Seni dan Keterampilan - Langkah-langkah Indah dalam Proses Membuat Kerajinan Tanah Liat
Manfaat Tanah Liat Sebagai Bahan Baku Kerajinan
Kerajinan dari tanah liat merupakan suatu barang yang dihasilkan melalui keterampilan tangan seseorang. Dan pada dasarnya tanah liat biasa juga digunakan sebagai jenis bahan baku yang berasal dari tanah tertentu serta memiliki sifat yang lengket dan mudah dibentuk untuk dijadikan suatu barang kerajinan.
Warna tanah liat juga terbagi menjadi beberapa, yaitu tanah liat berwarna merah, putih, coklat, dan masih banyak lagi. dari beragam jenis tanah liat pun terdapat manfaat yang masing-masing berbeda. Biasanya tanah liat juga dimanfaatkan sebagai bahan untuk bahan kecantikan alami juga sebagai bahan untuk pembuatan genting dan lainnya.
Berikut ini merupakan beberapa manfaat tanah liat yang perlu kita ketahui untuk dijadikan produk-produk bernilai tinggi.
1. Berperan dalam Hal Kesehatan
Tanah liat bermanfaat untuk Kesehatan, sebab dapat dimanfaatkan untuk menyembuhkan berbagai penyakit pada perut. Sebab pada dasarnya tanah liat mengandung zat sponge yang dapat menyerap racun pada tubuh.
Selain itu tanah liat juga dapat dimanfaatkan untuk mengurangi berbagai rasa sakit pada luka-luka ringan. Karena selain mengandung zat sponge, tanah liat ternyata juga mengandung zat besi dan zat zink.
2. Bermanfaat Sebagai Bahan Bangunan
Manfaat kedua dari tanah liat selain bermanfaat untuk kesehatan juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan kerajinan bangunan seperti pada materi pembuatan batu bata, genting, keramik, dan masih banyak lagi. Proses pembuatan batu bata sendiri kerap melibatkan air, abu merang hingga akhirnya cetakan harus melalui proses pembakaran, penggilingan, dan pengeringan.

Tungku Pembakaran
Tungku pembakaran merupakan salah satu alat tradisional yang digunakan untuk memasak. Kalau dulu, alat satu ini adalah satu-satunya alat yang digunakan masyarakat zaman dulu ketika akan memasak bahan makanan.
Namun kini, masyarakat justru mulai beralih menggunakan kompor gas dan kompor listrik. Karena dianggap lebih praktis. Meskipun demikian, tetap ada kok orang-orang yang merasa wajib memiliki tungku pembakaran.
Karena bisa menjadi alternatif terbaik ketika gas tiba-tiba habis, atau listrik tiba-tiba mati. Bahkan, masih ada juga orang-orang yang tidak ingin meninggalkan kerajinan dari tanah liat satu ini.
Karena cita rasa masakan yang dihasilkan berbeda dengan hasil masakan menggunakan kompor gas.

Jenis-Jenis Tanah Liat untuk Bahan Baku Kerajinan dari Tanah Liat
Ada berbagai jenis tanah liat yang tersedia di sekitar kita yang bisa dimanfaatkan sebagai bahan baku untuk kerajinan tanah liat dan produk lainnya.
1. Tanah Liat Earthenware
Jenis tanah liat earthenware, pada jenis tanah liat ini yang umumnya paling banyak digunakan oleh para pengrajin. Kelebihannya ada pada tersedianya berbagai warna, seperti putih, abu-abu, coklat, orange, dan merah. Karena adanya kandungan berupa zat besi dan mineral dalam jumlah yang tinggi, maka jenis tanah liat ini umumnya memiliki kualitas yang tergolong baik.
2. Tanah Liat Kaolin Clays
Tanah liat jenis Kaolin Clays umumnya banyak digunakan untuk membuat porselen karena mengandung mineral murni. Sementara warna dari jenis tanah liat ini adalah terang dan tidak terlalu lentur. Dengan demikian, tanah liat jenis ini juga cukup sulit untuk dibentuk. Untuk menghasilkan porselen terbaik, disarankan juga agar mencampur Ball Clay dan Kaolin Clays.
3. Tanah Liat Ball Clays
Tanah liat jenis ini memiliki warna abu-abu gelap dengan kandungan mineral yang sedikit. Teksturnya juga bisa menjadi sangat lentur. Biasanya jenis tanah liat ini kerap digunakan sebagai campuran kaolin dalam proses pembuatan porselen.
4. Tanah Liat Fire Clays
Walaupun tanah liat dengan jenis fire clays tidak banyak mengandung bijih mineral, namun tanah liat yang dibakar masih memiliki kandungan partikel biji besi di dalamnya. Sama seperti dua jenis tanah liat sebelumnya, fire clays kerap digunakan dalam pembuatan tembikar, namun juga dapat digunakan sebagai alat pelindung pintu.
5. Tanah Liat Stoneware Clays
Tanah liat jenis stoneware merupakan jenis tanah liat yang memiliki sifat elastis dan mencapai level kekerasan maksimum pada suhu antara 1.204-1.280 derajat celcius. Dengan warna abu-abu terang, tanah liat stoneware ini kemudian dapat berubah menjadi warna abu-abu netral ketika tekstur tanah liat menjadi sedikit lebih lembab. Di sisi lainnya, tanah liat stoneware ini bersifat kasar dan mengandung banyak partikel butiran pasir.

Guci
Selain bisa dijadikan kendi, tanah liat juga sangat memungkinkan untuk dibentuk dan dibuat menjadi guci. Sejak dulu, barang satu ini memang menjadi hiasan rumah yang nilainya super tinggi.
Jika ingin menambahkan keindahan di rumah, Anda bisa meletakkan guci saja. Anda dapat memilih. Apakah akan menggunakan yang murni, atau yang sudah dilukis. Menariknya, guci bukan hanya sekedar bisa dijadikan pajangan kosongan.
Tapi juga sangat memungkinkan untuk dijadikan sebagai wadah penyimpanan beberapa barang berharga loh.
Hal ini karena kedalamannya yang lumayan. Apalagi jika Anda menggunakan yang ukurannya agak besar. Dijamin aman deh. Nah, penggunaan material tanah liar menjadikan gucinya bisa bertahan dalam waktu yang cukup lama.

Tags: kerajinan proses