Prinsip Kerajinan Bahan Lunak - Panduan dan Teknik Terbaik
Jenis Bahan Lunak untuk Kerajinan
Bahan kerajinan ini dapat di bedakan menjadi dua jenis, yaitu bahan lunak alami dan bahan lunak buatan.
Bahan lunak alami
adalah bahan yang di peroleh dari sumber alam tanpa proses pengolahan yang kompleks.
Contoh bahan lunak alami adalah tanah liat, gips, kulit hewan dan tumbuhan, lilin, sabun, dan lain-lain. Bahan-bahan ini memiliki ciri khas seperti tekstur, warna, atau aroma yang khas.
Bahan lunak alami biasanya di gunakan untuk membuat produk kerajinan yang memiliki nilai estetis atau koleksi.
Bahan lunak buatan
adalah bahan yang di peroleh dari hasil proses pengolahan, baik dari bahan alami maupun sintetis.
Contoh bahan lunak buatan adalah plastik, fiberglass, parafin, plastisin, polymer clay, dan lain-lain. Bahan-bahan ini memiliki ciri khas seperti kemudahan di atur atau di campur dengan zat kimia tertentu.
Bahan lunak buatan biasanya di gunakan untuk membuat produk kerajinan yang memiliki fungsi praktis atau perabotan rumah tangga.
Bahan lunak alam
Dilansir dari Buku Saku Prakarya (2019) oleh Retno Murti, tempat asal bahan lunak alam adalah di alam, seperti tanah liat, pasir, serat daun, bunga, kulit pohon, dan kulit hewan. Cara pengolahan bahan lunak alam tidak dicampur maupun dikombinasi dengan bahan buatan.
Contoh kerajinan bahan lunak alami
Tanah liat dihasilkan oleh alam yang berasal dari pelapukan kerak bumi. Tanah liat memiliki karakteristik:
- Sulit menyerap air sehingga lahan tanah liat primer tidak cocok dijadikan sebagai lahan pertanian.
- Tekstur tanahnya cenderung lengket bila dalam keadaan basah dan kuat menyatu antara butiran tanahnya.
- Dalam keadaan kering, butiran tanah akan terpecah dengan halus.
- Merupakan bahan baku pembuatan tembikar dan kerajinan tangan lainnya. Dalam pembuatannya harus dibakar di atas suhu 1.000 derajat selsius.
Beberapa contoh kerajinan dari tanah liat yaitu tembikar, guci, piring, perlengkapan makan atau dapur, dan masih banyak lainnya.
Bahan lunak alami juga dapat berasal dari kulit hewan. Jenis kulit yang sering digunakan adalah sapi, ular, domba, dan harimau.
Untuk pewarnaan kerajinan bahan lunak alami dari kulit hewan biasanya mengikuti dari kulit hewan itu sendiri. Dapat juga dilakukan finishing dengan pewarnaan sesuai permintaan.
Beberapa kerajinan bahan lunak alam dari kulit adalah tas, dompet, ikat pinggang, sepatu, dan lain-lain.
Beberapa kerajinan bahan lunak alam dari serat tanaman seperti hiasan dinding, perkakas rumah tangga, peralatan dapur, maupun fashion yang keren.
Contoh Kerajinan Bahan Limbah Lunak
Ada berbagai contoh kerajinan bahan limbah lunak yang bisa kamu kreasikan sendiri di rumah. Beberapa diantaranya berasal dari limbah lunak seperti sabun, lilin, kulit, gips, dan serat alam. Seluruhnya bisa disimak lewat penjelasan di bawah ini.
1. Kerajinan Limbah Lunak dari Sabun
Kerajinan limbah lunak dari sabun tergolong sebagai kerajinan dari limbah anorganik. Sabun cukup populer sebagai bahan dasar kerajinan karena sifatnya yang mudah dibentuk atau diukir. Dalam pengolahan kerajinan dari sabun, kamu bisa menghaluskan sabun terlebih dulu dengan cara diparut.
Selanjutnya, campurlah dengan sagu dan air hingga membentuk adonan. Adonan dari sabun ini nantinya bisa dicetak sesuai dengan bentuk yang diinginkan. Disamping itu, kamu juga bisa menggunakan teknik ukir tanpa perlu memarut sabun untuk menjadi adonan.
2. Kerajinan Limbah Lunak dari Lilin
Selain sabun, ada lagi contoh kerajinan bahan limbah lunak yang mudah untuk dikreasikan. Kali ini kamu bisa memanfaatkan lilin. Cara membuatnya sangat sederhana, cairkanlah lilin dengan memanaskannya di atas api. Jika sudah mencair, kamu tinggal menuangnya ke cetakan yang sudah disediakan.
3. Kerajinan Limbah Lunak dari Gyps
Contoh kerajinan bahan limbah lunak dari gyps ini termasuk kerajinan yang cukup populer. Gyps umumnya digunakan untuk mempercantik interior rumah. Tetapi, gyps juga bisa menjadi bahan kerajinan yang bernilai jual tinggi.
Cara pembuatannya bisa dilakukan dengan mencampurkan gips bubuk dengan air. Lalu, gyps akan menjadi adonan dan adonan tersebut bisa dicetak ke dalam cetakan. Untuk semakin mempercantik gyps, kamu juga bisa memberi sentuhan warna pada gyps yang sudah mengering.
Contoh Soal Essay Kerajinan Bahan Limbah Lunak Kelas 7
1. Apa itu prinsip kerajinan dalam pembuatan kerajinan bahan limbah lunak? Jelaskan dan berikan contoh!
Prinsip kerajinan dalam pembuatan kerajinan bahan limbah lunak meliputi prinsip estetika, fungsi, dan keamanan. Prinsip estetika meliputi keindahan dan keharmonisan produk, prinsip fungsi meliputi kegunaan produk, dan prinsip keamanan meliputi keselamatan dan kesehatan kerajinan. Contoh prinsip kerajinan dalam pembuatan kerajinan bahan limbah lunak adalah membuat dompet dari limbah kulit yang dapat digunakan untuk menyimpan uang dan kunci.
2. Apa saja jenis bahan limbah lunak yang biasa digunakan dalam pembuatan kerajinan? Jelaskan karakteristik masing-masing jenis bahan!
Jenis bahan limbah lunak yang biasa digunakan dalam pembuatan kerajinan antara lain kain perca, limbah kulit, limbah kertas, dan limbah plastik. Kain perca memiliki karakteristik lembut, mudah dibentuk, dan dapat dicat atau dibordir. Limbah kulit memiliki karakteristik kuat, tahan lama, dan dapat dijahit atau dipotong. Limbah kertas memiliki karakteristik ringan, mudah dibentuk, dan dapat diwarnai atau diberi hiasan. Limbah plastik memiliki karakteristik fleksibel, tahan lama, dan dapat dibentuk atau ditempel.
3. Apa yang dimaksud dengan pengolahan bahan limbah lunak? Jelaskan teknik-teknik pengolahan bahan limbah lunak yang umum dilakukan dalam pembuatan kerajinan!
Pengolahan bahan limbah lunak adalah proses persiapan bahan limbah lunak sebelum dijadikan produk kerajinan. Teknik-teknik pengolahan bahan limbah lunak yang umum dilakukan dalam pembuatan kerajinan antara lain pencucian, pemotongan, perekatan, dan pengeringan. Pencucian dilakukan untuk membersihkan bahan limbah lunak dari kotoran atau noda. Pemotongan dilakukan untuk memotong bahan limbah lunak menjadi ukuran yang sesuai dengan desain produk kerajinan. Perekatan dilakukan untuk menyatukan beberapa bagian bahan limbah lunak menjadi satu kesatuan produk kerajinan. Pengeringan dilakukan untuk menghilangkan kelembaban dari bahan limbah lunak sehingga produk menjadi lebih tahan lama.
Tags: kerajinan bahan sebutkan prinsip