... Masalah Roda Mesin Jahit Tidak Bisa Berputar: Solusi dan Tips DIY

"Roda Mesin Jahit Macet, Penyebab dan Solusi!"

Penyebab Roda Belakang Motor Seret, Berikut Ini Penjelasannya

Bagi pengguna sepeda motor pasti sering mengalami kejadian ban belakang yang seret atau seperti mengunci. Kondisi seperti ini sangat terasa saat kalian melakukan standar tengah dan mencoba motor ban belakang dengan tangan. Saat kalian memutar roda sepeda motor dan putaran ban terasa seret, ada beberapa hal yang menjadi penyebabnya. Efek lain yang timbul akibat kejadian ini yaitu masa pakai kampas koplingnya menjadi lebih singkat.

Keadaan inilah yang akhirnya merembet pada roda belakang sehingga membuatnya tidak bisa berputar secara mulus atau seret. Misalnya saja sering membetot tuas gas secara tiba-tiba ketika kondisi mesin masih dingin atau belum memasuki suhu kerja. Rantai pada kendaraan bermotor berfungsi untuk menghubungkan mesin dan roda belakang agar bisa berjalan. Pelek yang secara berlebihan akan menjadikan roda terasa lebih berat dari biasanya saat berputar.

Meskipun pengereman tidak maksimal, tetapi akan membuat roda sepeda motor mengalami seret atau terasa berat saat berputar.

Poin Penting

  • Ban motor yang tidak bisa berputar dengan baik dapat mempengaruhi performa dan keamanan saat berkendara.
  • Beberapa penyebab umum meliputi masalah poros roda, rantai yang terlalu kencang atau kendur, masalah rem, atau kerusakan mekanik lainnya.
  • Untuk mengatasi masalah ini, kita dapat melakukan pemeriksaan dan perawatan rutin, serta menyesuaikan ketegangan rantai, poros roda yang tidak sejajar, atau memperbaiki komponen rem yang rusak.
  • Mencegah masalah ini dapat dilakukan dengan melakukan perawatan berkala, seperti melumasi rantai secara teratur dan memeriksa komponen roda secara rutin.

Sebelum kita masuk ke dalam penyebab dan solusi, penting bagi kita untuk memahami bagaimana mekanisme ban belakang pada motor bekerja. Ban belakang terhubung dengan mesin melalui rantai dan roda gigi. Ketika kita menginjak tuas gas, mesin akan menggerakkan roda gigi, yang kemudian menggerakkan rantai dan membuat ban berputar. Namun, ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi putaran ban belakang ini.

Berbagai Kerusakan Mesin Jahit dan Cara Mengatasinya

Ada banyak jenis kerusakan yang dapat terjadi pada mesin jahit, baik dari mesin jahit itu sendiri maupun yang berhubungan dengan jarum dan benang. Seperti penjelasan berikut:

1. Mesin Berisik

Biasanya hal ini terjadi mesin menjadi kotor akibat debu yang bertumpuk dan menyangkut di mesin. Termasuk juga sisa benang yang dipakai yang bisa membuat gigi mesin terganggu. Apalagi jika penggunaan minyak pelumas yang kurang berkualitas. Gesekan seperti ini bisa menimbulkan bunyi.

Cara mengatasinya cukup mudah namun memang harus dilakukan secara rutin, yaitu dengan membersihkan mesin dari bekas benang atau serat kain. Gunakan sikat gigi atau sikat kecil yang halus agar bisa mengangkat semua serpihan serat dan debu yang bersarang.

Gunakan minyak pelumas yang bermutu baik yang memang disesuaikan untuk mesin jahit. Jangan memberikan pelumas secara berlebihan agar tidak memberikan noda minyak pada kain.

2. Mesin Tidak Mau Menjahit

Jika masalah ini terjadi, solusinya adalah dengan memperhatikan “needle hook” yaitu tempat di mana jarum bekerja. Bukalah sekoci dan perhatikan apakah ada benang yang kusut. Karena biasanya masalah ini disebabkan oleh benang kusut yang menghalangi hook bekerja.

3. Pergerakan Kain Tidak Lancar

Meskipun bisa disebabkan oleh beberapa hal yang berbeda, namun umumnya masalah ini diakibatkan oleh tumpukan serat kain pada gigi penyuap. Hal lain adalah akibat gigi penyuap tidak sesuai tinggi rendahnya.

Roda mesin jahit tidak bisa berputar

Jika kita sudah mahir dalam menjahit dan menjadikan kegiatan menjahit sebagai bagian dari aktivitas kita sehari-hari yang tidak bisa lepas untuk kebutuhan produksi sebagai hobi, kerja sampingan atau sudah sebagai sumber penghasilan utama yang dikerjakan sehari-hari tentu saja dapat menyebabkan performa mesin jahit tidak selamanya 100%.

Apalagi jika mesin jahit digunakan setiap hari dan terus-menerus, pasti suatu saat mesin jahit bisa mengalami sedikit gangguan, atau yang lebih parah kita harus mengganti spare part mesin jahit loh!

Tapi jangan khawatir! Untuk gangguan-gangguan kecil pada mesin jahit kita dapat mengakalinnya dengan mudah agar kita dapat mengoperasikannya kembali. Jadi jangan panik dulu ya jika mesin jahit tidak bisa beroperasi seperti sebelumnya. Lantas bagaimana caranya jika kita menemukan gangguan kecil dalam mesin jahit? Cek cara-cara di bawah ini ya!

1. Tusuk bagian bawah menjelujur

Ini biasanya disebabkan karena benang terlalu kencang (tegang). Cara mengatasinya dengan lepaskan sekoci, lalu periksalah tegangan benangnya, kalau ternyata terlalu kencang, dapat dikendorkan dengan sedikit memutar sekrup kecil pada penutup sekoci ke arah kiri. Jangan diputar terlalu banyak, karena sekrup akan keluar. Kalau sampai jatuh, akan sulit mencarinya karena sangat kecil.

2. Tusuk atas menjelujur

Ini dapat disebabkan karena batang terlalu kencang, maka kita periksa tegangan benang melalui pengatus tegangan benang (tension). Apabila benar, maka putarlah pengatur benang ke arah kiri agar menjadi sedikit kendur / longgar.

3. Benang putus-putus

Terdapat beberapa kemungkinan yang dapat menyebabkan benang putus-putus, antara lain:

  1. Jarum sudah tumpul
  2. Pemasangan jarum terbalik
  3. Ukuran jarum yang digunakan tidak sesuai atau tidak cocok dengan bahan yang dijahit
  4. Qualitas benang yang digunakan kurang bagus atau sudah rusak
  5. Kekuatan atau tegangan antara benang atas dan bawah yang digunakan tidak sama kekuatannya

Tags: jahit mesin tidak bisa

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia