Mengapa Kewirausahaan Kerajinan Memelihara Warisan Budaya Lokal
D. Penghitungan Biaya Produksi Kerajinan dengan Inspirasi Budaya Nonbenda
Biaya produksi adalah biaya-biaya yang harus dikeluarkan untuk terjadinya produksi barang.
Unsur biaya produksi adalah biaya bahan baku, biaya tenaga kerja dan biaya overhead.
Biaya yang termasuk ke dalam overhead adalah biaya listrik, bahan bakar minyak, dan biaya-biaya lain yang dikeluarkan untuk mendukung proses produksi.
Biaya pembelian bahan bakar minyak, sabun pembersih untuk membersihkan bahan baku, benang, jarum, lem dan bahan-bahan lainnya dapat dimasukan ke dalam biaya overhead.
Metode penghitungan biaya produksi
C. Perancangan dan Produksi Kerajinan dengan Inspirasi Budaya Nonbenda
Proses perancangan kerajinan diawali dengan pemilihan sumber inspirasi dan pencarian ide produk kerajinan, pembuatan sketsa ide, pembuatan studi model kerajinan, dilanjutkan dengan pembuatan petunjuk produksi.
Ide kerajinan dengan inspirasi budaya lokal akan dikembangkan menjadi produk kerajinan yang akan diproduksi dan siap dijual.
Dengan demikian produk yang dihasilkan harus memiliki nilai estetik dan inovasi agar diminati pasar.
Perancangan kerajinan dengan inspirasi budaya nonbenda akan menerjemahkan sesuatu yang abstrak (tak berbenda) menjadi benda (berwujud).
- Inspirasi diambil dari sebuah cerita rakyat (tak berbenda) menjadi sebuah diorama mini yang menggambarkan salah satu adegan dalam cerita rakyat tersebut.
- Inspirasi dari kepercayaan simbolis (tak berbenda), burung enggang untuk dibuat menjadi ide untuk tekstil atau busana (benda).
Tahapan penerjemahan meliputi:
- pemahaman terhadap makna simbol
- mencari kata kunci yang dapat menjadi dasar dari pengembangan ide produk
- mencari ide-ide fungsi dan bentuk kerajinan.
Pengertian Kewirausahaan
Kewirausahaan adalah suatu proses penerapan kreativitas dan inovasi dalam memecahkan persoalan dan menemukan peluang untuk memperbaiki kehidupan usaha (Kasmir, dalam Sari & Hasanah, 2022, hlm. 2). Kewirausahaan berasal dari kata dasar wirausaha diberi awalan ke- dan akhiran -an yang membuat kata benda wirausaha mempunyai pengertian abstrak, yaitu hal-hal yang bersangkutan dengan wirausaha (Muis, dkk, dalam Sari & Hasanah, 2022, hlm. 2). Dengan demikian dapat dikatakan pula bahwa wirausaha adalah orangnya, sementara kewirausahaan adalah bidang yang ditekuninya atau malah dapat diartikan sama pula.
Sementara itu, menurut Sadikin, dkk (2020, hlm. 132) kewirausahaan adalah usaha mengambil risiko dengan cara menjalankan usaha sendiri serta mempergunakan peluang-peluang yang ada sehingga tercipta usaha baru atau dengan melakukan pendekatan yang sifatnya inovatif sehingga usaha yang dikelola berpotensi untuk maju dan berkembang secara mandiri sanggup menghadapi tantangan-tantangan persaingan.
Selanjutnya, Suryana (dalam Sari & Hasanah, 2022, hlm. 2) mendefinisikan enterpreneurship atau kewirausahaan adalah kemampuan kreatif dan inovatif yang dijadikan dasar, kiat, dan sumber daya untuk mencari peluang menuju sukses. Dari definisi tersebut inti dari kewirausahaan adalah suatu kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang berbeda maupun baru melalui pemikiran-pemikiran kreatif dengan tindakan inovatif demi terciptanya sebuah peluang (Sari & Hasanah, 2022, hlm. 2).
Tags: kerajinan usaha yaitu budaya tujuan inspirasi