... 10 Ide Proposal Prakarya Kerajinan DIY yang Kreatif untuk Inspirasi Anda

Proposal Prakarya - Mengangkat Seni Kerajinan dalam Karya Rajut dan DIY

BAB 4: Analisa Keuangan

1 . Modal

Kebutuhan Perlengkapan

KeteranganHarga
Tungku Rp. 500.000
Pewarna SintetikRp. 500.000
Kompor BesarRp. 1.500.000
Alat PengeringRp. 850.000
Nampan BesarRp. 800.000
Meja ProduksiRp. 1.000.000
Alat Lem TembakRp. 350.000
Komputer Rp. 3.500.000
Printer Rp. 1.250.000

Sewa Tempat

KeteranganHarga
Biaya Sewa TahunanRp. 15.000.000
Biaya Renovasi TempatRp. 35.000.000

Gaji Karyawan

KeteranganHarga
10 Karyawan ProduksiRp. 25.000.000
2 Karyawan Distribusi dan PengirimanRp. 6.000.000
1 Admin MarketingRp. 4.000.000

Biaya Operasional

KeteranganHarga
Belanja Bahan BakuRp. 5.000.000
Listrik Rp. 1.500.000
Air Rp. 500.000
Internet Rp. 300.000

Biaya Promosi

2. Harga Pokok Produksi

KeteranganHPPHarga JualKeutungan
Tas SelempangRp. 30.000Rp. 50.000Rp. 20.000
Tas Wanita BesarRp. 70.000Rp. 90.000Rp. 20.000
Pouch WanitaRp. 15.000Rp. 35.000Rp. 20.000
Vas BungaRp. 40.000Rp. 60.000Rp. 20.000
Keranjang PakaianRp. 50.000Rp. 75.000Rp. 25.000
Keranjang MakananRp. 70.000Rp. 95.000Rp. 25.000
Rak BukuRp. 40.000Rp. 65.000Rp. 20.000
Rak Make UpRp. 30.000Rp. 55.000Rp, 25.000

BAB II PEMBAHASAN

A. Profil

Anyaman bambu atau kerajinan anyaman dari bambu merupakan salah satu jenis dari berbagai macam karya di Indonesia. Selain digunakan sebagai anyaman, bambu juga bisa digunakan sebagai bahan pembuatan alat-alat rumah tangga.

Pada zaman milenial seperti saat ini, kebutuhan akan sandang sangat meningkat, salah satu contohnya adalah tas. Masyarakat cenderung memilih tas-tas yang unik dan berbeda dari yang lain.

Maka dari itu penulis akan menciptakan sebuah tas yang berasal dari anyaman bambu dengan model dan design kekinian. Anyaman akan dipadukan dengan bahan atau media lain sehingga menghasilkan desain atau model yang unik.

Selain itu kesannya yang cukup mewah juga bisa digunakan dalam berbagai acara.Tentunya dengan ini masyarakat akan jauh lebih tertarik menggunakan produk anyaman bambu dalam negeri.

B. Strategi Pasar

Agar bisnis diatas berhasil, maka penulis akan melakukan strategi pemasaran sebagai berikut ini.

1. Segmenting

Yang pertama yaitu segmenting atau segmentasi pasar, merupakan suatu kegiatan membagi suatu pasar menjadi beberapa kelompok pembeli.

Ada dua kriteria dalam segmentasi pasar, yaitu geografis dan demografis. Untuk kali ini penulis menetapkan kalangan perempuan remaja hingga dewasa, karena pada tahap inilah sifat konsumtif mulai muncul.

2. Targetting
3. Posotioning

Positioning merupakan terbentuknya gambaran yang cocok bagi konsumen untuk tertarik membeli produk ini. agar lebih menarik masyarakat, penulis memberikan berbagai macam model terbaru yang fashionable, serta tambahan bahan yang membuat tas menjadi lebih estetik.

C. Analisis SWOT Untuk Kelayakan Usaha

1. Kekuatan (Strength)

Analisis SWOT yang pertama yaitu strength atau biasa disebut kekuatan. Di sini kamu harus bisa memahami kekuatan terbesar apa yang bisnis kamu miliki, hal ini sangat berpengaruh positif terhadap kesuksesan perusahaan kamu.

BAB 3: Rencana Usaha

Nama usaha:

Nama usaha merupakan cerminan dari suatu usaha. Sama seperti nama usaha kerajinan kami yaitu “Jejak Kreatif” yang merupakan cerminan dari awal mula usaha ini diciptakan yaitu kreativitas dalam mengolah sumber daya yang tersedia di alam.

Melalui nama ini kami ingin menyampaikan bahwa kreativitas merupakan kunci dari suksesnya usaha kerajinan tangan ini, meskipun bahan baku yang digunakan adalah bahan baku yang dianggap tidak mempunyai nilai jual.

Produk yang dihasilkan:

Rincian harga:

Berikut ini rincian harga yang kami tetapkan pada setiap produk kerajinan tangan Jejak Kreatif:

1 . Tas Selempang : Rp. 50.000

2. Tas Wanita : Rp. 90.000

3. Pouch Wanita : Rp. 35.000

4. Vas Bunga : Rp. 60.000

5. Keranjang Pakaian : Rp. 75.000

6. Keranjang Makanan : Rp. 95.000

7. Rak Buku : Rp. 65.000

8. Rak Make Up : Rp. 55.000

Target market:

Target market dari kerajinan tangan Jejak Kreatif adalah seluruh perempuan pada rentan usia 20-50 tahun dari berbagai daerah yang memiliki kecintaan khusus terhadap produk kerajinan tangan dan memiliki rata-rata penghasilan bulanan sebesar Rp. 5.000.000.

Strategi pemasaran:

Saat ini Jejak Kreatif memakai dua strategi pemasaran, yaitu pemasaran secara offline dan pemasaran online. Dalam pemasaran offline kami bekerjasama dengan toko oleh-oleh daerah serta bekerjasama dengan jasa pengiriman untuk mempermudah ekspor produk.

Selain itu kami juga menawarkan produk kerajinan tangan ke beberapa instansi pemerintahan. Sedangkan dalam pemasaran online kami membuka toko di beberapa marketplace yaitu Tokopedia, Lazada, dan Shopee untuk memastikan konsumen mendapatkan barang original.

Kami juga membuat akun di media sosial untuk update stok dan membuat konten-konten menarik seputar kerajinan tangan Jejak Kreatif. Untuk menarik perhatian konsumen kami juga meminta influencer daerah untuk mereview dan mempromosikan produk kerajinan tangan kami.

Contoh Proposal Usaha Kerajinan Beserta Cara dan Tips Membuatnya

Anda bisa menjadikan contoh proposal usaha kerajinan sebagai referensi Anda dalam membuat pengajuan usaha.

Bukan itu saja, contoh proposal usaha kerajinan sangat dibutuhkan untuk perencanaan segala aspek yang terkait dengan usaha tersebut. Adapun tujuan dari penyusunan proposal tersebut untuk membantu memudahkan para pebisnis dalam menjalankan usahanya.

Sebab, di setiap proposal selalu terdapat pedoman yang jelas dan detail. Contoh proposal usaha kerajinan ini juga bisa jadi faktor penentu keberhasilan usaha di masa yang akan datang.

Dengan kata lain, setiap proposal usaha memiliki peran cukup vital apabila seorang pebisnis ingin bekerja sama dengan pihak lain. Walaupun seringnya, proposal semacam ini sangat dibutuhkan untuk sekadar mendapat suntikan modal dari investor.

Apa itu Proposal Prakarya Pembuatan Kerajinan Tangan?

Proposal prakarya pembuatan kerajinan tangan adalah dokumen tertulis yang berisi rencana dan detail tentang proyek pembuatan kerajinan tangan. Proposal ini menjelaskan tentang konsep desain, bahan yang akan digunakan, langkah-langkah produksi, estimasi biaya, serta tujuan dan manfaat dari pembuatan kerajinan tangan tersebut. Tujuan utama dari proposal ini adalah untuk meyakinkan pihak yang berkepentingan tentang potensi dan nilai unik dari kerajinan tangan yang akan dibuat.

Berikut adalah langkah-langkah yang perlu diikuti dalam membuat proposal prakarya pembuatan kerajinan tangan:

Langkah 1: Pendahuluan

Pada bagian pendahuluan, jelaskan latar belakang dan tujuan dari pembuatan kerajinan tangan ini. Ceritakan tentang inspirasi dan ide di balik kerajinan tangan tersebut, serta bagaimana kerajinan tangan ini akan mendapatkan tempat di pasar.

Langkah 2: Desain dan Konsep

Pada bagian ini, gambarkan secara detail desain kerajinan tangan yang akan dibuat. Sertakan informasi tentang bahan-bahan yang akan digunakan, teknik yang akan digunakan, dan tampilan akhir dari kerajinan tangan tersebut. Jelaskan juga mengapa desain ini unik dan menarik bagi konsumen.

Langkah 3: Langkah-langkah Produksi

Bagian ini berisi tentang langkah-langkah yang akan diambil dalam proses produksi kerajinan tangan. Jelaskan tahapan produksi mulai dari persiapan bahan hingga penyelesaian produk. Berikan estimasi waktu yang diperlukan untuk setiap tahapan produksi.

Langkah 4: Estimasi Biaya

Sertakan informasi tentang anggaran yang dibutuhkan untuk pembuatan kerajinan tangan ini. Rincikan biaya untuk bahan-bahan, peralatan, dan tenaga kerja yang diperlukan. Jangan lupa untuk mempertimbangkan harga pasar dan menetapkan harga jual yang sesuai.

Langkah 5: Tujuan dan Manfaat

Jelaskan tujuan dari pembuatan kerajinan tangan ini, baik dari segi finansial maupun kreatif. Sertakan juga manfaat bagi konsumen yang akan membeli kerajinan tangan ini, misalnya sebagai hadiah unik atau sebagai elemen dekoratif dalam rumah.


Tags: kerajinan proposal

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia