... Apakah Styrofoam Termasuk Bahan Baku Kerajinan Kategori dalam Needlework dan DIY?

Apakah Styrofoam Termasuk Bahan Baku Kerajinan Kategori untuk Needlework dan DIY?

Sejarah dan Cara Produksi [ sunting | sunting sumber ]

Dalam prosesnya, pencampuran gelembung udara mengembang dan membuatnya menjadi ringan seperti busa hingga terciptalah EPS. Jadi, styrofoam yang dikenal masyarakat merupakan varian polistirena, di mana 95% volumenya dipenuhi udara. [2]

Kemasan berbahan busa EPS sangat ringan, bahkan 30 kali lebih ringan daripada polistirena biasa. Kemasan makanan dari busa ini juga kedap air, mampu menyerap guncangan dan berbiaya rendah. Selain itu, kemasan makanan berbahan busa EPS tersusun dari butiran dengan kerapatan rendah dan memiliki ruang antarbutiran yang berisi udara yang tidak dapat menghantar panas membuatnya menjadi insulator panas yang sangat baik. [3]

Dengan demikian, makanan dan minuman panas yang disimpan dalam kemasan dari busa EPS dapat relatif terjaga suhunya.

10 Kerajinan Dari Bahan Buatan dan Cara Membuatnya

Kerajinan Dari Bahan Buatan sebelum kita memulai sebuah kreasi, tentunya kita perlu memahami berbagai media dan bahan baku yang akan digunakan. Kali ini, kita akan membahas tentang kerajinan yang menggunakan bahan buatan. Dalam konteks ini, “buatan” merujuk pada sesuatu yang manusia hasilkan dari bahan kimia dan campurannya, bukan bahan yang ada di alam.

Baca Lainnya

Kerajinan Tangan Khas Mojokerto Cocok untuk Souvenir dan Oleh-oleh

Membuat Kerajinan Dari Kertas HVS

Tujuan penggunaan bahan buatan dalam kerajinan adalah untuk mencapai efek duplikasi dari bahan alami serta untuk menambah variasi bahan baku yang tersedia untuk kerajinan. Bahan buatan dalam kerajinan ini mencakup berbagai jenis bahan alam yang mengalami proses pengolahan. Dalam proses ini, zat kimia tambahan digunakan untuk mengubah karakteristik bahan buatan, sehingga memudahkan pembentukan dan produksi.

Perubahan tersebut membuat bahan buatan menjadi lebih fleksibel dalam menghadirkan ide-ide kreatif dalam dunia kerajinan.

Untuk kerajinan dari bahan alam bisa kamu baca di artikel berikut :

Kerajinan dari Bahan Alam Nusantara.

Banyak produk kerajinan yang memanfaatkan bahan buatan, dan di antaranya termasuk aneka bros dari plastik, perabotan rumah dari melamin, bunga dan daun palsu yang terbuat dari kain atau plastik, serta tas dengan berbagai bentuk dan warna dari bahan kulit buatan. Semua produk ini menawarkan keindahan dan daya tarik tersendiri.

Harganya juga bervariasi, sehingga dapat diakses oleh berbagai lapisan masyarakat. Namun, apakah Anda dapat membedakan antara kerajinan yang terbuat dari bahan alami dan yang terbuat dari bahan buatan? Ternyata, tidak selalu mudah membedakannya tanpa melakukan perabaan atau pengamatan yang cermat.

Pengurai Alami Polistirena [ sunting | sunting sumber ]

Penelitian Stanford University menyebutkan bahwa ulat mealworm, atau larva dari kumbang Tenebrio molitor, suka makan styrofoam. Mealworm memakan styrofoam dan mencerna styrofoam di usus mereka. [16]
Di laboratorium, 100 ulat mealworm memakan antara 34 dan 39 miligram styrofoam - seberat pil kecil - per hari. Ulat-ulat ini mengubah sekitar setengah dari styrofoam menjadi karbon dioksida dan setengahnya menjadi residu. Dalam 24 jam, ulat-ulat ini mengeluarkan sebagian besar plastik yang tersisa sebagai residu alami yang tampaknya aman untuk digunakan sebagai media tanam. [17] Penelitian itu dapat diakses di pranala ini.

Kemasan makanan dari bahan yang mudah terurai secara alami, misalnya besek bambu yang digunakan di Indonesia dapat menjadi alternatif pengganti kemasan polistirena. Selain itu, kemasan berbahan kertas kedap air dan minyak sampai tingkat tertentu juga menjadi alternatif lain. Kemasan pangan yang terbuat dari kertas yang aman adalah karton virgin fiber dan karton food grade. Dalam hal ketahanan terhadap minyak, kemasan karton food grade lebih baik dibanding karton virgin fiber. Kemasan pangan berkategori food grade 100% terbuat dari bahan alami sehingga berwarna putih, tidak berbintik-bintik, serta bebas dari kandungan bakteri dan senyawa berbahaya seperti benzena dan stirena serta mudah terurai. [19]


Tags: kerajinan bahan styrofoam

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia