"Menjahit Kain Putih? Hindari Kapur Jahit Berwarna!"
Pilih dan Siapkan Kain dan Benang Anda
Penting untuk menyisihkan waktu memilih kain dan benang untuk menyulam atau menjahit.
Hati-hati: benang yang terlalu tipis pada kain yang tebal dapat membuat jahitan menjadi terlalu rapuh. Sumber: Visual Hunt
Jersey, jeans, kulit, katun, poplin, cretonne, katun piqué, kapas murni, kain terry, flanel, katun batiste, beludru, katun berlapis, denim, linen, sutra, wol, poliester, dll: ada banyak kain, baik yang alami dan sintetis, yang, tergantung pada cara pembuatannya, yang lebih tebal, lebih tipis, atau lebih kaku.
Begitu pula dengan benang.
Sekarang yang harus Anda lakukan adalah mulai mengerjakannya!
Lihat bagaimana Anda dapat membuat progres yang cepat dalam menjahit dengan tips berikut!
Kain kafan dalam islam
Fungsi kain kafan dalam islam adalah untuk mengafani jenazah. Kenapa harus kain kafan ?Orang islam jika meninggal diberi kafan karena begitulah yang diajarkan Nabi.
مسند أحمد ١٩٢٤٦: حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَاصِمٍ عَنْ خَالِدٍ الْحَذَّاءِ عَنْ أَبِي قِلَابَةَ عَنْ سَمُرَةَ قَالَ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْبَسُوا مِنْ ثِيَابِكُمْ الْبِيضَ وَكَفِّنُوا فِيهَا مَوْتَاكُمْ
Musnad Ahmad 19246:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Berbusanalah kalian dengan kain putih dan kafanilah orang-orang yang mati di antara kalian dengannya."
سنن أبي داوود ٣٣٨٠: حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ يُونُسَ حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عُثْمَانَ بْنِ خُثَيْمٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْبَسُوا مِنْ ثِيَابِكُمْ الْبَيَاضَ فَإِنَّهَا مِنْ خَيْرِ ثِيَابِكُمْ وَكَفِّنُوا فِيهَا مَوْتَاكُمْ وَإِنَّ خَيْرَ أَكْحَالِكُمُ الْإِثْمِدُ يَجْلُو الْبَصَرَ وَيُنْبِتُ الشَّعْرَ
Sunan Abu Daud 3380:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Pakailah pakaian yang putih, sebab ia adalah sebaik-baik pakaian kalian, dan kafanilah jenazah kalian dengannya. Sesungguhnya sebaik-baik celak kalian adalah itsmid (sejenis tumbuhan), itsmid dapat mempertajam pandangan dan menumbuhkan rambut."
Kreasi Menjahit Membuat Tote Bag
Tote bag merupakan tas selempang yang memiliki beragam fungsi. Bisa digunakan untuk sekedar bepergian, hang out atau difungsikan sebagai tas belanja untuk mengurangi penggunaan sampah plastik. Nah, karena tote merupakan salah satu jenis tas yang harus kamu miliki. Sebaiknya, kamu bikin banyak deh, biar bisa buat ganti-ganti. Apalagi jika kamu memiliki hobi menjahit, bisa banget kamu memilih kreasi menjahit item ini. Bisa jadi ladang usaha juga lho !. Yuk coba bikin !
Peralatan dan bahan yang dibutuhkan :
Jika Anda akan menggunakan tote bag untuk membawa barang-barang berat seperti buku, Anda sebaiknya memilih bahan yang kuat. Pilih bahan seperti kain katun, corduroy, atau semacam kain polyester yang tebal. Bahan lain yang tipis akan cepat robek ketika Anda membawa benda yang berat atau tajam.
- Gunting
- Kapur Jahit
- Benang dan Jarum
Jika kamu tidak memiliki mesin jahit, solusi yang bisa kamu ambil adalah dengan menjahitnya secara manual.
Cara membuat :
1. Pertama tentukanlah ukuran tote bag yang akan kamu buat buat. Jika sudah, kamu bisa menentukan ukurannya dan pola yang akan kamu gunakan. Salah satu caranya adalah dengan memberi tanda pada kain menggunakan kapur jahit sebelum memotongnya. Biasanya ukuran tote bag mulai dari :
- kecil: 30 x 35 cm,
- Tote bagedang: 35 x 40 cm
- Tote bag kanvas besar: 60 x 50 cm.
4. Selesai dijahit, baliklah badan tote bag hingga bagian baiknyalah yang berada di luar. Rapikan bagian atas tote bag dengan menjahitnya secara lurus.
5. Selanjutnya jahitlah gantungan tote bag pada badan tote bag. Sebelumnya Anda bisa menandai pada bagian mana gantungan tersebut dijahit dengan melipat bagian atas tote bag dalam tiga kali lipatan.
Alat untuk Menandai dan Memindahkan Pola Jahitan Anda
Sedikit tip menjahit: gunakan pensil putih pada kain gelap dan kapur gelap pada kain terang.
Kapur dan Pensil
Kapur dan pensil penting untuk peralatan menjahit apa pun karena memungkinkan Anda melacak pola untuk memotong dan menandai lipatan. Kapur berfungsi untuk menandai garis-garis suatu pola: menggumpal, tempat menaruh saku di celana atau pantalon… Tanda yang dibuat oleh alat jahit ini bersifat sementara dan mudah dihapus.
Apakah persegi panjang, segitiga atau kerucut, kapur dapat berasal dari salah satu dari dua bahan: bedak atau batu sabun. Namun, menandai pensil dan pena lebih akurat. Noda mereka larut dalam air dan hilang pada pencucian pertama.
Alat Penelusuran
Untuk mentransfer pola dan membiarkan ide kreatif mengalir, pertimbangkan kertas kalkir dan roda kalkir. Mereka adalah salah satu perlengkapan menjahit paling dasar saat belajar menjahit. Mengapa? Karena dapat digunakan kembali - dengan demikian, tahan lama - tepat, mudah digunakan: Anda cukup menggeser pola di bawah kain dan menggulung roda bergerigi di sepanjang garis yang ingin Anda jiplak - apakah itu kain katun, kain berlapis, atau jenis kain apa pun .
Perhatikan bahwa ini bekerja paling baik untuk kain yang lebih tipis, roda kalkir tidak meninggalkan bekas pada kain kempa dan wol. Anda juga dapat menggunakannya untuk mengambil pola dari pakaian jadi: letakkan beberapa kertas kalkir di bawah pakaian dan gerakkan kincir di atas jahitannya.
Kertas karbon
Tahukah Anda mesin jahit mana yang terbaik untuk menghemat biaya?
Cara mudah membuat kreasi menjahit Scrunchie
Scrunchie atau sering disebut cepol rambut pada mulanya berupa gumpalan rambut yang diikat. Cepol ini dibuat agar rambut tidak keluar dan tidak terlihat jika mengenakan hijab, serta memberi kesan eksotik pada kepala ketika mengenakan hijab.
Scrunchie atau cepol saat ini sudah menjadi bagian penting guna memperindah penampilah para hijabers. Terkadang ada beberapa cepol yang berimbas menyakitkan pada penggunanya.
Misalkan ikatannya terlalu kencang atau jepitan terlalu berat menjadi salah satu keluhan para hijaber, terlebih bagi mereka yang memakai helm pastinya rasa sakit semakin bertambah.
Peralatan dan Bahan yang Diperlukan :
- Kain perca berukuran 40 cm x 10 cm (kamu bisa mengubahnya sesuai keinginan dan kebutuhan)
- Karet elastis dengan panjang 15 cm, boleh lebih.
- Peniti
- Gunting
- Jarum dan benang
Langkah-Langkah Menjahit Scrunchie
- Lipat memanjang potongan kain perca . Kemudian jahit kecil bagian tepi kain tersebut, sisakan 3 inci bagian kain dan jangan dijahit terlebih dahulu
- Balik kain yang sudah dijahit , sehingga bagian dalam kain berada di luar.
- Masukkan karet elastis ke dalam pipa kain menggunakan peniti
- Kemudian, lepaskan peniti dan sambung karet elastis dengan cara menjahitnya
- Jika sudah, pastikan karet elastis tertata rapi membentuk scrunchie dengan sempurna.
- Kemudian jahit celah yang disisakan tadi sekuat mungkin. Rapikan kembali
- Scrunchie sudah siap dipakai. Mudah kan ?
Tags: dari jahit putih