... Pusat Kerajinan Rajapolah: Panduan lengkap untuk Seni Jahit dan Kerajinan DIY

Pusat Kerajinan Rajapolah - Surga Kreativitas dalam Kesenian Sulaman dan DIY

Anyaman

instagram.com/halonahandicraft.ind

Salah satu produk kerajinan tangan khas yang ada di Tasikmalaya adalah kerajinan anyaman yang teruat dari bahan-bahan alami dan ramah lingkungan seperti eceng gondok, bambu, dan mendong. Hasil akhir kerajinan ini dapat menjadi tas, keranjang, dompet, tempat tisu, dan lain-lain.

Buat kamu yang tertarik dengan kerajinan ini kamu bisa mengunjung daerah Rajapolah, dimana kamu bisa menemukan toko-toko yang menjual hasil dari produk anyaman ini dan kerajinan lain yang berderet di sepanjang jalan.

Nah itulah beberapa produk kerajinan tangan yang ada di Tasikmalaya. Jadi bila kamu berkunjung ke kota ini jangan lupa untuk membeli kerajinan tangan khasnya juga ya. Namun, jangan lupa tetap jaga protokol kesehatan saat bepergian jauh via kereta maupun pesawat.

References

Bambang, Atmoko Dwi. 2012. Instagram Handbook Tips Fotografi Ponsel.

Jakarta: Media Kita

Charity, Pradiptarini. 2019. Social Media Marketing: Measuring Its Effectiveness and Identifying the Target Market. UW-L Journal od Undergraduate Research XIV, hlm 1-11

Claudia Muslimawati, Sunarto, Dewi Kusuma Wardani. 2017. Pengaruh Promosi Melalui Media Sosial dan Kesadaran Merek terhadap Minal Beli Air Minum dalam Kemasan dengan Merek AQUA pada Mahasiswa Pendidikan Ekonomi UNS. Jurnal UNS Vol. 3 No. 2 (2017) ISSN: 2579-728X.

Fahildatus Trianan, M. Naely Azhad, Nursaidah. 2020. Pengaruh Promosi Melalui Media Sosial Instagram Terhadap Minat Beli Pada Kedai Sini Kopi Jember. Jurnal FEB UnmuhJember. http://repository.unmuhjember.ac.id/4493/1/ARTIKEL.pdf

Ferdinand, Augusty. 2016. Metode Penelitian Manajemen. Semarang: Badan.

Penerbit Universitas Diponegoro

Hasanah, N., Nugroho, L. E., & Nugroho, E. 2016. Analisis Efektivitas Iklan Jejaring Sosial sebagai Media Promosi Menggunakan EPIC Model. Scientific Journal of Informatics.

Hariningsih. 2018. Teknologi Informasi. Yogyakarta : Graha Ilmu

Kasmir. 2017. Simki-Economic Vol. 01 No. 08 Tahun 2017 ISSN : BBBB-BBBB. Simki-Economic.

Kotler. 2018. Manajemen Pemasaran Jilid 2. In Penerbit Erlangga.

Lupiyoadi, R. 2016. Manajemen Pemasaran Jasa: Berbasis Kompetensi Edisi 3.

Tujuan dari penelitian ini adalah: Menjaga keberlanjutan Industri Kerajinan rumah tangga di Kecamatan Rajapolah. Metode penelitian menggunakan pendekatan kombinasi, metode kualitatif dan metode kuantitatif. Sumber data berasal dari survey primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, wawancara, observasi dan dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan analisis Berlian Porter, dan analisis SWOT,

Hasil penelitian menunjukkan bahwa Industri rumah Tangga Kerajinan dapat mampu bersaing dengan industri rumah tangga kerajinan lainnya dengan strategi manajemen industri rumah tangga kerajinan. Masyarakat terutama kaum perempuan terlibat secara aktif dalam kegiatan industri rumah tangga kerajinan. Namun sayangnya, kelembagaan yang belum berjalan untuk dibentuknya kelompok industri rumah tangga kerajinan agar kegiatan industri rumah tangga rajapolah ini dapat terus bertahan. Faktor-faktor yang menjadi pendorong sekaligus penghambat industri rumah tangga kerajinan di Rajapolah antara lain: SDM, permodalan, pemasaran dan kelembagaan. Dampak dari industri rumah tangga kerajinan di Rajapolah, yaitu membantu menambah pendapatan masyarakat sekitar dan pengurangan pengangguran ketika belum tiba musim panen.

Sandal Cibaduyut

Cibadyut berada di bagian selatan kota Bandung. Tempat ini menjadi sentra industi sepatu Jawa Barat. Warga Cibaduyut mayoritas bekerja sebagai pengrajin sepatu sejak zaman sebelum kemerdekaan.

Dahuluterdapat pabrik sepatu di sana namun pabrik tersebut bangkrut. Berbekal dengan keahlian selama bekerja, para mantan pegawai pabrik sepatu tersebut membuka usaha sendiri yaitu dengan memproduksi sepatu.

Usaha mereka dilakukan di rumah masing-masing. Tak disangka sepatu produk mereka menarik banyak orang. Mereka sampai kewalahan memenuhi pesanan konsumen. Untuk itu mereka merekrut tenaga kerja.

Pengrajin sepatu di Cibaduyut pun semakin bertambah hingga berjumlah 89 unit pengrajin pada tahun 1940 dan 150 unit pada 1950. Hingga pada tahun 1978 tempat ini dianggap sebagai sentra industri kerajina sepatu bahkan menjadi destinasi wisata pada 1989.

Tidak hanya sepatu, Cibaduyut pun mulai memproduksi berbagai macam aksesoris yang terbuat dari kulit. Mereka memproduksi tas, jaket dan sebagainya.

Pengrajin sepatu Cibaduyut ini meredup ketika krisis moneter melanda negeri ini tahun 1998. Namun usaha mereka segera bangkit dan kembali bersinar pada tahun 2000 an. Kini Cibaduyut kembali menjadi destinasi wisata baik mancanegara maupun domestic.

Kualitas sepatu Cibaduyut tidak kalah bagus dengan merek-merek terkenal lainnya. Terdapat banyak macam sepatu dengan berbagai bentuk bahkan konsumen bisa memesan sepatu sesuai dengan keinginannya.

Harga sepatu yang ditawarkan pun bervariasi. Jika kamu pandai menawar kamu akan mendapat harga termurah namun jika tidak kamu akan mendapat harga termahal.


Tags: kerajinan pola pusat

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia