Alat Jahit dan Fungsinya - Mengungkap Rahasia Seni Sulaman dan Keterampilan DIY
Mesin Jahit Bordir
Mesin jahit bordir ini digunakan untuk membuat bordiran atau menyulam secara otomatis tanpa menggunakan tangan. Mesin ini dipakai untuk membuat pola pada selembar kain dengan sulaman benang. Mesin ini bekerja professional dan terhubung dengan komputer serta memiliki kualitas yang bagus. Mesin bordir komputer dengan harga yang terjangkau dapat beradaptasi dengan penggunanya.
Dengan menggunakan mesin bordir, anda dapat membuat sebuah desain yang cantik serta rumit dengan mudah. Anda juga bisa membuat desain bordir pada baju anda sendiri contohnya adalah kebaya dengan bordir di sekelilingnya. Selain hasilnya yang sangat bagus, desain pada motifnya juga sangat cantik. Mesin bordir ini sangat cocok untuk anda yang ingin membuka usaha butik.
Itulah pembahasan tentang jenis-jenis mesin jahit yang perlu kita ketahui. Dengan Mengenal Jenis-jenis Mesin Jahit dan Fungsinya tentunya kita semakin memahami bahwa untuk menghasilkan produk berkualitas ternyata dibutuhkan peralatan yang memadai sebagai sarana produksi.
Jenis-jenis Mesin Jahit dan Fungsinya
Seperti yang kita ketahui, mesin jahit fungsinya untuk menggabungkan bagian-bagian pakaian sehingga menjadi pakaian yang diinginkan. Selain untuk menjahit pakaian, mesin jahit juga bisa digunakan untuk menjahit tas, dompet, topi, dan produk-produk lainnya. Dengan menjahit menggunakan mesin jahit, diharapkan pekerjaan menjadi lebih cepat selesai dibandingkan dengan menggunakan tangan. Hasil jahitan dengan mesin juga lebih kuat dan rapi.
Mesin jahit bukan merupakan kebutuhan yang harus dipenuhi. Untuk pemula yang baru mengenal dunia jahit-menjahit dan ingin menekuninya, tentu saja mesin jahit menjadi barang yang harus dimiliki. Ketika menjahit sudah menjadi hobby, maka tidak menutup kemungkinan jika suatu saat nanti yang awalnya dari hobby akhirnya mengantarkan anda menuju kesuksesan.
Berikut ini mesin jahit yang sering digunakan ibu-ibu rumah tangga serta beberapa jenis mesin jahit yang sering digunakan perusahaan garment dan para penjahit professional sebagai bekal mata pencaharian mereka.
Ragam jenis benang operasi
Jarum dan benang operasi tentu berbeda dengan benang biasa yang sering Anda temui. Dokter akan memilih benang yang sesuai dengan luka, bagian tubuh, dan jenis operasi yang dilakukan.
Berikut ini ialah pembahasan tentang jenis benang operasi berdasarkan penyerapan, struktur, dan bahan pembuatnya.
1. Berdasarkan penyerapannya dalam tubuh
Secara umum, benang operasi bisa dikategorikan ke dalam dua kelompok besar, yakni benang jahit yang bisa diserap ( absorbable ) dan yang tidak bisa diserap ( non-absorbable ).
Benang absorbable
Hal ini disebabkan oleh enzim yang berada dalam jaringan tubuh bisa mengurai benang ini secara alami. Jenis benang ini biasanya dipakai untuk jaringan dalam tubuh.
Benang non-absorbable
Kegunaan dari jenis benang ini umumnya untuk menjahit jaringan tubuh bagian luar, termasuk yang tingkat kesembuhannya lebih lambat.
2. Berdasarkan struktur bahan
Bahan benang jahit medis juga dapat dibedakan berdasarkan struktur bahannya, yang terdiri dari benang monofilamen dan benang multifilamen.
Benang monofilamen
Jenis benang ini terdiri dari satu utas. Benang monofilamen lebih mudah menembus jaringan tubuh karena ketebalannya yang cenderung tipis.
Keunggulan lain dari benang ini ialah permukaannya yang rata dan halus. Ini membuat mikroba sulit berkembang dan risiko infeksi lebih rendah.
Benang multifilamen
Jenis benang ini terdiri dari beberapa utas. Benang multifilamen tersusun dari beberapa benang kecil yang dikepang bersama.
Biasanya jenis benang ini memiliki karakteristik lebih kuat, tetapi juga cukup berisiko menyebabkan infeksi luka operasi karena lebih tebal.
3. Berdasarkan bahan pembuatannya
Benang jahit operasi juga dapat dibagi jadi dua kelompok berdasarkan bahan mentah pembuatannya, yaitu alami dan sintetis.
Tags: jahit alat fungsi