... 9 Sumber Daya Penting untuk Sukses dalam Usaha Kerajinan DIY - Panduan Terperinci!

Sumber Daya yang Dibutuhkan untuk Usaha Kerajinan di Bidang Sulam dan Kerajinan Tangan

C. Rangkuman

Sumber daya yang dibutuhkan dalam usaha pengolahan makanan internasional meliputi enam tipe sumber daya, yaitu:

  1. Man, orang yang terlibat langsung dalam kegiatan usaha kerajinan
  2. Money, modal/uang yang digunakan untuk berwirausaha
  3. Material, bahan baku maupun bahan tambahan yang digunakan dalam berwirausaha
  4. Machine, alat – alat yang digunakan dalam berwirausaha
  5. Method, Teknik/cara dalam kerajinan dari bahan limbah
  6. Market, strategi pemasaran produk usaha kerajinan dari bahan limbah

Administrasi adalah usaha atau kegiatan yang berkenaan dengan penyelenggaraan kebijaksanaan untuk mencapai tujuan. Kegiatan administrasi banyak mengandalkan catatan yang dapat berupa formulir, surat – surat, dan laporan.

Administrasi memiliki maksud, fungsi, dan tujuan yang sangat penting dalam usaha mencapai apa yang diinginkan dalam berwirausaha.

Faktor pemasaran dapat dikatakan berhasil jika jangkauan pasar semakin luas dan masa produksi dapat bertahan dalam waktu yang lama. Untuk itu hal-hal yang perlu dipertimbangkan, meliputi sasaran pasar, selera konsumen, citra produk, saluran distribusi, dan penentuan harga.

6M Sumber Daya Usaha

Mengutip dari Modul Bahan Ajar SMA/SMK Manajemen Sumber Daya Usaha yang disusun oleh Diana Oktorina (2018), ada 6M Sumber daya usaha terdiri dari Man, Money, Material, Machine, Method dan Market.

Berikut penjelasan lengkapnya:

1. Man (Manusia)

Ilustrasi sumber daya manusia (SDM) bekerja untuk memajukan usaha (Credit: Freepik.com)

Man atau manusia ini umum disebut dengan istilah sumber daya manusia (SDM), dalam ilmu ekonomi sumber daya manusia menjadi salah satu faktor penting dalam produksi selain modal, tnh dan keterampilan.

Ruang lingkup dari perencanaan SDM secara garis besar dikelompokkan menjadi 4, yakni

  • Organisasi, merinci kebutuhan pegawai dari manajer hingga staff, harus sejalan dengan visi dan misi perusahaan.
  • Departemen/Unit, fokus pada kebutuhan pegawai dalam setiap departemen, diselaraskan dengan tujuan spesifik departemen tersebut.
  • Tim Kerja, mengoptimalkan kinerja tim dengan penekanan pada aspek teknis.
  • Individu, menitikberatkan pada kebutuhan organisasi terhadap individu pegawai, termasuk deskripsi pekerjaan yang akan dilakukan.

Menurut Rivai dan Sagala (2009) ada beberapa tujuan dalam perencanaan SDM, diantaranya untuk menyesuaikan kualitas dan kuantitas, menjamin ketersediaan tenaga kerja, menghindari hilangnya fungsi manajemen, memudahkan koordinasi dan sejenisnya.

2. Money (Uang)

Berikutnya adalah money atau uang, komponen ini menjadi satu hal yang tidak bisa diabaikan karena akan sangat menentukan besar atau kecilnya kegiatan bisnis yang dijalankan.

Secara pengertian uang adalah alat diikat dan alat untuk mengukur nilai dari barang atau jasa. Dengan uang ini juga perusahaan bisa membiayai gaji tenaga kerja, membeli alat-alat, dan menentukan hasil yang dicapai oleh organisasi.

4. Machine (Peralatan)

Merupakan sumber daya peralatan atau teknologi yang digunakan dalam proses produksi atau operasional bisnis.

Ini mencakup perangkat keras, mesin, peralatan produksi, perangkat lunak, dan sistem untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas.

Perusahaan dapat menggunakan mesin dan peralatan untuk mengotomatiskan proses produksi dan operasional bisnis.

Dengan adanya peralatan yang tepat, pekerjaan yang sebelumnya dilakukan secara manual dapat dilakukan dengan lebih cepat, efisien, dan akurat.

Hal ini membantu meningkatkan produktivitas, mengurangi kesalahan, dan menghemat waktu dan tenaga.

Peralatan yang memadai dan sesuai dengan kebutuhan bisnis dapat meningkatkan kapasitas produksi.

Dengan adanya mesin yang handal dan efisien, bisnis dapat menghasilkan lebih banyak produk dalam waktu yang lebih singkat.

Ini membantu memenuhi permintaan pasar yang tinggi dan meningkatkan potensi penjualan dan keuntungan.

Peralatan yang baik juga dapat mempengaruhi kualitas dan konsistensi produk.

Dengan menggunakan mesin yang tepat, bisnis dapat mencapai tingkat presisi dan kualitas yang lebih tinggi.

Ini penting untuk mempertahankan kepuasan pelanggan dan membangun reputasi bisnis yang baik.

Mesin dan peralatan baru sering kali memberikan kemungkinan inovasi dan pengembangan produk yang lebih baik.

Bisnis dapat mengadopsi teknologi terbaru, menguji ide-ide baru, dan meningkatkan proses produksi dengan menggunakan peralatan yang lebih canggih.

C. Pemasaran

Bagi orang yang memiliki bisnis atau produk usaha tentu menyadari bahwa untuk bisa meningkatkan usaha ini dibutuhkan berbagai macam cara promosi produk usahanya.

Sebelum mengetahui cara promosi dan strategi pemasaran produk usaha kerajinan ketahui terlebih dahulu pengertian akan strategi pemasaran. Pengertian strategi pemasaran secara umum adalah sebuah upaya memasarkan produk atau jasa menggunakan berbagai macam metode dengan tujuan untuk meningkatkan hasil penjualan

Tiap-tiap usaha memiliki strategi pemasaran yang berbeda, hal ini dipengaruhi oleh faktor-faktor berikut:

  1. Faktor mikro, yaitu perantara pemasaran, pemasok, pesaing dan masyarakat
  2. Faktor makro, yaitu demografi/ekonomi, politik/hukum, teknologi/fisik dan sosial/budaya.

Berikut ini adalah hal-hal yang perlu diperhatikan untuk pemasaran (dari sudut pandang penjual):

  1. Tempat yang strategis (place),
  2. Produk yang bermutu (product),
  3. Harga yang kompetitif (price), dan
  4. Promosi yang gencar (promotion).

Dari sudut pandang konsumen:

  1. Kebutuhan dan keinginan konsumen (customer needs and wants),
  2. Biaya konsumen (cost to the customer),
  3. Kenyamanan (convenience), dan
  4. Komunikasi (comunication).
Baca juga: Download PPT Budaya Politik di Indonesia Mapel PKN Kelas 11

Pemasaran produk kerajinan harus lebih ekstra dikarenakan tidak semua konsumen membutuhkan ataupun menginginkan produk kerajinan oleh karena itu pemasaran produk dapat ditinjau berikut ini:

  1. Daya serap pasar dan prospeknya
  2. Kondisi pemasaran dan prospeknya

B. Administrasi

Dengan kata lain bahwa dalam perencanaan setiap orang diharuskan untuk bisa berfikir terlebih dahulu mengenai apa yang akan dilakukan, bagaimana melakukannya, dan siapa yang melakukannya serta yang bertanggungjawab atas semua kegiatan yang dilakukannya tersebut.

Dengan melakukan pemikiran tersebut diharapkan bahwa tujuan yang sudah ditetapkan bisa dicapai dengan lebih efektif dan efisien.

Untuk menunjang kelancaran kegiatannya, sebaiknya seorang wirausaha mempunyai catatan yang rapi mengenai kegiatan dan kejadian yang terjadi setiap harinya. Catatan tersebut dibuat secara kronologis dan kemudian didokumentasikan.

  • Menyelenggarakan pembukuan
  • Membuat daftar gaji karyawan
  • Mencatat penyenggaraan produksi
  • Melakukan surat-menyurat kedalam dan keluar perusahaan
  • Mencatatan pesanan-pesanan
  • Melakukan pengarsipan dokumen
  • Menyusun rencana anggaran perusahaan

Tags: kerajinan yang sebutkan usaha sumber

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia