Menggali Kecantikan dalam Seni Rak Benang Jahit - Panduan Lengkap untuk Pekerjaan Jahit DIY
Jenis Jilid Buku Velo Strip
Velo strip atau Velobind adalah metode penjilidan buku yang menggunakan strip plastik dengan pin panjang dan lancip. Strip plastik ini memberikan kepraktisan, kegunaan yang mudah, dan kekuatan pada tumpukan kertas hingga 500 lembar.
Velobind sendiri sebenarnya merupakan merek dagang yang mengacu pada mesin velo binding yang menggunakan strip plastik. Meskipun merupakan merek dagang, istilah “velobind” populer digunakan secara umum untuk merujuk pada proses penjilidan dengan menggunakan strip plastik.
Itu dia 11 metode penjilidan buku yang banyak digunakan oleh penyedia layanan pencetakan buku di dunia. Ingin mencetak buku lewat jasa cetak offset Jakarta untuk berbagai kebutuhan? Wellen Print sebagai perusahaan percetakan Jakarta Selatan siap membantumu.
Kami menyediakan jasa cetak buku mulai dari cetak buku menu sampai cetak buku Yasin dengan metode penjilidan terbaik. Hubungi kami sekarang juga dan konsultasikan kebutuhan pencetakan bukumu hanya pada Wellen Print!
Bahan pembuat benang operasi
Perbedaan benang operasi yang jadi daging dan tidak ini didasarkan pada bahan pembuatnya, sebagian bisa diserap tubuh dan lainnya tidak.
Setiap jenis benang terbuat dari bahan yang berbeda, baik alami maupun sintetis.
1. Bahan benang yang bisa diserap (absorbable)
Jenis benang medis ini biasanya digunakan untuk menjahit bagian paling dalam dari sayatan. Meski begitu, benang ini juga bisa dokter gunakan pada permukaan kulit.
Berikut ini merupakan bahan-bahan pembuat benang yang bisa diserap tubuh.
Serat usus (gut)
Benang monofilamen alami ini berasal dari serat dinding usus hewan, seperti sapi, kambing, dan domba. Ini digunakan untuk menjahit jaringan lunak bagian dalam tubuh.
Akan tetapi, benang dari serat usus tidak digunakan untuk operasi kardiovaskular dan sistem saraf. Pasalnya, benang ini bisa memicu reaksi buruk yang lebih besar dan berisiko menyebabkan komplikasi operasi .
Polydioxanone (PDS)
Benang monofilamen sintesis ini bisa digunakan untuk memperbaiki luka jaringan lunak, seperti untuk perut atau jantung bayi dan anak-anak.
Poliglecaprone (Monocryl)
Benang monofilamen sintetis ini digunakan untuk memperbaiki jaringan lunak yang terbuka. Namun, bahan ini tidak boleh digunakan untuk operasi kadiovaskular atau sistem saraf.
Jenis benang ini paling sering digunakan untuk menutup luka kulit agar bekasnya tidak terlihat.
Poliglaktin (Vicryl)
Benang multifilamen ini biasanya digunakan untuk memperbaiki luka robek tangan atau wajah.
Benang ini juga tidak boleh digunakan untuk prosedur penjahitan bagian kardiovaskular atau sistem saraf.
2. Bahan benang yang tidak dapat diserap (non-absorbable)
Semua jenis bahan benang jahit yang tidak dapat diserap biasanya dapat digunakan untuk memperbaiki jaringan lunak, termasuk untuk prosedur kardiovaskular dan sistem saraf.
Cara Mengetahui Ukuran Benang Jahit dan Lainnya
Metode penetapan ukuran benang jahit oleh kebanyakan perusahaan pemintalan benang adalah menggunakan Sistem Tex. Kemudian Tex adalah bobot dalam satuan gram per 1.000 meter benang atau benang tenun. Sehingga Semakin tinggi nilainya maka akan semakin kasar benang tersebut.
Kemudian satuan ukuran untuk benang sintetis dan benang campuran sintesis adalah Tiket Metric. Sehingga Semakin tinggi nomor, semakin halus benang.
Untuk lebih jelasnya, silahkan lihat tabel konversi ukuran benang dan jarum jahit pakaian berikut.
Tabel Konversi Ukuran Benang dan Jarum Jahit
| Ukuran Tex | Tiket AS | Tiket Metric | Hitungan Katun | Jarum Singer** | Jarum Metric** |
|---|---|---|---|---|---|
| 18 | 120, 100/80 | 160 | 60/2 | 9 – 11 | 65 – 75 |
| 21 | 100 | 140 | – | 9 – 11 | 65 – 75 |
| 24 | 100, 100/60 | 120 | – | 10 – 11 | 70 – 75 |
| 27, 30 | 70, 70/40 | 100 | 60/3 | 12 – 16 | 80 – 100 |
| 35 | 70 | 80 | – | 12 – 16 | 80 – 100 |
| 40 | 50, 60/36 | 75 | 40/3 | 14 – 16 | 90 – 100 |
| 45, 50 | 40 | 60 | – | 14 – 18 | 90 – 110 |
| 60 | 30, T-60 | 50 | 20/2 | 18 – 21 | 110 – 130 |
| 80 | 20, T-80 | 36, 40 | 20/3 | 19 – 22 | 120 – 140 |
| 105 | T-100 | 30 | 12/3 | 21 – 23 | 130 – 160 |
| 120 | 16 | 25 | – | 22 – 24 | 140 – 180 |
| 150 | 12 | 18 | – | 24 – 26 | 180 – 230 |
Dari penjelasan tabel konversi ukuran tersebut kemudian dapat kita ketahui rahasianya. Bahwa benang dengan ukuran 20/2 adalah benang untuk menjahit bahan bahan tebal dan lainnya.
Jilid Buku Hard Cover (Case Binding)
Salah satu jenis jilid buku yang populer digunakan adalah case binding atau hard cover. Ini adalah metode penjilidan dengan menyusun buku yang sudah dijahit dan dilem di ujung kertas, lalu ditempel pada punggung sampul hard cover. Jilid hard cover umum dibuat untuk skripsi, karya ilmiah, dan tugas akhir.
Jilid hard cover menampilkan kesan elegan dan daya tahan yang tinggi. Dari segi estetika, hard cover terlihat lebih mewah karena covernya yang kokoh, kuat, dan kertas di dalamnya cenderung tidak mudah tertekuk. Jilid hard cover seringkali menggabungkan dua teknik penjilidan buku lainnya yakni jenis jilid lem panas dan buku jahit.
Ragam jenis benang operasi
Jarum dan benang operasi tentu berbeda dengan benang biasa yang sering Anda temui. Dokter akan memilih benang yang sesuai dengan luka, bagian tubuh, dan jenis operasi yang dilakukan.
Berikut ini ialah pembahasan tentang jenis benang operasi berdasarkan penyerapan, struktur, dan bahan pembuatnya.
1. Berdasarkan penyerapannya dalam tubuh
Secara umum, benang operasi bisa dikategorikan ke dalam dua kelompok besar, yakni benang jahit yang bisa diserap ( absorbable ) dan yang tidak bisa diserap ( non-absorbable ).
Benang absorbable
Hal ini disebabkan oleh enzim yang berada dalam jaringan tubuh bisa mengurai benang ini secara alami. Jenis benang ini biasanya dipakai untuk jaringan dalam tubuh.
Benang non-absorbable
Kegunaan dari jenis benang ini umumnya untuk menjahit jaringan tubuh bagian luar, termasuk yang tingkat kesembuhannya lebih lambat.
2. Berdasarkan struktur bahan
Bahan benang jahit medis juga dapat dibedakan berdasarkan struktur bahannya, yang terdiri dari benang monofilamen dan benang multifilamen.
Benang monofilamen
Jenis benang ini terdiri dari satu utas. Benang monofilamen lebih mudah menembus jaringan tubuh karena ketebalannya yang cenderung tipis.
Keunggulan lain dari benang ini ialah permukaannya yang rata dan halus. Ini membuat mikroba sulit berkembang dan risiko infeksi lebih rendah.
Benang multifilamen
Jenis benang ini terdiri dari beberapa utas. Benang multifilamen tersusun dari beberapa benang kecil yang dikepang bersama.
Biasanya jenis benang ini memiliki karakteristik lebih kuat, tetapi juga cukup berisiko menyebabkan infeksi luka operasi karena lebih tebal.
3. Berdasarkan bahan pembuatannya
Benang jahit operasi juga dapat dibagi jadi dua kelompok berdasarkan bahan mentah pembuatannya, yaitu alami dan sintetis.
Tags: jahit benang