"Sofratulle Solusi Ampuh untuk Luka Jahitan"
Bagaimana saya tahu jika jahitan saya terinfeksi?
Tanda – tanda infeksi untuk luka apapun adalah sebagai berikut:
- Kemerahan di sekitar jahitan
- Area ini hangat untuk disentuh
- Daerah tersebut bengkak
- Meningkatkan rasa sakit.
Ingatlah bahwa kulit merah muda atau kemerahan adalah normal di sekitar jahitan sementara luka sembuh, serta rasa sakit atau ketidaknyamanan kecil adalah normal.
Adanya nanah atau lendir berwarna dan berbau busuk, demam dan/atau kelenjar bengkak adalah tanda – tanda infeksi lainnya.
Jika Anda pikir luka Anda terinfeksi, hubungi dokter Anda untuk petunjuk dan evaluasi yang tepat.

Bagaimana Anda mengobati jahitan yang terinfeksi? (Stitch abses)
Dokter Anda dapat meresepkan kompres hangat, kultur luka, salep antibiotik topikal, kursus antibiotik oral atau obat lainnya. Infeksi kecil dapat diobati dengan hanya menyeka luka dua kali sehari dengan disinfektan dan menjaganya tetap bersih, kering, dan tertutup. Infeksi yang lebih serius mungkin memerlukan operasi atau prosedur tambahan untuk mengobatinya.
Beberapa oozing atau perdarahan kecil mungkin normal dan diharapkan tergantung pada lukanya. Jika ada perdarahan kecil, ganti perban dengan yang baru yang bersih dan kering dan tekan selama beberapa menit untuk menghentikan perdarahan. Jika tidak berhenti atau jika terus terjadi, konsultasikan dengan dokter Anda.
Rujukan
- United Kingdom National Health Service
- Mayo Foundation for Medical Education and Research

Langkah merawat luka yang perlu diperban
Berikut ini cara yang disarankan oleh American Academy of Dermatology Association untuk merawat luka yang perlu diperban dengan perlengkapan P3K di rumah.
1. Menghentikan perdarahan
Saat luka mengeluarkan darah, coba tahan luka untuk menghentikan keluarnya darah. Agar lebih efektif, Anda bisa mengangkat bagian tubuh yang terluka untuk menghambat aliran darah yang keluar.
Pastikan darah sudah benar-benar berhenti sebelum Anda melakukan langkah perawatan selanjutnya.
2. Bersihkan luka
Hindari membersihkan luka dengan alkohol atau obat merah yang mengandung hidrogen peroksida karena berisiko menyebabkan iritasi pada jaringan kulit yang rusak.
3. Pilih perban yang tepat
Saat merawat luka dengan perban, sebaiknya Anda memilih jenis perban yang sesuai dengan luka yang Anda alami.
Plester dapat digunakan untuk melindungi luka lecet atau gores sehingga tidak mudah teriritasi.
Umumnya, luka yang perlu diperban bisa ditutup dengan perban tempel antilengket atau perban gulung dari kain kasa.
Namun, sebaiknya hindari menggunakan kain kasa untuk membalut luka jika kulit mudah kering.
Pasalnya, kain kasa cenderung menyerap darah lebih banyak sehingga bisa sulit menjaga kelembapan luka. Gunakanlah jenis perban yang berbahan lebih tebal.
Hindari menempelkan perban terlalu rekat pada luka. Sebaiknya, beri sedikit ruang sehingga luka tidak terlalu tertekan.
4. Ganti perban secara berkala
Untuk menjaga agar luka tetap steril, Anda perlu mengganti perban setiap hari sampai luka benar-benar sembuh. Jika diperlukan, luka bisa dibersihkan setiap kali Anda mengganti perban.
Gunakan pinset untuk mengangkat kotoran yang menempel pada luka yang bisa berasal dari perban. Pastikan Anda mencuci tangan terlebih dahulu sebelum menyentuh luka.

What form(s) does this medication come in?
Framycetin is no longer being manufactured for sale in Canada and is no longer available under any brand names. This article is being kept available for reference purposes only. If you are using this medication, speak with your doctor or pharmacist for information about your treatment options.
Many things can affect the dose of a medication that a person needs, such as body weight, other medical conditions, and other medications. If your doctor has recommended a dose different from the ones listed here, do not change the way that you are using the medication without consulting your doctor.
Finish all of this medication, even if you feel better. This will reduce the chance of infection developing or returning.
Protect the gauze from heat and store in a cool place. Keep this medication out of reach of children.
Do not dispose of medications in wastewater (e.g. down the sink or in the toilet) or in household garbage. Ask your pharmacist how to dispose of medications that are no longer needed or have expired.

Apa saja yang harus diperhatikan?
Perban luka jahitan berfungsi untuk menghindarkan bekas operasi dari debu yang bisa menyebabkan infeksi. Itu sebabnya, Anda juga memiliki kewajiban untuk menjaga kebersihan area bekas operasi.
Apabila bakteri atau kuman berhasil masuk ke bekas jahitan, besar kemungkinan Anda terkena infeksi. Anda pun jadi harus kembali ke dokter untuk menyelesaikan permasalahan infeksi itu.
Agar terhindar dari infeksi, berikut adalah beberapa hal yang harus diperhatikan saat mengganti perban luka jahitan .
1. Cuci tangan
Tangan yang habis memegang berbagai benda memungkinkan kuman untuk berkumpul. Itu sebabnya mencuci tangan sebelum mengganti perban luka jahitan adalah hal yang wajib Anda lakukan.
Proses ini bisa dilakukan berulang-ulang. Saat Anda mulai proses mengganti perban luka jahitan, memeriksa bekas jahitan, mengoleskan salep, hingga membuka perban baru untuk menutupnya kembali.
Intinya, pastikan bahwa tangan Anda benar-benar steril. Dengan begitu, Anda dapat mencegah penyebaran bakteri yang menyebabkan infeksi.
Lakukan hal yang sama ketika Anda membantu seseorang mengganti perban bekas jahitan.
2. Melepaskan perban dari bekas jahitan
Pada saat melepaskan perban, usahakan untuk tidak menarik perban dari kulit, melainkan menarik kulit menjauhi perban. Hal ini bertujuan untuk mengurangi rasa sakit pada area bekas jahitan.
Plester kertas memang tidak menempel dengan erat pada kulit Anda, tetapi setidaknya mengurangi risiko iritasi pada kulit.
3. Membersihkan bekas jahitan dengan sabun
Bekas jahitan juga perlu Anda bersihkan. Tidak perlu dengan sabun antibakteri, Anda cukup membersihkan bekas jahitan dengan sabun dan air.

Tags: jahit untuk luka sofratulle