"Menjahit Kain Putih? Hindari Kapur Jahit Berwarna!"
Filosofi kain kafan
KAFAN ITU TAK BERSAKU
TAK BISA KAU MASUKKAN UANG SE RUPIAH PUN UNTUK JADI PERBEKALAN.
KARENA KETIKA KITA MATI,
Allah tak melihat berapa banyak hartamu.
Tapi apa yang pernah kau beri.
KAFAN ITU TAK BERWARNA WARNI
Tak dapat kau fashion-kan ketika kelak tubuhmu terbujur kaku tanpa ada daya upaya.
Karena ketika mati,
Allah tak menilai seberapa indah dan mahal pakaian duniawimu, yang kau kenakan tetap kain putih, murah, bahkan tak berjahit
KAFAN ITU TAK MEMILIKI TUTORIAL,
Tak butuh kreatifitas ketika dikenakan.
Karena ketika mati,
Allah tak menilai keren atau tidak seorang manusia ketika memakainya.
Pada akhirnya,
pakaian taqwa manusia bukanlah karya designer ternama, tapi secarik kain putih polos tanpa warna.
KAIN KAFAN ITU SAMA BAGI SEMUA MANUSIA.
Sama harganya.
Sama warnanya.
Sama cara pemakaiannya.
Tak bisa kau selipkan apa-apa di dalamnya.
Menutupi sekujur tubuh dari kaki hingga kepala.
LALU.
MASIH ADAKAH RASA ANGKUH DALAM DIRI KITA menganggap diri lebih mulia daripada segolongan manusia yang lain
3. Jahitan Zigzag dan Jahitan Lurus
Dalam menjahit dengan mesin, dua jenis jahitan dasar yang perlu dipahami adalah jahitan zigzag dan jahitan lurus. Jahitan zigzag digunakan untuk mencegah kain melar atau merajut, sementara jahitan lurus adalah pilihan yang baik untuk menjahit garis lurus yang rapi. Praktikkan keduanya untuk menguasai teknik menjahit dasar.
Selain jahitan zigzag dan jahitan lurus, terdapat beberapa teknik jahitan lain yang sering digunakan dalam menjahit. Berikut adalah beberapa di antaranya:
2. Jahitan Basting (Backstitch): Jahitan basting adalah jahitan tangan yang kuat dan awet yang sering digunakan untuk menyatukan bagian-bagian yang perlu diperbaiki atau direkatkan secara sementara sebelum dijahit.
3. Jahitan Zigzag Satu Arah (Satin Stitch): Jahitan zigzag satu arah digunakan untuk membuat tepi yang rapi pada kain yang tidak rata atau berjumbai. Ini adalah jahitan dekoratif yang dapat digunakan untuk menghias dan merapihkan tepi kain.
4. Jahitan Overlock (Overlock Stitch): Jahitan overlock dilakukan dengan mesin overlock khusus dan digunakan untuk mengencangkan tepi kain dan mencegahnya merajut. Jahitan ini umumnya digunakan untuk finishing tepi pakaian dan kain yang rawan merajut.
5. Jahitan Blind Hem (Blind Hem Stitch): Jahitan blind hem adalah jahitan yang digunakan untuk merajut bagian bawah pakaian atau proyek kerajinan dengan cara yang tidak terlihat dari luar. Jahitan ini memberikan tampilan yang bersih dan rapi pada tepi kain.
Dengan menguasai berbagai teknik jahitan, Kamu akan memiliki fleksibilitas yang lebih besar dalam menjahit berbagai jenis proyek. Dari jahitan sederhana hingga yang lebih rumit, setiap teknik jahitan memiliki kegunaannya sendiri dalam menciptakan hasil jahitan yang berkualitas dan profesional.
Pinchusion/ bola-bola jarum pentul
Agar jarum pentul tidak berceceran dan beresiko melukai kaki, bisa banget nih kamu merapikannya dengan cara menusukannya pada bola-bola jarum pentul. Cara membuatnya tidak sulit kok. Berikut tata caranya
Peralatan yang dibutuhkan
- Kain perca ( sesuai dengan ukuran bola-bola jarum pentul yang kamu butuhkan)
- Jarum dan benang
- Gunting
- Dakron
Cara membuat
1. Buat pola terlebih dahulu pada kain sebelum memotongnya. Caranya gunting kain menjadi bentuk lingkaran, diameter lingkaran adalah 20 cm. Sebenarnya sesuaikan dengan selera kamu ya, mau berukuran besar atau kecil ( buat dua pola yah )
2. Potong kian mengikuti pola lingkaran yang sudah dibentuk.
3. Jika sudah, hadapkan kedua kain lingkaran dan jahit tepinya secara melingkar, sisakan sedikit lubang untuk memasukkan dakrop pada “bola-bola jarum pentul”
4. Kemudian, jahit sisa lubang tersebut hingga rapi
5. Gunakan jarum jahit dan benang yang lebih besar untuk membuat jahitan untuk mempercantik tampilan pinchusion. Caranya adalah, dengan menusukkan jarum tepat pada bagian tengah pinchusion dari bawah ke atas. Lalu tarik benang memberntuk seperempat lingkaran.
6. Lakukan langkah ini hingga benang melingkari 8 arah mata angin, kemudian buat tali simpul pada bagian bawah agar jahitan tidak lepas.
7. Agar tampilannya semakin cantik. Tempelkan satu butir manik-manik di tengah-tengah lingkaran/ bantalan pinchusion. Bisa menggunakan lem tembak ataupun dijahit manual.
8. Pincushion/ bola-Bola jarum pentul sudah siap digunakan. Simpel kan ?
Alat Pengukur untuk Mengatur Pola Jahit Anda
Saat belajar menjahit, Anda cenderung berpikir mesin jahit, sedikit kain dan beberapa benang akan cukup untuk memulai proyek menjahit. Anda tidak bisa lebih salah. Anda juga akan membutuhkan beberapa perlengkapan menjahit untuk menjahit tangan dan banyak bantuan kecil yang membuat hidup lebih mudah.
Pertama, Anda perlu mengukur dan mengambil dimensi, sehingga Anda akan tahu berapa banyak kain yang harus dibeli dan di mana harus memotong. Untuk ini, ada empat alat jahit dasar:
Pita pengukur
Sangat diperlukan untuk menjahit jenis apa pun, pita pengukur fleksibel membantu Anda mengukur lekukan pada pola menjahit dan - seperti namanya - mengukur panjang lengan baju, lebar bahu, lingkar pinggang, dll. - semua dimensi Anda. perlu mencari tahu berapa banyak kain yang harus dipotong, disulam atau dijahit. Sebenarnya, ini sederhana: pita pengukur untuk penjahit seperti gergaji bagi tukang kayu.
Ini adalah alat dasar yang tanpanya tidak ada proses menjahit. Pita pengukur bisa berukuran antara satu sampai tiga meter, tetapi biasanya panjang 150 cm. Mereka datang dalam bahan yang berbeda: kain, plastik atau pita satin. Harganya jarang lebih dari Rp 50.000.
Penggaris kecil
Saat mengerjakan permukaan datar, penggaris kecil memungkinkan Anda mengukur jarak pendek dengan lebih presisi daripada pita pengukur. Penggaris logam adalah pilihan terbaik (aluminium, misalnya), tetapi Anda sering menemukannya dari kayu atau plastik, dengan panjang sekitar 20 cm. Toko kain tidak hanya menawarkan penggaris lurus biasa, tetapi juga:
- Kurva Prancis
- Kotak
- Kurva fleksibel
- Alat pengukur
- Gauge tangan
- Quilter
1. Menyusun Pola dan Persiapan Bahan
Sebelum Kamu mulai menjahit, langkah pertama adalah menyusun pola dan menyiapkan bahan. Pilih pola yang sesuai dengan proyek Kamu dan pahami instruksi yang tertera. Kemudian, potonglah kain sesuai dengan pola dengan hati-hati, dan pastikan Kamu memiliki semua perlengkapan seperti jarum, benang, dan alat bantu menjahit lainnya.
Dua teknik menjahit utama adalah jahitan tangan dan jahitan mesin. Jahitan tangan umumnya digunakan untuk detail halus atau perbaikan kecil, sementara jahitan mesin digunakan untuk menjahit proyek-proyek yang lebih besar dan lebih cepat. Pahami perbedaan antara keduanya dan latihlah keterampilan Kamu dalam kedua teknik ini.
Berikut adalah 3 mesin jahit yang cocok untuk belajar teknik-teknik menjahit:
1. Singer Start 1306
– Tipe: Mesin Jahit Portable
– Harga: Sekitar $100 – $150 (tergantung lokasi dan penjual)
Singer Start 1306 adalah mesin jahit yang ideal untuk pemula. Mesin ini mudah digunakan dengan kontrol kecepatan yang dapat disesuaikan, jahitan lurus dan zigzag, serta fitur pengaturan panjang dan lebar jahitan yang sederhana. Mesin ini ringan dan mudah dibawa ke mana-mana, membuatnya sempurna untuk ruang kerja yang terbatas.
2. Brother XM2701
– Tipe: Mesin Jahit Portable
– Harga: Sekitar $100 – $150 (tergantung lokasi dan penjual)
Brother XM2701 adalah mesin jahit yang ramah pengguna dan cocok untuk pemula. Mesin ini dilengkapi dengan 27 jahitan built-in, termasuk jahitan lurus, zigzag, dan jahitan hias, serta memiliki fitur pengaturan kecepatan, mata jahit otomatis, dan lampu LED terang untuk memberikan visibilitas yang baik saat menjahit.
3. Janome 2212
– Tipe: Mesin Jahit Meja
– Harga: Sekitar $150 – $200 (tergantung lokasi dan penjual)
Janome 2212 adalah mesin jahit yang handal dan mudah digunakan. Mesin ini dilengkapi dengan 12 jahitan built-in, termasuk jahitan lurus, zigzag, dan jahitan hias. Mesin ini cocok untuk pemula yang ingin menjelajahi berbagai teknik menjahit. Janome 2212 memiliki desain yang kokoh dan stabil, membuatnya ideal untuk penggunaan sehari-hari di rumah.
Tags: dari jahit putih