"Menjahit Kain Putih? Hindari Kapur Jahit Berwarna!"
3. Jahitan Zigzag dan Jahitan Lurus
Dalam menjahit dengan mesin, dua jenis jahitan dasar yang perlu dipahami adalah jahitan zigzag dan jahitan lurus. Jahitan zigzag digunakan untuk mencegah kain melar atau merajut, sementara jahitan lurus adalah pilihan yang baik untuk menjahit garis lurus yang rapi. Praktikkan keduanya untuk menguasai teknik menjahit dasar.
Selain jahitan zigzag dan jahitan lurus, terdapat beberapa teknik jahitan lain yang sering digunakan dalam menjahit. Berikut adalah beberapa di antaranya:
2. Jahitan Basting (Backstitch): Jahitan basting adalah jahitan tangan yang kuat dan awet yang sering digunakan untuk menyatukan bagian-bagian yang perlu diperbaiki atau direkatkan secara sementara sebelum dijahit.
3. Jahitan Zigzag Satu Arah (Satin Stitch): Jahitan zigzag satu arah digunakan untuk membuat tepi yang rapi pada kain yang tidak rata atau berjumbai. Ini adalah jahitan dekoratif yang dapat digunakan untuk menghias dan merapihkan tepi kain.
4. Jahitan Overlock (Overlock Stitch): Jahitan overlock dilakukan dengan mesin overlock khusus dan digunakan untuk mengencangkan tepi kain dan mencegahnya merajut. Jahitan ini umumnya digunakan untuk finishing tepi pakaian dan kain yang rawan merajut.
5. Jahitan Blind Hem (Blind Hem Stitch): Jahitan blind hem adalah jahitan yang digunakan untuk merajut bagian bawah pakaian atau proyek kerajinan dengan cara yang tidak terlihat dari luar. Jahitan ini memberikan tampilan yang bersih dan rapi pada tepi kain.
Dengan menguasai berbagai teknik jahitan, Kamu akan memiliki fleksibilitas yang lebih besar dalam menjahit berbagai jenis proyek. Dari jahitan sederhana hingga yang lebih rumit, setiap teknik jahitan memiliki kegunaannya sendiri dalam menciptakan hasil jahitan yang berkualitas dan profesional.
Cara mudah membuat kreasi menjahit Scrunchie
Scrunchie atau sering disebut cepol rambut pada mulanya berupa gumpalan rambut yang diikat. Cepol ini dibuat agar rambut tidak keluar dan tidak terlihat jika mengenakan hijab, serta memberi kesan eksotik pada kepala ketika mengenakan hijab.
Scrunchie atau cepol saat ini sudah menjadi bagian penting guna memperindah penampilah para hijabers. Terkadang ada beberapa cepol yang berimbas menyakitkan pada penggunanya.
Misalkan ikatannya terlalu kencang atau jepitan terlalu berat menjadi salah satu keluhan para hijaber, terlebih bagi mereka yang memakai helm pastinya rasa sakit semakin bertambah.
Peralatan dan Bahan yang Diperlukan :
- Kain perca berukuran 40 cm x 10 cm (kamu bisa mengubahnya sesuai keinginan dan kebutuhan)
- Karet elastis dengan panjang 15 cm, boleh lebih.
- Peniti
- Gunting
- Jarum dan benang
Langkah-Langkah Menjahit Scrunchie
- Lipat memanjang potongan kain perca . Kemudian jahit kecil bagian tepi kain tersebut, sisakan 3 inci bagian kain dan jangan dijahit terlebih dahulu
- Balik kain yang sudah dijahit , sehingga bagian dalam kain berada di luar.
- Masukkan karet elastis ke dalam pipa kain menggunakan peniti
- Kemudian, lepaskan peniti dan sambung karet elastis dengan cara menjahitnya
- Jika sudah, pastikan karet elastis tertata rapi membentuk scrunchie dengan sempurna.
- Kemudian jahit celah yang disisakan tadi sekuat mungkin. Rapikan kembali
- Scrunchie sudah siap dipakai. Mudah kan ?
Penggulung Kabel
Agar lilitan kabel tidak terurai dan membuat ruangan nampak tak beraturan. Solusinya adalah lilit kabel tersebut menggunakan penggulung kabel. Kamu bisa membuatnya sendiri lho, dengan bahan seadanya di rumah. Yuk simak cara membuatnya :
Potong kain yang sudah disiapkan mengikuti pola yang sudah di gambar. Tempatkan kedua potongan kain dengan sisi kanan bersamaan. Jahit di sekitar potongan-potongan kain, 1/4 “dari tepi mentah, sisakan sekitar 2 inci untuk membuka. Jepit ujung-ujungnya dekat dengan garis jahitan. Lekukan kedua ujung lengkung penjaga kabel.
Satukan dua kain dengan cara menjahitnya secara berhadapan. Jahit kedua kain mengikuti pola yang sudah dibuat secara melingkar, namun sisakan 3 inci
Jika sudah, balik jahitan penggulung kabel melalui lubang kecil yang disisakan tadi. Kemudian tutup sisa kain yang belum dijahit, dan rapikan
Pasang perekat kain atau disebut velcro pada masing-masing ujung penggulung kabel. Dengan posisi saling terbalik.
Penggulung kain sudah siap difungsikan yah. Mudah kan ?
Membuat Masker Penutup Mata atau Sleeping Mask
Penutup mata merupakan salah satu peralatan tidur yang dibutuhkan sebagian banyak orang. Salah satu tujuan mengenakan sleeping mask adalah agar tidur lebih nyenyak dan khualitas tidur tetap terjaga.
Nah, di sela-sela waktu luangmu, boleh banget kamu mengisinya dengan membuat kreasi menjahit sleeping mask ala kamu. Berikut caranya !
Peralatan yang dibutuhkan :
- Kain
- Hiasan baik kain flanel atau pita
- Gunting
- Lem bahan
- Stitch witchery
- Dacron
- Setrika
Cara membuat :
- Mulailah dengan menggambar pola penutup mata di kain. Siapkan dua pola (depan-belakang).
- Gunting kain mengikuti gambar pola.
- Gunting pita bahan, siapkan dua pita panjang. Ukur panjang tali sesuai keinginan dan lingkar kepala.
- Taruh satu pola bagian depan di alas dan taruh dacron di tengah sebagai isi penutup mata.
- Tambahkan lem di sisi pinggir penutup mata dan letakkan juga pita di sisi kanan dan kiri untuk sebagai persiapan tali penutup mata,
- Tiban dengan pola bagian belakang. Pastikan isi penutup mata tidak keluar dan sudah merekat sesuai ukuran yang sama depan-belakang.
- Tunggu sampai lem mengering.
- Setrika supaya rapi dan lebih merekat dengan suhu sedang, jangan terlalu panas.
- sleeping mask sudah bisa difungsikan,
Tags: dari jahit putih