Kapan yang Tepat untuk Melakukan Retouch Sulam Alis?
Efek Samping Sulam Alis
Melansir dari Society of The Permanent Cosmetics Professional (SPCP), kemungkinan masalah dengan prosedur riasan permanen jarang terjadi jika semua standar kesehatan dipatuhi, terutama dalam hal desinfeksi dan sterilisasi peralatan.
Studi dalam jurnal Clinical Interventions in Aging menegaskan bahwa tato kosmetik seperti sulam alis memiliki risiko yang sama dengan jenis prosedur tato lainnya.
Melansir dari Mayo Clinic, berikut beberapa contoh risiko yang dapat terjadi saat melakukan tato atau sulam alis, yaitu:
- Dapat menimbulkan reaksi alergi pada kulit, seperti ruam gatal,
- Infeksi pada kulit,
- Iritasi,
- Masalah kulit seperti granuloma dan keloid,
- Menggunakan alat yang tidak steril, kemungkinan dapat menyebabkan penyakit hepatitis B dan C,
Melakukan perawatan dan mengonsumsi obat-obatan diperlukan jika Moms mengalami reaksi alergi dan mengalami infeksi, atau masalah kulit lain di sekitar area alis yang disulam.
Pada dasarnya, risiko tersebut dapat diminimalkan jika konsumen dan penyulam alis mengetahui risiko-risiko tersebut.
Prosedur Sulam Alis Microblading
Foto: medicalnewstoday.com
Berikut prosedur microblading alis dilansir dari Pro Beauty Loft Magazine, antara lain:
1. Membentuk Desain Alis
Pada tahap awal, ahli microblading akan melakukan pemeriksaan kulit dengan cermat untuk menghindari terjadinya efek samping microblading yang menyebabkan masalah kulit, seperti alergi.
Penting untuk mempertimbangkan dengan baik saat mendesain alis, ahli microblading harus mmendesain berdasarkan keinginan klien maupun yang sesuai dengan bentuk wajahnya.
2. Memilih Pigmen atau Warna yang Sesuai
Sebelum ahli microblading dapat mulai menggambar guratan rambut alis, perlu memilih pigmen yang tepat berdasarkan jenis kulit klien (apakah mereka memiliki kulit berminyak atau kering) dan warna rambut alami klien.
3. Mulai Menggambar Alis
Sebelum memulai prosedur, dokter atau ahli microblading akan mengoleskan salep khusus yang membuat area alis mati rasa.
Selanjutnya, akan dimulai menggambar alis menggunakan pena yang berisi 8-16 jarum kecil, atau bahkan lebih yang mungkin akan sedikit menimbulkan sedikit rasa sakit.
Saat memulai prosedur, penting untuk memastikan bahwa kedalamannya tidak lebih dari 1 mm.
Karena jika terlalu dalam dapat berbahaya bagi klien dan terlalu dangkal berarti pigmen tidak akan tertahan dan bertahan lama di kulit.
Apa itu microblading alis?
Microblading adalah prosedur tato kosmetik untuk membuat alis tampak lebih tebal dan berisi. Prosedur ini dikenal juga sebagai sulam alis 3D, microstroking , dan makeup semipermanen.
Microblading bertujuan untuk merapikan dan membentuk alis mata agar terlihat alami. Jadi, Anda tak lagi perlu repot-repot menggunakan riasan untuk memberikan kesan tebal dan rapi pada alis.
Tidak seperti tato alis tradisional yang bersifat permanen, microblading menggunakan alat khusus dan tinta yang lebih sedikit.
Efek tebal pada alis lama-kelamaan akan berkurang dan Anda perlu mengulang prosedur ini.
Prosedur microblading secara umum aman bagi orang dengan kulit dan tubuh yang sehat.
Namun, orang dengan gangguan perdarahan, penyakit tiroid, eksim, atau herpes zoster dan herpes simpleks sebaiknya tidak melakukan prosedur ini.
Orang-orang yang alergi tinta serta mengonsumsi obat jerawat roaccutane sebaiknya juga tidak melakukan microblading . Pasalnya, prosedur ini bisa menimbulkan cedera pada kulit.
Prosedur microblading alis
Ia akan menjelaskan seperti apa prosedur microblading , risikonya, hingga warna dan gaya alis yang bisa Anda pilih.
Sebelum mulai melakukan microblading , praktisi kecantikan akan mengoleskan salep khusus yang membuat area alis Anda mati rasa.
Salep ini juga membantu mengurangi rasa tidak nyaman selama prosedur berlangsung.
Begitu Anda merasa nyaman, prosedur microblading akan dimulai. Microblading alis menggunakan alat bantu mirip pena yang berisikan 7–16 (atau lebih) jarum berukuran mikro (sangat kecil).
Jarum ini nantinya bisa meniru bentuk rambut alis dengan menciptakan goresan tipis di atas kulit.
Anda mungkin akan merasakan gesekan pada area alis, tapi seluruh proses ini umumnya hanya menimbulkan sedikit rasa sakit.
Tags: sulam alis retouch