Menyulam dengan Rasa - Eksperimen Salim dengan Benang Wol Putih dalam Menguji Bahan Makanan
Reaksi Amilum dengan Iodin
Reaksi amilum dengan iodin adalah salah satu konsep dasar dalam kimia. Reaksi ini sangat penting karena dapat digunakan untuk mengidentifikasi keberadaan amilum dan membuktikan adanya senyawa karbohidrat. Reaksi ini disebut juga sebagai uji iodin atau uji lugol.
Reaksi amilum dengan iodin terjadi karena adanya reaksi antara gugus hidroksil (-OH) dari amilum dengan iodin. Iodin akan memasuki struktur amilum dan membentuk gugus kompleks. Reaksi ini memberikan hasil yang mudah terlihat, yaitu perubahan warna dari coklat kemerahan menjadi biru keunguan.
Reaksi amilum dengan iodin memiliki kegunaan penting dalam berbagai bidang kehidupan. Di bidang makanan, reaksi ini digunakan untuk memeriksa keberadaan karbohidrat pada bahan makanan. Pada pengolahan bahan pangan, reaksi ini juga digunakan untuk menentukan konsistensi makanan, misalnya pada pembuatan agar-agar dan jeli. Selain itu, reaksi amilum dengan iodin juga digunakan dalam bidang kedokteran untuk mengidentifikasi adanya zat penyusun di dalam tubuh manusia, seperti glikogen dan amilum.
Garlic bread
ilustrasi garlic bread (pexels.com/ Mariana Kurnyk)
Untuk membuat roti bawang ini, kamu hanya membutuhkan sebongkah roti dan garlic butter. Rotinya bisa pakai apa saja, biasanya roti keras seperti baguette atau ciabatta. Namun, pakai roti empuk yang adonannya mengandung mentega pun boleh.
Sementara olesannya terbuat dari garlic butter yang merupakan campuran mentega, parutan bawang, dan dedaunan hijau (parsley, dill, atau daun bawang). Roti dipotong sesuai keinginan, kemudian diberi siraman atau olesan garlic butter. Kemudian, dipanggang sebentar sampai keemasan. Boleh tambah keju yang mudah leleh untuk menambah rasa nikmatnya.
ANALISIS PENGARUH BENANG WOL DAN LIMBAH BATANG PISANG DALAM RANCANGAN PRODUK KOMPOSIT PEREDAM BUNYI RUANG AKUSTIK
Manusia tidak suka akan kebisingan. Kebisingan didefinisikan sebagai suara yang tidak diinginkan. Teknik pengendalian kebisingan memainkan peranan penting untuk menciptakan suasana lingkungan akustik yang nyaman. Ini dapat tercapai ketika intensitas suara diturunkan ke level yang tidak mengganggu pendengaran manusia. Pencapaian lingkungan akustik yang nyaman ini dapat diperoleh dengan menggunakan beragam teknik. Salah satu teknik tersebut adalah dengan menyerap suara. Akan tetapi penggunaan bahan baku penyerap suara dapat dimodifikasi untuk mengurangi penggunaan bahan yang relatif mahal dan terbatas. Salah satu ciri dari aktivitas perancangan adalah bahwa selalu dimulai dari akhir dan berakhir di awal. Artinya fokus dari semua aktivitas perancangan adalah titik akhir (deskripsi produk). Salah satu karakteristik manusia adalah mereka selalu berusaha menciptakan sesuatu baik alat maupun benda lainnya untuk membantu kehidupan mereka. Untuk mewujudkan benda tersebut diperlukan suatu rancangan atau desain. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental yang menguji kemampuan penyerapan bunyi yang dihasilkan dari bahan pelepah pisang dan benang wol dengan berbagai bentuk anyaman yang berbeda dan memilki kemampuan paling optimum dalam meredam bunyi. Penelitian ini nantinya akan menunjukkan bagaimana pengaruh penambahan benang wol dan limbah batang Pisang Kepok terhadap rancangan produk penyerap suara. Sehingga paduan kombinasi wol dan limbah batang Pisang Kepok ini dapat dijadikan sebagai material akustik untuk penanggulangan kebisingan. Hasil penilitian ini menunjukkan peningkatan nilai penyerapan suara dengan kombinasi. Nilai koefisien absorpsi paling baik pada paduan benang wol-limbah batang Pisang Kepok terjadi pada frekuensi menengah dan tinggi.
Tags: benang bahan putih hasil