"Menjahit Kain Putih? Hindari Kapur Jahit Berwarna!"
Membuat Masker Penutup Mata atau Sleeping Mask
Penutup mata merupakan salah satu peralatan tidur yang dibutuhkan sebagian banyak orang. Salah satu tujuan mengenakan sleeping mask adalah agar tidur lebih nyenyak dan khualitas tidur tetap terjaga.
Nah, di sela-sela waktu luangmu, boleh banget kamu mengisinya dengan membuat kreasi menjahit sleeping mask ala kamu. Berikut caranya !
Peralatan yang dibutuhkan :
- Kain
- Hiasan baik kain flanel atau pita
- Gunting
- Lem bahan
- Stitch witchery
- Dacron
- Setrika
Cara membuat :
- Mulailah dengan menggambar pola penutup mata di kain. Siapkan dua pola (depan-belakang).
- Gunting kain mengikuti gambar pola.
- Gunting pita bahan, siapkan dua pita panjang. Ukur panjang tali sesuai keinginan dan lingkar kepala.
- Taruh satu pola bagian depan di alas dan taruh dacron di tengah sebagai isi penutup mata.
- Tambahkan lem di sisi pinggir penutup mata dan letakkan juga pita di sisi kanan dan kiri untuk sebagai persiapan tali penutup mata,
- Tiban dengan pola bagian belakang. Pastikan isi penutup mata tidak keluar dan sudah merekat sesuai ukuran yang sama depan-belakang.
- Tunggu sampai lem mengering.
- Setrika supaya rapi dan lebih merekat dengan suhu sedang, jangan terlalu panas.
- sleeping mask sudah bisa difungsikan,
Penggulung Kabel
Agar lilitan kabel tidak terurai dan membuat ruangan nampak tak beraturan. Solusinya adalah lilit kabel tersebut menggunakan penggulung kabel. Kamu bisa membuatnya sendiri lho, dengan bahan seadanya di rumah. Yuk simak cara membuatnya :
Potong kain yang sudah disiapkan mengikuti pola yang sudah di gambar. Tempatkan kedua potongan kain dengan sisi kanan bersamaan. Jahit di sekitar potongan-potongan kain, 1/4 “dari tepi mentah, sisakan sekitar 2 inci untuk membuka. Jepit ujung-ujungnya dekat dengan garis jahitan. Lekukan kedua ujung lengkung penjaga kabel.
Satukan dua kain dengan cara menjahitnya secara berhadapan. Jahit kedua kain mengikuti pola yang sudah dibuat secara melingkar, namun sisakan 3 inci
Jika sudah, balik jahitan penggulung kabel melalui lubang kecil yang disisakan tadi. Kemudian tutup sisa kain yang belum dijahit, dan rapikan
Pasang perekat kain atau disebut velcro pada masing-masing ujung penggulung kabel. Dengan posisi saling terbalik.
Penggulung kain sudah siap difungsikan yah. Mudah kan ?
10 Ide Kreasi Menjahit yang Mudah dan Bisa Kamu Coba
kreasi menjahit – Menjahit adalah sebuah kegiatan yang susah-susah gampang. Memang, benar kata sebagian orang, untuk menghasilkan karya dari menjahit dibutuhkan keahlian khusus. Seperti harus mengikuti les, bimbingan dan membutuhkan tutor ahli. Namun, bukan berarti kamu menjadi minder dan mengurungkan keinginanmu menghasilak sebuah karya dari kegiatan menjahit, meskipun tidak mengikuti les dan pelatihan.
Baca Lainnya
Kerajinan Cangkang Kerang Cilacap Menjanjikan di Pasar Ekspor
Apakah Indonesia termasuk Negara yang kreatif?
Kamu tetap bisa lho, K
“berikut adalah 8 Ide Kreasi Menjahit yang Mudah dan Bisa Kamu Coba”
Adakah Kursus Menjahit di Indonesia?
Faktanya, Anda dapat menemukan kursus menjahit hampir di semua tempat. Tidak seperti, katakanlah, mata pelajaran Matematika, yang biasanya diadakan di lembaga pendidikan dan kurang lebih mengikuti struktur akademik dalam hal penjadwalan, pelajaran menjahit sering dijalankan sebagai lokakarya dalam bentuk belajar terus menerus selama seminggu, misalnya, atau sebagai pelatihan sekali (bisa sesi satu hari/pagi/siang). Kursus dapat ditawarkan dalam jumlah dua kali atau lebih jika dibutuhkan atau jika menginginkan tingkat keterampilan yang lebih tinggi. Belum lagi, tentu saja, banyak pilihan pelatihan online yang tersedia.
Jadi, apa yang menarik dari kerajinan ini?
Apakah Anda ingin mengembangkan keterampilan yang dapat menghasilkan uang (misalnya, membuat mainan, perabotan lembut, atau pakaian unik untuk dijual di Shopee atau Tokopedia) atau hanya ingin membuat barang berguna di sekitar rumah (misalnya, menjahit kancing kembali pada baju Anda atau memotong celana yang terlalu panjang)? Beberapa wanita (meskipun ini pandangan sangat tradisional dan penuh stereotipe bahwasanya seorang ibu rumah tangga sejati harus bisa menjahit!).
Seorang instruktur menjahit sangat berguna dalam membantu pemula dan pengrajin berpengalaman dan wanita sama-sama untuk membangun keterampilan mereka. Penelitian yang dilakukan oleh Craft Hobby Association menunjukkan bahwa lebih dari 4 juta orang menjahit untuk perabotan rumah mereka dan dengan jumlah yang sama menjahit pakaian.
Dengan begitu banyaknya manfaat kerajinan, Anda perlu bertanya pada diri sendiri untuk apa belajar menjahit, bagaimana Anda ingin mempelajarinya dan berapa banyak uang yang harus Anda keluarkan untuk mengembangkan keterampilan Anda - dan semua ini dimulai sebelum mulai mengikuti kursus (jika tidak, Anda akan mendaftar mengikuti beberapa sesi berbeda pada bidang yang berbeda pula).
Ciri kain kafan
bagaimana kain kafan yang baik digunakan untuk mengkafani jenazah ? Simak berikut ini.
Kain kafan atau yang kadang disebut kain mori. Kain mori adalah kain tenun berwarna putih yang digunakan untuk bahan untuk membuat kain batik. Bahan baku kain mori terbuat dari bahan katun, polyester, rayon dan juga sutra.
1. Hendaklah kain yang baik , bersih dan menutupi seluruh badan.
- Rasulullah saw bersabda : Jika salah seorang diantaramu menyelengarakan saudaranya, hendaklah ia memilih kain kafannya yang baik.
2. Hendaklah kain kafan yang berwarna putih.
- "Pakailah diantara pakaian-pakaianmu yang putih warnanya, kerana itu merupakan pakaian yang terbaik dan kafanilah dengan itu jenazah-jenazahmu !" HR Ahmad, Abu Daud, Tirmidzi,
3. Jenazah hendaklah di kapankan dengan 3 helai kain berwarna putih.
Adapun hadis laila binti Qa if ath Tsaqafi didalam perkara mengkapankan anak Rasulullah s.a.w dengan 5 helai kain adalah tidak sah sanadnya. Kerana didalamnya ada Nuh bin Hakim at Tsaqafi, dia dikategorikan majhul sebagaimana dijelaskan oleh al Hafiz Ibnu Hajar dan lainnya, didalamnya juga ada illat ( kecacatan ) yang lain sebagaimana dijelaskan oleh al Zaila'i didalam kitab Nasabul al rayah ( 258/2 )
Dari Laila, ia berkata : " Akulah di antara orang yang memandikan Ummu Kalsum Binti Rasulullah s.a.w ketika meninggalnya. Mula-mula Rasulullah memberi kepada kami kain sarung, kemudia baju, kemudian tudung kepala, kemudian selimutnya, kemudian aku melipatnya sesudah itu dengan kain yang akhir. " HR Ahmad.
Begitu juga ada hadis yang menyerupainya seperti hadis yang menjelaskan pemandian anak Rasulullah s.a.w zainab dimana mafhum lafaz hadisnya : Maka kami kapankan dia ( Zainab ) dengan 5 kain. Hadis tersebut adalah Syaz atau munkar, sebagaimana di tahkik didalam kitab ad-Dhaifah al-Albani ( 5844 ). ( Rujuk kitab Ahkamul janaiz al Albani, ms 85 )
Tags: dari jahit putih