Pusat Kerajinan Rajapolah - Surga Kreativitas dalam Kesenian Sulaman dan DIY
Payung Geulis
instagram.com/tilemoto
Bukan hanya kerajinan biasa, payung Geulis merupakan identitas bagi kota Tasikmalaya samapi-sampai payung ini ada dalam lambang Kota Tasikmalaya.
Editor’s picks
Seperti namanya yakni geulis yang diambil dari Bahasa Sunda cantik. Payung yang terbuat dari kayu dan kertas ini memang terlihat cantik dengan adanya lukisan tangan dari para pengerajinnya yang biasanya sudah turun-temurun menekuni pembuatan payung ini.
Sentra pembuatan payung Geulis ini ada ada di daerah Panyingkiran, kjta Tasikmalaya.
5 Kerajinan Tasikmalaya yang Bisa Buat Penampilanmu Makin Kece
instagram.com/tilemoto
Tasikmalaya merupakan nama sebuah kabupaten dan kota yang terletak di arah tenggara Bandung. Selain bisa menikmati #WonderfulIndonesia melalui keindahan alamnya yang bisa jadi pilihan destinasi #DiIndonesiaAja, kamu juga bisa menemukan berbagai kerajinan tangan khas dari Tasikmalaya yang dihasilkan tangan-tangan kreatif warganya.
Berikut 5 kerajinan khas dari Tasikmalaya yang bisa jadi buah tanganmu saat mengunjungi daerah yang satu ini.
Sandal Cibaduyut
Cibadyut berada di bagian selatan kota Bandung. Tempat ini menjadi sentra industi sepatu Jawa Barat. Warga Cibaduyut mayoritas bekerja sebagai pengrajin sepatu sejak zaman sebelum kemerdekaan.
Dahuluterdapat pabrik sepatu di sana namun pabrik tersebut bangkrut. Berbekal dengan keahlian selama bekerja, para mantan pegawai pabrik sepatu tersebut membuka usaha sendiri yaitu dengan memproduksi sepatu.
Usaha mereka dilakukan di rumah masing-masing. Tak disangka sepatu produk mereka menarik banyak orang. Mereka sampai kewalahan memenuhi pesanan konsumen. Untuk itu mereka merekrut tenaga kerja.
Pengrajin sepatu di Cibaduyut pun semakin bertambah hingga berjumlah 89 unit pengrajin pada tahun 1940 dan 150 unit pada 1950. Hingga pada tahun 1978 tempat ini dianggap sebagai sentra industri kerajina sepatu bahkan menjadi destinasi wisata pada 1989.
Tidak hanya sepatu, Cibaduyut pun mulai memproduksi berbagai macam aksesoris yang terbuat dari kulit. Mereka memproduksi tas, jaket dan sebagainya.
Pengrajin sepatu Cibaduyut ini meredup ketika krisis moneter melanda negeri ini tahun 1998. Namun usaha mereka segera bangkit dan kembali bersinar pada tahun 2000 an. Kini Cibaduyut kembali menjadi destinasi wisata baik mancanegara maupun domestic.
Kualitas sepatu Cibaduyut tidak kalah bagus dengan merek-merek terkenal lainnya. Terdapat banyak macam sepatu dengan berbagai bentuk bahkan konsumen bisa memesan sepatu sesuai dengan keinginannya.
Harga sepatu yang ditawarkan pun bervariasi. Jika kamu pandai menawar kamu akan mendapat harga termurah namun jika tidak kamu akan mendapat harga termahal.
Anyaman Rajapolah
Rajapolah adalah nama dari sebuah kecamatan yang ada di Tasikmalaya. Di sana banyak sekali toko-toko kerajinan tangan di sepanjang jalan. Tidak heran jika tempat ini dijadikan sebagai pusat industry rumahan khususnya untuk kerajinan anyaman dan kompor.
Produk yang ditawarkan pun berbagai macam mulai dari tas, dompet, miniatur becak, miniatur mobil, gelang, wadah pensil, topi, dll. Hal yang menarik adalah kerajinan-kerajinan tersebut dijual dengan harga murah namun dapat bertahan lama.
Bahan baku yang digunakan pu cukup unik seperti mendong yaitu rerumputan yang ada di sekitar rawa-rawa. Warga memanfaatkan tanaman liar ini menjadi sesuatu yang berguna dalam kehidupan sehari-hari.
Selain itu bahan baku anyaman lainnya yaitu bambu, pandan, dan enceng gondok. Saat ini setidaknya ada 50 kios yang menjual anyaman-anyaman tersebut.
Tujuan dari penelitian ini adalah: Menjaga keberlanjutan Industri Kerajinan rumah tangga di Kecamatan Rajapolah. Metode penelitian menggunakan pendekatan kombinasi, metode kualitatif dan metode kuantitatif. Sumber data berasal dari survey primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, wawancara, observasi dan dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan analisis Berlian Porter, dan analisis SWOT,
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Industri rumah Tangga Kerajinan dapat mampu bersaing dengan industri rumah tangga kerajinan lainnya dengan strategi manajemen industri rumah tangga kerajinan. Masyarakat terutama kaum perempuan terlibat secara aktif dalam kegiatan industri rumah tangga kerajinan. Namun sayangnya, kelembagaan yang belum berjalan untuk dibentuknya kelompok industri rumah tangga kerajinan agar kegiatan industri rumah tangga rajapolah ini dapat terus bertahan. Faktor-faktor yang menjadi pendorong sekaligus penghambat industri rumah tangga kerajinan di Rajapolah antara lain: SDM, permodalan, pemasaran dan kelembagaan. Dampak dari industri rumah tangga kerajinan di Rajapolah, yaitu membantu menambah pendapatan masyarakat sekitar dan pengurangan pengangguran ketika belum tiba musim panen.
Tags: kerajinan pola pusat