... 9 Sumber Daya Penting untuk Sukses dalam Usaha Kerajinan DIY - Panduan Terperinci!

Sumber Daya yang Dibutuhkan untuk Usaha Kerajinan di Bidang Sulam dan Kerajinan Tangan

6M Sumber Daya Usaha

Mengutip dari Modul Bahan Ajar SMA/SMK Manajemen Sumber Daya Usaha yang disusun oleh Diana Oktorina (2018), ada 6M Sumber daya usaha terdiri dari Man, Money, Material, Machine, Method dan Market.

Berikut penjelasan lengkapnya:

1. Man (Manusia)

Ilustrasi sumber daya manusia (SDM) bekerja untuk memajukan usaha (Credit: Freepik.com)

Man atau manusia ini umum disebut dengan istilah sumber daya manusia (SDM), dalam ilmu ekonomi sumber daya manusia menjadi salah satu faktor penting dalam produksi selain modal, tnh dan keterampilan.

Ruang lingkup dari perencanaan SDM secara garis besar dikelompokkan menjadi 4, yakni

  • Organisasi, merinci kebutuhan pegawai dari manajer hingga staff, harus sejalan dengan visi dan misi perusahaan.
  • Departemen/Unit, fokus pada kebutuhan pegawai dalam setiap departemen, diselaraskan dengan tujuan spesifik departemen tersebut.
  • Tim Kerja, mengoptimalkan kinerja tim dengan penekanan pada aspek teknis.
  • Individu, menitikberatkan pada kebutuhan organisasi terhadap individu pegawai, termasuk deskripsi pekerjaan yang akan dilakukan.

Menurut Rivai dan Sagala (2009) ada beberapa tujuan dalam perencanaan SDM, diantaranya untuk menyesuaikan kualitas dan kuantitas, menjamin ketersediaan tenaga kerja, menghindari hilangnya fungsi manajemen, memudahkan koordinasi dan sejenisnya.

2. Money (Uang)

Berikutnya adalah money atau uang, komponen ini menjadi satu hal yang tidak bisa diabaikan karena akan sangat menentukan besar atau kecilnya kegiatan bisnis yang dijalankan.

Secara pengertian uang adalah alat diikat dan alat untuk mengukur nilai dari barang atau jasa. Dengan uang ini juga perusahaan bisa membiayai gaji tenaga kerja, membeli alat-alat, dan menentukan hasil yang dicapai oleh organisasi.

6. Market (Pasar)

Merupakan sumber daya yang berupa pasar atau pelanggan yang merupakan target bisnis.

Pasar merupakan tempat di mana pengusaha dapat menjual produk atau layanan mereka kepada pelanggan.

Di dalam pasar tersebut terdapat banyak konsumen yang bisa menjadi sumber pendapatan utama bagi pengusaha.

Melalui pembelian produk atau layanan, konsumen membayar sejumlah harga kepada pengusaha, yang pada gilirannya menghasilkan pendapatan bagi bisnis.

Dengan adanya konsumen yang membeli produk atau layanan secara teratur, pengusaha dapat mencapai keuntungan dan menjaga kelangsungan bisnis mereka.

Konsumen juga merupakan kunci pertumbuhan bisnis.

Dengan adanya permintaan yang stabil atau meningkat dari konsumen, pengusaha dapat memperluas bisnis mereka dan mencapai skala ekonomi yang lebih baik.

Konsumen yang puas juga dapat merekomendasikan bisnis kepada orang lain, membantu dalam mendapatkan pelanggan baru dan memperluas basis pelanggan.

Mengelola keenam sumber daya ini dengan baik adalah kunci untuk mencapai keberhasilan bisnis dan pertumbuhan yang berkelanjutan.

Penting untuk mengalokasikan, mengoptimalkan, dan mengintegrasikan sumber daya ini secara efektif agar dapat mencapai tujuan bisnis dengan baik.

Contoh Penerapan Perencanaan Sumber Daya Usaha

Ilustrasi perencanaan usaha (Credit: Freepik.com)

Suatu perusahaan manufaktur yang bergerak dalam industri teknologi memutuskan untuk mengimplementasikan perencanaan sumber daya usaha guna meningkatkan efisiensi operasional dan daya saingnya di pasar.

Berikut adalah langkah-langkah yang mereka ambil:

  • Melakukan identifikasi terhadap kekuatan dan kelemahan sumber daya, termasuk tenaga kerja, peralatan, dan modal.
  • Kemudian mulai merencanakan pengembangan tenaga kerja dengan rekrutmen, pelatihan, dan peningkatan manajemen kinerja.
  • Selanjutnya, mulai melakukan investasi modal untuk memperbarui peralatan produksi dan sistem teknologi informasi.
  • Untuk mengoptimalkan sumber bahan baku, mereka melakukan perundingan dengan pemasok untuk harga bahan baku yang lebih baik dan evaluasi pemasok alternatif.
  • Alur masa depan bisnis tidak bisa ditebak, yang bisa dilakukan adalah melakukan manajemen resiko untuk mengatasi risiko dan krisis, seperti kelangkaan bahan baku.
  • Kemudian melakukan pemantauan kinerja dan evaluasi berkala untuk penyesuaian dan peningkatan berkelanjutan.

Dengan menerapkan perencanaan sumber daya usaha ini, perusahaan dapat meningkatkan efisiensi operasional, meminimalkan risiko, dan tetap bersaing di pasar teknologi yang dinamis.

Artikel Terkait

Contoh Marketing Campaign yang Berhasil dan Tips Suksesnya

Saat ini, menarik perhatian konsumen dan membangun brand awareness menjadi tantangan tersendiri bagi para pemasar. Ribuan marketing campaign membombardir audiens

C. Pemasaran

Bagi orang yang memiliki bisnis atau produk usaha tentu menyadari bahwa untuk bisa meningkatkan usaha ini dibutuhkan berbagai macam cara promosi produk usahanya.

Sebelum mengetahui cara promosi dan strategi pemasaran produk usaha kerajinan ketahui terlebih dahulu pengertian akan strategi pemasaran. Pengertian strategi pemasaran secara umum adalah sebuah upaya memasarkan produk atau jasa menggunakan berbagai macam metode dengan tujuan untuk meningkatkan hasil penjualan

Tiap-tiap usaha memiliki strategi pemasaran yang berbeda, hal ini dipengaruhi oleh faktor-faktor berikut:

  1. Faktor mikro, yaitu perantara pemasaran, pemasok, pesaing dan masyarakat
  2. Faktor makro, yaitu demografi/ekonomi, politik/hukum, teknologi/fisik dan sosial/budaya.

Berikut ini adalah hal-hal yang perlu diperhatikan untuk pemasaran (dari sudut pandang penjual):

  1. Tempat yang strategis (place),
  2. Produk yang bermutu (product),
  3. Harga yang kompetitif (price), dan
  4. Promosi yang gencar (promotion).

Dari sudut pandang konsumen:

  1. Kebutuhan dan keinginan konsumen (customer needs and wants),
  2. Biaya konsumen (cost to the customer),
  3. Kenyamanan (convenience), dan
  4. Komunikasi (comunication).
Baca juga: Download PPT Budaya Politik di Indonesia Mapel PKN Kelas 11

Pemasaran produk kerajinan harus lebih ekstra dikarenakan tidak semua konsumen membutuhkan ataupun menginginkan produk kerajinan oleh karena itu pemasaran produk dapat ditinjau berikut ini:

  1. Daya serap pasar dan prospeknya
  2. Kondisi pemasaran dan prospeknya

Tags: kerajinan yang sebutkan usaha sumber

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia