Inspirasi Kreatif - Busana Cantik dari Bahan Alami
Merancang Produksi Busana dari Bahan Alami
Istilah rancangan sering kita kenal dengan sebutan ’’desain Jadi membuat rancagan berarti desain awal dalam membuat sebuah produk sebelum dibuat. Pembuatan desain karya kerajinan rompi dari bahan alam ini dapat menggunakan bahan kertas dan koran dengan alat pencil dan spidol.
Bahan Pendukung Produksi Busana dari Bahan Alami
Bahan yang digunakan untuk membuat kerajinan rompi dari serat alami harus diperhatikan baik dari jenis serat alam ataupun dari kualitasnya karena akan memengaruhi dan menentukan hasil dari produk yang akan dibuat. Jenis serat alam yang sering digunakan untuk kerajinan busana adalah karung goni. Untuk memudahkan pengerjaannya pilihlah karung goni yang sudah siap pakai, biasanya dijual di toko kerajinan. Apabila di daerah kamu tidak ditemukan bahan karung goni, kamu dapat menggunakan alternatif bahan alam lainnya. Untuk lapisan dalam supaya nyaman dipakai, kamu dapat menggunakan kain misalnya kain kantong gandum.
Untuk membuat kancing baju rompi kamu dapat memanfaatkan batok kelapa. Hiasannya kamu dapat menggunakan biji-bijian atau bahan alami lainnya. Benang yang digunakan untuk menjahit sebaiknya menggunakan warna yang kontras dengan warna karung goni, misalnya menggunakan benang kasur warna putih.
Alat Pendukung Produksi Busana dari Bahan Alami
Peralatan yang digunakan harus standar dan sesuai dengan fungsinya. Berikut ini merupakan contoh peralatan yang digunakan untuk pembuatan kerajinan rompi dari serat alam: mistar segitiga, pensil, spidol, jarum, dan gunting.
Keselamatan Kerja
Keselamatan kerja merupakan sikap pada saat kita bekerja. Hal ini berhubungan dengan cara memperlakukan alat dan bahan kerja, serta bagaimana mengatur alat dan benda kerja yang baik dan aman karena berhubungan dengan orang atau manusianya.
Perlengkapan dan manfaat keselamatan kerja dalam pembuatan rompi ini antara lain seperti berikut.
Cara Membuat Kerajinan Bahan Keras
Untuk membuat kerajinan dari bahan keras itu tidak begitu sulit untuk dilakukan. Berikut ini langkah-langkah dalam membuat sebuah kerajinan bahan keras:
1. Menyusun rancangan
Tahap pertama adalah membuat sebuah rancangan objek atau karya yang nantinya akan dibuat. Rancangan yang bagus dan juga detail biasanya akan menghasilkan karya yang bagus.
Rancangan atau dalam bentuk sketsa ini biasanya digambar di sebuah kertas dengan sedetail-detailnya.
2. Mempersiapkan bahan dan juga alat
Kemudian yaitu persiapkan berbagai macam alat dan juga bahan yang sekiranya diperlukan. Jika alat dan bahan memiliki kualitas yang bagus, maka akan mendapat hasil yang maksimal juga.
3. Membuat sebuah benda sesuai rancangan
Jika semuanya sudah siap, maka kita mulai untuk membuat karya. Buatlah bagian dasarnya terlebih dahulu dari suatu kerajinan, maka akan mudah ketika akan dibentuk serta dapat mempercepat proses pembuatan.
4. Tahap penyelesaian
Pada tahap finishing ini tinggal merapikan, menghaluskan serta memberikan hiasan dan juga beberapa tambahan lain sesuai keinginan kalian sehingga meningkatkan kualitas dari kerajinan tersebut.
Teknik dalam pembuatan kerajinan dari bahan keras
Terdapat beberapa teknik yang dipakai untuk membuat sebuah kerajinan dari bahan keras, yaitu:
Teknik Bubut
Pada teknik ini diperlukan sebuah alat pahat bubut yang berfungsi untuk mengiris, mengaruk dan membentuk benda. Teknik bubut ini akan menghasilkan suatu karya dari kerajinan yang simetris, bulat serta rapi.
Contoh karya kerajinan dengan teknik bubut seperti vas bunga dari kayu, asbak kayu, dan benda-benda lainnya.
Teknik Anyam
Teknik anyam merupakan sebuah teknik kerajinan yang dikerjakan dengan cara mengangkat, menggabungkan atau menyilang-nyilangkan bahan, sampai menjadi suatu karya dalam bentuk anyaman.
Teknik anyaman ini memakai bahan keras seperti plastik, bambu serta rotan.
Teknik Ukir
Pada dasarnya benda-benda tersebut diberi suatu ukiran berbentuk geometris, seperti sebuah lingkaran, tumpal, garis, zig-zag, swastika, dan juga segitiga. Selain berfungsi sebagai hiasan, ukiran tersebut juga mengandung sebuah simbolis dan juga religius.
Berdasarkan jenisnya, teknik ukir tersebut terdapat beberapa jenis seperti:
- Ukiran rendah
- Ukiran tembus
- Ukiran tinggi
- Ukiran utuh
Teknik Cor (cetak dan tuang)
Contoh Kerajinan Bahan Keras
Contoh sebuah produk kerajinan yang dibuat menggunakan bahan keras ini bermacam-macam. Berikut beberapa contohnya:
Kerajinan Kayu
Hutan tersebar di seluruh Indonesia menjadikan negara kita sebagai sumber ladang akan bahan kayu. Karya kerajinan ukiran ini lebih banyak memakai bahan dasar kayu sebagai bahan utama kerajinan ini.
Kayu yang paling sering digunakan ialah kayu mahoni, waru, jati, sawo, nangka dan yang lainnya.
Memakai teknik pahat ukir
Kerajinan dari kayu selain menjadi sebuah benda yang memiliki kegunaan juga dibuat untuk benda hias dan dijadikan sebuah pajangan seperti mainan, pernak pernik dan yang lainnya.
Kerajinan Logam
Logam mempunyai sifat yang keras, sampai dalam proses pengolahannya juga memerlukan teknik yang sedikit lebih rumit, seperti mengolah menggunakan teknik bakar/pemanasan dan tempa.
seperti emas, perak, besi, perunggu dan masih banyak yang lainnya.
Memakai sistem ukir, cor, tempa atau sesuai dengan bentuk yang kalian mau.
Kerajinan logam sering dipakai sebagai perhiasan dan juga aksesoris, lalu berkembang menjadi sebuah benda hias dan fungsional seperti sebuah gelas, wadah, bahkan sampai simbol kejuaraan.
Kerajinan Batu
Tags: kerajinan dari bahan