... Saat Menjahit Kain Putih: Kenapa Hindari Penggunaan Kapur Jahit Berwarna? | Tips Jahit DIY

"Menjahit Kain Putih? Hindari Kapur Jahit Berwarna!"

Ciri kain kafan

bagaimana kain kafan yang baik digunakan untuk mengkafani jenazah ? Simak berikut ini.

Kain kafan atau yang kadang disebut kain mori. Kain mori adalah kain tenun berwarna putih yang digunakan untuk bahan untuk membuat kain batik. Bahan baku kain mori terbuat dari bahan katun, polyester, rayon dan juga sutra.

1. Hendaklah kain yang baik , bersih dan menutupi seluruh badan.

- Rasulullah saw bersabda : Jika salah seorang diantaramu menyelengarakan saudaranya, hendaklah ia memilih kain kafannya yang baik.

2. Hendaklah kain kafan yang berwarna putih.

- "Pakailah diantara pakaian-pakaianmu yang putih warnanya, kerana itu merupakan pakaian yang terbaik dan kafanilah dengan itu jenazah-jenazahmu !" HR Ahmad, Abu Daud, Tirmidzi,

3. Jenazah hendaklah di kapankan dengan 3 helai kain berwarna putih.

Adapun hadis laila binti Qa if ath Tsaqafi didalam perkara mengkapankan anak Rasulullah s.a.w dengan 5 helai kain adalah tidak sah sanadnya. Kerana didalamnya ada Nuh bin Hakim at Tsaqafi, dia dikategorikan majhul sebagaimana dijelaskan oleh al Hafiz Ibnu Hajar dan lainnya, didalamnya juga ada illat ( kecacatan ) yang lain sebagaimana dijelaskan oleh al Zaila'i didalam kitab Nasabul al rayah ( 258/2 )
Dari Laila, ia berkata : " Akulah di antara orang yang memandikan Ummu Kalsum Binti Rasulullah s.a.w ketika meninggalnya. Mula-mula Rasulullah memberi kepada kami kain sarung, kemudia baju, kemudian tudung kepala, kemudian selimutnya, kemudian aku melipatnya sesudah itu dengan kain yang akhir. " HR Ahmad.

Begitu juga ada hadis yang menyerupainya seperti hadis yang menjelaskan pemandian anak Rasulullah s.a.w zainab dimana mafhum lafaz hadisnya : Maka kami kapankan dia ( Zainab ) dengan 5 kain. Hadis tersebut adalah Syaz atau munkar, sebagaimana di tahkik didalam kitab ad-Dhaifah al-Albani ( 5844 ). ( Rujuk kitab Ahkamul janaiz al Albani, ms 85 )

Membuat Masker Penutup Mata atau Sleeping Mask

Penutup mata merupakan salah satu peralatan tidur yang dibutuhkan sebagian banyak orang. Salah satu tujuan mengenakan sleeping mask adalah agar tidur lebih nyenyak dan khualitas tidur tetap terjaga.

Nah, di sela-sela waktu luangmu, boleh banget kamu mengisinya dengan membuat kreasi menjahit sleeping mask ala kamu. Berikut caranya !

Peralatan yang dibutuhkan :

  1. Kain
  2. Hiasan baik kain flanel atau pita
  3. Gunting
  4. Lem bahan
  5. Stitch witchery
  6. Dacron
  7. Setrika

Cara membuat :

  1. Mulailah dengan menggambar pola penutup mata di kain. Siapkan dua pola (depan-belakang).
  2. Gunting kain mengikuti gambar pola.
  3. Gunting pita bahan, siapkan dua pita panjang. Ukur panjang tali sesuai keinginan dan lingkar kepala.
  4. Taruh satu pola bagian depan di alas dan taruh dacron di tengah sebagai isi penutup mata.
  5. Tambahkan lem di sisi pinggir penutup mata dan letakkan juga pita di sisi kanan dan kiri untuk sebagai persiapan tali penutup mata,
  6. Tiban dengan pola bagian belakang. Pastikan isi penutup mata tidak keluar dan sudah merekat sesuai ukuran yang sama depan-belakang.
  7. Tunggu sampai lem mengering.
  8. Setrika supaya rapi dan lebih merekat dengan suhu sedang, jangan terlalu panas.
  9. sleeping mask sudah bisa difungsikan,

Membuat Kreasi Menjahit Kantung Serut atau drawstring pouch

Alasannya adalah kantong serut ini sangat simple, praktis, serta sangat mudah dan cepat untuk membuatnya sehingga cocok untuk penjahit tingkat pemula. Kalau mau dijahit tangan juga boleh, dilem pakai lem tembak juga boleh

Untuk membuat drawsting pouch ukuran panjang 24 cm dan lebar 28 cm membutuhkan:

  • Kain outer/kain luar ukuran 26 cm x 30 cm
  • Kain inner/kain pelapis bagian dalam ukuran 26 cm x 30 cm
  • Tali kur (atau tali apa saja) untuk serut ukuran 40cm sebanyak 2 potong
  • Stopper tali 2 buah

Cara membuat

Cara mudah membuat kreasi menjahit Scrunchie

Scrunchie atau sering disebut cepol rambut pada mulanya berupa gumpalan rambut yang diikat. Cepol ini dibuat agar rambut tidak keluar dan tidak terlihat jika mengenakan hijab, serta memberi kesan eksotik pada kepala ketika mengenakan hijab.

Scrunchie atau cepol saat ini sudah menjadi bagian penting guna memperindah penampilah para hijabers. Terkadang ada beberapa cepol yang berimbas menyakitkan pada penggunanya.

Misalkan ikatannya terlalu kencang atau jepitan terlalu berat menjadi salah satu keluhan para hijaber, terlebih bagi mereka yang memakai helm pastinya rasa sakit semakin bertambah.

Peralatan dan Bahan yang Diperlukan :

  1. Kain perca berukuran 40 cm x 10 cm (kamu bisa mengubahnya sesuai keinginan dan kebutuhan)
  2. Karet elastis dengan panjang 15 cm, boleh lebih.
  3. Peniti
  4. Gunting
  5. Jarum dan benang

Langkah-Langkah Menjahit Scrunchie

  1. Lipat memanjang potongan kain perca . Kemudian jahit kecil bagian tepi kain tersebut, sisakan 3 inci bagian kain dan jangan dijahit terlebih dahulu
  2. Balik kain yang sudah dijahit , sehingga bagian dalam kain berada di luar.
  3. Masukkan karet elastis ke dalam pipa kain menggunakan peniti
  4. Kemudian, lepaskan peniti dan sambung karet elastis dengan cara menjahitnya
  5. Jika sudah, pastikan karet elastis tertata rapi membentuk scrunchie dengan sempurna.
  6. Kemudian jahit celah yang disisakan tadi sekuat mungkin. Rapikan kembali
  7. Scrunchie sudah siap dipakai. Mudah kan ?

Kain kafan dalam islam

Fungsi kain kafan dalam islam adalah untuk mengafani jenazah. Kenapa harus kain kafan ?Orang islam jika meninggal diberi kafan karena begitulah yang diajarkan Nabi.

مسند أحمد ١٩٢٤٦: حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَاصِمٍ عَنْ خَالِدٍ الْحَذَّاءِ عَنْ أَبِي قِلَابَةَ عَنْ سَمُرَةَ قَالَ

قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْبَسُوا مِنْ ثِيَابِكُمْ الْبِيضَ وَكَفِّنُوا فِيهَا مَوْتَاكُمْ

Musnad Ahmad 19246:

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Berbusanalah kalian dengan kain putih dan kafanilah orang-orang yang mati di antara kalian dengannya."

سنن أبي داوود ٣٣٨٠: حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ يُونُسَ حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عُثْمَانَ بْنِ خُثَيْمٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ

قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْبَسُوا مِنْ ثِيَابِكُمْ الْبَيَاضَ فَإِنَّهَا مِنْ خَيْرِ ثِيَابِكُمْ وَكَفِّنُوا فِيهَا مَوْتَاكُمْ وَإِنَّ خَيْرَ أَكْحَالِكُمُ الْإِثْمِدُ يَجْلُو الْبَصَرَ وَيُنْبِتُ الشَّعْرَ

Sunan Abu Daud 3380:

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Pakailah pakaian yang putih, sebab ia adalah sebaik-baik pakaian kalian, dan kafanilah jenazah kalian dengannya. Sesungguhnya sebaik-baik celak kalian adalah itsmid (sejenis tumbuhan), itsmid dapat mempertajam pandangan dan menumbuhkan rambut."


Tags: dari jahit putih

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia