Seni dan Keterampilan - Langkah-langkah Indah dalam Proses Membuat Kerajinan Tanah Liat
Gentong
Kerajinan dari tanah liat berikutnya adalah gentong. Keberadaan gentong sama halnya dengan teko ya. Yang awalnya hanya digunakan sebagai wadah sesuatu, akhirnya dialih fungsikan menjadi hiasan.
Ya, gentong adalah kerajinan dari tanah liat yang awalnya digunakan sebagai wadah penampungan air saja. Tapi saat ini? Ia sudah dijadikan sebagai hiasan di air mancur.
Bukan hanya itu saja, mulai banyak loh masyarakat yang menggunakannya sebagai wadah tanaman hidup.
Biasanya, kerajinan satu ini kerap digunakan untuk area out door ya. Jika Anda memiliki tanaman yang berukuran besar, tapi bingung hendak diletakkan dimana, maka gentong bisa menjadi jawabannya.
Atau, kerajinan ini juga sangat bagus loh jika digunakan sebagai tempat air untuk wudhu.
Tungku Pembakaran
Tungku pembakaran merupakan salah satu alat tradisional yang digunakan untuk memasak. Kalau dulu, alat satu ini adalah satu-satunya alat yang digunakan masyarakat zaman dulu ketika akan memasak bahan makanan.
Namun kini, masyarakat justru mulai beralih menggunakan kompor gas dan kompor listrik. Karena dianggap lebih praktis. Meskipun demikian, tetap ada kok orang-orang yang merasa wajib memiliki tungku pembakaran.
Karena bisa menjadi alternatif terbaik ketika gas tiba-tiba habis, atau listrik tiba-tiba mati. Bahkan, masih ada juga orang-orang yang tidak ingin meninggalkan kerajinan dari tanah liat satu ini.
Karena cita rasa masakan yang dihasilkan berbeda dengan hasil masakan menggunakan kompor gas.
Manfaat Tanah Liat Sebagai Bahan Baku Kerajinan
Kerajinan dari tanah liat merupakan suatu barang yang dihasilkan melalui keterampilan tangan seseorang. Dan pada dasarnya tanah liat biasa juga digunakan sebagai jenis bahan baku yang berasal dari tanah tertentu serta memiliki sifat yang lengket dan mudah dibentuk untuk dijadikan suatu barang kerajinan.
Warna tanah liat juga terbagi menjadi beberapa, yaitu tanah liat berwarna merah, putih, coklat, dan masih banyak lagi. dari beragam jenis tanah liat pun terdapat manfaat yang masing-masing berbeda. Biasanya tanah liat juga dimanfaatkan sebagai bahan untuk bahan kecantikan alami juga sebagai bahan untuk pembuatan genting dan lainnya.
Berikut ini merupakan beberapa manfaat tanah liat yang perlu kita ketahui untuk dijadikan produk-produk bernilai tinggi.
1. Berperan dalam Hal Kesehatan
Tanah liat bermanfaat untuk Kesehatan, sebab dapat dimanfaatkan untuk menyembuhkan berbagai penyakit pada perut. Sebab pada dasarnya tanah liat mengandung zat sponge yang dapat menyerap racun pada tubuh.
Selain itu tanah liat juga dapat dimanfaatkan untuk mengurangi berbagai rasa sakit pada luka-luka ringan. Karena selain mengandung zat sponge, tanah liat ternyata juga mengandung zat besi dan zat zink.
2. Bermanfaat Sebagai Bahan Bangunan
Manfaat kedua dari tanah liat selain bermanfaat untuk kesehatan juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan kerajinan bangunan seperti pada materi pembuatan batu bata, genting, keramik, dan masih banyak lagi. Proses pembuatan batu bata sendiri kerap melibatkan air, abu merang hingga akhirnya cetakan harus melalui proses pembakaran, penggilingan, dan pengeringan.
Cara Membuat Pot Tanah Liat
Artikel ini disusun bersama Natasha Dikareva, MFA. Natasha Dikareva adalah Seniman Instalasi dan Pemahat yang tinggal di San Francisco, California. Dengan lebih dari 25 tahun pengalaman dalam seni instalasi, pahat, dan keramik, Natasha juga mengajar lokakarya seni pahat dari bahan keramik dengan tajuk "Adventures in Clay" yang membahas pengembangan konsep, teknik pembentukan dengan tangan, tekstur, dan teknik pelapisan kaca. Karyanya dipamerkan secara solo maupun berkelompok di Beatrice Wood Center for the Arts, Abrams Claghorn Gallery, Bloomington Center for the Arts, Maria Kravetz Gallery, dan American Museum of Ceramic Art. Dia mengajar di University of Minnesota dan American Indian OIC School. Natasha mendapat penghargaan Excellence Award pada 1st World Teapot Competition, Best in Show pada 4th Clay & Glass Biennial Competition, dan Grand Prize dari American Museum of Ceramic Art. Natasha memiliki gelar MFA dari University of Minnesota dan gelar BFA dari Kiev Fine Arts College.
Pot tanah liat yang begitu akrab dengan kehidupan kita sehari-hari memiliki sejarah panjang. Leluhur kita membutuhkan wadah untuk mengangkut air dan menyimpan makanan dan mereka menemukan bahwa tanah liat yang secara alami tahan air sangat ideal untuk keperluan tersebut. Meskipun sekarang ini kita bisa membeli wadah di toko dan air dialirkan melalui pipa, tanah liat tetap menjadi bahan untuk menghasilkan kerajinan dan karya seni yang indah dan praktis.
Melakukan Persiapan
Uleni tanah liat. Anda bisa memulai dengan sekitar 250 gr tanah liat. Menguleni dengan tangan akan membuat tanah liat secara perlahan-lahan menjadi hangat dan mengeluarkan gelembung udara di dalamnya. Langkah ini akan membuat konsistensi tanah liat lebih merata, menghilangkan bagian-bagian yang lembek, dan menjadikan tanah lihat lebih lentur dan lebih mudah dibentuk. Usahakan untuk tidak melipat, menusuk tanah liat dengan jari, atau melakukan tindakan lain yang dapat menyebabkan kantong udara terbentuk. Keberadaan kantong udara dapat menyebabkan pot meledak saat dipanggang.
Tags: kerajinan proses