"Syarat-syarat Penting dalam Merancang Kerajinan - Panduan Praktis untuk Kesuksesan!"
Conton kerajinan campuran
Beberapa contoh kerajinan campuran, sebagai berikut:
KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Tiga Topeng Kelana, untuk tarian topeng khas Cirebon, yang mulai langka.
Topeng tidak hanya bisa dibuat dari bahan kayu. Dengan kreativitas seniman, bahan topeng bisa dipadukan dengan logam dan menjadi karya seni menarik.
KOMPAS.COM/JUNAEDI Kehilangan Pekerjaan Sejak Pandemi Covid, 2 Pemuda Sulap Cangkang Kerang Jadi Aneka Kerajinan Cantik dan Laris
Aksesoris yang termasuk dari jepit rambut, bando, bros, manik-manik merupakan terbuat dari bahan campuran plastik dan perpaduan logam.
dok.pribadi Kresek Project, Kombinasi Bahan ALam dan Limbah Plastik Daur Ulang
Tas yang terbuat dari bahan yang bervariasi seperti kain, kayu, dan logam untuk menjadi permanen, dan masih terdapat bahan lainnya seperti plastik, kertas, dan pita untuk yang semi permanen (tote bag, kantong belanja, dan sebagainya).
Referensi:
- Eriska, Ahmad. Mengenal Kerajinan Anyaman Rotan. 2019. Jakarta: Pengsilo Media.
- Rachman, Indrayani dan teman-teman. Implementasi SDGs Pada Pembelajaran Pendidikan Lingkungan. 2019. Jawa Timur: Uwais Ispirasi Indonesia.
B. Jenis dan Karakteristik Bahan Serat
Jenis bahan serat alam adalah bahan organik yang tidak diolah kembali melalui proses dan penambahan bahan kimiawi sehingga keasliannya tetap terjaga dan diutamakan.
Jadi, bahan serat tersebut murni dari alam.
Bahan serat alam dapat digolongkan menjadi tiga jenis, yaitu serat dari tumbuhan, hewan, dan mineral.
1. Serat dari Tumbuhan
Serat yang berasal dari tumbuhan dapat dilihat berdasarkan bagian-bagian tumbuhan.Syarat agar bagian serat tumbuhan bisa digunakan sebagai testil yakni harus kuat, tahan lama, bentuknya tetap (tidak susut), permukaan yang halus ataupun bertekstur sesuai persyaratan produk.
Serat yang Berasal dari Tumbuhan dapat Diklasifikasikan 4 Bagian
a. Serat dari Biji
b. Serat dari Batang
Jenis batang yang menghasilkan serat alam dapat berupa jenis batang yang berkambium ataupun tidak berkambium.
Contoh: batang pohon anggrek, melinjo/ganemon, mahkota dewa, beringin, yonkori, flax, jute, rosella, henep, rami, urena, kenaf, dan sunn.
c. Serat dari Daun
Banyak orang yang memanfaatkan serat dari daun sebagai bahan baku produk tekstil.Contoh: serat daun mendong (purun tikus), daun nanas, daun pandan berduri, daun eceng gondok, daun abaka, daun sisal, dan daun henequen.
d. Serat dari Buah
Buah yang sudah dimanfaatkan sebagai bahan serat adalah kelapa.2. Serat dari Hewan
Prinsip Kerajinan Bahan Lunak dan 5 Contohnya
Selain membuat kerajinan dari bahan keras, bahan lunak juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan dasar pembuatan kerajinan. Tentunya karakteristik bahan lunak ini akan berbeda dengan bahan keras, begitu juga dengan proses pengolahannya. Oleh karena itu, prinsip kerajinan bahan lunak juga akan berbeda dengan prinsip kerajinan bahan keras.
Namun, sudahkah kamu mengenal apa saja jenis kerajinan bahan limbah lunak? Lalu, apa kamu tahu apa saja contoh kerajinan bahan limbah lunak? Yuk cari tahu penjelasan demi penjelasannya berikut.
- 1 Apa itu Kerajinan Bahan Lunak?
- 2 Jenis Kerajinan Bahan Limbah Lunak
- 2.1 1. Limbah Lunak Organik
- 2.2 2. Limbah Lunak Anorganik
- 3.1 1. Prinsip Keterampilan Tangan
- 3.2 2. Prinsip Keterampilan Teknik
- 3.3 3. Prinsip Tradisional
- 4.1 1. Kerajinan Limbah Lunak dari Sabun
- 4.2 2. Kerajinan Limbah Lunak dari Lilin
- 4.3 3. Kerajinan Limbah Lunak dari Gyps
- 4.4 4. Kerajinan Limbah Lunak dari Tanah Liat
- 4.5 5. Kerajinan Limbah Lunak dari Serat Alam
Tags: kerajinan sebutkan syarat