... Cara Membuat Sepatu Jahit Resleting ala Jepang: Panduan DIY Lengkap

Panduan Lengkap Membuat Sepatu Jahit Resleting ala Jepang

Tentang Resleting YKK

Nah, YKK atau Yoshida Kogyo Kabushikikaisha merupakan merk resleting yang kabarnya mendominasi hampir setengah penggunaan resleting di dunia ini. Yoshida Company Limited didirikan oleh Tadao Yoshida pada tahun 1934 silam. Dilansir dari Insider, jumlah produk YKK yang terjual setiap tahunnya bisa mencapai 7 miliar resleting.

Bagaimana tidak? YKK mempunyai sistem usaha yang menyeluruh di bidang resleting, mulai dari peleburan logam yang digunakan sebagai bahan baku, produksi resleting, hingga pengemasan. Hal itu pula yang memungkinkan Yoshida Company Limited untuk dapat mengontrol semua bagian dari proses usahanya. Produk YKK Fastening dibuat dengan serangkaian proses kontrol kualitas yang cukup panjang agar dapat menghasilkan resleting yang berkualitas dan tahan lama. Berikut informasi harga resleting YKK di pasaran Indonesia.

Jenis-jenis resleting yang sering digunakan penjahit

Mari kita bahas 3 jenis resleting yang sering digunakan penjahit satu-persatu.

1. Resleting Jepang/ Invisible Zipper

Resleting jepang nama aslinya adalah “Invisible Zipper” yang artinya resleting tidak terlihat.

Sesuai dengan namanya, jika di tutup gigi resleting jepang ini tidak terlihat dari luar karena tertutup oleh kain (tape).

Pemasangan resleting jepang ini harus menggunakan spatu khusus agar hasil lebih rapi.

Resleting jepang ini bayak digunakan untuk baju yang menggunakan area resleting terlihat terlihat, seperti gamis, kebaya atau derss lainnya karena dengan mengunakan jenis resleting ini pada sambungan kain bisa tertutup rapi.

Resleting jepang hanya memiliki model gigi coil dan ukuran tersedia sesuai pabrikan (tidak bisa beli permeter).

2. Resleting Terpisah/Resleting Jaket

Sebenarnya ini adalah reselting Vislon namun yang model terpisah seperti resleting yang dipasang pada jaket. Jadi orang Indonesia mengenalnya dengan nama resleting jaket.

Nama aslinya adalah open end zipper atau separating zipper yang artinya resleting bisa terbuka pada akhir penutup atau resleting terpisah. Namun jangan menggunakan istilah ini ketika membeli resleting karena malah akan membuat bingung penjualnya. Gunakan istilah resleting jaket atau resleting terpisah.

Resleting ini menggunakan model gigi vislon atau metal dan tidak bisa beli permeter, ukuran tersedia sesuai buatan pabrik.

Update Harga Resleting YKK Semua Model (Ecer, per Meter, per Lusin)

Resleting bisa dibilang sebagai salah satu penemuan yang inovatif dan masih berguna sampai saat ini. Merk resleting yang beredar di pasaran ada bermacam-macam. Salah satu yang terkenal tentu saja resleting YKK yang merupakan singkatan dari Yoshida Kogyo Kabushikikaisha, brand produksi Yoshida Company Limited di Jepang. Resleting ini begitu mendunia karena kualitasnya yang memang dikenal baik. Harga resleting YKK variatif, tergantung dari jenis dan ukurannya.

Tutup tarik atau resleting, singkatan dari ritsluiting Belanda atau zippers Inggris, sering sekali digunakan dalam menjahit busana terutama rok atau celana. Ternyata resleting diciptakan karena rasa ketidaksabaran sang penemunya. Menurut sejarah, tercatat resleting ditemukan sekitar tahun 1890-an. Waktu itu, sepatu yang dipakai kebanyakan orang adalah sepatu yang tingginya hingga menutupi betis. Tentunya banyak kancing yang harus digunakan sebagai pengaitnya.

Untuk memakai dan membuka sepatu, diperlukan waktu lebih sekurang-kurangnya 15 menit. Hal tersebut yang dikeluhkan Whitcomb Judson. Kemudian ia memutar otak menciptakan alat pengait baru selain kancing. Berbagai eksperimen ia coba untuk mewujudkannya, akhirnya terciptalah benda pengait yang terdiri dari dua rantai metal yang dapat disatukan dengan kepala pengait di tengahnya.

Usaha kerasnya semakin membuahkan hasil sekalipun banyak menemui kendala dan hasil yang kurang sempurna. Hingga ia mendapat dukungan dari Kolonel Lewis Walker untuk membuka Universal Fastener Company di bulan Desember 1913 yang menjadi cikal bakal perusahaan resleting yang dikenal hingga saat ini.

Selang beberapa waktu, benda pengait ciptaan Judson semakin berkembang. Tidak hanya dipasang untuk sepatu, tetapi untuk benda lainnya seperti baju maupun tas bahkan meluas dan multifungsi. Sayangnya, belum ada nama untuk benda ini. Hingga pada satu kesempatan, seorang pengusaha datang berkunjung ke perusahaannya untuk melihat Judson memperagakan alat temuannya ini bekerja. Dengan spontan sang pengusaha berteriak, “Wow Zipper!” Sejak itulah alat pengait ini disebut zipper dan dikenal dengan resleting di Indonesia.


Tags: jahit sepatu resleting

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia