Apakah Styrofoam Termasuk Bahan Baku Kerajinan Kategori untuk Needlework dan DIY?
Cara Menjahit Kerajinan dari Kain Perca
Menjahit adalah pekerjaan menyambungkan kain, bulu, kulit binatang, pepagan, dan bahan-bahan lain yang bisa dilewati jahit dan benang. Menjahit dapat dilakukan dengan tangan memakai jarum tangan atau dengan mesin jahit.
Menjahit perca bukan sekedar menyambungkan potongan kain menjadi sebuah produk. Menjahit perca merupakan seni, dan berikut ini adalah cara-cara menjahit kain perca dari cara pembuatannya, seperti dikutip dari modul Kreasi Kain Perca (2016):
a. Cara acak (tak beraturan) adalah teknik jahit dengan menggabungkan guntingan guntingan kain dengan bentuk dan ukuran potongannya tidak sama.
b. Cara jiplakan pola (template) adalah teknik jahit dengan menggabungkan guntingan guntingan kain yang dipola terlebih dahulu dan selanjutnya dijahit sesuai rencana.
d. Cara jelujur adalah teknik yang biasanya digunakan untuk memberi kesan keindahan, untuk menggabungkan tetap dikerjakan dengan teknik mesin, sifatnya hanya penghias.
e. Cara pola geometris adalah teknik jahit dengan menggabungkan guntingan guntingan kain dengan bentuk pola-pola geometris (segitiga, segiempat) yang terukur dan dijahit sesuai dengan desain.
Daur Ulang [ sunting | sunting sumber ]
Polistirena tidak dapat terurai secara alami. Alih-alih terurai seluruhnya, dari waktu ke waktu, polistirena pecah menjadi potongan-potongan kecil dan bertahan di lingkungan selama ratusan tahun. Para ahli percaya bahwa mungkin diperlukan antara 500 dan 1 juta tahun bagi polistirena untuk terurai secara alami. [12]
Polistirena yang amat ringan dan mudah terbang tergolong sebagai objek yang sulit dibersihkan dari lingkungan. Polistirena dengan mudah lolos dari sistem pengumpulan sampah dan akhirnya terakumulasi di darat dan di air karena mudah tertiup angin. [13]
Meski demikian, polistirena dapat didaur ulang menjadi bahan baku aneka produk daur ulang, misalnya gantungan baju, pembungkus bungkus busa dan kotak cakram padat. Langkah pertama dalam daur ulang adalah pengumpulan limbah busa EPS, yang harus dipisahkan dari bahan plastik lainnya. EPS yang terkumpul lantas diangkut ke pabrik daur ulang. Di sini, busa EPS dibuat menjadi butiran, dicuci dan diekstrusi untuk menghasilkan polistirena untuk digunakan kembali. [14]
10 Contoh Produk Kerajinan Dari Bahan Buatan
Jika Anda penasaran tentang beragam produk kerajinan yang dapat dihasilkan dari bahan buatan, mari kita eksplorasi bersama berbagai macam contoh produk kerajinan yang kreatif dan menarik, berikut 10 contoh kerajinan bahan buatan :
1. Kerajinan Gips / Gypsum
Kerajinan yang menggunakan gypsum semakin populer di kalangan masyarakat Indonesia. Proses pembuatannya dianggap lebih mudah jika dibandingkan dengan penggunaan bahan seperti fiberglass. Namun, jika Anda berencana memproduksi kerajinan gypsum dalam jumlah besar, penting untuk membuat model dan cetakan terlebih dahulu.
Bahan utama yang digunakan dalam pembuatan cetakan gypsum adalah silicone rubber. Namun, jika Anda mencari alternatif yang lebih mudah dan ekonomis, plastisin atau tanah liat juga bisa digunakan. Kerajinan dari gypsum ini umumnya berbentuk hiasan dinding atau mainan.
2. Kerajinan Lilin
Pembuatan kerajinan dari lilin tergolong mudah dan sederhana dibandingkan dengan bahan lainnya. Hampir siapa pun dapat mencoba membuat kerajinan lilin. Anda dapat menciptakan berbagai kreasi dengan teknik mengukir lilin secara langsung atau mencairkannya terlebih dahulu. Jika Anda ingin membuat lilin dengan bentuk yang unik dan sesuai dengan konsep tertentu, Anda dapat melelehkan lilin dengan memanaskannya di atas api atau kompor.
Baca Artikel tentang kerajinan lilin :
3. Kerajinan Sabun
Tags: kerajinan bahan styrofoam