Menyulam dengan Rasa - Eksperimen Salim dengan Benang Wol Putih dalam Menguji Bahan Makanan
Published
Nasution, A., Wahab, A., & Nuari, D. (2018). ANALISIS PENGARUH BENANG WOL DAN LIMBAH BATANG PISANG DALAM RANCANGAN PRODUK KOMPOSIT PEREDAM BUNYI RUANG AKUSTIK. Jurnal Sistem Teknik Industri, 20(2), 53-62. https://doi.org/10.32734/jsti.v20i2.490
Copyright (c) 2018 Jurnal Sistem Teknik Industri
The Authors submitting a manuscript do so on the understanding that if accepted for publication, the copyright of the article shall be assigned to TALENTA Publisher Universitas Sumatera Utara as the publisher of the journal.
Copyright encompasses the rights to reproduce and deliver the article in all forms and media. The reproduction of any part of this journal, its storage in databases, and its transmission by any form or medium will be allowed.
- Journal History
- Focus and Scope
- Publication Ethics
- Editorial Team
- Author Guidelines
- Privacy Statement
- Template
- Plagiarism Policy
- Copyright and Lisense
- Open Access Policy
- Peer Review Process
- Author Fees
Publisher:
Access Policy:
Indexed By:
Member of:
Accredited By:
Tools:
10 Olahan Makanan dengan Bahan Utama Bawang Putih, Gurih!
roti bawang putih (instagram.com/sixsistersstuff)
Bawang putih, salah satu bumbu dapur paling umum yang ada dalam olahan makanan. Walau mungil, bumbu ini memilik rasa yang kuat. Ia bisa menciptakan rasa gurih dan wangi bagi makanan yang kamu.
Bagi kamu yang suka dengan bawang putih dan ingin mengolah dalam menu masakan, berikut deretan olahan makanan yang cocok dengan bawang putih. Gak perlu rempah lainnya terlalu banyak, cukup bawang putih yang mendominasi.
Bagaimana Reaksi Terjadi?
Reaksi amilum dengan iodin adalah salah satu contoh dari reaksi kimia. Amilum dan iodin adalah dua bahan kimia yang bertemu dan menyebabkan perubahan. Dalam hal ini, iodin biasanya digunakan sebagai pewarna untuk amilum.
Amilum adalah jenis karbohidrat kompleks yang tersusun dari banyak molekul glukosa. Tidak seperti gula, amilum tidak memiliki rasa manis. Karena amilum memiliki struktur yang kompleks, ia cenderung tidak larut dalam air. Sedangkan iodin adalah elemen kimia yang berbentuk padat, tetapi dapat berubah menjadi bentuk gas atau cair.
Ketika iodin ditambahkan ke amilum, terjadi satu perubahan penting yang disebut dengan kompleksasi. Kompleksasi terjadi saat molekul-molekul dua bahan kimia berikatan satu sama lain dengan cara tertentu. Dalam hal ini, molekul-molekul iodin menempel atau melekat pada sisi molekul-molekul amilum.
Perubahan warna menjadi biru-gelap itu bukan hanya sekedar warna, itu mengindikasikan proses kimia yang terjadi. Warna yang muncul tersebut disebabkan oleh pembentukan molekul-molekul baru, yaitu molekul iodoamilum atau kompleks poliiodida-amilum. Bentuk molekul ini membuat munculnya warna biru-gelap yang khas pada larutan amilum-iodin.
Kendati begitu, penjelasan tersebut belum memberikan jawaban yang memuaskan mengapa perubahan warna dari amilum menjadi biru gelap ketika bereaksi dengan iodin. Perubahan warna ini sebenarnya berkaitan dengan struktur molekuler amilum dan iodin. Dalam amilum, terdapat ikatan hidrogen antara unit-unit monomer amilum, yakni glukosa. Sedangkan, dalam molekul iodin, terdapat umpan balik serupa dengan ikatan hidrogen, yang disebut sebagai gaya van der Waals.
Gaya van der Waals adalah fenomena fisika yang menggambarkan ketertarikan antara molekul atau atom. Ketika molekul-molekul iodin bertemu dengan molekul-molekul amilum, terjadilah interaksi ini, yakni van der Waals. Akibatnya, terjadi medan elektron yang jumlahnya berubah (transisi vibrasi elektronik) dalam molekul-molekul amilum dan molekul-molekul iodin. Transisi ini menghasilkan energi yang mampu merubah panjang gelombang cahaya yang diserap molekul-molekul tersebut. Warna biru-gelap yang muncul adalah panjang gelombang cahaya yang terserap oleh molekul-molekul ini. Dalam hal ini, panjang gelombang cahaya ialah 610 nm.
Tata cara pengujian jumlah benang dengan metode benang tunggal :
- Ambil spesimen:
- Untuk spesimen kemasan, seperti kerucut, kumparan, atau kumparan, ambil satu spesimen per kemasan.
- Untuk benda uji balok, ambil sepuluh ujung secara acak dari masing-masing setengah lembar balok.
- Untuk kain, keluarkan sepuluh benang pertama dari setiap strip dan tentukan panjang lurusnya. Kemudian keluarkan setidaknya empat puluh benang lagi dari setiap strip.
m = Berat benang yang diambil dari kain, dinyatakan dalam g,
L = Panjang total benda uji, dinyatakan dalam m.Hitung panjang total benda uji L dari rumus berikut
l = rata-rata panjang lurus, dinyatakan dalam m,
L = jumlah benda uji yang ditimbang.
Semua yang Perlu Anda Ketahui tentang Tahan Luntur Keringat
Apa itu tahan luntur keringat? Tahan luntur keringat adalah tingkat retensi warna tekstil di…
Panduan Uji Ketebalan Kain
Ketika kain diberi tekanan tertentu, jarak vertikal antara bagian depan…
Crockmeter(penguji gosok):Panduan yang paling berharga
Apa yang dimaksud dengan tahan luntur warna terhadap gesekan? Tahan luntur warna gesekan mengacu pada tingkat perubahan warna…
ANALISIS PENGARUH BENANG WOL DAN LIMBAH BATANG PISANG DALAM RANCANGAN PRODUK KOMPOSIT PEREDAM BUNYI RUANG AKUSTIK
Manusia tidak suka akan kebisingan. Kebisingan didefinisikan sebagai suara yang tidak diinginkan. Teknik pengendalian kebisingan memainkan peranan penting untuk menciptakan suasana lingkungan akustik yang nyaman. Ini dapat tercapai ketika intensitas suara diturunkan ke level yang tidak mengganggu pendengaran manusia. Pencapaian lingkungan akustik yang nyaman ini dapat diperoleh dengan menggunakan beragam teknik. Salah satu teknik tersebut adalah dengan menyerap suara. Akan tetapi penggunaan bahan baku penyerap suara dapat dimodifikasi untuk mengurangi penggunaan bahan yang relatif mahal dan terbatas. Salah satu ciri dari aktivitas perancangan adalah bahwa selalu dimulai dari akhir dan berakhir di awal. Artinya fokus dari semua aktivitas perancangan adalah titik akhir (deskripsi produk). Salah satu karakteristik manusia adalah mereka selalu berusaha menciptakan sesuatu baik alat maupun benda lainnya untuk membantu kehidupan mereka. Untuk mewujudkan benda tersebut diperlukan suatu rancangan atau desain. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental yang menguji kemampuan penyerapan bunyi yang dihasilkan dari bahan pelepah pisang dan benang wol dengan berbagai bentuk anyaman yang berbeda dan memilki kemampuan paling optimum dalam meredam bunyi. Penelitian ini nantinya akan menunjukkan bagaimana pengaruh penambahan benang wol dan limbah batang Pisang Kepok terhadap rancangan produk penyerap suara. Sehingga paduan kombinasi wol dan limbah batang Pisang Kepok ini dapat dijadikan sebagai material akustik untuk penanggulangan kebisingan. Hasil penilitian ini menunjukkan peningkatan nilai penyerapan suara dengan kombinasi. Nilai koefisien absorpsi paling baik pada paduan benang wol-limbah batang Pisang Kepok terjadi pada frekuensi menengah dan tinggi.
Tags: benang bahan putih hasil