"Strategi Biaya untuk Pelatihan Jahit"
Contoh Rencana Anggaran Biaya
Berdasarkan perhitungan contoh rencana anggaran biaya sederhana, dapat dilihat bahwa pemilik proyek memisahkan setiap RAB sesuai dengan kategorinya.
Maka dari itu, pemilik proyek dapat mempunyai acuan untuk menjalankan operasional sesuai dengan tahapannya.
Jika Sobat OCBC NISP ingin membuat RAB secara terstruktur, berikut adalah beberapa contohnya yang bisa diikuti:
Contoh Format RAB
Contoh RAB Sederhana
Demikianlah penjelasan seputar rencana anggaran biaya, mulai dari mulai dari fungsi, cara menyusun dan menghitung, serta contohnya.
Dari penjelasan tersebut, dapat diketahui bahwa salah satu fungsi disusunnya RAB adalah sebagai estimasi awal modal yang perlu disiapkan.
Dengan adanya RAB, pemilik usaha dapat mengetahui besaran modal yang diperlukan untuk memastikan kegiatan bisnis dapat sesuai rencana dan bisa dilakukan hingga selesai.
Selain membuat RAB secara manual, Sobat OCBC NISP juga bisa menggunakan layanan NYALA Bisnis yang menawarkan banyak fitur bermanfaat bagi pemilik usaha.
Yuk, atur keuangan bisnis dan dapatkan manfaatnya bersama NYALA Bisnis sekarang juga!
Download Contoh RAB Sederhana Excel dan Cara Membuatnya
Download Contoh RAB Sederhana Excel dan Cara Membuatnya. Rencana Anggaran Biaya (RAB) adalah adalah sebuah rancangan biaya dalam mengajukan sebuah proposal, baik itu penelitian, kegiatan organisasi atau lainnya. Bagi seorang mahasiswa tentunya sudah tidak asing lagi dengan yang namanya RAB. Karena banyak kegiatan mahasiswa terutama dalam kegiatan organisasi yang membuat proposal permohonan data sebuah kegiatan. Untuk membuat RAB sebenarnya sangat mudah.
Aplikasi yang umum digunakan untuk membuat RAB adalah Microsoft Excel. Karena aplikasi ini dapat melakukan perhitungan secara cepat dan otomatis. Hal ini tentu akan mempermudah kita dalam membuat sebuah RAB. Dengan aplikasi Microsoft Excel kita juga bisa melakukan analisis RAB Menggunakan Pivot Table untuk mengetahui jumlah dan sub jumlah dari setiap komponen di dalam RAB. Dengan begitu akan mempermudah dalam membuat laporan akhir.
Rumus RAB
Rumus RAB dapat bervariasi tergantung dari jenis usaha yang Anda jalankan. Namun, secara umum RAB mencakup estimasi biaya untuk berbagai elemen proyek.
Berikut ini beberapa rumus RAB:
1. Biaya Bahan
Biaya yang berkaitan dengan bahan-bahan atau material yang akan digunakan.
Total Biaya Bahan = Jumlah Bahan yang Dibutuhkan x Harga Satuan Material
2. Biaya Tenaga Kerja
Biaya terkait dengan upah SDM yang terlibat dalam proyek atau bisnis.
Total Biaya Tenaga Kerja = Jumlah Jam Kerja x Upah per Jam
3. Biaya Sewa Alat
Biaya yang dikeluarkan untuk kategori material yang disewa.
Total Biaya Sewa = Durasi Sewa x Harga sewa per jam
4. Biaya Lain-lain
Biaya yang perlu Anda keluarkan untuk hal-hal lainnya, seperti transportasi, konsumsi, dan lainnya.
Total Biaya Lain-lain = Biaya Transportasi + Biaya Akomodasi + Biaya Administrasi + Biaya Lain-lain
Dari perhitungan setiap biaya tersebut, Anda bisa mentotal keseluruhannya dengan rumus:
Total Biaya = Total biaya bahan + Total biaya upah tenaga kerja + total biaya sewa alat
Apa Itu RAB?
RAB atau rencana anggaran biaya adalah prediksi biaya yang akan digunakan untuk melakukan suatu kegiatan bisnis, proyek, kegiatan, atau juga organisasi. Di dalamnya akan tercantum secara rinci biaya apa saja yang diperlukan, mulai dari bahan baku, upah tenaga kerja, dan lainnya.
Penyusunan RAB akan membantu Anda mengetahui estimasi harga total serta harga per item yang diperlukan, sehingga dapat memberikan Anda pedoman dalam perencanaan keuangan serta efisiensi dari kegiatan bisnis.
Dengan adanya RAB, pengadaan bahan dan segala kebutuhan yang menunjang operasional bisa lebih terkontrol.
Dokumen ini juga digunakan sebagai dasar untuk melakukan penawaran kepada klien, maka dari itu sangat penting bagi pelaku bisnis untuk dapat menyusunnya secara rinci, jelas dan terarah agar dapat membuat klien tertarik.
Biasanya, banyak pebisnis yang akan mempekerjakan estimator untuk membantu mereka dalam menyusun RAB.
Estimator ini akan bertugas membuat estimasi kebutuhan proyek atau bisnis dengan merinci apa saja yang perlu dianggarkan dan biaya apa saja yang perlu dibuat. Selain estimator, quantity engineer (QE) dan quantity surveyor (QS) juga menjadi pihak yang kerap terlibat dalam penyusunan RAB.
Penggunaan RAB
Tidak hanya untuk keperluan bisnis, nyatanya RAB bisa digunakan di berbagai sektor. Berikut ini penggunaan RAB di dalam kehidupan sehari-hari.
1. Usaha
RAB akan sangat membantu Anda saat hendak mendirikan usaha. Penyusunan ini akan membantu Anda dalam menyajikan data yang akurat dan detail terkait modal untuk menjalankan operasional di dalam proposal usaha.
Data tersebut akan membantu Anda memastikan bahwa tidak ada pembengkakan biaya, karena semua sudah terencana dengan detail. Walaupun biaya-biaya yang dicantumkan masih berupa estimasi tapi nominalnya tetap bisa dijadikan acuan.
Di dalam rencana usaha, biasanya data yang dimasukkan adalah perlengkapan, peralatan, perawatan, serta penyewaan.
2. Acara atau Event
Tidak hanya untuk bisnis, RAB juga bisa Anda gunakan saat hendak menyusun acara atau event.
Panitia bisa membuat RAB untuk merencanakan budgeting sesuai kebutuhan acara. Biasanya, perencanaan ini akan dimuat dalam proposal.
Umumnya RAB acara akan menyajikan data biaya penyewaan tempat, biaya peralatan, anggaran konsumsi, anggaran dokumentasi, dan sebagainya.
3. Organisasi
Terakhir, rencana anggaran biaya bisa digunakan untuk keperluan organisasi baik itu skala kecil atau besar.
Data yang disajikan tentu saja akan disesuaikan dengan kegiatan atau proyek yang akan dilakukan. Nantinya, RAB akan dipergunakan untuk mengajukan dana dalam bentuk proposal.
Tags: jahit