Tiga Inspirasi Kerajinan Bambu untuk Karya Sulaman dan Kerajinan DIY
Macam-Macam Kerajinan Tangan dari Riau dan Gambarnya
Setiap daerah di dunia memiliki kerajinan tangan mereka masing-masing. Kerajinan tangan yang mereka miliki bermacam-macam dan memiliki identitas yang otentik dan tidak bisa ditemukan di tempat lain. Salah satu kerajinan tangan yang memukau adalah kerajinan tangan dari daerah Riau.
Riau
Riau adalah salah satu provinsi di Indonesia yang terletak di pulau Sumatera tepatnya di bagia tengah dari pulau Sumatera tersebut. Provinsi ini terletak di sepanjang pesisir selat Malaka. Secara garis besar, pulau ini terbagi menjadi dua pulau besar yakni pulau Batam dan Bintan. Ibu kota Riau adalah Pekanbaru, yang merupakan kota terbesar di provinsi tersebut. Riau memiliki kebudayaan dan kesenian yang sangat menarik. Selain itu, Riau juga memiliki kerajinan tangan yang sangat indah.
Kerajinan Tangan Riau
Riau memiliki banyak sekali hasil kerajinan tangan. Berikut adalah beberapa kerajinan tangan yang khas dari Riau dan menjadi salah satu komoditi bagi sebagian rakyat Riau.
Tempat tisu dari bambu
Kerajinan tangan dari bambu memang tidak terbatas asalkan pengrajin bisa terus berinovasi dan berkreasi. Selain itu, produk handmade ini juga bernilai jual yang cukup tinggi. Salah satunya adalah tempat tisu yang lengkap dengan lubang pada bagian tengah untuk mengambil tisu.
Kombinasikan anyaman dengan cara mengelem buluh untuk bagian kerangkanya. Memang, cara ini terbilang cukup rumit untuk dilakukan. Namun, bila terus diimbangi dengan latihan yang tidak putus, maka tempat tisu yang dihasilkan akan semakin baik dan terkonsep.
Rapikan beberapa bagian yang masih kurang tertata saat finishing, dengan cara melakukan penghalusan. Selain itu, hilangkan juga sisa serat bambu yang mungkin masih ada dan tertinggal saat pembuatan tisu.
Kipas bambu
Selain tisu, kipas juga memiliki nilai jual yang tinggi dan laku untuk dijual di pasaran. Apalagi, jika kipas yang dihasilkan terbuat dari bahan-bahan yang ramah lingkungan. Pastinya, konsumen akan semakin tertarik untuk membelinya.
Umumnya, kipas bambu banyak digunakan oleh para penjual sate dalam mengipas sate yang dijualnya. Namun, kipas tersebut sudah berubah menjadi kipas angin yang lebih modern agar semakin praktis penggunaannya. Meskipun begitu, kipas yang terbuat dari anyaman ini masih banyak dicari oleh konsumen karena memberikan kesan unik dan tradisional, sesuai dengan kebutuhan.
Bagi Sedulur yang sudah berpengalaman, tentunya bukan perkara yang sulit lagi dalam membuat anyaman tradisional ini. Caranya adalah dengan membentuk anyaman menjadi kotak terlebih dahulu. Kemudian, berikan potongan buluh yang lebih kuat dan tebal pada bagian ujung satunya yang berfungsi sebagai pegangan kipas.
Kerajinan Tekat Riau
- Corak Bunga. Dalam corak bunga, biasanya yang digunakan adalah bentuk bunga seperti bunga bakung, melati, kundur, bunga hutan, bunga dari cengkeh, setaman, bunga serangkai, berseluk, dan beberapa bunga yang lain.
- Corak Kuntum. Kuntum juga sering digunakan sebagai motiv dalam Tetak. Beberapa corak kuntum yang biasa digunakan antara lain, kuntum kembar, kuntum serangkai, kuntum merekah, kuntum jeruju dan lain-lain.
- Corak daun, buah dan akar-akaran.. Daun buah dan akar-akaran biasa digunakan untuk menghiasi motiv Tetak ini. Dengan berbagai macam bentuk daun, buah dan akar-akaran. Pada buah misalnya, bisa digunakan corak buah delima, anggur dan pisang-pisangan.
- Corak Hewan. Selain tumbuhan, corak hewan juga sering digunakan dalam membuat motiv pada Tetak.
- Corak alam. Corak alam yang digunakan pada Tetak meliputi gambar awan, gasing-gasing, dan wajit-wajit.
Songket berasal dari kata sungkit yang artinya adalah mencungkil. Kain songket merupakan salah satu kerajinan tangan asli Riau yang populer dan sering diburu oleh orang yang bepergian ke Riau. Hal ini karena pada songket Riau terdapat motiv-motiv yang sangat khas dan tidak bisa ditemukan di tempat lain. Berdasarkan sejarahnya, songket dibawa pertama kali oleh seorang pengrajin yang berasal dari kerajaan Trengganu.
Pada masa awal perkembangannya, Tetak ini awalnya dibuat dengan menggunakan cara tenun tumpu. Kemudian berkembang menggunakan alat yang dinamakan Kik. Pada zaman dahulu, setiap pembuatan kain songket selalu menggunakan sutra dan untuk membuat motivnya menggunakan benang emas dan perak. Akan tetapi, sekarang hal itu dirasa terlalu mahal, maka orang-orang menggunakan bahan-bahan yang lebih sederhana akan tetapi tidak meninggalkan kualitas dan keindahan kain songket dari Riau tersebut. Riau terkenal dengan motiv-motiv songket yang khas. Beberapa di antaranya adalah, motiv kuntum bunga, siku awan, siku tunggal, daun tunggal, mata panah, dan tabir bintang.
1. Meja dan Kursi
Tas yang terbuat dari rotan ini sangat cocok dipadu-padankan dengan berbagai outfit. Apalagi saat ini sedang marak-maraknya inspirasi ootd kondangan. Tentu saja, tas dari rotan ini bisa menjadi pilihan tas untuk kondangan. Dijamin, makin kece dan kekinian!
Selain itu, warna dari tas yang soft yaitu coklat muda, tidak ada yang tidak suka dengan warna tersebut. Bentuk tas dari rotan ada yang selempang, ada juga tas punggung. Pada bagian luar tas juga disertai motif bunga yang menambah kesan cantik dan imut. Tas dari rotan ini juga bisa menjadi inspirasi kado untuk pacar.
Tags: kerajinan dari contoh sebutkan