"Menjahit Kain Putih? Hindari Kapur Jahit Berwarna!"
Pilih dan Siapkan Kain dan Benang Anda
Penting untuk menyisihkan waktu memilih kain dan benang untuk menyulam atau menjahit.
Hati-hati: benang yang terlalu tipis pada kain yang tebal dapat membuat jahitan menjadi terlalu rapuh. Sumber: Visual Hunt
Jersey, jeans, kulit, katun, poplin, cretonne, katun piqué, kapas murni, kain terry, flanel, katun batiste, beludru, katun berlapis, denim, linen, sutra, wol, poliester, dll: ada banyak kain, baik yang alami dan sintetis, yang, tergantung pada cara pembuatannya, yang lebih tebal, lebih tipis, atau lebih kaku.
Begitu pula dengan benang.
Sekarang yang harus Anda lakukan adalah mulai mengerjakannya!
Lihat bagaimana Anda dapat membuat progres yang cepat dalam menjahit dengan tips berikut!
Membuat Masker Penutup Mata atau Sleeping Mask
Penutup mata merupakan salah satu peralatan tidur yang dibutuhkan sebagian banyak orang. Salah satu tujuan mengenakan sleeping mask adalah agar tidur lebih nyenyak dan khualitas tidur tetap terjaga.
Nah, di sela-sela waktu luangmu, boleh banget kamu mengisinya dengan membuat kreasi menjahit sleeping mask ala kamu. Berikut caranya !
Peralatan yang dibutuhkan :
- Kain
- Hiasan baik kain flanel atau pita
- Gunting
- Lem bahan
- Stitch witchery
- Dacron
- Setrika
Cara membuat :
- Mulailah dengan menggambar pola penutup mata di kain. Siapkan dua pola (depan-belakang).
- Gunting kain mengikuti gambar pola.
- Gunting pita bahan, siapkan dua pita panjang. Ukur panjang tali sesuai keinginan dan lingkar kepala.
- Taruh satu pola bagian depan di alas dan taruh dacron di tengah sebagai isi penutup mata.
- Tambahkan lem di sisi pinggir penutup mata dan letakkan juga pita di sisi kanan dan kiri untuk sebagai persiapan tali penutup mata,
- Tiban dengan pola bagian belakang. Pastikan isi penutup mata tidak keluar dan sudah merekat sesuai ukuran yang sama depan-belakang.
- Tunggu sampai lem mengering.
- Setrika supaya rapi dan lebih merekat dengan suhu sedang, jangan terlalu panas.
- sleeping mask sudah bisa difungsikan,
Alat Pengukur untuk Mengatur Pola Jahit Anda
Saat belajar menjahit, Anda cenderung berpikir mesin jahit, sedikit kain dan beberapa benang akan cukup untuk memulai proyek menjahit. Anda tidak bisa lebih salah. Anda juga akan membutuhkan beberapa perlengkapan menjahit untuk menjahit tangan dan banyak bantuan kecil yang membuat hidup lebih mudah.
Pertama, Anda perlu mengukur dan mengambil dimensi, sehingga Anda akan tahu berapa banyak kain yang harus dibeli dan di mana harus memotong. Untuk ini, ada empat alat jahit dasar:
Pita pengukur
Sangat diperlukan untuk menjahit jenis apa pun, pita pengukur fleksibel membantu Anda mengukur lekukan pada pola menjahit dan - seperti namanya - mengukur panjang lengan baju, lebar bahu, lingkar pinggang, dll. - semua dimensi Anda. perlu mencari tahu berapa banyak kain yang harus dipotong, disulam atau dijahit. Sebenarnya, ini sederhana: pita pengukur untuk penjahit seperti gergaji bagi tukang kayu.
Ini adalah alat dasar yang tanpanya tidak ada proses menjahit. Pita pengukur bisa berukuran antara satu sampai tiga meter, tetapi biasanya panjang 150 cm. Mereka datang dalam bahan yang berbeda: kain, plastik atau pita satin. Harganya jarang lebih dari Rp 50.000.
Penggaris kecil
Saat mengerjakan permukaan datar, penggaris kecil memungkinkan Anda mengukur jarak pendek dengan lebih presisi daripada pita pengukur. Penggaris logam adalah pilihan terbaik (aluminium, misalnya), tetapi Anda sering menemukannya dari kayu atau plastik, dengan panjang sekitar 20 cm. Toko kain tidak hanya menawarkan penggaris lurus biasa, tetapi juga:
- Kurva Prancis
- Kotak
- Kurva fleksibel
- Alat pengukur
- Gauge tangan
- Quilter
Tags: dari jahit putih