Mengapa Sulam Alis Setelah 4 Hari - Tips, Trik, dan Perawatan DIY
Sebelum Percantik Alis, Cek Dulu Efek Samping Sulam Alis bagi Kesehatan
Alis termasuk bagian penting yang bisa membingkai wajah perempuan. Tak heran bentuk alis sempurna banyak diidamkan. Ditambah tren mempercantik alis dengan teknik sulam alis kian jadi favorit. Namun, bagaimana efek sulam alis untuk kesehatan?
Sebab tampilan alis dipandang penting bagi sebagian perempuan, saat ini banyak bermunculanlah penawaran metode mempercantik alis dengan sulam alis, dengan istilah seperti microblading, microfeathering, atau microshading.
Sebelum melakukannya, yuk ketahui lebih jauh efek samping yang mungkin berbahaya bagi kesehatan dari sulam alis.
Cara menghilangkan sulam alis
William Rassman, MD, seorang Hair Restoration Surgeon dalam laman realself.com menyarankan agar kamu mencari dermatologist yang memiliki jenis laser yang dapat menghilangkan pigmen yang tertanam di alis. Salah satu alatnya adalah Q switch laser.
Selain itu, ada juga beberapa cara menghilangkan sulam alis yang bisa kamu lakukan sendiri di rumah sebagai berikut:
- Mandi air hangat: Lakukan dua kali sehari dalam 5 hari berturut-turut. Panas dari air hangat ini akan membuka luka di alis dan menghapus pigmen yang tertanam di sana
- Rosehip seed oil: Aplikasikan Rosehip Oil murni ke alis 3 kali dalam sehari selama 2 minggu. 1-2 tetes per alis dan pijat dalam gerakan memutar
- Garam laut: Larutkan garam laut murni ke dalam air hangat. Pakai kapas untuk mencuci alis selama 10 hari dengan gerakan yang lembut, jangan gunakan cara ini jika terjadi iritasi di alis
Demikianlah segala sesuatu tentang efek samping sula alis yang perlu kamu ketahui. Jangan lupa untuk selalu melakukan riset sebelum kamu menjalani prosedur kecantikan apapun, ya!
Konsultasikan masalah kesehatan Anda dan keluarga melalui Good Doctor dalam layanan 24/7. Mitra dokter kami siap memberi solusi. Yuk, download aplikasi Good Doctor di sini!
Efek Samping Sulam Alis
Melansir dari Society of The Permanent Cosmetics Professional (SPCP), kemungkinan masalah dengan prosedur riasan permanen jarang terjadi jika semua standar kesehatan dipatuhi, terutama dalam hal desinfeksi dan sterilisasi peralatan.
Studi dalam jurnal Clinical Interventions in Aging menegaskan bahwa tato kosmetik seperti sulam alis memiliki risiko yang sama dengan jenis prosedur tato lainnya.
Melansir dari Mayo Clinic, berikut beberapa contoh risiko yang dapat terjadi saat melakukan tato atau sulam alis, yaitu:
- Dapat menimbulkan reaksi alergi pada kulit, seperti ruam gatal,
- Infeksi pada kulit,
- Iritasi,
- Masalah kulit seperti granuloma dan keloid,
- Menggunakan alat yang tidak steril, kemungkinan dapat menyebabkan penyakit hepatitis B dan C,
Melakukan perawatan dan mengonsumsi obat-obatan diperlukan jika Moms mengalami reaksi alergi dan mengalami infeksi, atau masalah kulit lain di sekitar area alis yang disulam.
Pada dasarnya, risiko tersebut dapat diminimalkan jika konsumen dan penyulam alis mengetahui risiko-risiko tersebut.
2. Waktu yang diperlukan untuk melakukan prosedur
Ketika persiapan selesai, prosedur sulam alis bisa langsung dilakukan. Namun sebelumnya, ahli kecantikan akan menggunakan salep mati rasa topikal di area alis untuk mengurangi ketidaknyamanan.
Prosedur microblading eyebrow bisa sangat mendetail sehingga membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Waktu yang dibutuhkan kurang lebih sekitar 2 jam.
Oleh karena itu, pasien yang akan melakukan tindakan harus benar-benar meluangkan waktunya untuk hasil yang maksimal.
Perlu diingat, sulam alis akan bertahan sampai beberapa waktu. Jika hasilnya melenceng dari harapan, Anda harus menanggung biaya tambahan untuk memperbaiki prosedur.
Anda tidak ingin bolak-balik ke salon untuk melakukan tindakan ulang, kan?
Apa saja hal yang harus diperhatikan pada tindakan sulam alis?
Agar hasil sulam alis sesuai seperti yang Anda harapkan dan tidak menimbulkan efek samping berbahaya, perhatikan beberapa hal berikut.
1. Pilih klinik dengan reputasi baik
Seperti prosedur kosmetik pada umumnya, sulam alis aman jika dilakukan oleh teknisi yang berpengalaman dan bersertifikat khusus di bidangnya.
Pastikan klinik tersebut menyediakan sesi konsultasi sebelum menjalankan prosedur sulam.
Anda tidak hanya harus cermat memilih warna dan bentuk alis yang sesuai, tapi juga memperhatikan risiko efek samping seperti bengkak dan kemerahan.
Jangan ragu untuk meminta teknisi Anda untuk menunjukkan portofolio hasil “sebelum dan sesudah” dari klien-klien sebelumnya.
Selain itu, akan lebih baik lagi bila Anda pun melihat sendiri sertifikasi yang mereka pegang.
2. Perhatikan ruangan dan peralatan yang digunakan
Pada hari dilakukannya prosedur, pastikan bahwa peralatan yang akan digunakan steril. Pastikan mata pisau bedah dan jarum yang digunakan merupakan sekali pakai.
Mintalah teknisi untuk membuka segel di depan Anda sebelum memulai prosedur.
Mata pisau sekali pakai dan steril penting untuk menghindari infeksi dan penularan penyakit melalui darah, seperti hepatitis B dan C, serta HIV. Pasalnya, prosedur ini melibatkan pengirisan kulit terbuka.
3. Pilih teknisi berpengalaman
Masalah umum lainnya yakni bentuk alis baru Anda tidak sesuai dengan lajur otot alis asli Anda. Inilah yang membuat alis tampak aneh ketika digerakkan.
Namun, Anda bisa menghindari risiko ini dengan mengandalkan teknisi yang berpengalaman. Anda juga bisa memastikan hal tersebut dengan sebuah cara mudah.
Tags: sulam alis setelah