Belajar Menggambar Mesin Jahit - Panduan Sketsa untuk Pekerjaan Jarum dan Kerajinan DIY
Tujuan Sketsa
Tujuan utama membuat sketsa adalah untuk menghasilkan bentuk dasar objek dengan posisi, proporsi, gelap-terang, komposisi, atau kebutuhan dari karya yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan penciptanya, baik dalam karya seni dan desain. Melalui sketsa kita akan mampu memperhatikan bentuk umum serta bahan pada karya yang akan diciptakan. Dalam tahap menggambar sketsa, kita juga dapat lebih mengamati bentuk-bentuk utama yang mewakili objek keseluruhan, posisi, kemiringan, serta garis-garis utama objek secara proporsional.
Menurut Laseau (2002, hlm. 8) orang yang sering sekali membuat sketsa sadar bahwa gambar akan mempengaruhi cara mereka melihat, merasakan, menghayati, berpikir, dan hal tersebut adalah faktor penting dalam keefektifan kualitas karya.
Cara menjahit dengan tangan: langkah awal
Ketika Anda ingin belajar menjahit, ingatlah untuk belajar dengan pelan-pelan, satu langkah pada satu waktu. Bagi pemula, sangat mudah untuk menjadi frustrasi pada awalnya, tetapi penting untuk menguasai dasar-dasar cara dan teknik jahit sebelum Anda mulai dengan proyek yang lebih kompleks.
Mulailah dengan mengumpulkan semua peralatan yang Anda butuhkan. Biasanya ini meliputi jarum, benang, kain, pola, gunting kain, jarum pentul, dan kapur kain (pastikan kapurnya dapat dicuci dengan mesin cuci). Anda juga mungkin bisa berinvestasi pada buku-buku menjahit atau setidaknya membaca-baca katalog untuk memberi Anda sedikit gambaran dan panduan.
Berikutnya, mulai dengan proyek menjahit sederhana- seperti menjahit bantal. Proyek ini akan mengasah keterampilan dasar Anda untuk menjahit pakaian sendiri.
Masukkan benang ke jarum, buat simpul pada kedua ujungnya, dan mulai dengan jahitan jelujur untuk menyatukan dua lembar kain yang berukuran sama dan berbentuk persegi.
1 Jahitlah sepanjang tiga sisi kain dan biarkan satu sisi tetap terbuka. 2 Baliklah kain tersebut ke bagian dalam sehingga jahitan tadi berada di sisi dalam bantal.
Ruang jahit terbuka memberi kesan luas
ilustrasi ruang jahit terbuka (somewhatsimple.com)
Ruang jahit tidak harus selalu tertutup, kok. Kamu bisa mengambil bagian dari ruang lainnya dan menambahkan furnitur yang dibutuhkan. Ruang jahit yang terbuka justru bisa memberikan kesan luas, lho!
Lemari untuk meletakkan kain-kain bisa sekaligus berfungsi sebagai pembatas dengan ruang lain. Meja pola juga tidak selalu harus persegi, bisa juga memanjang atau mungkin bulat, menyesuaikan dengan bentuk ruangan. Jika ruang jahitmu terbuka seperti ini, jangan sampai tamu melihatnya dalam keadaan berantakan, ya!
Tidak ada ketentuan ruang jahit yang benar seperti apa. Kamu bisa menyesuaikan meja, lemari dan aneka furnitur lainnya sesuai kebutuhan kamu. Gunakan warna-warna cerah dan penerangan yang memadai agar kegiatan menjahitmu berjalan nyaman. Selamat menjahit, ya!
Mengenal Mesin Jahit Kamu
Meskipun lokasi komponen pada mesin jahit dapat bervariasi tergantung modelnya, sebagian besar mesin memiliki semua komponen penting yang sama. Ibaratkan seperti mobil dengan merek yang berbeda, mereka tetap memiliki bagian-bagian dasar yang sama. Misalnya, roda kemudi, pedal rem, lampu sein, perseneling dan sebagainya.
Kalau kamu baru dalam hal menjahit, ada baiknya untuk memiliki dasar ini. Dengan mengetahui bagian dari mesin jahit serta fungsinya, maka ini akan memudahkan kamu dalam proses menjahit kedepannya
Mengetahui berbagai bagian mesin jahit dan fungsinya sangat penting untuk beberapa alasan:
- Memahami bagian mesin dengan baik: Dengan mempelajari berbagai bagian mesin jahit dan fungsinya, kamu dapat memperoleh pemahaman yang lebih dalam tentang cara kerja mesin dan cara menggunakannya secara lebih efektif. Pengetahuan ini dapat membantu kamu mendapatkan hasil maksimal dari mesin kamu dan membuat jahitan yang lebih baik dan lebih presisi.
- Pemecahan masalah: Jika kamu mengalami masalah dengan mesin jahit kamu, mengetahui bagian-bagian yang berbeda dapat membantu kamu untuk mendiagnosa masalah dan melakukan perbaikan yang diperlukan. Memahami mesin juga dapat membantu kamu menghindari masalah umum dan menjaga mesin kamu tetap berjalan dengan lancar.
- Perawatan: Mengetahui bagian-bagian mesin yang berbeda juga dapat membantu kamu menjaganya agar tetap terawat dengan baik. Misalnya, dengan membersihkan dan meminyaki bagian-bagian mesin secara teratur, kamu dapat memperpanjang masa pakainya dan menjaganya agar tetap berjalan dengan lancar.
- Kustomisasi: Dengan memahami berbagai bagian mesin jahit, kamu juga dapat melakukan penyesuaian atau peningkatan yang dapat membantu kamu mendapatkan hasil yang Anda inginkan. Misalnya, kamu dapat memilih untuk meng-upgrade pelat jarum, presser foot, atau bagian lain dari mesin jahit untuk mendapatkan kinerja yang lebih baik.
Kesalahan-kesalahan yang umum dilakukan ketika Anda belajar menjahit dengan tangan
Kita semua pasti melakukan kesalahan ketika kita mempelajari sesuatu yang baru, namun tak ada salahnya untuk mengetahui kesalahan-kesalahan yang umum terjadi sehingga Anda bisa menghindarinya.
Menggunakan ukuran jarum yang salah. Selalu cocokkan jarum dengan kain. Salah mengukur. Ukur dua kali, potong (dan jahit) sekali. Memegang kain terlalu erat sehingga kainnya melar. Pegang dengan mantap, tetapi tidak terlalu kuat.Memilih jenis kain yang salah untuk pakaian yang akan dijahit. Hindari bahan yang melar untuk beberapa proyek pertama Anda.
Menggunakan jarum tumpul. Gunakan jarum yang tajam untuk mempermudah menjahit.Menggunakan gunting jahit yang tumpul. Gunting yang tumpul akan mempersulit Anda memotong kain dengan rapi.
Tidak menyelesaikan jahitan lipatan sehingga jahitan nampak. Cara mudah untuk menyelesaikan jahitan adalah dengan menjahit zig zag pada bagian pinggir-pinggir kain sebelum merekatkannya dengan jahitan.
Apakah artikel ini berguna?
Bagaimana gaya hidup Anda saat pandemi mempengaruhi variasi noda kotor di baju Anda?
Baca Selanjutnya
Tags: jahit mesin gambar