Menggali Kecantikan dalam Seni Rak Benang Jahit - Panduan Lengkap untuk Pekerjaan Jahit DIY
Tips memilih benang jahit yang berkualitas
Sebagai komponen penting dalam kegiatan menjahit, benang dibuat menjadi beragam warna dan kualitas. Coba terjun ke pasar, pasti Anda akan menemukan begitu banyak merk dan jenis benang jahit dengan variasi warna yang beraneka ragam. Selain itu, tidak semua benang mempunyai kualitas dan daya tahan yang baik.
Tentunya Sahabat tidak mau tertipu oleh benang murahan yang mudah putus bukan?
1. Pilih yang berwarna cerah
Langkah pertama yang perlu diperhatikan saat hendak membeli benang jahit adalah warnanya. Salah satu ciri benang jahit berkualitas bisa dilihat dari warna yang cerah dan tidak kusam. Ini menandakan benang masih baru, bukan stok lama.
2. Kuat saat ditarik
3. Tidak ada serat halus di sekitarnya
Selain kuat dan tahan terhadap tarikan, benang yang bagus juga tidak memiliki serat-serat halus di sekitarnya. Serabut-serabut halus yang keluar dari benang menunjukkan kualitas benang yang kurang baik.
4. Tahan abrasi dan panas jarum
Benang jahit yang berkualitas harus mempunyai ketahanan gesek terhadap jarum saat digunakan untuk menjahit. Bagus atau tidaknya benang bisa diuji dengan cara-cara berikut ini:
· Guntinglah sedikit ujung benang, jika bekas guntingan benang menjadi berserabut, maka dapat dipastikan kualitas benang tersebut kurang baik. Benang yang bagus tidak menghasilkan banyak serabut ketika dipotong.
· Selain menggunting ujung benang, Anda juga bisa menguji kualitas benang dengan memasukannya pada jarum. Kemudian lihatlah efek dari benang tersebut. Jika benang menyatu maka benang tersebut memiliki kualitas yang baik. Tetapi jika benang itu terbelah menjadi dua mungkin kualitas benang tersebut yang kurang baik.
Itulah beberapa cara yang bisa menjadi acuan dalam memilih benang berkualitas untuk menjahit. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba, Sobat Bahankain.
Cari bahan kain untuk menjahit beragam model pakaian, celana, blouse atau busana muslim? Bahankain.com bisa menjadi alternatif terbaik. Koleksi kain putihan by Bahankain.com juga cocok untuk dikreasikan jadi berbagai jenis fashion, lho.
Jilid Buku Baut (Screw Binding)
Jilid baut atau screw binding adalah jenis penjilidan yang kurang umum digunakan. Cara kerjanya mirip dengan jilid spiral, yakni dengan melubangi tepi halaman untuk menyatukannya. Namun, perbedaannya terletak pada penggunaan baut khusus yang dikencangkan untuk menyatukan halaman dalam jilid baut.
Pemilihan baut harus mendukung aspek estetika dan kekuatan. Jilid buku dengan baut ini menjadi pilihan yang tepat bagi yang menginginkan kekuatan jilidan yang lebih baik. Biasanya digunakan pada buku dengan hard cover khusus, seperti katalog warna, katalog pameran, katalog pakaian, buku menu, dan lainnya.
Cara Mengetahui Ukuran Benang Jahit dan Lainnya
Metode penetapan ukuran benang jahit oleh kebanyakan perusahaan pemintalan benang adalah menggunakan Sistem Tex. Kemudian Tex adalah bobot dalam satuan gram per 1.000 meter benang atau benang tenun. Sehingga Semakin tinggi nilainya maka akan semakin kasar benang tersebut.
Kemudian satuan ukuran untuk benang sintetis dan benang campuran sintesis adalah Tiket Metric. Sehingga Semakin tinggi nomor, semakin halus benang.
Untuk lebih jelasnya, silahkan lihat tabel konversi ukuran benang dan jarum jahit pakaian berikut.
Tabel Konversi Ukuran Benang dan Jarum Jahit
| Ukuran Tex | Tiket AS | Tiket Metric | Hitungan Katun | Jarum Singer** | Jarum Metric** |
|---|---|---|---|---|---|
| 18 | 120, 100/80 | 160 | 60/2 | 9 – 11 | 65 – 75 |
| 21 | 100 | 140 | – | 9 – 11 | 65 – 75 |
| 24 | 100, 100/60 | 120 | – | 10 – 11 | 70 – 75 |
| 27, 30 | 70, 70/40 | 100 | 60/3 | 12 – 16 | 80 – 100 |
| 35 | 70 | 80 | – | 12 – 16 | 80 – 100 |
| 40 | 50, 60/36 | 75 | 40/3 | 14 – 16 | 90 – 100 |
| 45, 50 | 40 | 60 | – | 14 – 18 | 90 – 110 |
| 60 | 30, T-60 | 50 | 20/2 | 18 – 21 | 110 – 130 |
| 80 | 20, T-80 | 36, 40 | 20/3 | 19 – 22 | 120 – 140 |
| 105 | T-100 | 30 | 12/3 | 21 – 23 | 130 – 160 |
| 120 | 16 | 25 | – | 22 – 24 | 140 – 180 |
| 150 | 12 | 18 | – | 24 – 26 | 180 – 230 |
Dari penjelasan tabel konversi ukuran tersebut kemudian dapat kita ketahui rahasianya. Bahwa benang dengan ukuran 20/2 adalah benang untuk menjahit bahan bahan tebal dan lainnya.
Bahan pembuat benang operasi
Perbedaan benang operasi yang jadi daging dan tidak ini didasarkan pada bahan pembuatnya, sebagian bisa diserap tubuh dan lainnya tidak.
Setiap jenis benang terbuat dari bahan yang berbeda, baik alami maupun sintetis.
1. Bahan benang yang bisa diserap (absorbable)
Jenis benang medis ini biasanya digunakan untuk menjahit bagian paling dalam dari sayatan. Meski begitu, benang ini juga bisa dokter gunakan pada permukaan kulit.
Berikut ini merupakan bahan-bahan pembuat benang yang bisa diserap tubuh.
Serat usus (gut)
Benang monofilamen alami ini berasal dari serat dinding usus hewan, seperti sapi, kambing, dan domba. Ini digunakan untuk menjahit jaringan lunak bagian dalam tubuh.
Akan tetapi, benang dari serat usus tidak digunakan untuk operasi kardiovaskular dan sistem saraf. Pasalnya, benang ini bisa memicu reaksi buruk yang lebih besar dan berisiko menyebabkan komplikasi operasi .
Polydioxanone (PDS)
Benang monofilamen sintesis ini bisa digunakan untuk memperbaiki luka jaringan lunak, seperti untuk perut atau jantung bayi dan anak-anak.
Poliglecaprone (Monocryl)
Benang monofilamen sintetis ini digunakan untuk memperbaiki jaringan lunak yang terbuka. Namun, bahan ini tidak boleh digunakan untuk operasi kadiovaskular atau sistem saraf.
Jenis benang ini paling sering digunakan untuk menutup luka kulit agar bekasnya tidak terlihat.
Poliglaktin (Vicryl)
Benang multifilamen ini biasanya digunakan untuk memperbaiki luka robek tangan atau wajah.
Benang ini juga tidak boleh digunakan untuk prosedur penjahitan bagian kardiovaskular atau sistem saraf.
2. Bahan benang yang tidak dapat diserap (non-absorbable)
Semua jenis bahan benang jahit yang tidak dapat diserap biasanya dapat digunakan untuk memperbaiki jaringan lunak, termasuk untuk prosedur kardiovaskular dan sistem saraf.
Tags: jahit benang