... Apakah Styrofoam Termasuk Bahan Baku Kerajinan Kategori dalam Needlework dan DIY?

Apakah Styrofoam Termasuk Bahan Baku Kerajinan Kategori untuk Needlework dan DIY?

Pengertian Seni Keramik

Seni keramik adalah cabang seni rupa yang mengolah material keramik yang diubah menjadi karya seni dari yang bersifat tradisional sampai kontemporer.

Seni keramik sendiri termasuk kedalam salah satu jenis Seni Kriya, istilah seni kriya berasal dari bahasa Sansekerta dari kata k rya yang berarti mengerjakan.

Jika disimpulkan arti krya ialah mengerjakan sesuatu hal untuk menghasilkan sebuah benda atau objek. Namun, semakin berkembang disebutlah seni kriya.

Sedangkan dalam kamus besar bahasa Indonesia (KBBI) kriya diartikan sebagai pekerjaan (kerajinan tangan).

Dalam bahasa Inggris disebut craft yang bermakna energi atau kekuatan, maksudnya adalah suatu keterampilan dalam mengerjakan atau membuat sesuatu.

Tembikar/ keramik di Zaman Neolitikum menjadi sebuah hiasan sebagai lambang atau simbol kehidupan spritual.

Di periode selanjutnya, seni kriya berkembang baik dalam aspek fungsi, peningkatan kualitas bahan, bentuk, dan corak hiasannya hingga saat ini.

Sejarah dan Cara Produksi [ sunting | sunting sumber ]

Dalam prosesnya, pencampuran gelembung udara mengembang dan membuatnya menjadi ringan seperti busa hingga terciptalah EPS. Jadi, styrofoam yang dikenal masyarakat merupakan varian polistirena, di mana 95% volumenya dipenuhi udara. [2]

Kemasan berbahan busa EPS sangat ringan, bahkan 30 kali lebih ringan daripada polistirena biasa. Kemasan makanan dari busa ini juga kedap air, mampu menyerap guncangan dan berbiaya rendah. Selain itu, kemasan makanan berbahan busa EPS tersusun dari butiran dengan kerapatan rendah dan memiliki ruang antarbutiran yang berisi udara yang tidak dapat menghantar panas membuatnya menjadi insulator panas yang sangat baik. [3]

Dengan demikian, makanan dan minuman panas yang disimpan dalam kemasan dari busa EPS dapat relatif terjaga suhunya.

Wadah makanan busa

Tempat makan styrofoam adalah kemasan makanan sekali pakai dari busa untuk berbagai makanan.

Kata "styrofoam" sering digunakan untuk expanded polystyrene (EPS) atau busa polistirena yang diperluas (busa EPS). Akan tetapi, "styrofoam" sebenarnya adalah merek dagang milik The Dow Chemical Company untuk busa polistirena ekstrusi sel tertutup yang dibuat untuk isolasi termal dan aplikasi kerajinan. [1]

Polistirena adalah plastik berbasis minyak bumi yang terbuat dari stirena monomer.

Dalam bahasa Inggris, tempat makan styrofoam disebut foam food container atau kemasan makanan dari busa. Dengan demikian, benda yang sering orang sebut sebagai "tempat makan styrofoam" sebenarnya merujuk pada "kemasan makanan dari busa".

Contoh Kerajinan dari Styrofoam

">No">Hasil Kerajinan dari Styrofoam
">1">Kerajinan Aksesoris Kelinci dari Styrofoam
">2">Kerajinan Beauty Dish dari Styrofoam
">3">Kerajinan Boneka Salju dari Styrofoam
">4">Kerajinan Huruf Alfabet dari Styrofoam
">5">Kerajinan Pigura Foto dari Styrofoam
">6">Kerajinan Hiasan Bunga dari Styrofoam
">7">Kerajinan Hiasan Dinding dari Styrofoam
">8">Kerajinan Hiasan Gantung Tata Surya dari Styrofoam
">9">Kerajinan Jamur dari Styrofoam
">10">Kerajinan Kaktus dari Styrofoam
">11">Kerajinan Lampu Hias dari Styrofoam
">12">Kerajinan Lonceng Bel dari Styrofoam
">13">Kerajinan Media Printing dari Styrofoam
">14">Kerajinan Mobil-Mobilan dari Styrofoam
">15">Kerajinan Pengeras Suara Laptop dari Styrofoam
">16">

Penggunaan dan Pelarangan [ sunting | sunting sumber ]

Diperkirakan bahwa produksi polistirena dunia setiap tahun mencapai lebih dari 14 juta ton. Orang Amerika sendiri membuang sekitar 25 miliar cangkir polistirena setiap tahun. [20]

Beberapa negara bagian dan kota di Amerika Serikat melarang penggunaan polistirena untuk kemasan makanan dan minuman.

Pada akhir tahun 2015 Taiwan memberlakukan larangan nasional penggunaan cangkir dari busa polistirena. Menurut data The Environmental Protection Administration (EPA) Taiwan, lebih dari 200 juta cangkir polistirena digunakan per tahun, tetapi hanya sekitar 20 persen yang didaur ulang. [23]

Pada bulan Desember 2018 para negosiator dari Parlemen Eropa dan untuk 28 negara Uni Eropa sepakat bahwa 10 produk plastik sekali pakai akan dilarang. Selain styrofoam dan sedotan sekali pakai, produk-produk dari plastik yang dilarang termasuk juga korek kuping (cotton buds), piring dan alat makan, pengaduk minuman, dan tongkat untuk balon. [28]


Tags: kerajinan bahan styrofoam

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia