Proposal Prakarya - Mengangkat Seni Kerajinan dalam Karya Rajut dan DIY
BAB III RENCANA ANGGARAN
1. Modal/ Pemasukan
Modal yang dibutuhkan oleh penulis dalam sekali produksi tas anyaman adalah Rp.1.500.000, dengan rincian:
Total Biaya = perlengkapan + bahan baku + biaya lainnya
= Rp. 40.000 + Rp. 20.000 + Rp. 15.000
Produksi 20 pcs = Rp. 75.000 x 20
= Rp. 1.500.000
2. Penentuan Harga Jual
Harga pokok produksi adalah hasil dari total biaya dibagi dengan total produk.
= Rp. 75.000 per pcs
Harga Jual = Harga pokok + laba yang diinginkan
= Rp. 75.000 + Rp. 25.000
= Rp. 100.000
3. Perhitungan Laba/Rugi
Laba = (Harga Jual x Hasil Produksi) – Modal
= (100.000 x 20)-Rp. 1.500.000
=Rp. 2000.000 – Rp. 1.500.000
= Rp. 500.000
Presentase Laba = Laba/ Modal x 100%
= 500.000/1500.000 x 100%
= 33%
BAB IV PENUTUP
A. Kesimpulan
Oleh karena itu kita harus menghargai pengrajin yang sudah bersusah payah membuat dan melestarikan kerajinan anyaman bambu ini. Dengan adanya karya tas anyaman ini diharapkan para generasi muda lebih bisa mencintai dan melestarikan kebudayaannya sendiri.
B. Saran
Kerajinan anyam yang merupakan warisan kita seharusnya dilestarikan dan dijaga keasliannya sepanjang masa. Sebagai generasi muda, tugas kitalah untuk melakukan hal tersebut, maka dari itu marilah kita lestarikan anyaman nusantara asli Indonesia.
Jangan lupa untuk selalu memperhatikan setiap detail yang ada agar perusahaan kamu bisa berkembang dengan pesat serta tidak kalah saing dengan perusahaan lainnya. Tentu kamu tidak mau bukan bisnis yang kamu bangun susah payah malah tumbang di tengah jalan.
Unsur penting yang wajib ada dalam contoh proposal usaha kerajinan
Saat hendak membuat suatu contoh proposal usaha kerajinan, pastikan juga untuk memperhatikan beberapa unsur penting di dalamnya. Inilah yang kemudian membuat proposal semacam ini tak bisa dibuat dengan sembarangan.
Guna mendapat suntikan dana dari investor yang dituju, proposal usaha harus memiliki tujuh unsur berikut ini.
Pendahuluan
Di bagian pendahuluan ini, setiap pebisnis harus mampu memperkenalkan diri sekaligus bisnis yang dilakoni. Jadi sebaiknya, jelaskan secara rinci bisnis tersebut.
Dimulai dari latar belakang pembuatan usaha, kondisi pasar, visi dan misi supaya investor mengetahui sebesar apa peluang bisnis yang ditawarkan. Pastikan juga bagian ini dikemas dengan sesempurna mungkin supaya pembaca tertarik untuk membaca halaman selanjutnya.
Jangan lupa untuk mencantumkan informasi yang padat, singkat, dan jelas agar pembaca tidak merasa jenuh. Dengan begitu, contoh proposal usaha kerajinan yang dibuat bisa lebih menjangkau banyak target investor.
Profil bisnis
Di setiap contoh proposal usaha kerajinan harus terdapat informasi mengenai profil bisnis yang dimaksud. Baik itu soal jenis usaha, nama, sampai lokasi usaha terkait.
Struktur perusahaan
Bisa dipastikan setiap perusahaan memiliki struktur tersendiri. Sebab, tak mungkin seorang pengusaha mampu berdiri sendiri tanpa bantuan atau campur tangan dari pihak lain.
Tentu saja ada sistem atau kepengurusan yang dijalankan supaya usaha kerajinan yang dimaksud bisa berjalan lancar.
Ketika menjalankan suatu bisnis, investor bakal lebih percaya jika tercipta kerja sama yang baik antara karyawan dengan pemilik perusahaan tersebut. Oleh sebab itu, cantumkan struktur kepengurusan perusahaan pada contoh proposal usaha kerajinan yang dimaksud.
Kekurangan Proposal Prakarya Pembuatan Kerajinan Tangan
– Memerlukan waktu dan usaha yang lebih dalam perencanaan dan penyusunan proposal, terutama dalam mencari data dan informasi yang relevan.
1. Bagaimana cara menentukan harga jual kerajinan tangan?
Untuk menentukan harga jual kerajinan tangan, Anda perlu mempertimbangkan biaya produksi, keuntungan yang diinginkan, dan harga pasar untuk jenis kerajinan yang serupa. Jangan lupa untuk mempertimbangkan kualitas bahan dan tingkat kerumitan dalam produksi kerajinan tangan.
2. Berapa lama waktu produksi yang diperlukan untuk membuat kerajinan tangan?
Waktu produksi kerajinan tangan dapat bervariasi tergantung pada tingkat kerumitan desain dan teknik yang digunakan. Sebagai acuan, estimasi waktu produksi dapat diperoleh melalui percobaan dan pengalaman pada proyek sebelumnya.
3. Apakah dibutuhkan keterampilan khusus untuk membuat kerajinan tangan?
Tergantung pada jenis kerajinan tangan yang akan dibuat, kemampuan dan keterampilan khusus mungkin diperlukan. Beberapa kerajinan tangan mungkin membutuhkan pemahaman tentang teknik menjahit, merajut, atau mengukir, sementara yang lain mungkin hanya membutuhkan keahlian dasar dalam penggunaan alat dan bahan.
4. Apakah diperlukan modal untuk memulai bisnis kerajinan tangan?
Ya, umumnya diperlukan modal untuk memulai bisnis kerajinan tangan. Modal ini akan digunakan untuk membeli bahan dan peralatan produksi, serta memasarkan produk. Namun, tingkat modal yang dibutuhkan dapat bervariasi tergantung pada skala bisnis yang diinginkan.
Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk memasarkan kerajinan tangan, antara lain melalui toko online, media sosial, pameran, atau dengan menjalin kerjasama dengan toko-toko konvensional. Pastikan untuk menggunakan platform yang sesuai untuk menjangkau target pasar yang tepat.
Apa itu Proposal Prakarya Pembuatan Kerajinan Tangan?
Proposal prakarya pembuatan kerajinan tangan adalah dokumen tertulis yang berisi rencana dan detail tentang proyek pembuatan kerajinan tangan. Proposal ini menjelaskan tentang konsep desain, bahan yang akan digunakan, langkah-langkah produksi, estimasi biaya, serta tujuan dan manfaat dari pembuatan kerajinan tangan tersebut. Tujuan utama dari proposal ini adalah untuk meyakinkan pihak yang berkepentingan tentang potensi dan nilai unik dari kerajinan tangan yang akan dibuat.
Berikut adalah langkah-langkah yang perlu diikuti dalam membuat proposal prakarya pembuatan kerajinan tangan:
Langkah 1: Pendahuluan
Pada bagian pendahuluan, jelaskan latar belakang dan tujuan dari pembuatan kerajinan tangan ini. Ceritakan tentang inspirasi dan ide di balik kerajinan tangan tersebut, serta bagaimana kerajinan tangan ini akan mendapatkan tempat di pasar.
Langkah 2: Desain dan Konsep
Pada bagian ini, gambarkan secara detail desain kerajinan tangan yang akan dibuat. Sertakan informasi tentang bahan-bahan yang akan digunakan, teknik yang akan digunakan, dan tampilan akhir dari kerajinan tangan tersebut. Jelaskan juga mengapa desain ini unik dan menarik bagi konsumen.
Langkah 3: Langkah-langkah Produksi
Bagian ini berisi tentang langkah-langkah yang akan diambil dalam proses produksi kerajinan tangan. Jelaskan tahapan produksi mulai dari persiapan bahan hingga penyelesaian produk. Berikan estimasi waktu yang diperlukan untuk setiap tahapan produksi.
Langkah 4: Estimasi Biaya
Sertakan informasi tentang anggaran yang dibutuhkan untuk pembuatan kerajinan tangan ini. Rincikan biaya untuk bahan-bahan, peralatan, dan tenaga kerja yang diperlukan. Jangan lupa untuk mempertimbangkan harga pasar dan menetapkan harga jual yang sesuai.
Langkah 5: Tujuan dan Manfaat
Jelaskan tujuan dari pembuatan kerajinan tangan ini, baik dari segi finansial maupun kreatif. Sertakan juga manfaat bagi konsumen yang akan membeli kerajinan tangan ini, misalnya sebagai hadiah unik atau sebagai elemen dekoratif dalam rumah.
Tags: kerajinan proposal