Sumber Daya yang Dibutuhkan untuk Usaha Kerajinan di Bidang Sulam dan Kerajinan Tangan
2. Money (Sumber Daya Berupa Uang)
Sebagai pengusaha tentu membutuhkan uang, misalnya untuk modal usaha, pendanaan, pendapatan, dan yang lainnya.
Pengusaha memerlukan modal untuk membiayai kebutuhan awal, misalnya pembelian peralatan, belanja bahan baku, sewa tempat, promosi, dan lain-lain.
Selain itu, pengusaha juga memerlukan uang untuk menjalankan operasional sehari-hari bisnis. Hal ini termasuk membayar gaji karyawan, biaya sewa, pembelian bahan baku, utilitas, asuransi, dan berbagai pengeluaran rutin lainnya.
Penggunaan uang dalam usaha juga untuk membiayai pertumbuhan dan ekspansi bisnis, misalnya untuk pembelian aset baru, perluasan fasilitas, pengembangan produk, pemasaran, serta ekspansi ke pasar baru.
Uang juga dapat digunakan untuk melakukan berbagai investasi yang strategis dalam bisnis, misalnya untuk mengembangkan sistem teknologi baru, pengembangan produk, atau yang lainnya.
Investasi ini akan sangat membantu dalam meningkatkan daya saing sehingga bisa memberikan keuntungan jangka panjang bagi bisnis.
Dana darurat atau cadangan keuangan yang cukup juga dapat membantu menangani kemungkinan kerugian, misalnya pada saat penurunan penjualan, kegagalan proyek, atau keadaan darurat.
Pemasaran dan Promosi juga membutuhkan uang. Secara terperinci pengusaha memerlukan uang untuk memperluas jangkauan pasar, memperkenalkan produk atau layanan kepada pelanggan potensial, dan lainnya.
6. Market (Pasar)
Merupakan sumber daya yang berupa pasar atau pelanggan yang merupakan target bisnis.
Pasar merupakan tempat di mana pengusaha dapat menjual produk atau layanan mereka kepada pelanggan.
Di dalam pasar tersebut terdapat banyak konsumen yang bisa menjadi sumber pendapatan utama bagi pengusaha.
Melalui pembelian produk atau layanan, konsumen membayar sejumlah harga kepada pengusaha, yang pada gilirannya menghasilkan pendapatan bagi bisnis.
Dengan adanya konsumen yang membeli produk atau layanan secara teratur, pengusaha dapat mencapai keuntungan dan menjaga kelangsungan bisnis mereka.
Konsumen juga merupakan kunci pertumbuhan bisnis.
Dengan adanya permintaan yang stabil atau meningkat dari konsumen, pengusaha dapat memperluas bisnis mereka dan mencapai skala ekonomi yang lebih baik.
Konsumen yang puas juga dapat merekomendasikan bisnis kepada orang lain, membantu dalam mendapatkan pelanggan baru dan memperluas basis pelanggan.
Mengelola keenam sumber daya ini dengan baik adalah kunci untuk mencapai keberhasilan bisnis dan pertumbuhan yang berkelanjutan.
Penting untuk mengalokasikan, mengoptimalkan, dan mengintegrasikan sumber daya ini secara efektif agar dapat mencapai tujuan bisnis dengan baik.
C. Pemasaran
Bagi orang yang memiliki bisnis atau produk usaha tentu menyadari bahwa untuk bisa meningkatkan usaha ini dibutuhkan berbagai macam cara promosi produk usahanya.
Sebelum mengetahui cara promosi dan strategi pemasaran produk usaha kerajinan ketahui terlebih dahulu pengertian akan strategi pemasaran. Pengertian strategi pemasaran secara umum adalah sebuah upaya memasarkan produk atau jasa menggunakan berbagai macam metode dengan tujuan untuk meningkatkan hasil penjualan
Tiap-tiap usaha memiliki strategi pemasaran yang berbeda, hal ini dipengaruhi oleh faktor-faktor berikut:
- Faktor mikro, yaitu perantara pemasaran, pemasok, pesaing dan masyarakat
- Faktor makro, yaitu demografi/ekonomi, politik/hukum, teknologi/fisik dan sosial/budaya.
Berikut ini adalah hal-hal yang perlu diperhatikan untuk pemasaran (dari sudut pandang penjual):
- Tempat yang strategis (place),
- Produk yang bermutu (product),
- Harga yang kompetitif (price), dan
- Promosi yang gencar (promotion).
Dari sudut pandang konsumen:
- Kebutuhan dan keinginan konsumen (customer needs and wants),
- Biaya konsumen (cost to the customer),
- Kenyamanan (convenience), dan
- Komunikasi (comunication).
Pemasaran produk kerajinan harus lebih ekstra dikarenakan tidak semua konsumen membutuhkan ataupun menginginkan produk kerajinan oleh karena itu pemasaran produk dapat ditinjau berikut ini:
- Daya serap pasar dan prospeknya
- Kondisi pemasaran dan prospeknya
1. Man (Sumber Daya Manusia)
Manusia di sini berarti sebagai Sumber Daya Manusia (SDM) atau tenaga kerja yang terlibat dalam operasional usaha.
Tak hanya karyawan, di dalamnya termasuk pemilik usaha dan mitra bisnis lainnya yang memiliki berperan penting dalam menjalankan dan mengembangkan usaha tersebut.
Sumber daya manusia atau “Man” memiliki peran penting dalam sebuah wirausaha, menjadi satu-satunya sumber daya yang hidup, yang dapat mengelola dan menjalankan usaha dengan efektif.
Manusia memiliki kemampuan unik untuk berinovasi dan berkreasi, terutama dalam menciptakan ide-ide baru, memecahkan masalah, dan mengembangkan solusi yang inovatif.
Selain itu, manusia juga menjadi unsur penting dalam membentuk tim yang kuat dan efektif, sehingga masing-masing orang akan dapat saling mendukung untuk mencapi tujuan bisnis.
Penting untuk disadari juga, karyawan yang terlatih juga dapat meningkatkan produktivitas usaha.
6M Sumber Daya Usaha
Mengutip dari Modul Bahan Ajar SMA/SMK Manajemen Sumber Daya Usaha yang disusun oleh Diana Oktorina (2018), ada 6M Sumber daya usaha terdiri dari Man, Money, Material, Machine, Method dan Market.
Berikut penjelasan lengkapnya:
1. Man (Manusia)
Ilustrasi sumber daya manusia (SDM) bekerja untuk memajukan usaha (Credit: Freepik.com)
Man atau manusia ini umum disebut dengan istilah sumber daya manusia (SDM), dalam ilmu ekonomi sumber daya manusia menjadi salah satu faktor penting dalam produksi selain modal, tnh dan keterampilan.
Ruang lingkup dari perencanaan SDM secara garis besar dikelompokkan menjadi 4, yakni
- Organisasi, merinci kebutuhan pegawai dari manajer hingga staff, harus sejalan dengan visi dan misi perusahaan.
- Departemen/Unit, fokus pada kebutuhan pegawai dalam setiap departemen, diselaraskan dengan tujuan spesifik departemen tersebut.
- Tim Kerja, mengoptimalkan kinerja tim dengan penekanan pada aspek teknis.
- Individu, menitikberatkan pada kebutuhan organisasi terhadap individu pegawai, termasuk deskripsi pekerjaan yang akan dilakukan.
Menurut Rivai dan Sagala (2009) ada beberapa tujuan dalam perencanaan SDM, diantaranya untuk menyesuaikan kualitas dan kuantitas, menjamin ketersediaan tenaga kerja, menghindari hilangnya fungsi manajemen, memudahkan koordinasi dan sejenisnya.
2. Money (Uang)
Berikutnya adalah money atau uang, komponen ini menjadi satu hal yang tidak bisa diabaikan karena akan sangat menentukan besar atau kecilnya kegiatan bisnis yang dijalankan.
Secara pengertian uang adalah alat diikat dan alat untuk mengukur nilai dari barang atau jasa. Dengan uang ini juga perusahaan bisa membiayai gaji tenaga kerja, membeli alat-alat, dan menentukan hasil yang dicapai oleh organisasi.
Tags: kerajinan yang sebutkan usaha sumber