Mengenal Sulam Alis Rosidi di Jakarta - Seni dan Kerajinan Tangan yang Memukau
Rekomendasi 3 Tempat Sulam Alis Terbaik di Jakarta
SETIAP perempuan tentunya ingin tampil cantik dan memesona, baik di mata pasangannya maupun di mata semua orang. Salah satu yang menjadi perhatian biasanya di area wajah, tak terkecuali alis.
Bagian wajah yang satu ini perlu dirawat agar tampak lebih indah dan bisa membentuk wajah lebih sempurna. Untuk membuat alis terlihat lebih sempurna, ada teknik yang cukup populer saat ini, yaitu treatment sulam alis.
Sulam merupakan metode pembentukan alis dengan hasil yang tampak natural. dalam metode ini, yakni menanamkan pigmen pada lapisan kulit kedua dengan jarum microblade. Kemudian, pigmen tersebut ditanamkan agar alis tampak lebih hitam, tebal, dan berisi secara natural.
Jadi, untuk kamu para perempuan, tak perlu repot-repot lagi menggunakan pensil alis maupun produk kecantikan lain untuk menghitamkan alis karena kamu bisa mendapatkannya hanya dalam satu kali proses sulam. Nah, di Jakarta ad sejumlah tempat sulam alis yang bisa kamu datangi. Berikut Merahputih.com berikan 3 rekomendasinya untuk kamu.
Efek Samping Sulam Alis
Melansir dari Society of The Permanent Cosmetics Professional (SPCP), kemungkinan masalah dengan prosedur riasan permanen jarang terjadi jika semua standar kesehatan dipatuhi, terutama dalam hal desinfeksi dan sterilisasi peralatan.
Studi dalam jurnal Clinical Interventions in Aging menegaskan bahwa tato kosmetik seperti sulam alis memiliki risiko yang sama dengan jenis prosedur tato lainnya.
Melansir dari Mayo Clinic, berikut beberapa contoh risiko yang dapat terjadi saat melakukan tato atau sulam alis, yaitu:
- Dapat menimbulkan reaksi alergi pada kulit, seperti ruam gatal,
- Infeksi pada kulit,
- Iritasi,
- Masalah kulit seperti granuloma dan keloid,
- Menggunakan alat yang tidak steril, kemungkinan dapat menyebabkan penyakit hepatitis B dan C,
Melakukan perawatan dan mengonsumsi obat-obatan diperlukan jika Moms mengalami reaksi alergi dan mengalami infeksi, atau masalah kulit lain di sekitar area alis yang disulam.
Pada dasarnya, risiko tersebut dapat diminimalkan jika konsumen dan penyulam alis mengetahui risiko-risiko tersebut.
Cara Membuat Alis Terlihat Menarik tanpa Sulam Alis
Foto: Membuat Alis Terlihat Menarik Tanpa Sulam (Byrdie.com)Pada dasarnya, selain untuk merapikan bentuk alis, sulam alis juga dianggap sebagai metode untuk membuat alis menjadi lebih bervolume dan indah.
Dibandingkan dengan menyulam alis yang dilarang dalam Islam, Moms bisa mencoba metode lain yang bisa dilakukan untuk mendapatkan alis yang lebih menarik.
Berikut ini beberapa cara yang bisa dicoba.
1. Memijat Alis
Rutin memijat area kulit di mana alis bertumbuh nyatanya dapat mendorong pertumbuhan bulu alis.
"Sirkulasi yang baik penting untuk pertumbuhan alis yang sehat.
Dengan memijat lembut area alis setiap malam, Anda dapat membantu meningkatkan sirkulasi ke area tersebut untuk mendorong pertumbuhan alis," ungkap Jared Bailey, seorang Global Brow Expert, New York, melansir dari Byrdie.com.
2. Menggunakan Castor Oil
Castor oil atau minyak jarak banyak digunakan untuk mendorong pertumbuhan bulu mata dan alis.
Penggunaan minyak init elah digunakan selama bertahun-tahun untuk mengobati berbagai kondisi, termasuk rambut rontok.
Meskipun belum ada penelitian ilmiah yang membuktikan bahwa minyak jarak dapat menumbuhkan kembali rambut, ini adalah bahan berisiko rendah yang dapat sedikit membantu mendapatkan alis yang lebih tebal.
3. Mengaplikasikan Serum
Tidak hanya untuk kulit wajah, saat ini sudah terdapat ragam produk kecantikan, seperti serum yang bertujuan untuk menumbuhkan alis hingga bulu mata.
Moms bisa mendapatkan ragam produk-produk tersebut di berbagai ecommerce yang tersedia.
4. Menggunakan Pensil Alis yang Tepat
Bila Moms memiliki alis yang cenderung tipis dan ingin segera mendapatkan tampilan alis sesuai keinginan, Moms bisa mencoba menggunakan pensil alis.
Hukum Sulam Alis Menurut Islam
Foto: Hukum Sulam Alis Menurut Islam (Coursemology.sg)Bolehkah melakukan sulam alis menurut ajaran Islam?
Islam mengatur semua hal dalam praktik kehidupan manusia sehari-hari, tidak terkecuali dalam hal fitrah perempuan dalam kecantikan.
Salah satunya terkait tentang sulam alis yang banyak dikaitkan dengan tato yang memiliki kontroversi.
Pada prinsipnya sulam alis adalah menggambar alis agar terlihat lebih tebal, jadi seperti menato alis.
Namun sulam alis menggunakan bahan alami atau herbal, sedangkan tato menggunakan tinta kimia.
Saat digunakan, sulam alis bekerja dengan cara yang mirip namun juga berbeda dengan tato.
Hal inilah yang menjadikan banyak perdebatan terkait sulam alis dan tato. Jika tato sudah diketahui hukumnya dalam Islam, lalu bagaimana dengan sulam alis?
Mengubah bagian tubuh, seperti alis hanya dapat dilakukan jika memiliki kepentingan yang dibenarkan secara syariah.
Melansir dari Halal MUI, kepentingan yang dibolehkan dalam syariah, misalnya untuk pengobatan.
Pengobatan yang dimaksud misal terdapat penyakit seperti tumor di bagian alis, lalu untuk mengobatinya, alis tersebut harus dicukur habis.
Maka itu termasuk Lil-hajat, ada kebutuhan untuk pengobatan.
Namun jika tidak ada kebutuhan penting seperti itu, melainkan hanya sekadar merasa tidak puas dan mengubahnya untuk kecantikan, maka hal itu dianggap kurang bersyukur dengan karunia Allah SWT.
لَقَدْ خَلَقْنَا ٱلْإِنسَٰنَ فِىٓ أَحْسَنِ تَقْوِيمٍ
"Laqad khalaqnal-insāna fī aḥsani taqwīm"
Dengan pemahaman ini, maka menurut para ulama, mencukur alis, bila tanpa kepentingan yang dibenarkan syariah, hukumnya dilarang.
Bila alis diganti dengan tato yang bersifat permanen, maka jelas menjadi haram.
Tags: sulam alis jakarta