... Panduan Lengkap Sulam Benang Emas: Teknik, Pola, dan Tips DIY

Menghiasi Karya Seni - Keindahan Sulam Benang Emas dalam Kerajinan Tangan dan DIY

Sulaman Abad ke-19 Hingga Saat Ini

Mahasiswa sastra abad ke-19 mana yang tidak ingat Fanny Price malang yang melepaskan jahitan permadani karya Lady Thomas untuk menjahitnya lagi dengan benar? Wanita penyulam tersebut adalah citra abadi abad ke-19, dan memang, banyak teknik sulaman populer saat ini digunakan pada saat itu. Berbagai barang kehidupan sehari-hari disulam, mulai dari tirai perapian hingga bangku kaki hingga serbet dan wadah untuk menyimpan benda-benda kecil hingga tas kecil dan huswif (gulungan jarum). Karena selama abad ke-20, sulaman mesin menjadi lebih mudah dan sulaman bukan lagi pilihan perhiasan modis untuk pakaian, menyulam menjadi murni hobi, sementara pada saat yang sama naik ke bentuk seni, dengan gambar-gambar sulaman dibuat semata-mata untuk kesenangan karena memilikinya.

Siap untuk mulai menjahit? Temukan kelas menjahit di dekat saya atau kelas menjahit online.

Apa Anda menyukai artikel ini? Berikan penilaian Anda

Seni tekat

Rencana ini memerlukan petikan dan rujukan tambahan untuk pengesahan. Sila bantu memperbaiki rencana ini dengan menambahkan petikan ke sumber-sumber yang boleh dipercayai. Bahan yang tidak disahkan mungkin akan dipertikai dan dipadam.
Cari sumber: "Seni tekat" – berita · akhbar · buku · sarjana · JSTOR (Ketahui cara dan masa untuk membuang pesanan templat ini)

Seni tekat, seni sulam atau bersuji merupakan kerja mengait benang emas (menekat atau menyulam) ke atas kain dasar lazimnya yang jenis baldu).dikenali juga dengan nama . Menekat Kerja-kerja menekat memerlukan pemidang untuk meregangkan kain baldu, mempulur sebagai acuan motif dan benang emas untuk membentuk bunga tekat. [1]

Kelengkapan [ sunting | sunting sumber ]

Kain dasar atau irasan [ sunting | sunting sumber ]

Corak tekatan atau sulaman dikenakan pada suatu kain lapik dasar iaitu irasan sama ada dari jenis baldu dan kain batik. Kain dasar atau irasan yang paling sesuai berwarna terang. Kain baldu berwarna merah dan biru paling banyak digunakan oleh para penekat di sampin warna merah tua, merah pulasan, biru tua, ungu, hijau dan hitam.

Kain baldu ini dilapisi dengan sehelai kain kapas putih yang berfungsi untuk mengukuh dan mengemaskan sulaman benang yang buruk dan hitam berserta kurap dan taik yang berterabur sebagai corak tambahan. Adakalanya, anyaman daun pandan malah juga lapisan kertas surat khabar dilekat tindih padat turut dipakai. [1]

Alatan [ sunting | sunting sumber ]

Kedua-dua kain dasar dan kain lapik diregangkan atas suatu bingkai bulat iaitu pemidang bagi memudahkan kerja sulaman di samping mengelakkan kedutan atau lipatan kain mahupun regangan berlebihan pada tekatan yang barangkali dapat berlaku menjejaskan corak akhir, [2] pemidang ini diperbuat dari kayu dengan ukuran bergantung pada lebar kain dasar atau jenis barang yang hendak dihasilkan. Pemidang ini boleh "berkaki" mahupun "tanpa kaki".

Corak atau motif yang ingin disulam adakala akan digubah dan dilukis terlebih dahulu pada suatu stensil iaitu mempulur diperbuat daripada rotan sega, kadbod atau kertas tebal. Mempulur ini kemudiannya bentuk motif ini dipotong dan diasingkan. Penggunaan mempulur akan menjadikan bentuk sulaman timbul.

Benang dikaitkan menggunakan suatu jarum besar iaitu cuban. Ukuran jarum menentukan ikatan supaya tidak meninggalkan kesan lubang pada kain dasar, jarum akan dicucuk agak ke dalam dari bawah batang mempulur.

Benang [ sunting | sunting sumber ]

Terdapat beberapa jenis benang yang digunakan dalam penekatan corak:

  • benang-benang emas dan perak: sebagai benang hiasan. benang-benang emas haruslah disusun rapat-rapat supaya batang mempulur tidak kelihatan dari atas.
  • benang putih: mengetatkan kedudukan tekat emas secara menindih dan mengikat jahit benang emas pada mempulur tanpa meninggalkan kesan pada permukaan kain. Ikatan benang putih mestilah ketat dan kukuh.

Motif Kain Songket Palembang

  • Motif Bunga Melati

Motif dari bunga melati memiliki makna atau filosofi yang melambangkan kesucian, budi pekerti yang luhur dan juga sopan santun. Biasanya kain songket dengan motif bunga melati ini digunakan oleh putri yang belum menikah.

  • Motif Bunga Mawar

Motif bunga mawar memiliki filosofi yaitu menolak marabahaya dan juga dijauhkan dari hal hal yang tidak baik. Kain songket dengan motif bunga mawar ini biasanya digunakan pada saat cukur bayi dan juga untuk selimut bayi.

  • Motif Bunga Tanjung

Motif bunga tanjung memiliki filosofi yaitu keramahan. Kain songket dengan motif bunga tanjung ini biasanya digunakan untuk menyambut tamu yang datang dan menyimbolkan sebagai ucapan selamat datang.

  • Motif Pucuk Rebung

Motif pucuk rebung ini memiliki filodofi yaitu harapan masa depan yang baik dan cerah. Rebung sendiri berarti bambu yang kuat, kokoh dan tidak goyah oleh apapun. Motif pucuk rebung ini biasanya digunakan pada bagian kepala.


Tags: benang sulam

`Lihat Lagi
@ 2024 - Tenun Indonesia