... Saat Menjahit Kain Putih: Kenapa Hindari Penggunaan Kapur Jahit Berwarna? | Tips Jahit DIY

"Menjahit Kain Putih? Hindari Kapur Jahit Berwarna!"

10 Ide Kreasi Menjahit yang Mudah dan Bisa Kamu Coba

kreasi menjahit – Menjahit adalah sebuah kegiatan yang susah-susah gampang. Memang, benar kata sebagian orang, untuk menghasilkan karya dari menjahit dibutuhkan keahlian khusus. Seperti harus mengikuti les, bimbingan dan membutuhkan tutor ahli. Namun, bukan berarti kamu menjadi minder dan mengurungkan keinginanmu menghasilak sebuah karya dari kegiatan menjahit, meskipun tidak mengikuti les dan pelatihan.

Baca Lainnya

Kerajinan Cangkang Kerang Cilacap Menjanjikan di Pasar Ekspor

Apakah Indonesia termasuk Negara yang kreatif?

Kamu tetap bisa lho, K

“berikut adalah 8 Ide Kreasi Menjahit yang Mudah dan Bisa Kamu Coba”

Pinchusion/ bola-bola jarum pentul

Agar jarum pentul tidak berceceran dan beresiko melukai kaki, bisa banget nih kamu merapikannya dengan cara menusukannya pada bola-bola jarum pentul. Cara membuatnya tidak sulit kok. Berikut tata caranya

Peralatan yang dibutuhkan

  • Kain perca ( sesuai dengan ukuran bola-bola jarum pentul yang kamu butuhkan)
  • Jarum dan benang
  • Gunting
  • Dakron

Cara membuat

1. Buat pola terlebih dahulu pada kain sebelum memotongnya. Caranya gunting kain menjadi bentuk lingkaran, diameter lingkaran adalah 20 cm. Sebenarnya sesuaikan dengan selera kamu ya, mau berukuran besar atau kecil ( buat dua pola yah )

2. Potong kian mengikuti pola lingkaran yang sudah dibentuk.

3. Jika sudah, hadapkan kedua kain lingkaran dan jahit tepinya secara melingkar, sisakan sedikit lubang untuk memasukkan dakrop pada “bola-bola jarum pentul”

4. Kemudian, jahit sisa lubang tersebut hingga rapi

5. Gunakan jarum jahit dan benang yang lebih besar untuk membuat jahitan untuk mempercantik tampilan pinchusion. Caranya adalah, dengan menusukkan jarum tepat pada bagian tengah pinchusion dari bawah ke atas. Lalu tarik benang memberntuk seperempat lingkaran.

6. Lakukan langkah ini hingga benang melingkari 8 arah mata angin, kemudian buat tali simpul pada bagian bawah agar jahitan tidak lepas.

7. Agar tampilannya semakin cantik. Tempelkan satu butir manik-manik di tengah-tengah lingkaran/ bantalan pinchusion. Bisa menggunakan lem tembak ataupun dijahit manual.

8. Pincushion/ bola-Bola jarum pentul sudah siap digunakan. Simpel kan ?

Ciri kain kafan

bagaimana kain kafan yang baik digunakan untuk mengkafani jenazah ? Simak berikut ini.

Kain kafan atau yang kadang disebut kain mori. Kain mori adalah kain tenun berwarna putih yang digunakan untuk bahan untuk membuat kain batik. Bahan baku kain mori terbuat dari bahan katun, polyester, rayon dan juga sutra.

1. Hendaklah kain yang baik , bersih dan menutupi seluruh badan.

- Rasulullah saw bersabda : Jika salah seorang diantaramu menyelengarakan saudaranya, hendaklah ia memilih kain kafannya yang baik.

2. Hendaklah kain kafan yang berwarna putih.

- "Pakailah diantara pakaian-pakaianmu yang putih warnanya, kerana itu merupakan pakaian yang terbaik dan kafanilah dengan itu jenazah-jenazahmu !" HR Ahmad, Abu Daud, Tirmidzi,

3. Jenazah hendaklah di kapankan dengan 3 helai kain berwarna putih.

Adapun hadis laila binti Qa if ath Tsaqafi didalam perkara mengkapankan anak Rasulullah s.a.w dengan 5 helai kain adalah tidak sah sanadnya. Kerana didalamnya ada Nuh bin Hakim at Tsaqafi, dia dikategorikan majhul sebagaimana dijelaskan oleh al Hafiz Ibnu Hajar dan lainnya, didalamnya juga ada illat ( kecacatan ) yang lain sebagaimana dijelaskan oleh al Zaila'i didalam kitab Nasabul al rayah ( 258/2 )
Dari Laila, ia berkata : " Akulah di antara orang yang memandikan Ummu Kalsum Binti Rasulullah s.a.w ketika meninggalnya. Mula-mula Rasulullah memberi kepada kami kain sarung, kemudia baju, kemudian tudung kepala, kemudian selimutnya, kemudian aku melipatnya sesudah itu dengan kain yang akhir. " HR Ahmad.

Begitu juga ada hadis yang menyerupainya seperti hadis yang menjelaskan pemandian anak Rasulullah s.a.w zainab dimana mafhum lafaz hadisnya : Maka kami kapankan dia ( Zainab ) dengan 5 kain. Hadis tersebut adalah Syaz atau munkar, sebagaimana di tahkik didalam kitab ad-Dhaifah al-Albani ( 5844 ). ( Rujuk kitab Ahkamul janaiz al Albani, ms 85 )

Filosofi kain kafan

KAFAN ITU TAK BERSAKU

TAK BISA KAU MASUKKAN UANG SE RUPIAH PUN UNTUK JADI PERBEKALAN.

KARENA KETIKA KITA MATI,
Allah tak melihat berapa banyak hartamu.
Tapi apa yang pernah kau beri.

KAFAN ITU TAK BERWARNA WARNI
Tak dapat kau fashion-kan ketika kelak tubuhmu terbujur kaku tanpa ada daya upaya.

Karena ketika mati,
Allah tak menilai seberapa indah dan mahal pakaian duniawimu, yang kau kenakan tetap kain putih, murah, bahkan tak berjahit

KAFAN ITU TAK MEMILIKI TUTORIAL,
Tak butuh kreatifitas ketika dikenakan.
Karena ketika mati,
Allah tak menilai keren atau tidak seorang manusia ketika memakainya.
Pada akhirnya,
pakaian taqwa manusia bukanlah karya designer ternama, tapi secarik kain putih polos tanpa warna.

KAIN KAFAN ITU SAMA BAGI SEMUA MANUSIA.
Sama harganya.
Sama warnanya.
Sama cara pemakaiannya.
Tak bisa kau selipkan apa-apa di dalamnya.
Menutupi sekujur tubuh dari kaki hingga kepala.

LALU.
MASIH ADAKAH RASA ANGKUH DALAM DIRI KITA menganggap diri lebih mulia daripada segolongan manusia yang lain

Cara mudah membuat kreasi menjahit Scrunchie

Scrunchie atau sering disebut cepol rambut pada mulanya berupa gumpalan rambut yang diikat. Cepol ini dibuat agar rambut tidak keluar dan tidak terlihat jika mengenakan hijab, serta memberi kesan eksotik pada kepala ketika mengenakan hijab.

Scrunchie atau cepol saat ini sudah menjadi bagian penting guna memperindah penampilah para hijabers. Terkadang ada beberapa cepol yang berimbas menyakitkan pada penggunanya.

Misalkan ikatannya terlalu kencang atau jepitan terlalu berat menjadi salah satu keluhan para hijaber, terlebih bagi mereka yang memakai helm pastinya rasa sakit semakin bertambah.

Peralatan dan Bahan yang Diperlukan :

  1. Kain perca berukuran 40 cm x 10 cm (kamu bisa mengubahnya sesuai keinginan dan kebutuhan)
  2. Karet elastis dengan panjang 15 cm, boleh lebih.
  3. Peniti
  4. Gunting
  5. Jarum dan benang

Langkah-Langkah Menjahit Scrunchie

  1. Lipat memanjang potongan kain perca . Kemudian jahit kecil bagian tepi kain tersebut, sisakan 3 inci bagian kain dan jangan dijahit terlebih dahulu
  2. Balik kain yang sudah dijahit , sehingga bagian dalam kain berada di luar.
  3. Masukkan karet elastis ke dalam pipa kain menggunakan peniti
  4. Kemudian, lepaskan peniti dan sambung karet elastis dengan cara menjahitnya
  5. Jika sudah, pastikan karet elastis tertata rapi membentuk scrunchie dengan sempurna.
  6. Kemudian jahit celah yang disisakan tadi sekuat mungkin. Rapikan kembali
  7. Scrunchie sudah siap dipakai. Mudah kan ?


Tags: dari jahit putih

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia