"Menjahit Kain Putih? Hindari Kapur Jahit Berwarna!"
Filosofi kain kafan
KAFAN ITU TAK BERSAKU
TAK BISA KAU MASUKKAN UANG SE RUPIAH PUN UNTUK JADI PERBEKALAN.
KARENA KETIKA KITA MATI,
Allah tak melihat berapa banyak hartamu.
Tapi apa yang pernah kau beri.
KAFAN ITU TAK BERWARNA WARNI
Tak dapat kau fashion-kan ketika kelak tubuhmu terbujur kaku tanpa ada daya upaya.
Karena ketika mati,
Allah tak menilai seberapa indah dan mahal pakaian duniawimu, yang kau kenakan tetap kain putih, murah, bahkan tak berjahit
KAFAN ITU TAK MEMILIKI TUTORIAL,
Tak butuh kreatifitas ketika dikenakan.
Karena ketika mati,
Allah tak menilai keren atau tidak seorang manusia ketika memakainya.
Pada akhirnya,
pakaian taqwa manusia bukanlah karya designer ternama, tapi secarik kain putih polos tanpa warna.
KAIN KAFAN ITU SAMA BAGI SEMUA MANUSIA.
Sama harganya.
Sama warnanya.
Sama cara pemakaiannya.
Tak bisa kau selipkan apa-apa di dalamnya.
Menutupi sekujur tubuh dari kaki hingga kepala.
LALU.
MASIH ADAKAH RASA ANGKUH DALAM DIRI KITA menganggap diri lebih mulia daripada segolongan manusia yang lain
Membuat Masker Penutup Mata atau Sleeping Mask
Penutup mata merupakan salah satu peralatan tidur yang dibutuhkan sebagian banyak orang. Salah satu tujuan mengenakan sleeping mask adalah agar tidur lebih nyenyak dan khualitas tidur tetap terjaga.
Nah, di sela-sela waktu luangmu, boleh banget kamu mengisinya dengan membuat kreasi menjahit sleeping mask ala kamu. Berikut caranya !
Peralatan yang dibutuhkan :
- Kain
- Hiasan baik kain flanel atau pita
- Gunting
- Lem bahan
- Stitch witchery
- Dacron
- Setrika
Cara membuat :
- Mulailah dengan menggambar pola penutup mata di kain. Siapkan dua pola (depan-belakang).
- Gunting kain mengikuti gambar pola.
- Gunting pita bahan, siapkan dua pita panjang. Ukur panjang tali sesuai keinginan dan lingkar kepala.
- Taruh satu pola bagian depan di alas dan taruh dacron di tengah sebagai isi penutup mata.
- Tambahkan lem di sisi pinggir penutup mata dan letakkan juga pita di sisi kanan dan kiri untuk sebagai persiapan tali penutup mata,
- Tiban dengan pola bagian belakang. Pastikan isi penutup mata tidak keluar dan sudah merekat sesuai ukuran yang sama depan-belakang.
- Tunggu sampai lem mengering.
- Setrika supaya rapi dan lebih merekat dengan suhu sedang, jangan terlalu panas.
- sleeping mask sudah bisa difungsikan,
3. Jahitan Zigzag dan Jahitan Lurus
Dalam menjahit dengan mesin, dua jenis jahitan dasar yang perlu dipahami adalah jahitan zigzag dan jahitan lurus. Jahitan zigzag digunakan untuk mencegah kain melar atau merajut, sementara jahitan lurus adalah pilihan yang baik untuk menjahit garis lurus yang rapi. Praktikkan keduanya untuk menguasai teknik menjahit dasar.
Selain jahitan zigzag dan jahitan lurus, terdapat beberapa teknik jahitan lain yang sering digunakan dalam menjahit. Berikut adalah beberapa di antaranya:
2. Jahitan Basting (Backstitch): Jahitan basting adalah jahitan tangan yang kuat dan awet yang sering digunakan untuk menyatukan bagian-bagian yang perlu diperbaiki atau direkatkan secara sementara sebelum dijahit.
3. Jahitan Zigzag Satu Arah (Satin Stitch): Jahitan zigzag satu arah digunakan untuk membuat tepi yang rapi pada kain yang tidak rata atau berjumbai. Ini adalah jahitan dekoratif yang dapat digunakan untuk menghias dan merapihkan tepi kain.
4. Jahitan Overlock (Overlock Stitch): Jahitan overlock dilakukan dengan mesin overlock khusus dan digunakan untuk mengencangkan tepi kain dan mencegahnya merajut. Jahitan ini umumnya digunakan untuk finishing tepi pakaian dan kain yang rawan merajut.
5. Jahitan Blind Hem (Blind Hem Stitch): Jahitan blind hem adalah jahitan yang digunakan untuk merajut bagian bawah pakaian atau proyek kerajinan dengan cara yang tidak terlihat dari luar. Jahitan ini memberikan tampilan yang bersih dan rapi pada tepi kain.
Dengan menguasai berbagai teknik jahitan, Kamu akan memiliki fleksibilitas yang lebih besar dalam menjahit berbagai jenis proyek. Dari jahitan sederhana hingga yang lebih rumit, setiap teknik jahitan memiliki kegunaannya sendiri dalam menciptakan hasil jahitan yang berkualitas dan profesional.
1. Menyusun Pola dan Persiapan Bahan
Sebelum Kamu mulai menjahit, langkah pertama adalah menyusun pola dan menyiapkan bahan. Pilih pola yang sesuai dengan proyek Kamu dan pahami instruksi yang tertera. Kemudian, potonglah kain sesuai dengan pola dengan hati-hati, dan pastikan Kamu memiliki semua perlengkapan seperti jarum, benang, dan alat bantu menjahit lainnya.
Dua teknik menjahit utama adalah jahitan tangan dan jahitan mesin. Jahitan tangan umumnya digunakan untuk detail halus atau perbaikan kecil, sementara jahitan mesin digunakan untuk menjahit proyek-proyek yang lebih besar dan lebih cepat. Pahami perbedaan antara keduanya dan latihlah keterampilan Kamu dalam kedua teknik ini.
Berikut adalah 3 mesin jahit yang cocok untuk belajar teknik-teknik menjahit:
1. Singer Start 1306
– Tipe: Mesin Jahit Portable
– Harga: Sekitar $100 – $150 (tergantung lokasi dan penjual)
Singer Start 1306 adalah mesin jahit yang ideal untuk pemula. Mesin ini mudah digunakan dengan kontrol kecepatan yang dapat disesuaikan, jahitan lurus dan zigzag, serta fitur pengaturan panjang dan lebar jahitan yang sederhana. Mesin ini ringan dan mudah dibawa ke mana-mana, membuatnya sempurna untuk ruang kerja yang terbatas.
2. Brother XM2701
– Tipe: Mesin Jahit Portable
– Harga: Sekitar $100 – $150 (tergantung lokasi dan penjual)
Brother XM2701 adalah mesin jahit yang ramah pengguna dan cocok untuk pemula. Mesin ini dilengkapi dengan 27 jahitan built-in, termasuk jahitan lurus, zigzag, dan jahitan hias, serta memiliki fitur pengaturan kecepatan, mata jahit otomatis, dan lampu LED terang untuk memberikan visibilitas yang baik saat menjahit.
3. Janome 2212
– Tipe: Mesin Jahit Meja
– Harga: Sekitar $150 – $200 (tergantung lokasi dan penjual)
Janome 2212 adalah mesin jahit yang handal dan mudah digunakan. Mesin ini dilengkapi dengan 12 jahitan built-in, termasuk jahitan lurus, zigzag, dan jahitan hias. Mesin ini cocok untuk pemula yang ingin menjelajahi berbagai teknik menjahit. Janome 2212 memiliki desain yang kokoh dan stabil, membuatnya ideal untuk penggunaan sehari-hari di rumah.
Pikirkan Baik-Baik Tentang Kerjaan Menjahit Anda
Ini mungkin tip pertama untuk semua penjahit di luar sana, untuk menghindari kesalahan dan memastikan Anda membuat bagian yang dijahit dengan baik, Anda harus tahu apa yang Anda lakukan.
Ini mengharuskan Anda untuk memiliki gagasan yang jelas tentang apa yang ingin Anda jahit sebelum Anda mulai.
Menjahit dapat dimotivasi oleh keinginan untuk memberikan kreasi sebagai hadiah kepada orang lain, untuk memenuhi kebutuhan pribadi atau keinginan sederhana untuk berkreasi.
Apa yang akan dibuat- dan untuk siapa buatan tersebut - yang akan menentukan pilihan dan jumlah kain yang diperlukan.
Memang, menjahit satu atau dua atasan kecil untuk anak perempuan berusia 6 tahun jelas tidak akan membutuhkan jumlah bahan yang sama seperti membuat gorden untuk jendela lebar.
Oleh karena itu, gambaran pekerjaan menjahit direncanakan cukup banyak menentukan alat yang perlu Anda beli di toko pakaian lokal atau, jika Anda adalah tipikal penjahit yang tidak sabaran, beli saja secara online dari situs toko pakaian: pita pengukur satin, ripper jahitan, penggaris Jepang, jarum jahit, benang jahit, kain , dll.
Untuk menjahit ritsleting, membuat kembali ritsleting tenda, menyesuaikan atasan atau gaun cantik, misalnya, pilihan warna, jenis, dan ketebalan kain akan sangat berbeda.
Tip lain: jangan lupa tentang pola jahitan.
Pernahkah Anda melihat seorang tukang listrik memasang kabel konstruksi gedung baru tanpa rencana?
Membuat pola juga akan membagi pekerjaan menjadi beberapa tahap sehingga Anda tidak melakukan semuanya dengan terburu-buru.
- Luangkan satu hari atau satu malam untuk melacak pola,
- Luangkan waktu lain untuk memotong kain,
- Kemudian, mulailah menjahit!
Tags: dari jahit putih