... 9 Sumber Daya Penting untuk Sukses dalam Usaha Kerajinan DIY - Panduan Terperinci!

Sumber Daya yang Dibutuhkan untuk Usaha Kerajinan di Bidang Sulam dan Kerajinan Tangan

C. Pemasaran

Bagi orang yang memiliki bisnis atau produk usaha tentu menyadari bahwa untuk bisa meningkatkan usaha ini dibutuhkan berbagai macam cara promosi produk usahanya.

Sebelum mengetahui cara promosi dan strategi pemasaran produk usaha kerajinan ketahui terlebih dahulu pengertian akan strategi pemasaran. Pengertian strategi pemasaran secara umum adalah sebuah upaya memasarkan produk atau jasa menggunakan berbagai macam metode dengan tujuan untuk meningkatkan hasil penjualan

Tiap-tiap usaha memiliki strategi pemasaran yang berbeda, hal ini dipengaruhi oleh faktor-faktor berikut:

  1. Faktor mikro, yaitu perantara pemasaran, pemasok, pesaing dan masyarakat
  2. Faktor makro, yaitu demografi/ekonomi, politik/hukum, teknologi/fisik dan sosial/budaya.

Berikut ini adalah hal-hal yang perlu diperhatikan untuk pemasaran (dari sudut pandang penjual):

  1. Tempat yang strategis (place),
  2. Produk yang bermutu (product),
  3. Harga yang kompetitif (price), dan
  4. Promosi yang gencar (promotion).

Dari sudut pandang konsumen:

  1. Kebutuhan dan keinginan konsumen (customer needs and wants),
  2. Biaya konsumen (cost to the customer),
  3. Kenyamanan (convenience), dan
  4. Komunikasi (comunication).
Baca juga: Download PPT Budaya Politik di Indonesia Mapel PKN Kelas 11

Pemasaran produk kerajinan harus lebih ekstra dikarenakan tidak semua konsumen membutuhkan ataupun menginginkan produk kerajinan oleh karena itu pemasaran produk dapat ditinjau berikut ini:

  1. Daya serap pasar dan prospeknya
  2. Kondisi pemasaran dan prospeknya

5. Method (Cara Kerja)

Merupakan sumber daya yang berupa metode atau prosedur kerja yang berguna untuk menjalankan bisnis.

Ini melibatkan proses bisnis, kebijakan, standar operasional, dan strategi untuk mencapai tujuan bisnis dengan efektif dan efisien.

Metode yang baik akan membantu meningkatkan efisiensi operasional bisnis.

Dengan memiliki prosedur kerja yang terstruktur dan efektif, bisnis dapat mengoptimalkan penggunaan sumber daya, menghindari pemborosan waktu dan tenaga, dan mencapai produktivitas yang lebih tinggi.

Metode yang baik berkontribusi pada kualitas dan konsistensi produk atau layanan.

Metode membantu dalam pembentukan standar operasional yang dapat diikuti oleh seluruh tim.

Standar operasional yang konsisten memudahkan koordinasi tim, mengurangi ketidakpastian, dan memastikan bahwa setiap anggota tim bekerja sesuai dengan harapan dan mengikuti prosedur.

Metode yang terdefinisi dengan baik membantu menjaga konsistensi merek bisnis.

Dalam hal pemasaran dan branding, metode yang konsisten dalam menyampaikan pesan, desain, dan pengalaman pelanggan membantu membangun citra merek yang kuat dan menghasilkan kepercayaan dari pelanggan.

Metode juga memainkan peran penting dalam peningkatan proses bisnis.

Dengan melakukan analisis dan evaluasi rutin terhadap metode yang benar, bisnis dapat mengidentifikasi area yang perlu diperbaiki, mengoptimalkan alur kerja, dan mengimplementasikan perubahan yang dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas.

6M Sumber Daya Usaha

Mengutip dari Modul Bahan Ajar SMA/SMK Manajemen Sumber Daya Usaha yang disusun oleh Diana Oktorina (2018), ada 6M Sumber daya usaha terdiri dari Man, Money, Material, Machine, Method dan Market.

Berikut penjelasan lengkapnya:

1. Man (Manusia)

Ilustrasi sumber daya manusia (SDM) bekerja untuk memajukan usaha (Credit: Freepik.com)

Man atau manusia ini umum disebut dengan istilah sumber daya manusia (SDM), dalam ilmu ekonomi sumber daya manusia menjadi salah satu faktor penting dalam produksi selain modal, tnh dan keterampilan.

Ruang lingkup dari perencanaan SDM secara garis besar dikelompokkan menjadi 4, yakni

  • Organisasi, merinci kebutuhan pegawai dari manajer hingga staff, harus sejalan dengan visi dan misi perusahaan.
  • Departemen/Unit, fokus pada kebutuhan pegawai dalam setiap departemen, diselaraskan dengan tujuan spesifik departemen tersebut.
  • Tim Kerja, mengoptimalkan kinerja tim dengan penekanan pada aspek teknis.
  • Individu, menitikberatkan pada kebutuhan organisasi terhadap individu pegawai, termasuk deskripsi pekerjaan yang akan dilakukan.

Menurut Rivai dan Sagala (2009) ada beberapa tujuan dalam perencanaan SDM, diantaranya untuk menyesuaikan kualitas dan kuantitas, menjamin ketersediaan tenaga kerja, menghindari hilangnya fungsi manajemen, memudahkan koordinasi dan sejenisnya.

2. Money (Uang)

Berikutnya adalah money atau uang, komponen ini menjadi satu hal yang tidak bisa diabaikan karena akan sangat menentukan besar atau kecilnya kegiatan bisnis yang dijalankan.

Secara pengertian uang adalah alat diikat dan alat untuk mengukur nilai dari barang atau jasa. Dengan uang ini juga perusahaan bisa membiayai gaji tenaga kerja, membeli alat-alat, dan menentukan hasil yang dicapai oleh organisasi.

B. Uraian Materi

SUMBER DAYA USAHA

Apabila kalian sudah menentukan produk kerajinan berdasarkan analisis peluang usaha, kalian dapat menentukan sumber daya yang dibutuhkan dalam menjalankan usaha tersebut. Dalam perencanaan proses produksi diperlukan pengelolaan yang baik untuk mencapai tujuan perusahaan. Sumber daya yang dimiliki oleh perusahaan dapat dikategorikan atas enam tipe sumber daya (6M), sebagai berikut:

1. Man (Manusia)

Dalam pendekatan ekonomi, sumber daya manusia adalah salah satu faktor produksi selain tanah, modal, dan keterampilan. Pandangan yang menyamakanmanusia dengan faktor-faktor produksi lainnya dianggap tidak tepat, baik dilihat dari konsepsi, filsafat, maupun moral. Manusia merupakan unsur manajemenyang penting dalam mencapai tujuan perusahaan.

2. Money (Uang)

Money atau uang merupakan salah satu unsur yang tidak dapat diabaikan. Besarkecilnya hasil kegiatan dapat diukur dari jumlah uang yang beredar dalam perusahaan. Oleh karena itu, uang merupakan unsur yang penting untuk mencapai tujuan perusahaan, karena segala sesuatu harus diperhitungkan secara rasional. Hal ini akan berhubungan dengan berapa uang yang harus disediakan untuk membiayai gaji tenaga kerja, alat-alat yang dibutuhkan dan harus dibeli, serta berapa hasil yang akan dicapai oleh perusahaan.

3. Material (Fisik)

Perusahaan umumnya tidak menghasilkan sendiri bahan mentah yang dibutuhkan, tetapi membeli dari pihak lain. Untuk itu manajer perusahaan berusaha untuk memperoleh bahan mentah dengan harga paling murah dan bahan bagus, dengan menggunakan cara pengangkutan yang murah dan membuat proses pengolahan menjadi seefisien mungkin.

4. Machine (Teknologi)
5. Method (Metode)

Metode sangat dibutuhkan agar mekanisme kerja berjalan efektif dan efisien. Metode kerja yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan, baik yang menyangkut proses produksi maupun administrasi tidak terjadi begitu saja melainkan memerlukan waktu yang lama.

4 Kelompok Sumber Daya Usaha

Dalam ruang lingkup bisnis, ada 4 kelompok sumber daya usaha, yakni:

1. Sumber Daya Manusia

Pertama adalah sumber daya manusia, yakni kelompok sumber daya yang memiliki sifat perorangan dalam bentuk pendidikan/ pelatihan dari manajemen. Adapun pelatihan ini diberikan perusahaan berdasarkan data dari kinerja karyawan itu sendiri.

2. Sumber Daya Finansial

Berikutnya adalah sumber daya finansial, ini mencakup dana atau modal usaha. Selain jumlahnya yang menentukan bagaimana bisnis akan dijalankan, cara mengelolanya juga sangat perlu diperhatikan. Sebab, akan sangat percuma jika memiliki modal besar tanpa memiliki manajemen keuangan yang baik.

Untuk itu, Anda bisa menggunakan software akuntansi online Beecloud, mencatat semua transaksi pembelian dan penjualan, membantu Anda mengontrol stok barang, menghitung harga jual, hutang/piutang, laporan keuangan dan masih banyak lagi secara realtime dan bisa diakses dari mana saja dan kapan saja dengan hasil akurat. Klik banner di bawah ini dan dapatkan gratis uji coba sekarang juga!

3. Sumber Daya Material

Selanjutnya, sumber daya material mencakup segala bahan atau barang yang digunakan dalam proses produksi atau kegiatan usaha. Ini melibatkan semua aspek bahan baku, produk setengah jadi, hingga barang jadi yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan perusahaan atau konsumen.

Manajemen yang efektif terhadap sumber daya ini mencakup pengadaan yang tepat, pengelolaan persediaan yang efisien, dan pemilihan penyedia bahan yang handal untuk mendukung kelancaran operasional perusahaan.

Manajemen sumber daya informasi melibatkan pengumpulan, analisis, dan pemanfaatan informasi untuk meningkatkan efisiensi, inovasi, dan daya saing perusahaan.


Tags: kerajinan yang sebutkan usaha sumber

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia