... 10 Ide Proposal Prakarya Kerajinan DIY yang Kreatif untuk Inspirasi Anda

Proposal Prakarya - Mengangkat Seni Kerajinan dalam Karya Rajut dan DIY

Proposal Usaha Kerajinan Tangan “Jejak Kreatif”

Latar Belakang

Kreativitas seseorang dalam mengolah suatu barang bisa menjadi sebuah ladang bisnis yang menjanjikan jika ditekuni. Melihat banyaknya sumber daya yang melimpah yaitu batang teratai yang menjadi limbah tidak berguna yang justru merusak lingkungan.

Oleh karena itu berbekal pengalaman tentang pengolahan limbah, Jejak Kreatif mengolah batang teratai menjadi beragam kerajinan multifungsi yang bernilai jual tinggi. Dengan demikian alam lebih terjaga karena limbah-limbah ini dimanfaatkan dengan baik.

Selain memanfaatkan sumber daya yang ada, melalui kegiatan ini kami juga berhasil mengurangi tingkat pengangguran daerah karena dalam proses pembuatan kerajinan tangan kami dibantu oleh tenaga kerja yang berasal dari daerah.

Konsep Usaha

Konsep usaha dari Jejak Kreatif adalah produksi kerajinan tangan rumahan dengan mempekerjakan para tenaga kerja produktif di daerah. Tujuannya adalah mengurangi angka pengangguran serta mempercepat proses produksi kerajinan karena tenaga kerja produktif.

Sedangkan untuk memasarkan produk kerajinan tangan ini, Jejak Kreatif mendistribusikannya secara langsung ke beberapa pusat oleh-oleh serta menjualnya secara online disamping bekerjasama dengan jasa pengiriman untuk mempermudah distribusi di luar negeri.

Visi Misi

Visi : Menjadi pusat kerajinan tangan yang kreatif dan inovatif dalam menghasilkan berbagai barang yang multifungsi sehingga dapat bernilai jual tinggi.

Misi :

  • Selalu memperhatikan kualitas kerajinan yang diproduksi dengan memilih bahan baku terbaik di setiap produksi.
  • Memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen dengan selalu bersikap ramah, sopan, dan santun terhadap seluruh konsumen.
  • Membantu pemerintah dalam mengurangi angka pengangguran daerah dengan menyerap tenaga kerja daerah.
  • Menyejahterakan para tenaga kerja dengan memfasilitasi mereka untuk terus mengembangkan diri sehingga proses produksi kerajinan tangan bisa berlangsung maksimal.

BAB II PEMBAHASAN

A. Profil

Anyaman bambu atau kerajinan anyaman dari bambu merupakan salah satu jenis dari berbagai macam karya di Indonesia. Selain digunakan sebagai anyaman, bambu juga bisa digunakan sebagai bahan pembuatan alat-alat rumah tangga.

Pada zaman milenial seperti saat ini, kebutuhan akan sandang sangat meningkat, salah satu contohnya adalah tas. Masyarakat cenderung memilih tas-tas yang unik dan berbeda dari yang lain.

Maka dari itu penulis akan menciptakan sebuah tas yang berasal dari anyaman bambu dengan model dan design kekinian. Anyaman akan dipadukan dengan bahan atau media lain sehingga menghasilkan desain atau model yang unik.

Selain itu kesannya yang cukup mewah juga bisa digunakan dalam berbagai acara.Tentunya dengan ini masyarakat akan jauh lebih tertarik menggunakan produk anyaman bambu dalam negeri.

B. Strategi Pasar

Agar bisnis diatas berhasil, maka penulis akan melakukan strategi pemasaran sebagai berikut ini.

1. Segmenting

Yang pertama yaitu segmenting atau segmentasi pasar, merupakan suatu kegiatan membagi suatu pasar menjadi beberapa kelompok pembeli.

Ada dua kriteria dalam segmentasi pasar, yaitu geografis dan demografis. Untuk kali ini penulis menetapkan kalangan perempuan remaja hingga dewasa, karena pada tahap inilah sifat konsumtif mulai muncul.

2. Targetting
3. Posotioning

Positioning merupakan terbentuknya gambaran yang cocok bagi konsumen untuk tertarik membeli produk ini. agar lebih menarik masyarakat, penulis memberikan berbagai macam model terbaru yang fashionable, serta tambahan bahan yang membuat tas menjadi lebih estetik.

C. Analisis SWOT Untuk Kelayakan Usaha

1. Kekuatan (Strength)

Analisis SWOT yang pertama yaitu strength atau biasa disebut kekuatan. Di sini kamu harus bisa memahami kekuatan terbesar apa yang bisnis kamu miliki, hal ini sangat berpengaruh positif terhadap kesuksesan perusahaan kamu.

Kesimpulan

Dalam membuat proposal prakarya pembuatan kerajinan tangan, penting untuk memiliki rencana yang matang dan terperinci. Proposal ini akan menjadi panduan yang membantu meminimalisir risiko dan menarik minat pihak yang berkepentingan untuk bekerja sama dalam proyek pembuatan kerajinan tangan. Mulailah dengan melakukan riset pasar, merancang desain yang unik, menentukan langkah-langkah produksi, dan membuat estimasi biaya yang akurat. Dengan melakukan langkah-langkah ini, Anda akan memiliki proposal prakarya pembuatan kerajinan tangan yang efektif dan menjadikan proyek Anda sukses. Tunggu apa lagi? Segera lakukan tindakan dan mulailah membuat proposal Anda sekarang juga!

Share this:

Related posts:

Seorang penulis berbakat yang tumbuh dengan kecintaan mendalam terhadap dunia kerajinan tangan dan seni. Sejak kecil, sering menghabiskan waktu luangnya di ruang kerajinan, menggali kreativitasnya melalui berbagai jenis kerajinan seperti origami, sulam, dan keramik. Hobi ini berlanjut hingga dewasa, dan menjadi penulis yang piawai dalam mengulas berbagai teknik, proyek DIY, dan tren terbaru dalam dunia kerajinan tangan. Dengan kemampuan menulisnya yang mengagumkan, berbagi pengetahuannya melalui artikel-artikel informatif dan menginspirasi para pembaca yang ingin memperluas pemahaman mereka tentang seni dan kerajinan.

BAB III RENCANA ANGGARAN

1. Modal/ Pemasukan

Modal yang dibutuhkan oleh penulis dalam sekali produksi tas anyaman adalah Rp.1.500.000, dengan rincian:

Total Biaya = perlengkapan + bahan baku + biaya lainnya
= Rp. 40.000 + Rp. 20.000 + Rp. 15.000

Produksi 20 pcs = Rp. 75.000 x 20
= Rp. 1.500.000

2. Penentuan Harga Jual

Harga pokok produksi adalah hasil dari total biaya dibagi dengan total produk.
= Rp. 75.000 per pcs

Harga Jual = Harga pokok + laba yang diinginkan
= Rp. 75.000 + Rp. 25.000
= Rp. 100.000

3. Perhitungan Laba/Rugi

Laba = (Harga Jual x Hasil Produksi) – Modal
= (100.000 x 20)-Rp. 1.500.000
=Rp. 2000.000 – Rp. 1.500.000
= Rp. 500.000

Presentase Laba = Laba/ Modal x 100%
= 500.000/1500.000 x 100%
= 33%

BAB 4: Analisa Keuangan

1 . Modal

Kebutuhan Perlengkapan

KeteranganHarga
Tungku Rp. 500.000
Pewarna SintetikRp. 500.000
Kompor BesarRp. 1.500.000
Alat PengeringRp. 850.000
Nampan BesarRp. 800.000
Meja ProduksiRp. 1.000.000
Alat Lem TembakRp. 350.000
Komputer Rp. 3.500.000
Printer Rp. 1.250.000

Sewa Tempat

KeteranganHarga
Biaya Sewa TahunanRp. 15.000.000
Biaya Renovasi TempatRp. 35.000.000

Gaji Karyawan

KeteranganHarga
10 Karyawan ProduksiRp. 25.000.000
2 Karyawan Distribusi dan PengirimanRp. 6.000.000
1 Admin MarketingRp. 4.000.000

Biaya Operasional

KeteranganHarga
Belanja Bahan BakuRp. 5.000.000
Listrik Rp. 1.500.000
Air Rp. 500.000
Internet Rp. 300.000

Biaya Promosi

2. Harga Pokok Produksi

KeteranganHPPHarga JualKeutungan
Tas SelempangRp. 30.000Rp. 50.000Rp. 20.000
Tas Wanita BesarRp. 70.000Rp. 90.000Rp. 20.000
Pouch WanitaRp. 15.000Rp. 35.000Rp. 20.000
Vas BungaRp. 40.000Rp. 60.000Rp. 20.000
Keranjang PakaianRp. 50.000Rp. 75.000Rp. 25.000
Keranjang MakananRp. 70.000Rp. 95.000Rp. 25.000
Rak BukuRp. 40.000Rp. 65.000Rp. 20.000
Rak Make UpRp. 30.000Rp. 55.000Rp, 25.000

Tags: kerajinan proposal

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia