Proses Memperoleh Alis Cantik dengan Metode Peel Off Sulam
Sulam Alis: Pengertian, Prosedur, Beserta Efek Sampingnya
Memiliki bentuk alis yang proporsional adalah keinginan banyak orang, tertama para perempuan. Sebab, alis merupakan salah satu bagian wajah yang sangat memengaruhi penampilan. Tak heran jika mereka kemudian rela melakukan berbagai cara untuk mempercantik alis mereka.
Nah, salah satu cara untuk mempercantik bentuk alis adalah dengan melakukan prosedur sulam alis. Tujuan dari prosedur kecantikan ini ialah untuk memperbaiki bentuk alis agar tampak lebih menarik.
Namun sebelum melakukan prosedur sulam alis, kamu perlu mengetahui lebih dulu pengertian sulam alis, prosedur, dan hal-hal yang penting lainnya. Maka dari itu, simak ulasan berikut ini untuk menemukan jawabannya ya, Bela!
Cara kerja microblading sebagai cara menyulam alis yang cukup aman
Cara kerja sulam alis adalah mirip proses pembuatan tato, tapi tak sama persis. Yakni dengan cara membuat irisan kecil yang berbentuk rambut di bagian atas lapisan dermis kulit (lapisan kedua) dengan menggunakan pisau mungil / pen khusus. Di saat membuat irisan, ahli sulam alis juga akan memasukkan pigmen berwarna ke dalamnya.
Pigmen yang dipilih adalah yang paling pas dengan brow tone yang Anda miliki.
Apakah rambut alis akan dicukur habis? Tidak.
Bulu alis tidak akan dicukur habis. Pasalnya, microblading bukanlah teknik yang akan memberikan hasil permanen. Teknik ini akan membuat alis baru bertahan 1 – 3 tahun saja.
Dengan teknik seperti ini akan didapatkan alis penuh, tebal, dengan bentuk yang sesuai wajah Anda.
Apa saja hal yang harus diperhatikan pada tindakan sulam alis?
Agar hasil sulam alis sesuai seperti yang Anda harapkan dan tidak menimbulkan efek samping berbahaya, perhatikan beberapa hal berikut.
1. Pilih klinik dengan reputasi baik
Seperti prosedur kosmetik pada umumnya, sulam alis aman jika dilakukan oleh teknisi yang berpengalaman dan bersertifikat khusus di bidangnya.
Pastikan klinik tersebut menyediakan sesi konsultasi sebelum menjalankan prosedur sulam.
Anda tidak hanya harus cermat memilih warna dan bentuk alis yang sesuai, tapi juga memperhatikan risiko efek samping seperti bengkak dan kemerahan.
Jangan ragu untuk meminta teknisi Anda untuk menunjukkan portofolio hasil “sebelum dan sesudah” dari klien-klien sebelumnya.
Selain itu, akan lebih baik lagi bila Anda pun melihat sendiri sertifikasi yang mereka pegang.
2. Perhatikan ruangan dan peralatan yang digunakan
Pada hari dilakukannya prosedur, pastikan bahwa peralatan yang akan digunakan steril. Pastikan mata pisau bedah dan jarum yang digunakan merupakan sekali pakai.
Mintalah teknisi untuk membuka segel di depan Anda sebelum memulai prosedur.
Mata pisau sekali pakai dan steril penting untuk menghindari infeksi dan penularan penyakit melalui darah, seperti hepatitis B dan C, serta HIV. Pasalnya, prosedur ini melibatkan pengirisan kulit terbuka.
3. Pilih teknisi berpengalaman
Masalah umum lainnya yakni bentuk alis baru Anda tidak sesuai dengan lajur otot alis asli Anda. Inilah yang membuat alis tampak aneh ketika digerakkan.
Namun, Anda bisa menghindari risiko ini dengan mengandalkan teknisi yang berpengalaman. Anda juga bisa memastikan hal tersebut dengan sebuah cara mudah.
Tags: sulam alis proses peel