp. 1.500.000
= Rp. 500.000
Presentase Laba = Laba/ Modal x 100%
= 500.000/1500.000 x 100%
= 33%
Tags: kerajinan proposal