Penemu Mesin Jahit - Menelusuri Jejak Inovasi dalam Kerajinan Tangan dan DIY
Menjahit Dasar: Bagaimana Semua Ini Berawal
Di balik penampilan seseorang di panggung dunia, pakaian utamanya untuk perlindungan.
Pakaian yang indah, pleat yang canggih, dan sulaman yang dekoratif, peragaan busana dan fesyen kelas atas sendiri menjadi bagian dari kehidupan masyarakat kelas atas hanya sampai akhir abad ke-19.
Dan itu semua karena orang Inggris bernama Charles Frederick Worth.
Ia pindah ke Paris ketika berusia 21 tahun, meskipun ia tidak bisa berbahasa Prancis, menemukan pekerjaan di toko kain yang menjual barang terutama ke penjahit istana kerajaan.
Jengkel dengan kualitas gaun biasa-biasa saja yang dijual sebagai pelengkap syal halus dan syal kasmir yang ada di toko tersebut, ia mulai menjahit rancangannya senditi, yang menarik perhatian klien dengan posisi baik yang sering mengunjungi perusahaan dagang tersebut.
Sisanya, seperti yang mereka bilang, adalah sejarah.
Jahitan halus dan keahlian menjahitnya membuatnya berhasil masuk ke dunia penjahitan.
Hari ini, Tuan Worth dihormati sebagai bapak adibusana.
Berkat dirinya, Paris menjadi pusat dunia fesyen.
Banyak warga asal Prancis melakukannya juga: Jacques Doucet, Mrs Paquin, the Callot Sisters, dan Paul Poiret di antaranya.
Meskipun Tuan Worth adalah orang pertama yang menggunakan model langsung untuk mempromosikan rancangannya, kredit karena mempopulerkan praktik tersebut diberikan kepada warga asal Inggris: Lady Duff-Gordon.
Bekerja di bawah nama profesional Lucile, ia adalah perancang pertama di Britania Raya yang mendapatkan pengakuan internasional.
Lady Duff-Gordon adalah pencetus parade manekin, pendahulu peragaan busana langsung saat ini.
Terlepas dari dunia fasyen, dia juga dikenal sebagai salah satu dari sedikit korban Titanic yang selamat.
Mengulik Sejarah Penemuan Mesin Jahit, Terinspirasi dari Mimpi Buruk!
ilustrasi mesin jahit (Pexels.com/Leticia Ribeiro)
Sepanjang sejarahnya, berbagai penemuan demi penemuan membawa dampak positif di era saat ini. Sejumlah benda yang sukses ditemukan pada masa lampau, memberikan kemudahan bagi manusia dalam menjalankan aktivitasnya. Salah satu penemuan yang dinilai sangat berpengaruh adalah mesin jahit.
Mesin jahit yang ditemukan pada masa lalu mengalami beberapa kali perubahan demi mendapatkan mekanisme pengerjaan yang sempurna. Lika-liku penemuannya juga cukup rumit, mulai dari ketidaktahuan konsep hingga perebutan hak paten atas penemu pertama mesin jahit. Untuk lebih jelasnya, berikut ini sejarah singkat mengenai penemuan mesin jahit. Check this out!
Profil Singkat James Watt
Nama :James Watt
Lahir: 30 Januari 1736, Greenock, Britania Raya
Meninggal: 25 Agustus 1819, Handsworth, West Midlands, Britania Raya
Orang tua: James Watt, Agnes Muirhead
Pasangan: Ann MacGregor (m. 1777–1819), Margaret Miller (m. 1764–1772)
Anak: Gregory Watt, James Watt Junior, Janet Watt, Margaret Watt.
Penemuan Mesin Uap Oleh James watt
James Watt merupakan orang Skotlandia yang sering dihubungkan dengan penemu mesin uap dan juga tokoh kunci Revolusi Industri. Sebenarnya, Watt bukanlah orang pertama yang menciptakan mesin uap. Rancangan serupa pernah dilakukan oleh Hero dari Iskandariah pada awal tahun Masehi. Pada tahun 1686 Thomas Savery mematenkan sebuah mesin uap yang digunakan untuk memompa air, dan Pada tahun 1712, Thomas Newcomen pula mematenkan temuan serupa dengan versi yang lebih sempurna, namun mesin ciptaan Newcomen masih bermutu rendah, kurang efisien dan hanya dapat digunakan untuk pompa air dari tambang batubara.
Pada tahun 1764, Watt tertarik dengan mesin uap karena memperhatikan mesin uap buatan Newcome yang kurang efisien saat ia sedang membetulkannya. Meskipun hanya mendapat pendidikan sebagai tukang perkakas selama setahun, Ia memiliki bakat yang besar. Ia melakukan penyempurnaan-penyempurnaan pada mesin uap ciptaan Newcomen.
Pada tahun 1769, keberhasilan Watt yang pertama yaitu penambahan ruang terpisah yang diperkokoh dipatenkan. Ia juga membuat isolasi pemisah agar mencegah hilangnya panas pada silinder uap dan pada tahun 1782, ia menemukan mesin ganda. Dengan beberapa perbaikan kecil, pembaruan ini menghasilkan peningkatan efisiensi mesin uap dengan empat kali lipat atau lebih.
Pada tahun 1781, Watt menemukan seperangkat gerigi unhtuk mengubah gerak balik mesin menjadi gerak berputar. Pada 1788, Ia berhasil menciptakan pengontrol gaya gerak melingkar otomatis yang dapat membuat kecepatan mesin dapat diawasi secara otomatis. Pada 1790, Ia juga menciptakan alat pengukur tekanan. Selain itu Ia menciptakan alat penghitung kecepatan, alat petunjuk dan alat pengontrol uap.
Elias Howe
Elias Howe adalah Penemu Mesin Jahit yang berasal dari Amerika Serikat. Ia adalah Penemu Mesin Jahit tersukses. Mesin jahit buatannya menggunakan dua benang dari arah berlawanan dan menggunakan jarum berlubang untuk memasukkan benang.
Jarum yang digunakan pada mesin ciptaan Howe menembus kain dan membuat semacam lengkungan benang di sisi bawah kain. Hal itu memungkinkan benang dapat menyatukan kain-kain yang sebelumnya terpisah.
Sebagian besar literatur menyebutkan, mesin jahit karya Howe mampu menjahit 250 setik (jengkal) per menitnya. Elias Howe pun kemudian menguji coba mesin jahit karyanya dengan bertanding dengan gadis yang menjahit dengan tangan.
Walaupun mesin jahit Howe bekerja lebih cepat dan lebih rapi. Akan tetapi, saat itu tidak ada satupun orang Amerika yang mau membeli mesin jahitnya. Hal itu dikarenakan mesin jahitnya masih terlihat sangat rumit dan dampaknya akan menimbulkan banyak pengangguran.
Terjadi perang paten antara Elias Howe, dan Isaac Singer, ketika Singer berhasil membuat alat yang mekanismenya sama dengan alat ciptaan Howe. Keduanya sama-sama mengklaim alat ciptaannya sebagai yang paling orisinil.
Singer berhasil membuat mesin jahit dengan jarum yang bisa digerakkan dengan mengayuh pedal kaki. Sejak saat itu penjualan mesin jahit melonjak tinggi di beberapa kota di Amerika.
Namun, dalam sebuah persidangan, Isaac kalah dari Howe karena ia terlambat mematenkan alatnya tersebut. Akhirnya Isaac harus membayarkan sejumlah uang denda kepada Howe. Keberhasilan Howe dalam mempertahankan alat ciptaannya, membuat dirinya memiliki penghasilan lebih dari 200.000 dolar AS per tahun.
Dalam kurun waktu 14 tahun, sejak tahun 1854 hingga 1867, Howe berhasil mengumpulkan dana hingga 2 juta dolar AS, yang kemudian sebagiannya ia sisihkan untuk keperluan perang.
Tags: jahit mesin