... Alat Jahit Penting untuk DIY: Kenali Set Alat Jahit dan Fungsinya1 / 2

Alat Jahit dan Fungsinya - Mengungkap Rahasia Seni Sulaman dan Keterampilan DIY

Pensil / bolpoin dan kertas

Ternyata tidak hanya anak sekolah saja yang membutuhkan pensil. Seorang penjahitpun juga sangat membutuhkan peralatan yang satu ini. Di dunia modes, pensil ini di gunakan untuk menggambar pola. Misalnya ketika akan membuat baju pasti digambar dulu polanya. Untuk membuat pola pasti dibutuhkan kertas. Banyak jenis kertas yang bisa digunakan untuk membuat pola misalnya kertas koran, kertas roti ataupun kertas manila. Kalau saya biasanya menggunakan kertas koran. Cara membuat pola pun terbilang sangat mudah. Anda bisa menjiplak baju yang sudah jadi kemudian menggambarnya menjadi sebuah pola. Selanjutnya pola tersebut bisa disimpan untuk digunakan lagi jika dibutuhkan.

Ada dua alat ukur yang digunakan dalam kegiatan jahit-menjahit yaitu:

Penggaris
Membuat baju atau apa saja pasti diukur dulu kan ? Nah disinilah pentingnya alat ukur. Ada beberapa jenis alat ukur yaitu penggaris dan meteran. Di dunia modes penggaris yang digunakan terdiri dari penggaris biasa, penggaris yang berbentuk segitiga dan penggaris yang bentuknya agak melengkung. Penggaris berbentuk segitiga umumnya digunakan untuk membuat garis lurus ketika menggambar pola, sedangkan penggaris yang agak melengkung biasanya digunakan untuk membuat pola rok bagian bawah. Sebagai pemula memiliki penggris mistar itu sudah cukup untuk memudahkan membuat garis lurus.

Meteran
Meteran jahit umumnya berukuran panjang 150 cm yang bisa digulung. Fungsi dari meteran ini sebagai ganti penggaris jika yang di ukur lebih dari 30cm. Misal ketika akan membuat baju, rok, sarung bantal atau tutup kulkas tentunya kita ingin mengetahui berapa ukuran yang diinginkan. Meteran ini juga digunakan untuk mengukur badan ketika akan membuat baju agar diperoleh ukuran yang sesuai.

Jenis-jenis Mesin Jahit dan Fungsinya

Seperti yang kita ketahui, mesin jahit fungsinya untuk menggabungkan bagian-bagian pakaian sehingga menjadi pakaian yang diinginkan. Selain untuk menjahit pakaian, mesin jahit juga bisa digunakan untuk menjahit tas, dompet, topi, dan produk-produk lainnya. Dengan menjahit menggunakan mesin jahit, diharapkan pekerjaan menjadi lebih cepat selesai dibandingkan dengan menggunakan tangan. Hasil jahitan dengan mesin juga lebih kuat dan rapi.

Mesin jahit bukan merupakan kebutuhan yang harus dipenuhi. Untuk pemula yang baru mengenal dunia jahit-menjahit dan ingin menekuninya, tentu saja mesin jahit menjadi barang yang harus dimiliki. Ketika menjahit sudah menjadi hobby, maka tidak menutup kemungkinan jika suatu saat nanti yang awalnya dari hobby akhirnya mengantarkan anda menuju kesuksesan.

Berikut ini mesin jahit yang sering digunakan ibu-ibu rumah tangga serta beberapa jenis mesin jahit yang sering digunakan perusahaan garment dan para penjahit professional sebagai bekal mata pencaharian mereka.

Ragam jenis benang operasi

Jarum dan benang operasi tentu berbeda dengan benang biasa yang sering Anda temui. Dokter akan memilih benang yang sesuai dengan luka, bagian tubuh, dan jenis operasi yang dilakukan.

Berikut ini ialah pembahasan tentang jenis benang operasi berdasarkan penyerapan, struktur, dan bahan pembuatnya.

1. Berdasarkan penyerapannya dalam tubuh

Secara umum, benang operasi bisa dikategorikan ke dalam dua kelompok besar, yakni benang jahit yang bisa diserap ( absorbable ) dan yang tidak bisa diserap ( non-absorbable ).

Benang absorbable

Hal ini disebabkan oleh enzim yang berada dalam jaringan tubuh bisa mengurai benang ini secara alami. Jenis benang ini biasanya dipakai untuk jaringan dalam tubuh.

Benang non-absorbable

Kegunaan dari jenis benang ini umumnya untuk menjahit jaringan tubuh bagian luar, termasuk yang tingkat kesembuhannya lebih lambat.

2. Berdasarkan struktur bahan

Bahan benang jahit medis juga dapat dibedakan berdasarkan struktur bahannya, yang terdiri dari benang monofilamen dan benang multifilamen.

Benang monofilamen

Jenis benang ini terdiri dari satu utas. Benang monofilamen lebih mudah menembus jaringan tubuh karena ketebalannya yang cenderung tipis.

Keunggulan lain dari benang ini ialah permukaannya yang rata dan halus. Ini membuat mikroba sulit berkembang dan risiko infeksi lebih rendah.

Benang multifilamen

Jenis benang ini terdiri dari beberapa utas. Benang multifilamen tersusun dari beberapa benang kecil yang dikepang bersama.

Biasanya jenis benang ini memiliki karakteristik lebih kuat, tetapi juga cukup berisiko menyebabkan infeksi luka operasi karena lebih tebal.

3. Berdasarkan bahan pembuatannya

Benang jahit operasi juga dapat dibagi jadi dua kelompok berdasarkan bahan mentah pembuatannya, yaitu alami dan sintetis.

Bahan pembuat benang operasi

Perbedaan benang operasi yang jadi daging dan tidak ini didasarkan pada bahan pembuatnya, sebagian bisa diserap tubuh dan lainnya tidak.

Setiap jenis benang terbuat dari bahan yang berbeda, baik alami maupun sintetis.

1. Bahan benang yang bisa diserap (absorbable)

Jenis benang medis ini biasanya digunakan untuk menjahit bagian paling dalam dari sayatan. Meski begitu, benang ini juga bisa dokter gunakan pada permukaan kulit.

Berikut ini merupakan bahan-bahan pembuat benang yang bisa diserap tubuh.

Serat usus (gut)

Benang monofilamen alami ini berasal dari serat dinding usus hewan, seperti sapi, kambing, dan domba. Ini digunakan untuk menjahit jaringan lunak bagian dalam tubuh.

Akan tetapi, benang dari serat usus tidak digunakan untuk operasi kardiovaskular dan sistem saraf. Pasalnya, benang ini bisa memicu reaksi buruk yang lebih besar dan berisiko menyebabkan komplikasi operasi .

Polydioxanone (PDS)

Benang monofilamen sintesis ini bisa digunakan untuk memperbaiki luka jaringan lunak, seperti untuk perut atau jantung bayi dan anak-anak.

Poliglecaprone (Monocryl)

Benang monofilamen sintetis ini digunakan untuk memperbaiki jaringan lunak yang terbuka. Namun, bahan ini tidak boleh digunakan untuk operasi kadiovaskular atau sistem saraf.

Jenis benang ini paling sering digunakan untuk menutup luka kulit agar bekasnya tidak terlihat.

Poliglaktin (Vicryl)

Benang multifilamen ini biasanya digunakan untuk memperbaiki luka robek tangan atau wajah.

Benang ini juga tidak boleh digunakan untuk prosedur penjahitan bagian kardiovaskular atau sistem saraf.

2. Bahan benang yang tidak dapat diserap (non-absorbable)

Semua jenis bahan benang jahit yang tidak dapat diserap biasanya dapat digunakan untuk memperbaiki jaringan lunak, termasuk untuk prosedur kardiovaskular dan sistem saraf.

Penanda kain

Rader dan kertas karbon adalah alat untuk menggambar pola pada kain. Ketika menggambar pola pada kain biasanya dibutuhkan dua peralatan ini. Cara menggambar pola dengan rader yaitu dengan meletakkan pola kertas diatas kertas karbon kemudian pola digambar pada kain menggunakan rader. Karena rader memiliki roda bergerigi maka pola yang digambar akan menghasilkan garis putus-putus. Ada banyak pilihan warna kertas karbon. Pilihlah kertas karbon berwarna cerah agar gambar pola pada kain bisa terlihat jelas.

Sebenarnya masih ada lagi yang lebih penting dalam kegiatan jahit-menjahit yaitu kain. Mengapa kain tidak saya masukkan dalam daftar? Karena kita semua sudah tahu kan, kalau menjahit itu ya harus ada kain yang akan dijahit. Menurut saya, kain itu bukan termasuk peralatan, namun masuk kategori bahan. Untuk pemula jangan membeli kain yang mahal dulu ya misalnya katun jepang apalagi kain sutra. Belilah kain yang harganya murah misalnya kain kiloan. Anda juga bisa menggunakan kain perca atau kain daur ulang dari baju bekas juga boleh.

Itu saja ya penjelasan dari saya tentang 15 Peralatan Jahit yang Harus Diketahui oleh Pemula. Semoga bermanfaat and happy sewing .


Tags: jahit alat fungsi

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia