... Ragam Hias Kerajinan Kayu: 10 Inspirasi DIY untuk Sulaman dan Kerajinan Jarum

Ragam Hias Kayu dalam Kerajinan Menjahit dan DIY - Elemen Kreatif yang Menawan

Penerapan Ragam Hias pada Bahan Kayu di Indonesia

Kayu sejak dulu sudah digunakan untuk berbagai perabotan rumah tangga seperti lemari, kursi dan peti. Bahkan kayu ini juga banyak digunakan untuk bangunan seperti jendela, tiang dan juga pintu.

Baik perabotan rumah tangga atau bangunan terkadang diberi sentuhan ragam hias agar lebih menarik. Untuk ragam hias yang digunakan tentu berbeda baik dalam bentuk hewan, tumbuhan atau gambar lain yang penuh dengan makna.

Untuk melakukan ragam hias pada kayu bisa dengan berbagai teknik seperti melukis, mengukir atau kombinasi keduanya. Semua ini tergantung keinginan setiap orang dalam melakukan ragam hias.

Selain untuk hiasan, ragam hias kerap digunakan untuk nilai yang sifatnya simbolis. Misalnya ukiran tersebut dibuat dalam bentuk kepercayaan, agam atau istiadat yang ada di daerah setempat. Untuk daerh yang menerapkan ragam hias ini diantaranya Sumatera, Kalimantan, Jawa, Papua dan juga Bali.

Contoh Penerapan Ragam Hias

Karena itu perlu dilestarikan dan juga perlu adanya contoh penerapan agar mudah dipahami. Umumnya ragam hias ini di terapkan pada permukaan bahan kayu baik yang bentuknya dua tau tiga dimensi.

Untuk prosesnya, seseorang perlu menggambar atau melukis pada bidang tersebut. Dalam penerapannya ini di perlukan berbagai benda seperti senjata dan tameng yang fungsinya sebagai benda kerajinan.

Bahkan ada juga penerapan hias yang di wujudkan pada sebuah topeng. Untuk jenis ragam ini tentu tidak lagi dilukis melainkan di gambar pada bidang lalu di beri warna sesuai keinginan.

A. Ragam Hias pada Bahan Tekstil

Ragam hias tidak hanya digunakan untuk memperindah karya-karya seni kerajinan tradisional, namun sampai saat ini sangat mudah ditemukan pada banyak karya seni ataupun benda lain. Salah satunya adalah tekstil. Tekstil dalam kehidupan sehari-hari sering disamakan dengan istilah kain. Namun sebenarnya terdapat sedikit perbedaan antara kedua istilah tersebut, tekstil dapat digunakan untuk menyebut bahan apapun yang terbuat dari tenunan benang, sedangkan kain merupakan hasil jadinya, yang sudah bisa digunakan.

Tekstil merupakan material fleksibel yang terbuat dari tenunan benang yang dapat dikerjakan dengan cara penyulaman, penjahitan, dan pengikatan. Tekstil juga dapat diartikan jalinan antara lungsi dan pakan atau dapat dikatakan sebuah anyaman yang mengikat satu sama lain, tenunan dan rajutan benang. Proses pembuatan bahan tekstil dapat menggunakan alat tenun tradisional maupun modern.

Perkembangan ragam hias pada tekstil sangat pesat karena mengikuti mode dan trend fashion yang sentiasa berkembang. Ragam hias pada tekstil banyak diterapkan pada pakaian-pakaian adat yang ada di Indonesia. Penerapan ragam hias flora, fauna, dan geometris pada bahan tekstil banyak dijumpai pada produk kerajinan tekstil di berbagai daerah.

Bahan tekstil pada kehidupan masyarakat Indonesia tidak terlepas dari kebutuhan upacara adat terutama kain tradisional. Kain tradisional merupakan salah satu bagian yang tidak terpisahkan dari kegiatan upacara-upacara yang dilaksanakan di berbagai daerah Nusantara. Setiap adat memiliki kain tradisional sebagai bagian dari upacara. Pengertian ragam hias tekstil adalah bentuk dasar hiasan yang biasanya disusun secara berulang-ulang sesuai pola tertentu, diterapkan pada kain yang tujuannya untuk memperindah atau menghias.

Manfaat Penerapan Ragam Hias pada Bahan Kayu

Dengan menerapkan ragam hias pada bahan kayu terdapat beberapa manfaat yang dapat diperoleh baik bagi konsumen/ orang yang melihat sebagai penikmat karya seni karajinan tersebut maupun bagi pembuatnya. Adanya ragam hias pada sebuah karya kerajinan maupun karya seni dari bahan kayu dapat memberikan nilai yang positif bagi perkembangan seni dan budaya yang ada di masyarakat. Berikut ini beberapa manfaat penerapan ragam hias pada bahan kayu.

  1. Menambah keindahan. Artinya dengan adanya ragam hias akan menjadikan karya yang terbuat dari bahan kayu semakin indah dan menarik.
  2. Menambah nilai ekonomis. Artinya dengan memberikan ragam hias pada produk kerajinan atau karya seni dari bahan kayu menjadikan karya tersebut semakin bernilai ekonomis tinggi. Semakin rumit dan panjang proses pembuatan ragam hiasnya akan semakin mahal harganya.
  3. Sebagai simbolisasi nilai-nilai kebudayaan dalam sebuah masyarakat. Artinya ragam hias yang terdapat pada sebuah benda memiliki arti atau makna tertentu sesuai kepercayaan masyarakat pembuatnya.

Penerapan Ragam Hias pada Bahan Kayu

Penerapan ragam hias pada kayu umumnya terdapat di atas permukaan kayu berbentuk dua dimensi dan tiga dimensi. Banyak perabotan dari kayu dan bagian bangunan yang diberi sentuhan ragam hias dengan tujuan untuk menambah nilai keindahan dan juga mengandung makna simbolis. Hal ini banyak dilakukan oleh masyarakat adat tradisional sebagai bentuk budaya yang dilakukan secara turun temurun.

Penerapan ragam hias pada bahan kayu terdapat pada benda-benda kerajinan tradisional antara lain seperti topeng kayu, tameng/ perisai kayu, bagian rumah adat tradisional, perabotan rumah tangga, hiasan dinding, dan lain-lain.

1. Contoh Ragam Hias pada Kerajinan Topeng Kayu

2. Contoh Ragam Hias pada Tameng/Perisai

3. Contoh Ragam Hias pada Rumah Adat

4. Perabot Rumah tangga


Tags: kerajinan kayu

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia