... Langkah Awal dalam Merancang Kerajinan DIY: Panduan Proses Kreatif

Langkah-langkah Indah dalam Perancangan Kerajinan dengan Benang dan DIY

Wirausaha Kerajinan dengan Inspirasi Budaya Nonbenda Prakarya Kelas 10

Rangkuman Materi Wirausaha Kerajinan dengan Inspirasi Budaya Nonbenda Prakarya SMA Kelas 10 - Memahami karakteristik kewirausahaan pada perencanaan, rancangan, produksi, biaya, pemasaran, evaluasi usaha kerajinan budaya nonbenda.

Cari di sini :
Materi Pelajaran SMP/MTs dan SMA/SMK Buka
Kumpulan Soal SMP/MTs dan SMA/SMK Buka
Download Buku Pelajaran Buka/Unduh
Download Modul Ajar Buka/Unduh

Pemilihan Bahan

Pemilihan bahan merupakan salah satu aspek penting dalam proses perancangan kerajinan diawali dengan. Pemilihan bahan yang tepat akan menentukan kualitas, estetika, dan fungsi kerajinan yang dihasilkan. Berikut adalah beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan dalam pemilihan bahan:

  • Jenis Bahan
    Jenis bahan yang digunakan akan sangat memengaruhi karakteristik kerajinan yang dihasilkan. Misalnya, kerajinan yang terbuat dari bahan alami seperti kayu atau tanah liat akan memiliki tampilan dan tekstur yang berbeda dengan kerajinan yang terbuat dari bahan sintetis seperti plastik atau logam.
  • Ketersediaan Bahan
    Ketersediaan bahan juga perlu menjadi pertimbangan. Bahan yang mudah didapat dan memiliki harga terjangkau akan lebih dipilih dibandingkan bahan yang langka dan mahal.
  • Sifat Bahan
    Sifat bahan, seperti kekerasan, kelenturan, dan ketahanan terhadap cuaca, harus sesuai dengan fungsi dan estetika kerajinan yang diinginkan. Misalnya, kerajinan yang akan digunakan di luar ruangan harus terbuat dari bahan yang tahan terhadap cuaca.
  • Pengolahan Bahan
    Proses pengolahan bahan juga perlu dipertimbangkan. Bahan yang mudah diolah akan lebih disukai dibandingkan bahan yang membutuhkan teknik pengolahan yang rumit dan mahal.

Dengan mempertimbangkan faktor-faktor tersebut secara cermat, pengrajin dapat memilih bahan yang tepat untuk kerajinan yang akan dibuat. Pemilihan bahan yang tepat akan menghasilkan kerajinan yang berkualitas tinggi, estetis, dan fungsional sesuai dengan tujuan pembuatannya.

D. Penghitungan Biaya Produksi Kerajinan dengan Inspirasi Budaya Nonbenda

Biaya produksi adalah biaya-biaya yang harus dikeluarkan untuk terjadinya produksi barang.

Unsur biaya produksi adalah biaya bahan baku, biaya tenaga kerja dan biaya overhead.

Biaya yang termasuk ke dalam overhead adalah biaya listrik, bahan bakar minyak, dan biaya-biaya lain yang dikeluarkan untuk mendukung proses produksi.

Biaya pembelian bahan bakar minyak, sabun pembersih untuk membersihkan bahan baku, benang, jarum, lem dan bahan-bahan lainnya dapat dimasukan ke dalam biaya overhead.

Metode penghitungan biaya produksi

B. Proses Perancangna dan Contoh Produksi Produk Transformasi dan Logistik.

a. Identifikasi Masalah.

Perancangan produk dilakukan dengan maksud untuk menemukan solusi dari sebuah permasalah yang dalam hal tersebut, permasalahan transfortasi dan logistik. Proses ini diawali dengan identifikasi masalah transfortasi atau logistik yang terdapat dilingkungan sekitar. Berikut beberapa pemaparan tentang contoh masalah transfortasi tersebut.

  • Seorang konsumen membeli jus dan hendak membawanya ke rumah. Pertanyaannya kemudian, bagaimana agar konsumen membawa jus tersebut dengan nyaman tanpa harus tertumpah?
  • Suatu usaha katering makanan ingin membawa ratusan piring makan lengkap dengan sendok dan garpunya untuk suatu pesta terbuka. Pertanyaannya ialah, bagaimana caranya agar piring - piring tersebut dapat tiba dilokasi tersebut dengan kondisi jalan yang tidak memungkinkan untuk kendaraan roda empat?
  • Sebuah jamur dipanen dari rak jamur yang dibentuk secara vertikal membutuhkan alat bantu untuk dibawa dan disimpan di peyimpanan yang memudahkan dan melindungi jamur agar jamur tidak sampai rusak.
b. Mencari Solusi dengan Curah Pendapat.

Berikutnya yaitu mencari solusi, ide, atau pendapat dari masalah tersebut diatas. Cara yagn bisa kita lakukan yaitu, dengan melalui curah pendapat yang dilakukan dengan kelompok yang dalam prosesnya ini, setiap anggota kelompok harus membebaskan diri untuk menghasilkan ide-ide yang beragam dan sebanyak mungkin ide yang dimunculkan bahkan hingga ide-ide yang tidak masuk akal pun dikeluarkan.

Selanjudnya, menuangkan ide atau gagasan tersebut kedalam sebuah sketsa da jangan sampai ada perasaan takut sebab tak ingin salah karena setiap orang berhak untuk mengeluarkan pendapatnya, dan saling menghargai pendapat, dan boleh memberikan dan mengembangkan ide yang bersumber dari ide yang sebelumnya, serta mencatat setiap ide yang keluar. Ide tersebut terdiri dari ukuran, bentuk wadah, atau tempat barang, sumber tenaga, dan kendali yang digunakan, sistem mekanik yang dapat digunakan dan lainnya.

C. Proses Produksi Produk Logistik dan Transfortasi.

Pada proses ini diawali dengan persiapan produksi yang dapat berupa pembuatan gambar teknik (gambar kerja), atau gambar pola yang akan menjadi contoh untuk kebutuhan pembelian bahan.

Tahapan dari produksi produk transfortasi dan logistik ini terdiri dari
  • Pembahanan,
  • Pembentukan,
  • Perakitan, dan
  • Finishing (penyelesaian).
a. Pembahanan Produk Logistik dan Transfortasi.

Tahapan pembahanan adalah persiapan bahan atau material agar siap untuk dibentuk. Misalnya pada proses pembuatan produk pembawa gelas jus, dilakukan dengan cara menggambarkan pola pada kertas karton dan memotongnya sesuai dengan pola. Penempatan pola pada setiap lembar kertas harus mempertimbangkan efisiensi bahan.

Proses Perancangan, Contoh, Produksi Produk Teknologi Transfortasi dan Logistik
b. Proses Pembentukan Produk Logistik dan Transfortasi.

Proses pembentukan bahan baku bergantung pada jenis materialnya, bentuk dasar material, dan bentuk prosuk yang hendak dibuat, Misalnya, produk dengan bahan kertas dibentuk dengan cara dipotong, sedangkan material kayu, bambu atau rotan dibentuk dengan cara dpotong atau dipahat.

Pemotongan dilakukan sesuai dengan pola yang direncanakan, selain proses pemotongan, pada banan rotan dapat dilakukan dengan proses pembengkokan dan untuk besi dilakukan dengan teknik las, sedangkan pada logam lempengan dibentuk dengan teknik pengetokan.


Tags: kerajinan proses

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia